1 of 37

PENGANTAR WEB SCIENCE

- DESSY TRI ANGGRAENI -

2 of 37

WEB, INTERNET,

DAN DAMPAK EKONOMI

3 of 37

Dunia internet, terutama web telah mengalami alih fungsi yang signifikan. Awal teknologi internet dan web digunakan untuk kepentingan militer. Kemudian berkembang untuk kebutuhan publikasi dan media, seperti email, berita online, company profile, web marketing, dll. Setelah itu, internet dan web mulai digunakan sebagai media dalam bersosialisasi (media social). Hingga kini web dan internet menjadi pilar penting dalam bidang ekonomi.

Bahkan untuk mengantisipasi perkembangan internet dan web, pemerintah Indonesia secara khusus mengeluarkan peraturan untuk mempercepat pengembangan ekonomi digital melalui “Kerangka Nasional Ekonomi Digital”.

Hal ini membuktikan bahwa masa depan ekonomi ada pada ekonomi digital, yang salah satu pilar pentingnya adalah teknologi internet dan web.

4 of 37

Ekonomi

5 of 37

Ekonomi

Ekonomi adalah studi tentang bagaimana individu, bisnis, dan masyarakat mengalokasikan sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Bidang ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam konteks produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa.

Ekonomi melibatkan analisis tentang bagaimana keputusan ekonomi dibuat, seperti bagaimana harga ditentukan, bagaimana pasar bekerja, dan bagaimana kebijakan pemerintah mempengaruhi kegiatan ekonomi. Sehingga studi tentang ekonomi tidak bisa dilepaskan dari bidang lain seperti politik, keamanan, transportasi, sosial, dan lain-lain.

6 of 37

Ekonomi Digital

Ekonomi digital merujuk pada aspek ekonomi yang terkait dengan penggunaan teknologi digital, terutama internet, dalam kegiatan ekonomi. Ini melibatkan penggunaan teknologi digital untuk menciptakan, mentransfer, dan mengelola sumber daya.

Ekonomi digital mencakup berbagai bidang dan fenomena, termasuk e-commerce (perdagangan elektronik), fintech (teknologi keuangan), layanan daring (online), platform digital, pertukaran mata uang kripto, big data, dan kecerdasan buatan.

Ekonomi digital melibatkan penggunaan teknologi digital dalam proses produksi, distribusi, pemasaran, dan konsumsi barang dan jasa.

7 of 37

Ekonomi Digital

Pasca Covid-19, pemerintah menyadari bahwa The Next Big Thing adalah Ekonomi Digital. Dimana, teknologi digital benar-benar menjadi salah satu pilar penting ekonomi hari ini dan di masa yang akan datang.

Untuk mendukung percepatan ekonomi digital, pemerintah melalui Kementerian Perekonomian membuat Kerangka Nasional Ekonomi Digital.

Melalui peraturan ini diharapkan semua lini dapat bekerjasama untuk menciptakan iklim ekonomi digital yang kondusif.

8 of 37

Ekonomi Digital

Kerangka Ekonomi Digital Nasional ini mengerucut pada tiga pilar yaitu :

  1. Talenta Digital
    • Pemberian beasiswa studi di bidang digitalisasi seperti LPDP
    • Pemberian pelatihan seperti program Kartu Prakerja, Digital Talent Academy, dll
    • Pembukaan program studi baru berkaitan dengan dunia digital : Data Sains, Pengembangan Game, Big Data, dll.
    • Memasukkan ke dalam kurikulum pendidikan seperti : magang industri, belajar mandiri, dll
  2. Riset dan Inovasi dalam Bisnis/Industri
    • Penelitian yang dikomandoi BRIN dan LIPI
    • Hibah Penelitian di perguruan tinggi
  3. Infrastruktur Digital dan Fisik
    • Pembangunan Palapa Ring, sebagai upaya pemerataan internet ke seluruh pelosok negeri.
    • Pembagunan BTS 4G

9 of 37

Ekonomi vs Bisnis

Ekonomi dan bisnis sering disalahartikan sebagai satu entitas yang sama, akan tetapi sejatinya berbeda.

Ekonomi adalah segala hal yang merujuk kepada keseluruhan proses produksi, distribusi, dan konsumsi masyarakat. Sedangakn bisnis adalah bidang ekonomi yang fokus proses mencari keuntungan, baik dari salah satu proses produksi, distribusi, maupun konsumsi, mauapun gabungan dari beberapa proses ekonomi.

Secara lingkup, ekonomi mencakup keseluruhan sistem, termasuk sistem politik, kebijakan di suatu wilayah, negara, bahkan dunia. Sedangkan bisnis hanya terfokus pada satu entitas perusahaan, termasuk manajemen, sumber daya, pemasaran, keuangan, dll.

