BAB 4 �SEMANGAT KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 1908
Dafa Bintang Raksa 2019
A. KONDISI BANGSA INDONESIA SEBELUM TAHUN 1908
Rusaknya ekonomi Eropa akibat peperangan dan berkembangnya teknologi pelayaran pada abad ke-15 menyebabkan negara-negara di Eropa melakukan ekspedisi untuk mencari sumber-sumber ekonomi baru ke seluruh dunia. Ekspedisi ini banyak menemukan sumber ekonomi dan lahan baru untuk dilakukannya perdagangan. Ternyata kemudian, bangsa Eropa tidak hanya melakukan perdagangan melainkan langsung menguasai dan menjajah negara-negara yang mereka anggap baru diketemukan.
Awal dimulainya penjajahan Belanda di Indonesia dimulai sejak didirikannya Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) pada tanggal 20 Maret 1602. Sejak VOC berdiri, dimulailah berbagai bentuk kekerasan yang menimpa rakyat Indonesia. Penderitaan rakyat Indonesia terjadi dalam berbagai segi kehidupan. Di berbagai daerah, VOC melakukan tindakan dengan melaksanakan politik devide et impera (adu domba), yaitu saling mengadu domba antara kerajan yang satu dan kerajaan yang lain atau mengadu domba di dalam kerajaan itu sendiri. Politik adu domba makin melemahkan kerajaan-kerajaan di Indonesia dan merusak seluruh sendi kehidupan masyarakat.
Bangsa Indonesia makin menderita ketika Daendels (1808–1811) berkuasa. Upaya kerja paksa (rodi) guna membangun jalan sepanjang pulau Jawa (Anyer-Panarukan) untuk kepentingan militer, membuat rakyat makin menderita Atas desakan berbagai pihak, akhirnya pemerintah Belanda menerapkan Politik Balas Budi. Politik Balas Budi bukan untuk kepentingan rakyat Indonesia melainkan untuk kepentingan pemerintah Belanda. Contoh: irigasi dibangun untuk kepentingan pengairan perkebunan milik Belanda; pembangunan sekolah (edukasi) bertujuan untuk menyediakan tenaga terampil dan murah.
Di sisi lain, pembangunan sekolah melahirkan dampak positif bagi bangsa Indonesia, yaitu munculnya masyarakat terdidik atau mulai memiliki pemahaman dan kesadaran akan kondisi bangsa Indonesia yang sebenarnya. Bangsa Indonesia saat itu kondisinya bodoh, terbelakang, dan kemisikinan merajalela. Mereka yang mengenyam pendidikan dan sadar akan nasib bangsanya selanjutnya menjadi tokohtokoh Kebangkitan Nasional.
Dafa Bintang Raksa 2019
B. PERINTIS KEBANGKITAN NASIONAL DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA�
Boedi Oetomo (Budi Utomo) merupakan organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional berbentuk modern, yaitu organisasi dengan pengurus yang tetap, ada anggota, tujuan, dan program kerja. Boedi Oetomo didirikan oleh dr. Soetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Pendirian Boedi Oetomo, tidak terlepas dari penggagas atau pendorong lahirnya Boedi Oetomo yaitu dr. Wahidin Soedirohusodo. Dokter Wahidin Soedirohusodo merupakan dokter lulusan STOVIA (Sekolah Kedokteran Jawa) yang menyadari bagaimana terbelakang dan tertindasnya rakyat akibat penjajahan Belanda. Menurutnya, salah satu cara untuk membebaskan diri dari penjajahan, rakyat harus cerdas.
Dafa Bintang Raksa 2019
Gagasan ini ternyata disambut baik oleh para pelajar STOVIA. Pada tanggal 20 Mei 1908, lahirlah Budi Utomo. Budi Utomo berasal dari kata Sansekerta, yaitu bodhi atau budhi berarti ”keterbukaan jiwa”, ”pikiran”, ”kesadaran”, ”akal”, atau ”pengadilan”, yang juga bisa berarti ”daya untuk membentuk dan menjunjung konsepsi dan ide-ide umum”. Adapun perkataan utomo berasal dari utama, yang dalam bahasa Sanskerta berarti ”tingkat pertama” atau ”sangat baik”.
