Fiqh Riba dan Ghoror�Kuliah 8
Dua Jual-beli dalam Satu Jual-beli ( بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ )
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ
“Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam telah melarang adanya dua jual-beli dalam satu jual-beli.” (HR at-Tirmidzi, hadits shohih).�
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ صَفْقَتَيْنِ فِي صَفْقَةٍ وَاحِدَةٍ
“Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam telah melarang dua kesepakatan [akad] dalam satu kesepakatan [akad]” (HR Ahmad, hadits shohih).
Definisi Bai’atain fi Bai’ah
Rasulullah saw melarang dua transaksi
penjualan yang dilakukan secara bersamaan
(HR Abu Hurairoh)
Bai’atain fi Bai’ah: Interpertasi I
Bai’atain fi Bai’ah: Interpertasi II
Bai’atain fi Bai’ah: Interpertasi III
Bai’atain fi Bai’ah: Interpertasi IV
Dua Jual-beli dalam Satu Jual-beli ( بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ )
« لاَ يَحِلُّ سَلَفٌ وَبَيْعٌ وَلاَ شَرْطَانِ فِى بَيْعٍ وَلاَ رِبْحُ مَا لَمْ تَضْمَنْ وَلاَ بَيْعُ مَا لَيْسَ عِنْدَكَ ».
“Tidaklah halal transaksi utang-piutang yang dicampur dengan transaksi jual beli; tidak boleh ada dua syarat dalam satu transaksi jual beli; tidaklah halal keuntungan yang didapatkan tanpa adanya kesediaan untuk menanggung (risikonya), dan tidak boleh menjual barang yang tidak ada disisimu (bukan milikmu).” (HR. Abu Dawud, no. 3506; hadits hasan)
Menurut Ibnul Qoyyim, istilah “syarat” seringkali digunakan dengan makna “akad”, karena kedua belah pihak membuat persyaratan atau perjanjian untuk melaksanakan ketentuan akad.�
Tafsir Dua Jual-beli dalam Satu Jual-beli�( بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ )
Tafsir Dua Jual-beli dalam Satu Jual-beli�( بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ ) [lanjutan]
Arya
Indra
1. Arya membeli barang dari Indra secara kredit
2. Arya menjual barang kepada Indra secara tunai dengan harga yang lebih rendah
(a) Arya menerima laptop
(b) Arya memiliki hutang sebesar Rp 5 juta
(c) Arya menyerahkan kembali
laptop tersebut
(d) Arya menerima uang tunai sebesar Rp 4 juta
: Aliran barang
: Aliran uang
حرام
Al-’Uqud al-Murokkabah (الْعُقُوْدُ الْمُرَكَّبَةُ)
Multi Akad yang Diharamkan
(1) Multi akad yang disebutkan larangannya dalam hadits
Batasan-batasan
(2) Multi akad yang mengandung hîlah
(2) Multi akad yang mengandung hîlah
Hîlah riba fadhl
(2) Multi akad yang mengandung hîlah
Multi akad antara qordh dan hibah kepada pemberi pinjaman (muqridh)
(3) Multi akad yang menimbulkan akibat hukum yang bertentangan pada objek yang sama
Daftar Pustaka