Bisnis adalah bagian dari ekonomi, yang turut menggerakan roda perekonomian.

10 of 37

Bisnis Digital

Bisnis digital, juga dikenal sebagai e-business, mengacu pada segala jenis kegiatan bisnis yang dilakukan melalui platform digital dan internet. Ini melibatkan penggunaan teknologi digital untuk menghubungkan perusahaan dengan pelanggan, mitra bisnis, dan proses internal.

Bisnis digital mencakup berbagai model bisnis, termasuk e-commerce (penjualan produk atau layanan secara online), layanan digital, aplikasi mobile, media sosial, pemasaran digital, dan banyak lagi.

Contoh :�E-Commerce, seperti Tokopedia dan Bukalapak yang melakukan kegiatan penjualan/distribusi barang melalui platform digital baik web maupun mobile.

11 of 37

WEB SEBAGAI

CORE BUSINESS (BISNIS INTI)

12 of 37

Core Business (Bisnis Inti)

Core Business (bisnis inti) adalah kegiatan utama dalam sebuah bisnis yang diharapkan memberikan keuntungan pada perusahaan.

Sebelum masa Covid-19, kebanyakan perusahaan menempatkan unit IT (khususnya internet dan web) hanya sebagai support business. Akan tetapi pada masa Covid-19 banyak start-up yang muncul dengan IT (khususnya internet dan web) sebagai core business.

�Contoh :�Facebook, Instagram, PayPal, Alibaba, Amazon, Youtube,�Tokopedia, Gojek, OVO, Bank Digital, dll.

13 of 37

E-Commerce

E-commerce adalah singkatan dari "electronic commerce" yang mengacu pada kegiatan jual beli barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik melalui internet. Ini melibatkan proses penjualan, pembelian, dan pertukaran informasi komersial antara penjual dan pembeli melalui platform online.

Dalam e-commerce, transaksi bisnis dilakukan secara virtual, dengan menggunakan situs web e-commerce, aplikasi mobile, atau platform elektronik lainnya. Pelanggan dapat menjelajahi dan memilih produk atau layanan yang mereka inginkan, melakukan pembayaran secara online, dan menerima pengiriman barang melalui jasa pengiriman.

14 of 37

E-Commerce

Beberapa kelebihan E-Commerce yang tidak bisa disaingi model tradisional :

  1. Mudah : bisa dilakukan oleh siapa saja
  2. Murah : biaya promosi dan distribusi murah
  3. Menjangkau pasar global : internet dapat diakses oleh orang di seluruh dunia
  4. Terintegrasi : pemasaran (promosi), penjualan, pembayaran, dan pengiriman dalam satu platform/aplikasi. Juga bisa diintegerasikan dengan platform digital lainnya, misal promosi melalui media social.

15 of 37

E-Commerce

Model bisnis E-Commerce sama seperti model bisnis tradisional, meliputi : B2B, B2C, C2B, C2C, B2G.�

Contoh platform E-Commerce :

  1. Toko Online

Dimiliki oleh satu entitas bisnis yang melakukan penjualan kepada consumen.�Contoh : Lazada, Bhineka.com, Amazon, Zalora

  • Market Place

Didalamnya terdapat banyak entitas bisnis dan konsumen.�Contoh : Tokopedia, Bukalapak, Blibli (awalnya Toko Online), Shopee, Go-Food, Grab-Food, iStockphoto.com, dll.

  • Produk Jasa

Menawarkan produk jasa�Contoh : sribulancer.com, freelancer.co.id

16 of 37

Infrastruktur Web

Infrastruktur Web juga dapat dijadikan sebagai Core Business itu sendiri. Misalnya penyediaan layanan Cloud, Data Center, Telekomunikasi, Internet Service Provider, dll.�

Bidang layanan Cloud, dibadi menjadi tiga yaitu:

  1. Software as a Service (SaaS)

dimana perusahaan menjual layanan software saja secara cloud. Seperti : Office 365, Web Hosting (Niaga Hoster, Dewa Web, RumahWeb, dll), Google Workspace (Google Drive, Google Docs, Gmail, dll), Zoom, DropBox, SAP, dll.

17 of 37

Infrastruktur Web

2. Platform as a Service

Dimana perusahaan menjual layanan berupa platform untuk bekerja. User bisa mengcustomize aplikasi di dalamnya. Contoh : Microsoft Azure (menyediakan Azure App Service untuk pengembangan aplikasi dan web, Azure SQL Databases untuk pengembangan database, dll), Google Cloud Platform, IBM Cloud Platform, dll.