Program Budi Utomo adalah mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran. Akan tetapi, programnya lebih bersifat sosial karena saat itu belum dimungkinkan melaksanakan gerakan yang bersifat politik. Sebagai organisasi pelajar yang berintikan pelajar STOVIA, gerakan Budi Utomo pada awalnya terbatas pada Jawa dan Madura. Pada tanggal 5 Oktober 1908, Budi Utomo mengadakan Kongres Pertama di Yogyakarta. Kongres tersebut berhasil menetapkan tujuan organisasi, yaitu: kemajuan yang harmonis antara bangsa dan negara, terutama dalam memajukan pengajaran, pertanian, peternakan, dagang, teknik, industri, dan kebudayaan
Dafa Bintang Raksa 2019
Bangsa yang terhormat adalah bangsa yang memiliki derajat yang sama dengan bangsa lain. Penjajahan membuat bangsa Indonesia tertindas. Pergerakan Budi Utomo memperlihatkan keinginan bangsa Indonesia untuk bangkit menjadi bangsa terhormat dan dapat berdiri sejajar dengan bangsa lain. Budi Utomo merupakan organisasi pertama yang memperjuangkan cita cita nasional. Dalam perjalanannya, Budi Utomo diwarnai berbagai kepentingan baik dari birokrat priyayi (bangsawan) maupun pemerintah Belanda. Namun, pidato dr. Sutomo yang dalam di awal pendirian Budi Utomo, yaitu ”saya yakin nasib tanah air di kemudian hari akan ada di tangan kita” (Fajriudin M, 2015: 28). Pidato ini berbekas kepada seluruh anggota Budi Utomo untuk memperjuangkan kehormatan bangsa Indonesia.
Dafa Bintang Raksa 2019
C. MEWUJUDKAN PERSATUAN DAN KEBANGGAAN SEBAGAI BANGSA WUJUD NILAI KEBANGKITAN NASIONAL
Mewujudkan Persatuan Indonesia
Tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia itu yang paling menonjol ialah sebagai berikut.
a) Perasaan Senasib
Perasaan senasib sebagai bangsa akan meningkatkan rasa persatuan dalam seluruh rakyat Indonesia. Dalam kurun sejarah, bangsa Indonesia pernah menjadi bangsa terjajah. Kondisi ini mendorong perasaan senasib bagi bangsa Indonesia.
b) Kebangkitan Nasional
Kebangkitan nasional Indonesia dipelopori dengan kelahiran Budi Utomo pada tahun 1908. Ciri dari kebangkitan nasional adalah perjuangan bangsa Indonesia lebih diwarnai perjuangan untuk kepentingan nasional bukan hanya kepentingan daerah.
c) Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda merupakan penegas bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan sebuah negara yang memiliki identitas dan dicintai rakyatnya.
d) Proklamasi Kemerdekaan
Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan titik puncak perjuangan rakyat Indonesia.
Dafa Bintang Raksa 2019
Kemunduran jiwa dan semangat kebangsaan pada diri pemuda menurut laporan dari Kemenpora RI, ada 10 (sepuluh) masalah pada generasi muda/pemuda:
Dafa Bintang Raksa 2019
Contoh sikap positif yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah sebagai berikut.
1) Nilai Religius
Dafa Bintang Raksa 2019
2) Nilai Kemanusiaan
Dafa Bintang Raksa 2019
3) Nilai Produktivitas
4) Nilai Keseimbangan
Dafa Bintang Raksa 2019
e) Nilai Demokrasi
Kedaulatan berada di tangan rakyat, berarti setiap warga negara memiliki kebebasan yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan sehingga dapat terwujud persatuan dan kesatuan Indonesia. Pilar utama dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa dalam masyarakat, adalah sebagai berikut.
