STRATEGI OPERASI
Dalam Sebuah Lingkungan Global
Oleh
Dede Ikrom
Madou Rahmah Ihsaniyah
Masroni
Sandha Kusuma Dewi
Sindy Oktarindaning Putri
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI DWIMULYA
SERANG – BANTEN
2021
STRATEGI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF
DEFINISI MISI DAN STRATEGI
Analisis Lingkungan
Menetapkan Misi Perusahaan
Membentuk Strategi
FAKTOR KEBERHASILAN UTAMA DAN KOMPETENSI INTI
Aktivitas Lainnya
2. Pembangunan dan Penentuan
Staf Organisasi
3. Perencanaan Strategis, Kompetensi Inti
dan Pengalihdayaan
PERENCANAAN STRATEGI, KOMPETENSI INTI, DAN PENGALIH DAYAAN
Teori Keunggulan komparatif
Risiko Dan Pengalihdayaan
PILIHAN-PILIHAN STRATEGI OPERASI GLOBAL
Strategi Internasional
Strategi Multinasional
Strategi Global
Strategi Transnasional
Berdasarkan beberapa definisi strategi menurut arti bahasa yang digunakan maka dapat disimpulkan. Strategi adalah suatu perencanaan jangka panjang yang disusun untuk menghantarkan pada suatu pencapaian akan tujuan dan sasaran tertentu.
Back
Analisis Lingkungan
Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dan memahami lingkungan pelanggan, industry dan pesaing.
Back
Menetapkan Misi Perusahaan
Menetapkan alasan keberadaan perusahaan dan mengidentifikasi nilai produk yang akan diciptakan oleh perusahaan.
Back
Membentuk Strategi
Membangun keunggulan bersaing seperti harga yang murah, fleksibilitas rancangan atau isi, mutu, penghantaran yang cepat, ketergantungan, jasa purna jual, atau lini produk yang luas.
Back
Apapun KSFs dan kompetensi inti, mereka harus didukung dengan aktivitas yang berhubungan. Salah satu pendekatan untuk mengidentifikasi aktivitas adalah sebuah peta aktivitas (activity map), yang menghubungkan keunggulan kompetitif, KSFs, dan aktivitas pendukung. Misalkan, 10 keputusan MO ditambah dengan area keputusan utama untuk pemasaran dan keuangan.
Mengintegrasikan MO Dengan Aktivitas Lainnya
Back
Pembangunan dan Penentuan Staf Organisasi
Dalam membangun dan memilih staf organisasi terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama, mengidentifikasi strategi dan faktor penentu keberhasilannya. Langkah kedua adalah mengelompokkan aktivitas yang di perlukan dalam satu struktur organisasi. Langkah ketiga adalah mengisi organisasi dengan orang-orang yang akan bisa meyelesaikan pekerjaannya. Serta manajer juga bekerja sama dengan manajer yang ada di bawahnya untuk membuat rencana, anggaran, dan program yang dapat menerapkan strategi untuk mencapai misi dengan sukses.
Back
Perencanaan Strategis, Kompetensi Inti dan Pengalihdayaan
Ketika organisasi mengembangkan misi, strategi dan tujuan organisasi mereka mengidentifikasi kekuatan yang mereka miliki. Kekuatan yang lebih baik yang dimiliki dari pesaing menjadi kompetensi inti. Pengalihdayaan merupakan transfer sebuah aktivitas perusahaan yang secara tradisional merupakan aktivitas internal bagi pemasok eksternal.
Back
Teori Keunggulan komparatif
Motivasi dari pengalidayaan internasional berasal dari teori keunggulan komparatif (teory of comparative advantage). Teori ini berfokus pada konsep ekonomi dari keunggulan relative. Teori ini merupakan sebuah teori yang menyatakan bahwa negara-negara yang memperoleh manfaat dari spesialis dalam (dan mengekspor) barang dan jasa dimana mereka memiliki keunggulan relatif, dan mereka memperoleh manfaat dari mengimpor barang dan jasa di mana mereka memilik kerugian relative.
Back
Risiko Dan Pengalihdayaan
Manajemen risiko diawali dengan sebuah analisa realistis dari ketidakpastian dan hasil dalam sebuah strategi yang meminimalisasi dampak dari ketidakpastian ini. Bahkan, pengalihdayaan itu berisiko, di mana hampir setengah dari semua perjanjian pengalihdayaan gagal karena perencanaan dan analisis yang tidak cukup. Pengiriman tepat waktu dan standar kualitas bisa menjadi permasalahn utama. Namun ketika pengalih dayaan dilakukan di luar negeri, masalah tambahan harus dipertimbangkan. Masalah-masalah diantraranya daya pikat finansial, keampuan dan ketersediaan sumber daya manusia serta lingkungan bisnis secara umum.
Back
Strategi Internasional
Strategi Internasional menggunakan ekspor dan lisensi untuk memasuki pasar global. Strategi ini tingkat tanggapan lokalnya rendah karena kita mengekspor atau mengerjakan lisensi, keuntungan dari efisiensi biaya sedikit karena menggunakan proses produksi yang tidak dekat dengan pasar barunya. Akan tetapi strategi ini adalah yang paling mudah dibanding yang lain karena ekspor hanya butuh perubahan sedikit sedang lisensi hanya mengandung resiko kecil bagi pemegangnya.
Back
Strategi Multinasional
Strategi ini merupakan keputusan tersebar di setiap Negara untuk meningkatkan penanggapanlokal dengan membagi kewenangan atau desentralisasi yang berarti memberi otonomi yangcukup berarti. Cara yang dilakukan dengan mendirikan perusahaan cabang, menyediakan waralaba atau usahapatungan yang mandiri. Contoh perusahan yang menggunakan strategi ini adalah: McDonald.
Back
Strategi Global
Strategi Global merupakan keputusan yang terdesentralisasi dimana kantor pusatmengkoordinasikan standardisasi dan pembelajaran diantara fasilitas. Strategi ini tepat diterapkan pada saat perusahaan fokus efisiensi biaya tetapi respon lokalmyarendah. Contoh perusahaan yang telah menerapkan strategi ini adalah Caterpillar.
Back
Strategi Transnasional
Strategi ini menggabungkan keuntungan dan efisiensi skala global dengan respon local. Strategi ini menjelaskan kondisi dimana segala input baik material, tenaga kerja maupunpemikiran keluar dari batasan nasional. perusahaan yang menggunakan strategi ini, aktifitasutamanya tidak terpusat di perusahaan induk tetapi tiap cabang melaksanakan tugasnya sendiridan terfokus sehingga efisiensi dan fleksibel dalam jaringan saling terkait. Contoh perusahan yang telah menerapkan strategi ini adalah Nestle, Reuters, Citicorp
Back