3. Infrastructur as a Service

Dimana perusahaan menjual layanan berupa penyewaan infrastruktur server. Disini konsumen bisa menyewa server dengan spesifikasi memory, processor, storage, yang diinginkan. �Contoh : Amazon Web Services (AWS), Google Cloud Compute Enginer, Microsoft Azure Virtual Machine, dll

18 of 37

Pengembangan Software/Aplikasi

Selain infrastruktur, pembuatan website dan web services juga bisa dijadikan core business. Dengan semakin banyaknya website, jasa pembuatan website juga semakin banyak. Hal ini bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis.

Saat ini jasa pembuatan website bisa dikategorikan menjadi dua yaitu :

  1. From Scratch => pembuatan website dari 0
  2. Framework => pembuatan website instan (CMS)

19 of 37

Financial Technology

Fintech adalah singkatan dari financial technology (keuangan teknologi ), yaitu industri yang menggunakan teknologi digital untuk memberikan layanan keuangan yang inovatif, efisien, dan mudah digunakan.

Fintech mencakup berbagai macam aplikasi dan platform, termasuk perbankan digital, pembayaran elektronik, investasi online, pinjaman peer-to-peer, asuransi digital, manajemen keuangan pribadi, dan banyak lagi.

Contoh Fintech :

  1. Pembayaran : PayPal, GoPay, OVO, Dana, dll.
  2. Bank Digital : Sea Bank, Bank Jago, Allo Bank,
  3. Investasi Online : Bareksa, Ajaib, Bibit, dll

20 of 37

Bank Digital

Bank Digital adalah bagian dari FinTech. Kegiatan pada Bank Digital sebagian besar dilakukan secara digital, tanpa ada interaksi antar manusia. Bank Digtial tidak perlu memiliki Bank Cabang, Pegawai, Mesin ATM, dll, sehingga Bank Digital dapat melakukan efisiensi yang signifikan dibanding Bank Konvensional.

Bank Digital berbeda dengan aplikasi Mobile Banking. Bank Digital, seluruh transaksinya dilakukan secara digital. Sedangkan Aplikasi Mobile Banking hanya mendigitalisasi kegiatan konvensional.

Saat ini Bank Digital masih dalam proses adaptasi. Masyarakat belum terbiasa dan masih ada isu terkait jaminan keamanan.

Contoh Bank Digital : �Sea Bank, Allo Bank, Bank Jago, Jenius by BTPN, dll

21 of 37

Hiburan

Dunia hiburan juga terdistrupsi dengan adanya teknologi internet dan web. Selain media social, platform-platform hiburan juga bermunculan.

Beberapa contoh platform hiburan yang mengandalkan teknologi internet dan web sebagai core business nya adalah :

Film dan Video : Netflix, Disney +, Vidio, Youtube Premium,

Lagu : Spootify, Joox, langitmusik,

Podcast : Noice

22 of 37

WEB SEBAGAI

SUPPORT SYSTEM DALAM BUSINESS

23 of 37

Web Sebagai

Support System

Support System adalah sistem yang digunakan sebagai penunjang Bisnis Utama. Support System tidak secara langsung menghasilkan “laba” untuk perusahaan. Akan tetapi tetap berkontribusi terhadap “laba” perusahaan.

�Contoh :�Perusahaan kontraktor Wijaya Karya (WIKA), core businessnya adalah konstruksi. Akan tetapi WIKA memiliki website yang digunakan sebagai media promosi dan publikasi. Website ini tidak menghasilkan laba secara langsung terhadap WIKA. Akan tetapi bisa jadi customer menjadi mitra berkat informasi dari Website tersebut.

24 of 37

Media Pemasaran dan publikasi

Saat ini website dan media social sudah umum digunakan sebagai media pemasaran sebuah perusahaan. Website dipilih karena murah, mudah, dan dapat menjangkau pasar yang luas.

Setiap perusahaan saat ini, umumnya memiliki website “company profile” yang digunakan sebagai media pemasaran dan publikasi.

Beberapa website bahkan dibuat khusus untuk melakukan pemasaran, seperti :�rumah123.com => untuk memasarkan rumah

Agar website ini mudah dicari pada mesin pencarian, maka terdapat strategi Search Engine Optimation (SEO), Pay per Click, dll.

25 of 37

Media Pemasaran

Media social juga berperan besar dalam bidang pemasaran. Media social menjadi bidang baru yang sangat “tepat” dalam melakukan pemasaran.

Berbagai bentuk pemasaran di media social antara lain :

  1. Direct Promotion, langsung dari pemilik produk
  2. Endorsment, meminta pihak lain (influencer) untuk menggunakan dan merekomendasikan produk.
  3. Brand Ambasador, meminta pihak lain (influencer) untuk menjadi perwakilan dari produk tersebut dan bertanggungjawab untuk melakukan promosi dan pemasaran.