Dafa Bintang Raksa 2019
f) Nilai Kesamaan Derajat
Setiap warga negara memiliki hak, kewajiban, dan kedudukan yang sama di depan hukum. Masyarakat menilai bahwa upaya penegakkan HAM yang paling menonjol adalah penegakan hak mengeluarkan pendapat, kebebasan beragama, perlindungan dan kepastian hukum, serta bebas dari perlakuan tidak manusiawi. Hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak, mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta aman dari ancaman ketakutan.
g) Nilai Ketaatan Hukum
Setiap warga negara tanpa pandang bulu wajib menaati setiap hukum dan peraturan yang berlaku. Begitupun terhadap lembaga-lembaga penegak hukum, agar lebih independen, tidak terkontaminasi dengan kekuasaan/politik praktis agar adanya persamaan di depan hukum (equality before the law) dapat terwujud.
Dafa Bintang Raksa 2019
2. Kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia
Modal utama untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah persatuan dan kesatuan di antara bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia mempunyai berbagai keunggulan. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki bangsa Indonesia, di antaranya adalah:
Dafa Bintang Raksa 2019
Prestasi pelajar Indonesia Kemdikbud pernah mendata di antaranya seperti berikut ini.
Dafa Bintang Raksa 2019
(sumber: Kemdikbud).
Dafa Bintang Raksa 2019
UJI KOMPETENSI 4
Suatu bangsa tidak akan berubah mana kala bangsa tersebut tidak mau mengubah dirinya sendiri. Bangsa Indonesia tidak mungkin menjadi bangsa yang bebas merdeka seperti yang dirasakan saat ini apabila tidak ada usaha untuk bangkit dan melepaskan diri dari penjajahan. Kesadaran bangsa Indonesia untuk bangkit tumbuh seiring lahirnya generasi muda terdidik dan peduli terhadap kemerdekaan Indonesia. Penjajah Belanda dapat menguasai bangsa Indonesia dalam waktu yang lama karena bangsa Indonesia mudah dipecah belah dan perjuangan yang dilakukan bangsa Indonesia masih bersifat kedaerahan. Boedi Oetomo sebagai organisasi nasional pertama meletakan semangat kebangkitan nasional bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan.
Dafa Bintang Raksa 2019
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!
Dafa Bintang Raksa 2019
1. Pada masa pergerakan nasional, bangsa Indonesia sedang dijajah oleh ....
a. Spanyol c. Belanda
b. Portugal d. Jepang
2. Sistem adu domba (devide et impera) merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....
a. Politik c. Sosial
b. Ekonomi d. Budaya
3. Kedudukan Bupati dijadikan sebagai pegawai negeri merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....
a. Politik c. Sosial
b. Ekonomi d. Budaya
Dafa Bintang Raksa 2019
4. Sistem tanam paksa (cultuurstelsel) dan politik pintu terbuka (liberal) merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....
a. Politik c. Sosial
b. Ekonomi d. Budaya
5. Banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan dan mati kelaparan merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....
a. Politik c. Sosial
b. Ekonomi d. Budaya
6. Diskriminasi ras dan intimidasi merupakan kondisi bangsa Indonesia di bidang ....
a. Politik c. Sosial
b. Ekonomi d. Budaya
Dafa Bintang Raksa 2019
7. Mabuk-mabukan, pergaulan bebas, pemerasan, dan penindasan merupakan contoh pengaruh penjajahan di bidang ....
a. Politik c. Sosial
b. Ekonomi d. Budaya
8. Trias politica dicetuskan oleh ....
a. Douwes Dekker c. Van Deveter
b. Van de Putte d. Van Hoevell
9. Program peningkatan kesejahteraan rakyat dikenal dengan istilah ....
a. Trias Political c. Een Eereschuld
b. Cultuurstelsel d. Max Havelaar
Dafa Bintang Raksa 2019
10. Buku yang menjelaskan tentang penderitaan penduduk Pulau Jawa, khususnya daerah Banten dan Priangan yang diakibatkan oleh pelaksanaan sistem tanam pakasa berjudul ....
