1 of 47

IPAS

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 5

2 of 47

Cahaya dan Bunyi di Sekitar Kita

Bab

1

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Peserta didik diharapkan dapat:

1.1 Menjelaskan cara benda menghasilkan bunyi dan sumber bunyi.

1.2 Menjelaskan sifat-sifat bunyi dan keterkaitannya dengan indra pendengaran.

1.3 Menyajikan laporan hasil percobaan tentang sifat-sifat bunyi dan keterkaitannya dengan indra pendengaran.

1.4 Mengidentifikasi sifat-sifat cahaya dan keterkaitannya dengan indra penglihatan.

1.5 Menyajikan laporan hasil percobaan tentang sifat-sifat cahaya dan keterkaitannya dengan indra penglihatan.

3 of 47

Apa yang akan kita pelajari?

Cahaya dan Bunyi di Sekitar Kita

Cahaya di Sekitar Kita

Bunyi di Sekitar Kita

Sifat-Sifat Cahaya

Indra Penglihatan

Sifat-Sifat Bunyi

Indra Pendengaran

Manfaat Pemantulan Bunyi

Bunyi Pada Alat Musik

4 of 47

Manakah ruangan yang lebih banyak cahaya?

Cahaya membuat kita dapat melihat benda.

5 of 47

Cahaya Tampak

Cahaya yang dapat ditangkap oleh mata.

Cahaya Tidak Tampak

Cahaya yang tidak dapat ditangkap oleh mata.

A. Cahaya di Sekitar Kita

1

2

Cahaya senter

Sinar ultraviolet

6 of 47

Sifat-sifat cahaya antara lain:

  1. Cahaya merambat lurus
  2. Cahaya menembus benda bening
  3. Cahaya dapat dipantulkan
  4. Cahaya dapat dibiaskan
  5. Cahaya dapat diuraikan

1. Sifat-Sifat Cahaya

7 of 47

a. Cahaya Merambat Lurus

Berkas cahaya lampu sorot terlihat lurus dari kejauhan.

Cahaya

8 of 47

b. Cahaya Menembus Benda Bening

Cahaya menembus kaca jendela.

Cahaya tidak akan diteruskan jika terkena benda gelap.

Terbentuk bayangan

Cahaya menembus kaca akuarium

9 of 47

c. Cahaya Dapat Dipantulkan

Pemantulan teratur

Pemantulan pada permukaan air yang rata

Pemantulan pada cermin

10 of 47

Pemantulan baur

11 of 47

Cermin Datar

Bayangan tegak dan maya.

Bayangan sama besar, tinggi dan jarak dengan benda sesungguhnya.

Bagian kanan bayangan adalah bagian kiri benda sesungguhnya, dan sebaliknya.

Pemantulan pada cermin

12 of 47

Cermin Cekung

Jika letak benda cukup jauh dari cermin: bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar.

Jika letak benda jauh dari cermin: bayangan nyata, terbalik, dan diperkecil.

Jika letak benda amat dekat dari cermin: bayangan tegak, lebih besar, dan semu.

13 of 47

Bayangan tegak, ukuran bayangan lebih kecil, dan semu.

Cermin Cembung

14 of 47

d. Cahaya Dapat Dibiaskan

Kolam renang terlihat lebih dangkal.

Cahaya yang merambat melalui dua medium yang berbeda kerapatannya, akan mengalami pembelokan cahaya (pembiasan).

Pensil yang dicelupkan ke dalam gelas berisi air akan terlihat patah.

15 of 47

e. Cahaya Dapat Diuraikan

Cahaya dapat diuraikan dengan prisma kaca.

Pelangi merupakan salah satu contoh penguraian cahaya dengan menggunakan butir-butir air hujan.

Warna pelangi yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu

16 of 47

2. Indra Penglihatan

Kita menggunakan mata untuk melihat dunia di sekeliling kita.

Mata terdiri atas mata bagian luar dan bagian dalam.

17 of 47

a. Bagian-bagian mata

Kelopak mata,

berfungsi menutup bola mata.