26 of 37

27 of 37

E-Banking

E-Banking adalah digitalisasi dari proses konvensional di perbankan. Melalui E-Banking nasabah dapat melakukan berbagai aktifitas perbankan secara terbatas. Artinya tidak semua aktifitas bisa dilakukan melalui aplikasi/web e-banking.

Contoh aktifitas yang bisa dilakukan antara lain : melihat informasi saldo, transfer, pembayaran, dll. Contoh aktifitas yang tidak bisa dilakukan antara lain : pembukaan rekening (beberapa bank sudah bisa), pembuatan kartu ATM, terintegrasi secara langsung dengan platform lain, dll.

28 of 37

E-Banking

E-Banking dan Bank Digital adalah dua hal yang berbeda. E-Banking adalah produk dari Bank Konvensional, yang mana masih ada aktifitas fisik perbankan nya, masih ada kantor fisiknya (kantor pusat, kantor cabang, dll). Sedangkan bank digital, sepenuhnya dilakukan secara digital, tanpa ada aktifitas fisiknya (termasuk tidak ada kantor cabang).

Akan tetapi kita tidak tahu ke depannya, apakah akan tetap bertahan seperti sekarang ini, atau akan beralih ke bank digital sepenuhnya.

29 of 37

Pelatihan

Pelatihan dan seminar-seminar juga mengalami disrupsi seiring berkembangnya internet dan web. Sejak hadirnya media seperti Zoom dan Google Meet, aktifitas pelatihan yang biasanya dilakukan secara fisik, saat ini bisa dilakukan secara virtual ataupun gabungan (hybrid).

Hal ini membuat lembaga pelatihan menjadi lebih efisien dan dapat menjangkau lebih banyak orang.

30 of 37

SI dalam perusahaan

Internet dan Web juga menjadi penopang Sistem Informasi di banyak perusahaan.

Aktifitas keuangan, akuntansi, supply chain management, dll di dalam perusahaan juga banyak ditopang aplikasi komputer berbasis web.

Contoh ERP yang terkenal adalah :�SAP, Oracle Net Suite, dll.

31 of 37

DAMPAK EKONOMI

TEKNOLOGI WEB

32 of 37

Disrupsi Bisnis dan Ekonomi

Teknologi Internet dan Web telah mendistrupsi berbagai lini bisnis dan mempengaruhi perekonomian di seluruh dunia. Disrupsi ini membuat beberapa bidang pekerjaan hilang yang berakibat pada meningkatnya jumlah pengangguran. Tapi di sisi lain juga menghadirkan banyak kesempatan baru.

Beberapa bidang pekerjaan yang terancam antara lain :

Call Center, digantikan Chat Bot

Admin/Operator, digantikan otomatisasi system

Pekerja pabrik, digantikan robot

Beberapa bidang baru yang dibutuhkan :

Engineer di bidang data, data enginer, IoT, dll

Business Analyst

Influencer, Content Creator, dll

33 of 37

Keuntungan di bidang ekonomi

  1. Membuka kesempatan dan lapangan kerja baru, yang belum pernah ada sebelumnya, seperti : Web Developer, Data Enginer, SEO Specialist, dll
  2. Membuat proses bisnis menjadi murah, mudah, dan efisien
  3. Informasi bisa didapatkan dengan cepat
  4. Pemilik usaha bisa lebih dekat dengan konsumen, sehingga lebih mengerti keinginan konsumen
  5. Dari data yang dihasilkan bisa dilakukan berbagai macam analisa untuk mengetahui tren dan pola
  6. Memungkinkan integrasi dari berbagai bidang/platform

34 of 37

Resiko

  1. Keamanan, bagaimanapun teknologi internet dan web adalah teknologi baru yang masih terus berkembang dan belum “mature”, sehingga masih memungkinkan berbagai celah kejahatan siber.
  2. Munculnya modus-modus baru kejahatan di dunia digital, seperti : Scam, fraud, virus, dll.
  3. Memudahkan tindakan criminal, seperti transaksi senjata api dan narkoba melalui darkweb, judi online, penipuan, dll
  4. Berkurangnya aktifitas ekonomi secara fisik, sehingga potensi social-ekonomi menjadi hilang. Misal, ketika orang belanja online dan tidak ke toko/pasar, maka UMKM, tukang parkir, dll di sekitar took/pasar menjadi tidak laku.
  5. Memperlebar gap, dimana anak-anak muda yang memang hidup bersama teknologi internet mudah mendapatkan uang dari sana, akan tetapi orang-orang tua yang tidak terbiasa dengan teknologi akan tersingkir.

35 of 37

ada pertanyaan

?

36 of 37

37 of 37