1 of 36

BAB 4 �SEMANGAT KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 1908

Dafa Bintang Raksa 2019

2 of 36

A. KONDISI BANGSA INDONESIA SEBELUM TAHUN 1908

Rusaknya ekonomi Eropa akibat peperangan dan berkembangnya teknologi pelayaran pada abad ke-15 menyebabkan negara-negara di Eropa melakukan ekspedisi untuk mencari sumber-sumber ekonomi baru ke seluruh dunia. Ekspedisi ini banyak menemukan sumber ekonomi dan lahan baru untuk dilakukannya perdagangan. Ternyata kemudian, bangsa Eropa tidak hanya melakukan perdagangan melainkan langsung menguasai dan menjajah negara-negara yang mereka anggap baru diketemukan.

Awal dimulainya penjajahan Belanda di Indonesia dimulai sejak didirikannya Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) pada tanggal 20 Maret 1602. Sejak VOC berdiri, dimulailah berbagai bentuk kekerasan yang menimpa rakyat Indonesia. Penderitaan rakyat Indonesia terjadi dalam berbagai segi kehidupan. Di berbagai daerah, VOC melakukan tindakan dengan melaksanakan politik devide et impera (adu domba), yaitu saling mengadu domba antara kerajan yang satu dan kerajaan yang lain atau mengadu domba di dalam kerajaan itu sendiri. Politik adu domba makin melemahkan kerajaan-kerajaan di Indonesia dan merusak seluruh sendi kehidupan masyarakat.

Bangsa Indonesia makin menderita ketika Daendels (1808–1811) berkuasa. Upaya kerja paksa (rodi) guna membangun jalan sepanjang pulau Jawa (Anyer-Panarukan) untuk kepentingan militer, membuat rakyat makin menderita Atas desakan berbagai pihak, akhirnya pemerintah Belanda menerapkan Politik Balas Budi. Politik Balas Budi bukan untuk kepentingan rakyat Indonesia melainkan untuk kepentingan pemerintah Belanda. Contoh: irigasi dibangun untuk kepentingan pengairan perkebunan milik Belanda; pembangunan sekolah (edukasi) bertujuan untuk menyediakan tenaga terampil dan murah.

Di sisi lain, pembangunan sekolah melahirkan dampak positif bagi bangsa Indonesia, yaitu munculnya masyarakat terdidik atau mulai memiliki pemahaman dan kesadaran akan kondisi bangsa Indonesia yang sebenarnya. Bangsa Indonesia saat itu kondisinya bodoh, terbelakang, dan kemisikinan merajalela. Mereka yang mengenyam pendidikan dan sadar akan nasib bangsanya selanjutnya menjadi tokohtokoh Kebangkitan Nasional.

Dafa Bintang Raksa 2019

3 of 36

B. PERINTIS KEBANGKITAN NASIONAL DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Boedi Oetomo (Budi Utomo) merupakan organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional berbentuk modern, yaitu organisasi dengan pengurus yang tetap, ada anggota, tujuan, dan program kerja. Boedi Oetomo didirikan oleh dr. Soetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Pendirian Boedi Oetomo, tidak terlepas dari penggagas atau pendorong lahirnya Boedi Oetomo yaitu dr. Wahidin Soedirohusodo. Dokter Wahidin Soedirohusodo merupakan dokter lulusan STOVIA (Sekolah Kedokteran Jawa) yang menyadari bagaimana terbelakang dan tertindasnya rakyat akibat penjajahan Belanda. Menurutnya, salah satu cara untuk membebaskan diri dari penjajahan, rakyat harus cerdas.

Dafa Bintang Raksa 2019

4 of 36

Gagasan ini ternyata disambut baik oleh para pelajar STOVIA. Pada tanggal 20 Mei 1908, lahirlah Budi Utomo. Budi Utomo berasal dari kata Sansekerta, yaitu bodhi atau budhi berarti ”keterbukaan jiwa”, ”pikiran”, ”kesadaran”, ”akal”, atau ”pengadilan”, yang juga bisa berarti ”daya untuk membentuk dan menjunjung konsepsi dan ide-ide umum”. Adapun perkataan utomo berasal dari utama, yang dalam bahasa Sanskerta berarti ”tingkat pertama” atau ”sangat baik”.

