1 of 18

STRATEGI OPERASI

Dalam Sebuah Lingkungan Global

Oleh

Dede Ikrom

Madou Rahmah Ihsaniyah

Masroni

Sandha Kusuma Dewi

Sindy Oktarindaning Putri

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI DWIMULYA

SERANG – BANTEN

2021

2 of 18

STRATEGI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF

DEFINISI MISI DAN STRATEGI

Analisis Lingkungan

Menetapkan Misi Perusahaan

Membentuk Strategi

3 of 18

FAKTOR KEBERHASILAN UTAMA DAN KOMPETENSI INTI

  1. Mengintegrasikan MO Dengan

Aktivitas Lainnya

2. Pembangunan dan Penentuan

Staf Organisasi

3. Perencanaan Strategis, Kompetensi Inti

dan Pengalihdayaan

4 of 18

PERENCANAAN STRATEGI, KOMPETENSI INTI,  DAN PENGALIH DAYAAN

Teori Keunggulan komparatif

Risiko Dan Pengalihdayaan

PILIHAN-PILIHAN STRATEGI OPERASI GLOBAL

Strategi Internasional

Strategi Multinasional

Strategi Global

Strategi Transnasional

5 of 18

6 of 18

  • Misi adalah tujuan rasionalisasi atas keberadaan organisasi, menunjukkan kontribusi apakah yang dapat diberikan kepada masyarakat, atau menunjukkan kearah mana organisasi akan melangkah.
  • Misi menjadi pembatas, fokus organisasi dan konsep dimana organisasi akan melakukan kegiatannya.
  • Jika misi organisasi telah ditetapkan, maka masing-masing departemen fungsional (pemasaran, produk/operasi,dll) dapat pula menentukan misi penunjang.

Berdasarkan beberapa definisi strategi menurut arti bahasa yang digunakan maka dapat disimpulkan. Strategi adalah suatu perencanaan jangka panjang yang disusun untuk menghantarkan pada suatu pencapaian akan tujuan dan sasaran tertentu.

Back

7 of 18

Analisis Lingkungan

Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dan memahami lingkungan pelanggan, industry dan pesaing.

Back

8 of 18

Menetapkan Misi Perusahaan

Menetapkan alasan keberadaan perusahaan dan mengidentifikasi nilai produk yang akan diciptakan oleh perusahaan.

Back

9 of 18

Membentuk Strategi

Membangun keunggulan bersaing seperti harga yang murah, fleksibilitas rancangan atau isi, mutu, penghantaran yang cepat, ketergantungan, jasa purna jual, atau lini produk yang luas.

Back

10 of 18

Apapun KSFs dan kompetensi inti, mereka harus didukung dengan aktivitas yang berhubungan. Salah satu pendekatan untuk mengidentifikasi aktivitas adalah sebuah peta aktivitas (activity map), yang menghubungkan keunggulan kompetitif, KSFs, dan aktivitas pendukung. Misalkan, 10 keputusan MO ditambah dengan area keputusan utama untuk pemasaran dan keuangan.

Mengintegrasikan MO Dengan Aktivitas Lainnya

Back

11 of 18

Pembangunan dan Penentuan Staf Organisasi

Dalam membangun dan memilih staf organisasi terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama, mengidentifikasi strategi dan faktor penentu keberhasilannya. Langkah kedua adalah mengelompokkan aktivitas yang di perlukan dalam satu struktur organisasi. Langkah ketiga adalah mengisi organisasi dengan orang-orang yang akan bisa meyelesaikan pekerjaannya. Serta manajer juga bekerja sama dengan manajer yang ada di bawahnya untuk membuat rencana, anggaran, dan program yang dapat menerapkan strategi untuk mencapai misi dengan sukses. 

Back

12 of 18

Perencanaan Strategis, Kompetensi Inti dan Pengalihdayaan

Ketika organisasi mengembangkan misi, strategi dan tujuan organisasi mereka mengidentifikasi kekuatan yang mereka miliki. Kekuatan yang lebih baik yang dimiliki dari pesaing menjadi kompetensi inti. Pengalihdayaan merupakan transfer sebuah aktivitas perusahaan yang secara tradisional merupakan aktivitas internal bagi pemasok eksternal.

Back

13 of 18

Teori Keunggulan komparatif

Motivasi dari pengalidayaan internasional berasal dari teori keunggulan komparatif (teory of comparative advantage). Teori ini berfokus pada konsep ekonomi dari keunggulan relative. Teori ini merupakan sebuah teori yang menyatakan bahwa negara-negara yang memperoleh manfaat dari spesialis dalam (dan mengekspor) barang dan jasa dimana mereka memiliki keunggulan relatif, dan mereka memperoleh manfaat dari mengimpor barang dan jasa di mana mereka memilik kerugian relative.

Back

14 of 18

Risiko Dan Pengalihdayaan

Manajemen risiko diawali dengan sebuah analisa realistis dari ketidakpastian dan hasil dalam sebuah strategi yang meminimalisasi dampak dari ketidakpastian ini. Bahkan, pengalihdayaan itu berisiko, di mana hampir setengah dari semua perjanjian pengalihdayaan gagal karena perencanaan dan analisis  yang tidak cukup. Pengiriman tepat waktu dan standar kualitas bisa menjadi permasalahn utama. Namun ketika pengalih dayaan dilakukan di luar negeri, masalah tambahan harus dipertimbangkan. Masalah-masalah  diantraranya daya pikat finansial, keampuan dan ketersediaan sumber daya manusia serta lingkungan bisnis secara umum.

Back

15 of 18

Strategi Internasional

Strategi Internasional menggunakan ekspor dan lisensi untuk memasuki pasar global. Strategi ini tingkat tanggapan lokalnya rendah karena kita mengekspor atau mengerjakan lisensi, keuntungan dari efisiensi biaya sedikit karena menggunakan proses produksi yang tidak dekat dengan pasar barunya. Akan tetapi strategi ini adalah yang paling mudah dibanding yang lain karena ekspor hanya butuh perubahan sedikit sedang lisensi hanya mengandung resiko kecil bagi pemegangnya.

Back

16 of 18

Strategi Multinasional

Strategi ini merupakan keputusan tersebar di setiap Negara untuk meningkatkan penanggapanlokal dengan membagi kewenangan atau desentralisasi yang berarti memberi otonomi yangcukup berarti. Cara yang dilakukan dengan mendirikan perusahaan cabang, menyediakan waralaba atau usahapatungan yang mandiri. Contoh perusahan yang menggunakan strategi ini adalah: McDonald.

Back

17 of 18

Strategi Global

Strategi Global merupakan keputusan yang terdesentralisasi dimana kantor pusatmengkoordinasikan standardisasi dan pembelajaran diantara fasilitas. Strategi ini tepat diterapkan pada saat perusahaan fokus efisiensi biaya tetapi respon lokalmyarendah. Contoh perusahaan yang telah menerapkan strategi ini adalah Caterpillar.

Back

18 of 18

Strategi Transnasional

Strategi ini menggabungkan keuntungan dan efisiensi skala global dengan respon local. Strategi ini menjelaskan kondisi dimana segala input baik material, tenaga kerja maupunpemikiran keluar dari batasan nasional. perusahaan yang menggunakan strategi ini, aktifitasutamanya tidak terpusat di perusahaan induk tetapi tiap cabang melaksanakan tugasnya sendiridan terfokus sehingga efisiensi dan fleksibel dalam jaringan saling terkait. Contoh perusahan yang telah menerapkan strategi ini adalah Nestle, Reuters, Citicorp

Back