a. Trias Political c. Een Eereschuld
b. Cultuurstelsel d. Max Havelaar
11. Artikel dalam majalah de Gids yang ditulis C.Th Van Deventer dengan judul Een Eereschuld yang berarti ....
a. Utang budi c. keutamaan hati
b. Usaha mulia d. hati nurani
12. Organisasi pertama pada masa pergerakan nasional adalah ....
a. Budi utomo c. Indische Partij
b. Sarekat Islam d. PUTERA
Dafa Bintang Raksa 2019
13. School Tot Opleiding van Inlandse Arsten (STOVIA) adalah sekolah .... pribumi
a. Kehakiman c. Kedokteran
b. Keguruan d. Kejuruan
14. Sekolah STOVIA berada di Kota ....
a. Medan c. Surabaya
b. Bandung d. Jakarta
15. Sekolah STOVIA merupakan perwujudan dari trias politica di bidang ....
a. Irigasi c. emigrasi
b. Edukasi d. remigrasi
Dafa Bintang Raksa 2019
16. Tanggal 20 Mei 1908 merupakan kelahiran organisasi ....
a. Budi utomo c. Indische Partij
b. Sarekat Islam d. PUTERA
17. Setiap tanggal 20 Mei bagi bansa Indonesia diperingati sebagai hari ....
a. Sumpah pemuda
b. Kebangkitan nasional
c. Kesaktian Pancasila
d. Keluarga Berencana
18. Pada tahun 1912 Indische Partij menerbitkan surat kabar yang bernama ....
a. Batavia Nouvelles c. Nettihschrift
b. Sinar Hindia d. de Express
Dafa Bintang Raksa 2019
19. Pelajar Bumiputera membuat majalah yang semula bernama Hindia Poetra menjadi ....
a. Indonesia Merdeka c. Nettihschrift
b. Indonesia Raya d. de Express
20. Nama Indonesia pertama kali diperkenalkan pada tahun 1850 oleh ....
a. A. Bastian c. Jr. Logan
b. Dr. Ratulangi d. G. Winsor Earl
21. Kongres Pemuda ke-II dilaksanakan di kota ....
a. Bogor c. Surabaya
b. Bandung d. Jakarta
Dafa Bintang Raksa 2019
22. Sumpah pemuda diikrarkan pada tanggal ....
a. 20 - 05 - 1908 c. 25 - 12 - 1912
b. 20 - 01 - 1913 d. 28 - 10 – 1928
23. Masuknya paham baru seperti nasionalisme dan demokrasi merupakan faktor pendorong pergerakan nasional dari ....
a. Dalam negeri c. kaum liberal
b. Luar negeri d. kaum kapitalis
24. Penderitaan rakyat akibat penjajahan merupakan faktor pendorong pergerakan nasional dari ....
a. Dalam negeri c. kaum liberal
b. Luar negeri d. kaum kapitalis
Dafa Bintang Raksa 2019
25. Pergerakan nonkooperatif disebut juga dengan masa ....
a. Radikal c. kolonialisme
b. Moderat d. imperialisme
26. Pergerakan kooperatif disebut juga dengan masa ....
a. Radikal c. kolonialisme
b. Moderat d. imperialisme
27. Pergerakan kooperatif artinya ....
a. Bekerjasama dengan Belanda
b. Bekerjasama dengan Sekutu
c. Tidak bekerjasama dengan Belanda
d. Tidak bekerjasama dengan Sekutu
Dafa Bintang Raksa 2019
28. Perang Paderi merupakan contoh pergerakan yang bersifat ....
a. Radikal c. kolonialisme
b. Moderat d. imperialisme
29. Budi Utomo merupakan contoh pergerakan yang bersifat ....
a. Radikal c. kolonialisme
b. Moderat d. imperialisme
30. Budi Utomo didirikan atas prakarsa ....
a. R.M. Tirtoadisuryo c. dr. Wahidin S.