Program Budi Utomo adalah mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran. Akan tetapi, programnya lebih bersifat sosial karena saat itu belum dimungkinkan melaksanakan gerakan yang bersifat politik. Sebagai organisasi pelajar yang berintikan pelajar STOVIA, gerakan Budi Utomo pada awalnya terbatas pada Jawa dan Madura. Pada tanggal 5 Oktober 1908, Budi Utomo mengadakan Kongres Pertama di Yogyakarta. Kongres tersebut berhasil menetapkan tujuan organisasi, yaitu: kemajuan yang harmonis antara bangsa dan negara, terutama dalam memajukan pengajaran, pertanian, peternakan, dagang, teknik, industri, dan kebudayaan

Dafa Bintang Raksa 2019

5 of 36

Bangsa yang terhormat adalah bangsa yang memiliki derajat yang sama dengan bangsa lain. Penjajahan membuat bangsa Indonesia tertindas. Pergerakan Budi Utomo memperlihatkan keinginan bangsa Indonesia untuk bangkit menjadi bangsa terhormat dan dapat berdiri sejajar dengan bangsa lain. Budi Utomo merupakan organisasi pertama yang memperjuangkan cita cita nasional. Dalam perjalanannya, Budi Utomo diwarnai berbagai kepentingan baik dari birokrat priyayi (bangsawan) maupun pemerintah Belanda. Namun, pidato dr. Sutomo yang dalam di awal pendirian Budi Utomo, yaitu ”saya yakin nasib tanah air di kemudian hari akan ada di tangan kita” (Fajriudin M, 2015: 28). Pidato ini berbekas kepada seluruh anggota Budi Utomo untuk memperjuangkan kehormatan bangsa Indonesia.

Dafa Bintang Raksa 2019

6 of 36

C. MEWUJUDKAN PERSATUAN DAN KEBANGGAAN SEBAGAI BANGSA WUJUD NILAI KEBANGKITAN NASIONAL

Mewujudkan Persatuan Indonesia

Tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia itu yang paling menonjol ialah sebagai berikut.

a) Perasaan Senasib

Perasaan senasib sebagai bangsa akan meningkatkan rasa persatuan dalam seluruh rakyat Indonesia. Dalam kurun sejarah, bangsa Indonesia pernah menjadi bangsa terjajah. Kondisi ini mendorong perasaan senasib bagi bangsa Indonesia.

b) Kebangkitan Nasional

Kebangkitan nasional Indonesia dipelopori dengan kelahiran Budi Utomo pada tahun 1908. Ciri dari kebangkitan nasional adalah perjuangan bangsa Indonesia lebih diwarnai perjuangan untuk kepentingan nasional bukan hanya kepentingan daerah.

c) Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda merupakan penegas bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan sebuah negara yang memiliki identitas dan dicintai rakyatnya.

d) Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan titik puncak perjuangan rakyat Indonesia.

Dafa Bintang Raksa 2019

7 of 36

Kemunduran jiwa dan semangat kebangsaan pada diri pemuda menurut laporan dari Kemenpora RI, ada 10 (sepuluh) masalah pada generasi muda/pemuda:

  1. masih maraknya tingkat kekerasan di kalangan pemuda,
  2. adanya kecenderungan sikap ketidakjujuran yang makin membudaya,
  3. berkembangnya rasa tidak hormat kepada orang tua, guru, dan pemimpin,
  4. sikap rasa curiga dan kebencian satu sama lain,
  5. penggunaan bahasa Indonesia makin memburuk,
  6. berkembangnya perilaku menyimpang di kalangan pemuda (narkoba, pornografi, pornoaksi, dan lain-lain),
  7. kecenderungan mengadopsi nilai-nilai budaya asing,
  8. melemahnya idealisme, patriotisme, serta mengendapnya semangat kebangsaan,
  9. meningkatnya sikap pragmatisme dan hedonisme,
  10. makin kabur pedoman yang berlaku dan sikap acuh tak acuh terhadap pedoman ajaran agama.

Dafa Bintang Raksa 2019

8 of 36

Contoh sikap positif yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah sebagai berikut.