Alis mata,

berfungsi melindungi mata dari air atau keringat�yang menuju ke mata�

Bulu mata,

Berfungsi melindungi mata dari debu.

Mata bagian luar

18 of 47

Pupil

mengatur banyaknya

cahaya yang masuk ke mata.

Sklera

Lensa mata

meneruskan dan memfokuskan cahaya agar jatuh tepat di retina.

Kornea

Bagian sklera berwarna bening untuk menerima dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata.

Retina

  • Bintik kuning:peka terhadap cahaya.
  • Bintik buta: tidak peka terhadap cahaya.

Saraf mata

meneruskan rangsang cahaya saraf pusat di otak.

Otot mata

menggerakkan bola mata.

Koroid

Iris

Mengatur besar kecilnya pupil serta memberi warna mata.

Mata bagian dalam

19 of 47

b. Proses Melihat Benda

20 of 47

c. Gangguan Penglihatan:

1) Rabun Jauh (Miopia)

Benda jauh tidak jelas

Benda dekat terlihat jelas

Bayangan benda jatuh di depan retina

Penderita dapat menggunakan kacamata berlensa cekung

21 of 47

2) Rabun Dekat (hipermetropia)

Benda jauh terlihat jelas

Benda dekat tidak jelas

Bayangan benda jatuh di belakang retina

Penderita dapat menggunakan kacamata berlensa cembung

22 of 47

Lensa tidak lentur

Titik fokus

3) Mata Tua (Presbiopia)

Berkurangnya kemampuan penglihatan mata karena usia tua.

Presbiopia

Titik fokus

Retina

Lensa

Cahaya

Kornea

Normal

23 of 47

4) Buta Warna

Gambar di samping digunakan untuk melakukan tes buta warna.

Angka berapa yang kamu lihat pada gambar?

Keadaan seseorang tidak dapat membedakan warna.

24 of 47

5) Rabun Senja

Normal

Penderita rabun senja

Kondisi dimana mata tidak dapat beradaptasi dengan kondisi cahaya rendah, seperti pada malam hari.

25 of 47

B. Bunyi di Sekitar Kita

Secara umum, bunyi merupakan segala sesuatu yang dapat didengar oleh telinga kita.

Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.

Benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

26 of 47

Sumber Bunyi

Contoh:

Seruling yang ditiup.

Pita suara bergetar ketika berbicara.

27 of 47

Proses Terjadinya Bunyi

28 of 47

Jenis Bunyi

  • Bunyi dihasilkan oleh getaran yang memiliki frekuensi tertentu.
  • Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Bunyi infrasonik

Bunyi audiosonik

Bunyi ultrasonik

29 of 47

Bunyi dengan frekuensi < 20 Hz

a. Bunyi infrasonik

  • Manusia tidak dapat mendengar bunyi infrasonik.
  • Contoh makhluk hidup yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah gajah dan jangkrik.

30 of 47

Bunyi dengan frekuensi 20-20.000 Hz

b. Bunyi audiosonik

Suara berbisik 20 Hz

Bunyi pesawat terbang

di udara 120 Hz

Bunyi audiosonik dapat didengar manusia.

31 of 47

Bunyi dengan frekuensi > 20.000 Hz

c. Bunyi ultrasonik

  • Manusia tidak dapat mendengar bunyi ultrasonik.
  • Hewan tertentu yang dapat mendengar bunyi ultrasonik adalah kelelawar dan lumba-lumba.

32 of 47

Frekuensi bunyi menentukan tinggi rendah nada.

tinggi

nada tinggi

rendah

nada rendah

Amplitudo bunyi menentukan kuat lemah bunyi.

tinggi

bunyi kuat

rendah

bunyi lemah

Frekuensi bunyi

Amplitudo bunyi

33 of 47

1. Sifat-Sifat Bunyi

a. Bunyi Dapat Merambat

Bunyi merambat di dalam air

Bunyi merambat

di udara

Bunyi merambat melalui benda padat

Kecepatan perambatan bunyi melalui media.

Padat > Cair > Gas

34 of 47

Saat mengenai suatu benda, bunyi yang dihasilkan dari suatu sumber bunyi akan mengalami pemantulan.

