SEMINAR DAN BEDAH BUKU
Karya :
H. BAKRONI LATAR
Lamun Hirup Hayang Boga Peurah Kudu Peurih (Kisah Perjalanan Hidup Sang Pengembala Dari Kampung Hingga Negeri Saba).
Pondok Pesantren Daar El Hasanah
www.daarelhasanah.com
BIOGRAFI PENULIS
Penulis bernama lengkap Dr.(Cnd) H. Bakroni Latar, S.Pd.I.,Lc.MM. sedangkan nama sapaan akrab penulis yaitu Buya Albi Adha (lakob tersebut diambil dari B. Arab yang artinya Ayah dari Albi dan Adha). Penulis lahir di Serang pada tanggal 19 Agustus 1986. Penulis merupakan anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Bapak Latar dan Ibu Wari/ Saci.
Pendidikan formal yang penulis tempuh ialah SD Negeri Cicalung lulus pada tahun 1999, SMP Negeri 1 Kopo lulus pada tahun 2001, SMA Negeri 1 Jawilan lulus pada tahun 2004, S1 STAI Assalamiyah lulus pada tahun 2008, S1 Universitas Saba Yaman lulus pada tahun 2012, S2 STIE Indonesian School of Management lulus pada tahun 2015 dan kemudian penulis kembali melanjutkan Pendidikan S3 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Manajemen Pendidikan Islam.
Sejak kecil penulis mempunyai minat baca yang sangat besar dan sering membaca buku ketika mengembala kerbau selain itu penulis juga aktif dibeberapa organisasi salah satunya pernah menjadi Presiden Mahasiswa di STAI Assalamiyah, Dewan Presidium Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Banten, Dewan Presidium Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Se-Indonesia, Sekjen Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Yaman, dan Ketua tenaga musim haji RI di Jeddah mewakili mahasiswa Indonesia di Yaman serta kini beliau menjabat sebagai ketua IPHI (Ikatan persaudaraan haji Indonesia Kec. Jawilan dan Ketua Komisi XI hubungan antar negara dan kerjasama internasional MUI Kab. Serang.
Pada tahun 2016 penulis bersama istrinya (Hj. Neneng Hasanah, Lc.) mendirikan dan launching Yayasan Daar El Hasanah yang terdiri dari beberapa Lembaga yaitu : Ponpes Daar El Hasanah, PAUD Daar El Hasanah, MDT Daar El Hasanah, SMP Daar El Hasanah, SMA Daar El Hasanah, PKBM Daar El Hasanah, BLK Daar El Hasanah, Majlis Ta’lim Daar El Hasanah dan KBIH Daar El Hasanah.
Saat ini penulis dikaruniai dua orang putera, yang pertama Bernama Albi Miftahul Khoiri Latar dan yang kedua bernama Muhammad Adha Almubarok Latar. Penulis hidup sederhana bersama keluarga kecilnya mengabdikan diri mengurus santri di Ponpes Daar El Hasanah Kp. Dukuh Sabrang, Rt/Rw 002/001, Desa/Kec. Jawilan, Serang-Banten.
Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca dan semoga juga menjadi motivasi khususnya bagi penulis dan umumnya bagi semua orang untuk terus belajar, dan jangan mudah menyerah dalam mencapai kesuksesan. Amiin.
Latar Belakang
Penulis mulai menulis buku lamun hirup yang boga peurah kudu peurih pada 10/02/2010 yang sebelumnya dibuat dengan judul : BUKU MOTIVASI PRIBADI YANG UNIK KISAH PERJALANAN HIDUP “BAKRONI LATAR” “SANG PENGEMBALA DARI KAMPUNG HINGGA KE LUAR NEGERI” awal tulisan tersebut terkubur di blog : ibnuellater.blogspot.com dan tulisan itu terlupakan.
Setelah berjuang dan merintis pesantren Daar El Hasanah serta aktif dibeberapa kegaitan sosial kemasyarakatan memperhatikan generasi muda saat ini ko semakin susah diatur, pada manja, tidak mau berjuang, dsb akhirnya penulis kefikiran ingin membuka kembali bahan buku dulu yang telah dibuat 2010 dan ingin disempurnakan sebagai bahan motivasi bagi anak, keluarga dan santri DH khsusunya dan semua pembaca pada umumnya, dengan segala kesulitan ditengah-tengah kesibukan bimbingan disertasi Alhamdulillah buku ini bisa realis dan diterbitkan.
Mengapa layak dibaca dan dimiliki
Karena buku ini real dari kisah perjalanan hidup penulis, dari nol (pengembala) sampai bisa seperti saat ini, semoga bisa menjadi kisah yang menginsfirasi karena penulis fikir generasi muda saat ini krisis mental dan perlu dikasih contoh yang realistis.
Target
Semua kalangan baik santri, pelajar, mahasiswa ataupun orangtua serta para pemangku kebiakan atau para penggerak pendidikan.
Deskripsi singkat/ Sinopsis
Setiap orang tentu punya kisah dan pengalaman hidup yang berbeda, begitu halnya dengan pengalaman perjalanan kehidupannya pun pasti beragam, tidak bisa disamakan antara yang satu dengan yang lainnya namun dalam hal ini penulis mau menegaskan bahwa ada nilai kesamaan dalam kehidupan setiap insan yaitu nilai tekad, perjuangan dan keikhlasan.
Sudah semestinya kita bisa menyiapkan bekal kehidupan kita untuk kebahagiaan hidup didunia maupun diakhirat, dan slahsatu bekal yang perlu kita siapkan adalah ilmu, namun untuk mendapatkan ilmu yang manfat dan berkah itu yang sulit. Salahsatu cara agar kita memiliki ilmu kita mesti berjuang totalitas untuk ilmu, salahsatunya dengan cara minta doa restu dari orangtua dan guru, terus berjuang, tidak berpangku tangan, kreatif, tahan banting, sabar dalam segala ujian, perbanyak kolega dan terus berdoa.
Jika ingin punya ilmu mnfaat maka ikuti dan taati aturan/konun yang ada dilembaga dimana kita belajar baik dipesantren, madrasah/sekolah ataupun di universitas, jika kita ingin punya ilmu yang berkah maka mengabdilah saat kita belajar atau sesuadah nya kepada lembaga dimana kita belajar didalamnya sesuai dengan kemampuan kita, yang terbaik lakukan keduanya, sukses Insyallah, jabat erat bravo....
Terimakasih !!!