1) Nilai Religius

  1. Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Hormat dan menghormati serta bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
  3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
  4. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaan kepada orang lain.

Dafa Bintang Raksa 2019

9 of 36

2) Nilai Kemanusiaan

  1. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
  2. Saling mencintai sesama manusia.
  3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
  5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat dunia internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling hormatmenghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Dafa Bintang Raksa 2019

10 of 36

3) Nilai Produktivitas

  1. Perlindungan terhadap masyarakat dalam beraktivitas menuju kemakmuran.
  2. Sarana dan prasarana yang mampu mendorong masyarakat untuk kreatif dan produktif.
  3. Terciptanya undang-undang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

4) Nilai Keseimbangan

  1. Menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang proporsional, tidak memaksakan kehendak, saling toleransi, tolong-menolong, rukun, damai, menghormati, perbedaan agama dan kepercayaan, persahabatan, serta membela dan melindungi yang lemah.
  2. Keseimbangan antara kehidupan jasmani dan rohani

Dafa Bintang Raksa 2019

11 of 36

e) Nilai Demokrasi

Kedaulatan berada di tangan rakyat, berarti setiap warga negara memiliki kebebasan yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan sehingga dapat terwujud persatuan dan kesatuan Indonesia. Pilar utama dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa dalam masyarakat, adalah sebagai berikut.

  1. Rasa cinta tanah air.
  2. Jiwa patriot bangsa.
  3. Tercapainya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
  4. Pemahaman yang benar atas realitas adanya perbedaan dalam keberagaman.
  5. Tumbuhnya kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Dafa Bintang Raksa 2019

12 of 36

f) Nilai Kesamaan Derajat

Setiap warga negara memiliki hak, kewajiban, dan kedudukan yang sama di depan hukum. Masyarakat menilai bahwa upaya penegakkan HAM yang paling menonjol adalah penegakan hak mengeluarkan pendapat, kebebasan beragama, perlindungan dan kepastian hukum, serta bebas dari perlakuan tidak manusiawi. Hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak, mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta aman dari ancaman ketakutan.

g) Nilai Ketaatan Hukum

Setiap warga negara tanpa pandang bulu wajib menaati setiap hukum dan peraturan yang berlaku. Begitupun terhadap lembaga-lembaga penegak hukum, agar lebih independen, tidak terkontaminasi dengan kekuasaan/politik praktis agar adanya persamaan di depan hukum (equality before the law) dapat terwujud.

Dafa Bintang Raksa 2019

13 of 36

2. Kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia

Modal utama untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah persatuan dan kesatuan di antara bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia mempunyai berbagai keunggulan. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki bangsa Indonesia, di antaranya adalah:

  1. Jumlah dan potensi penduduknya yang cukup besar, yaitu menempati urutan keempat di dunia setelah RRC, India, dan Amerika Serikat.
  2. Semangat Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda mendorong bangsa Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang lepas dari penjajahan.
  3. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya, seperti adat istiadat, bahasa, agama, kesenian.
  4. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika menyatukan bangsa Indonesia sehingga sekalipun terdapat berbagai keanekaragaman namun prinsipnya kita tetap satu pandangan.
  5. Memiliki tata krama atau keramahan yang tidak dimiliki oleh bangsa lain sehingga sangat menarik bangsa-bangsa lain di dunia untuk datang ke Indonesia.
  6. Letak wilayahnya yang amat strategis, yaitu di antara dua benua (Asia dan Australia) dan di antara dua samudera (Hindia dan Pasifik) menyebabkan Indonesia berada pada posisi silang dunia sehingga Indonesia menjadi wilayah yang amat ramai dan mudah disinggahi oleh bangsa-bangsa lain.
  7. Keindahan alam Indonesia tidak disangsikan lagi. Keanekaragaman flora dan faunanya membuat bangsa Indonesia juga sering dikunjungi oleh bangsa-bangsa lain.
  8. Wilayah darat dan laut Indonesia sangat luas. Hal ini menjadi modal bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.
  9. Tanahnya amat subur dan kaya akan sumber alam dengan matahari yang bersinar sepanjang tahun.

Dafa Bintang Raksa 2019

14 of 36

Prestasi pelajar Indonesia Kemdikbud pernah mendata di antaranya seperti berikut ini.