b. R.T. Aryokusumo d. dr. Sutomo
Dafa Bintang Raksa 2019
31. Budi Utomo berarti ....
a. Utang budi c. akal pikiran
b. Usaha mulia d. hati nurani
32. Budi Utomo adalah organisasi yang bergerak di bidang ....
a. ekonomi dan politik c. ekonomii dan budaya
b. sosial dan budaya d. sosial dan politik
33. Berdasarkan hasil keputusan Kongres I, ruang Budi Utomo terbatas di ....
a. Jawa dan Bali
b. Jawa dan Sumatera
c. Jawa dan Madura
d. Pulau Jawa saja
Dafa Bintang Raksa 2019
34. Hasil keputusan Kongres I, ditetapkan pusat organisasi Budi Utomo berada di Kota ....
a. Jogjakarta c. Surabaya
b. Bandung d. Jakarta
35. Pada tahun 1935 Budi Utomo bergabung dengan Persatuan Bangsa Indonesia dan membentuk organisasi baru yaitu ....
a. Sarekat Islam c. Gerindra
b. Indische Partij d. Parindra
36. Sarekat Islam didirikan pada tahun 1909 di kota ....
a. Jogjakarta c. Surabaya
b. Bandung d. Jakarta
Dafa Bintang Raksa 2019
37. Pendiri Sarekat Islam adalah ....
a. R.M. Tirtoadisuryo c. dr. Wahidin S.
b. R.T. Aryokusumo d. dr. Sutomo
38. Ketidaksetujuan akan hasil kongres SI ke-IV di Jakarta menyebabkan ....
a. SI terpecah menjadi dua kubu c. SI hanya untuk rakyat biasa
b. SI bukan partai politik d. SI ingin menyatukan bangsa Indonesia
39. SI beraliran putih berlandaskan ....
a. Nasionalisme dan agama Islam
b. Komunisme dan sosialis
c. Nasionalisme dan demokratis
d. Komunisme dan radikal
Dafa Bintang Raksa 2019
40. Semaun dan Sneevliet adalah tokoh dari ....
a. SI putih c. SI hitam
b. SI merah d. SI baru
41. Perhatikan nama tokoh di bawah ini.
1) HOS. Cokroaminoto
2) H. Agus Salim
3) Douwes Dekker
4) Suwardi Suryaningrat
5) Cipto Mangunkusumo
6) Suryopranoto
Pendiri Indische Partij ditunjjukkan oleh nomor ....
a. 1), 2), dan 6) c. 3), 4), dan 5)
b. 2), 3), dan 4) d. 4), 5), dan 6)
Dafa Bintang Raksa 2019
42. Indische Partij didirikan tanggal 25 Desember 1912 di kota ....
a. Jogjakarta c. Surabaya
b. Bandung d. Jakarta
43. Indische Partij dipandang sebagai partai pertama yang berlandaskan ....
a. Sosialisme c. nasionalisme
b. Kapitalisme d. marhaenisme
44. Tulisan “Als ik eens Nederlander was” antara lain menyindir kolonial Belanda yang tidak berperasaan dan tidak tahu malu karena meminta bantuan bangsa Indonesia yang sudah miskin karena dijajah, ditulis oleh ....
a. Douwes Dekker
b. Suwardi Suryaningrat
c. Cipto Mangunkusumo
d. Suryopranoto
Dafa Bintang Raksa 2019
45. Organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) didirikan di Surabaya oleh ....
a. KH. Ahmad Dahlan c. H. Agus Salim
b. KH. Hasyim Asy’ari d. H. Muhidin
46. Perhimpunan Indonesia didirikan oleh beberapa mahasiswa Indonesia di ....
a. Belgia c. Jepang
b. Amerika Serikat d. Belanda
47. Partai Komunis Indonesia (PKI) didirikan di Semarang tanggal 23 Mei 1902 oleh ....
a. Semaun c. Sneevliet
b. Sartono d. Darsono
Dafa Bintang Raksa 2019
48. Pendiri awal Partai Nasional Indonesia (PNI) didirikan di Bandung tanggal 4 Juli 1927 oleh ....
a. Moh. Hatta c. Ir. Soekarno
b. Sutan Syahrir d. Sutan Batoegana
49. PNI bertujuan untuk mencapai Indonesia merdeka atas usahanya sendiri dengan ideologinya yang disebut ....
a. Sosialisme c. nasionalisme
b. Kapitalisme d. marhaenisme
50. Muhammad Husni Thamrin, Amir Syarifuddin, dan Abikusno Cokro Suyoso adalah beberapa tokoh dari ....
a. Parindra c. GAPI
b. Gerindo d. Jong Celebes
Dafa Bintang Raksa 2019
ESSAI
Dafa Bintang Raksa 2019
Dafa Bintang Raksa 2019
Sekian