Sumber bunyi

Jarak sumber bunyi ke bidang pantul

Gelombang bunyi

Gelombang pantul

Benda

b. Bunyi Dapat Dipantulkan

35 of 47

Macam-macam bunyi pantul antara lain:

1) Bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli

Ketika berbicara di ruangan yang sempit

contoh

2) Gema

Gema adalah pantulan bunyi yang terdengar setelah bunyi aslinya.

contoh

Suara orang yang berteriak di lembah.

36 of 47

Saat kita berteriak di tebing, suara kita akan mengenai tebing.

Tebing akan memantulkan suara kita. Akan tetapi, jarak yang jauh membuat bunyi pantulan tersebut terdengar setelah kita selesai berteriak.

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

37 of 47

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

HA - LO

Jadi saat gema terjadi, suara pantulan akan terdengar setelah kita selesai berteriak.

38 of 47

Saat gaung, kita tidak dapat mendengar jelas suara asli.

Hal tersebut

terjadi karena bunyi pantul datang bersamaan dengan bunyi asli.

Gaung adalah bunyi pantul yang datang sebelum bunyi asli selesai dikirim.

Contoh gaung: suara yang terdengar ketika kita berbicara di ruangan yang sempit.

Untuk mencegah gaung, dinding ruang pertunjukan musik dilapisi dengan karet atau busa.

3) Gaung

39 of 47

Foto janin dalam perut ibu hamil hasil pemeriksaan USG (ultrasonografi).

2. Manfaat Pemantulan Bunyi

Mendeteksi keretakan pada logam

a

Pemeriksaan USG

b

Memeriksa retak-retak tersembunyi pada bagian pesawat terbang

Janin

40 of 47

Mengukur kedalaman laut

c

Mengetahui kedudukan benda dalam laut

d

Bunyi datang

Bunyi pantul

Dapat mengetahui kapal selam dan kelompok ikan dalam laut

Kawanan ikan

41 of 47

3. Bunyi pada Alat Musik

Gitar

a

Ruang di dalam badan gitar

Senar

Gitar dimainkan dengan cara dipetik senarnya.

Saat senar gitar dipetik, ruang di dalam badan gitar memperkuat bunyi asli senar sehingga dapat terdengar untuk kita dengar. �

42 of 47

Bunyi dihasilkan dari resonansi udara di dalam badan perkusi.

Perkusi

b

Terompet

c

Bunyi berasal dari aliran udara yang menggetarkan ruag tabung terompet.

43 of 47

4. Indra Pendengaran

a. Bagian-Bagian Telinga

Bunyi dari sumber bunyi akan merambat melalui benda padat, cair, atau gas hingga ke telinga.

Kita mendengar dengan telinga.

44 of 47

Telinga luar

Telinga dalam

Telinga tengah

Daun telinga

Liang telinga

Tulang-tulang pendengaran

Gendang telinga

Saluran Eustachius

Saraf pendengaran

Koklea

Saluran setengah lingkaran

Berfungsi menangkap bunyi

Berfungsi meneruskan bunyi ke gendang telinga

Berfungsi menerima bunyi dari telinga luar dan meneruskannya ke tulang-tulang pendengaran

Berfungsi meneruskan getaran bunyi ke koklea

Berfungsi membantu mempertahankan keseimbangan tubuh

Berfungsi meneruskan bunyi ke otak

Berfungsi menerima dan meneruskan bunyi ke saraf pendengaran

Berfungsi menghubungkan telinga tengah dengan faring

45 of 47

b. Proses Mendengar Bunyi

46 of 47

c. Gangguan Pendengaran

1) Otitis media

Gendang telinga normal

Penderita otitis media

2) Otosklerosis

kelainan pada pertumbuhan tulang-tulang pendengaran.

peradangan pada telinga tengah.

47 of 47

d. Cara Merawat Telinga

Menutup telinga jika mendengar suara yang terlalu keras.

Membesihkan telinga bagian luar dengan kapas dan air hangat.

Tidak memasukkan benda tajam ke dalam telinga.

Jika mengalami gangguan pendengaran segera periksa ke dokter THT.