  1. Kontingen Indonesia tampil sebagai Juara Umum ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) II Tahun 2008 dengan meraih total perolehan medali sebanyak 32 medali dengan rincian adalah 12 medali emas, 9 perak dan 11 perunggu dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan.
  2. Indonesia menjadi Juara Umum International Conference of Young Scientists (ICYS) ke-16 yang berlangsung di Pszczyna, Polandia, 24–28 April 2009.
  3. Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2009 yang terdiri dari Angelina Veni Johanna (SMA 1 BPK Penabur, Jakarta), Reinardus Surya Pradhitya (SMA Kanisius, Jakarta), Risan (SMAN 1 Tangerang), dan Christanto Handojo (SMA Kanisius, Jakarta), berhasil memenangkan dua medali perak dan satu medali perunggu dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2009 di Plovdiv, Bulgaria.
  4. Angelina Venni Johanna, siswi SMAK 1 BPK Penabur Jakarta dan Reinardus Surya Pradhitya, dari SMA Kanisius Jakarta berhasil meraih medali perak pada the ”21st International Olympic in Informatics (IOI)” yang diadakan di Kota Plovdiv, Bulgaria, dari 8 hingga 14 Agustus 2000.
  5. Indonesia berhasil menyabet satu medali emas, dalam International Biology Olympiad (Olimpiade Biologi Internasional/IBO) ke-20 yang digelar 12- 18 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang.
  6. Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto. Pria kelahiran Surabaya ini berhasil menggondol gelar profesor dan empat doktor dari sejumlah universitas di Jepang. Lebih hebatnya, puncak penghargaan akademis itu dicapainya pada usia 37 tahun.

Dafa Bintang Raksa 2019

15 of 36

  1. Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil membawa pulang satu medali perak, empat perunggu, dan satu honorable mention dari ajang International Mathematics Olympiad (IMO) ke-51 di Astana, Kazakhstan, yang berlangsung pada 2–14 Juli 2010 ini diikuti oleh 96 negara yang terdiri dari 517 peserta. Satu medali perak berhasil di raih Ahmad Zaky. Empat medali perunggu diraih oleh Johan Gunardi, Stefanus, Raja Oktovin Tobi Moektijono dan Ronald Widjojo harus puas dengan raihan Honorable Mention.
  2. Di ajang Olimpiade Fisika Internasional/International Physics Olympiad (Ipho 2010) yang diadakan di Zagreb, Kroatia. Lima siswa SMA Indonesia meraih prestasi membanggakan dengan berhasil meraih empat medali emas dan satu perak. Medali emas diraih Sohibul Maromi, Christian George Emor, Kevin Soedyatmiko, dan David Giovanni. Sementara perak diraih Ahmad Ataka Awwalur Rizqi.
  3. Di ajang Olimpiade Kimia Internasional/International Chemistry Olympiad (IChO) ke-42 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang pada 15-27 Juli 2010, Tim Olimpiade Kimia Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih 1 medali emas,1 perak, dan 2 perunggu. Medali emas untuk Indonesia diraih atas nama Manoel Manuputty, medali perak oleh Alimun Nashira, serta perunggu oleh Stephen Haniel dan Agung Hartoko. Perolehan ini merupakan rekor terbaik selama Indonesia mengikuti ajang IChO selama 14 tahun. Sementara itu, tuan rumah Jepang memperoleh 2 emas dan 2 perak. China menjadi pemenang absolut dengan menyabet 4 medali emas.
  4. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia ke-17 atau 17th International Conferenceof Young Scientists (ICYS) pada 12-17 April 2010 di Denpasar, Bali. Tim Indonesia yang berkompetisi di semua bidang lomba, yakni Ilmu Fisika, Matematika, Komputer, dan Ekologi meraih tujuh medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu.

(sumber: Kemdikbud).

Dafa Bintang Raksa 2019

16 of 36

UJI KOMPETENSI 4

Suatu bangsa tidak akan berubah mana kala bangsa tersebut tidak mau mengubah dirinya sendiri. Bangsa Indonesia tidak mungkin menjadi bangsa yang bebas merdeka seperti yang dirasakan saat ini apabila tidak ada usaha untuk bangkit dan melepaskan diri dari penjajahan. Kesadaran bangsa Indonesia untuk bangkit tumbuh seiring lahirnya generasi muda terdidik dan peduli terhadap kemerdekaan Indonesia. Penjajah Belanda dapat menguasai bangsa Indonesia dalam waktu yang lama karena bangsa Indonesia mudah dipecah belah dan perjuangan yang dilakukan bangsa Indonesia masih bersifat kedaerahan. Boedi Oetomo sebagai organisasi nasional pertama meletakan semangat kebangkitan nasional bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

Dafa Bintang Raksa 2019

17 of 36

Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!

  1. Berikan pendapatmu mengapa bangsa Eropa termasuk Belanda melakukan penjajahan ke negara-negara di Asia?
  2. Bagaimana masyarakat terdidik dan peduli terhadap bangsa dapat memerdekakan Indonesia?
  3. Berikan alasanmu mengapa organisasi Boedi Oetomo dapat dikatakan peletak semangat kebangkitan nasional?
  4. Apakah pada masa kini masih dibutuhkan orang-orang yang memiliki semangat seperti pada tahun 1908?
  5. Ceritakan berdasarkan yang kalian ketahui bagaimana seorang pelajar mampu mengubah nasib suatu bangsa!

Dafa Bintang Raksa 2019

18 of 36

1. Pada masa pergerakan nasional, bangsa Indonesia sedang dijajah oleh ....

a. Spanyol c. Belanda

b. Portugal d. Jepang

2. Sistem adu domba (devide et impera) merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....

a. Politik c. Sosial

b. Ekonomi  d. Budaya

3. Kedudukan Bupati dijadikan sebagai pegawai negeri merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....

a. Politik c. Sosial

b. Ekonomi  d. Budaya

Dafa Bintang Raksa 2019

19 of 36

4. Sistem tanam paksa (cultuurstelsel) dan politik pintu terbuka (liberal) merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....

a. Politik  c. Sosial

b. Ekonomi  d. Budaya

 

5. Banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan dan mati kelaparan merupakan contoh kondisi bangsa Indonesia di bidang ....

a. Politik c. Sosial

b. Ekonomi  d. Budaya

 

6.  Diskriminasi ras dan intimidasi merupakan kondisi bangsa Indonesia di bidang ....

a. Politik c. Sosial

b. Ekonomi d. Budaya

Dafa Bintang Raksa 2019

20 of 36

7.    Mabuk-mabukan, pergaulan bebas, pemerasan, dan penindasan merupakan contoh pengaruh penjajahan di bidang ....

a. Politik                                 c. Sosial

b. Ekonomi                            d. Budaya

 

8.   Trias politica dicetuskan oleh ....

a. Douwes Dekker             c. Van Deveter

b. Van de Putte                  d. Van Hoevell

 

9.   Program peningkatan kesejahteraan rakyat dikenal dengan istilah ....

a.  Trias Political                   c. Een Eereschuld

b.  Cultuurstelsel                  d. Max Havelaar

Dafa Bintang Raksa 2019

21 of 36

10.   Buku yang menjelaskan tentang penderitaan penduduk Pulau Jawa, khususnya daerah Banten dan Priangan yang diakibatkan oleh pelaksanaan sistem tanam pakasa berjudul ....

a. Trias Political                   c. Een Eereschuld

b. Cultuurstelsel                 d. Max Havelaar

 

11.   Artikel dalam majalah de Gids yang ditulis C.Th Van Deventer dengan judul  Een Eereschuld yang berarti ....

a. Utang budi                       c. keutamaan hati

b. Usaha mulia                    d. hati nurani

 

12.   Organisasi pertama pada masa pergerakan nasional adalah ....

a. Budi utomo                       c. Indische Partij

b. Sarekat Islam                    d. PUTERA

Dafa Bintang Raksa 2019

22 of 36

13.   School Tot Opleiding van Inlandse Arsten (STOVIA) adalah sekolah .... pribumi

a. Kehakiman                        c. Kedokteran

b. Keguruan                           d. Kejuruan

 

14.   Sekolah STOVIA berada di Kota ....

a. Medan                               c. Surabaya

b. Bandung                           d. Jakarta

 

15.   Sekolah STOVIA merupakan perwujudan dari trias politica di bidang ....

a. Irigasi                                   c. emigrasi

b. Edukasi                               d. remigrasi

Dafa Bintang Raksa 2019

23 of 36

16.   Tanggal 20 Mei 1908 merupakan kelahiran organisasi ....

a. Budi utomo                     c. Indische Partij

b. Sarekat Islam                  d. PUTERA

 

17.   Setiap tanggal 20 Mei bagi bansa Indonesia diperingati sebagai hari ....

a. Sumpah pemuda

b. Kebangkitan nasional

c. Kesaktian Pancasila

d. Keluarga Berencana

 

18.   Pada tahun 1912 Indische Partij menerbitkan surat kabar yang bernama ....

a. Batavia Nouvelles           c. Nettihschrift

b. Sinar Hindia                       d. de Express

Dafa Bintang Raksa 2019

24 of 36

19. Pelajar Bumiputera membuat majalah yang semula bernama Hindia Poetra menjadi ....

a. Indonesia Merdeka       c. Nettihschrift

b. Indonesia Raya                d. de Express

 

20. Nama Indonesia pertama kali diperkenalkan pada tahun 1850 oleh ....

a. A. Bastian                           c. Jr. Logan

b. Dr. Ratulangi                     d. G. Winsor Earl

 

21. Kongres Pemuda ke-II dilaksanakan di kota ....

a.  Bogor                                 c. Surabaya

b.  Bandung                           d. Jakarta

Dafa Bintang Raksa 2019

25 of 36

22. Sumpah pemuda diikrarkan pada tanggal ....

a. 20 - 05 - 1908                     c. 25 - 12 - 1912

b. 20 - 01 - 1913                     d. 28 - 10 – 1928

 

23. Masuknya paham baru seperti nasionalisme dan demokrasi merupakan faktor pendorong pergerakan nasional dari ....

a. Dalam negeri                    c. kaum liberal

b. Luar negeri                        d. kaum kapitalis

 

24.  Penderitaan rakyat akibat penjajahan merupakan faktor pendorong pergerakan nasional dari ....

a. Dalam negeri                    c. kaum liberal

b. Luar negeri                        d. kaum kapitalis

Dafa Bintang Raksa 2019

26 of 36

25. Pergerakan nonkooperatif disebut juga dengan masa ....

a. Radikal c. kolonialisme

b. Moderat d. imperialisme

 

26. Pergerakan kooperatif disebut juga dengan masa ....

a. Radikal c. kolonialisme

b.  Moderat d. imperialisme

 

27. Pergerakan kooperatif artinya ....

a.  Bekerjasama dengan Belanda

b.  Bekerjasama dengan Sekutu

c.  Tidak bekerjasama dengan Belanda

d.  Tidak bekerjasama dengan Sekutu

Dafa Bintang Raksa 2019

27 of 36

28.   Perang Paderi merupakan contoh pergerakan yang bersifat ....

a.  Radikal c. kolonialisme

b.  Moderat d. imperialisme

 

29.   Budi Utomo merupakan contoh pergerakan yang bersifat ....

a.  Radikal c. kolonialisme

b.  Moderat d. imperialisme

 

30.   Budi Utomo didirikan atas prakarsa ....

a.  R.M. Tirtoadisuryo c. dr. Wahidin S.

b.  R.T. Aryokusumo d. dr. Sutomo

Dafa Bintang Raksa 2019

28 of 36

31.  Budi Utomo berarti ....

a.  Utang budi                  c. akal pikiran

b.  Usaha mulia               d. hati nurani

 

32.  Budi Utomo adalah organisasi yang bergerak di bidang ....

a.  ekonomi dan politik c.  ekonomii dan budaya

b.  sosial dan budaya d.  sosial dan politik

 

33.    Berdasarkan hasil keputusan Kongres I, ruang Budi Utomo terbatas di ....

a.  Jawa dan Bali

b.  Jawa dan Sumatera

c.  Jawa dan Madura

d.  Pulau Jawa saja

Dafa Bintang Raksa 2019

29 of 36

34.   Hasil keputusan Kongres I, ditetapkan pusat organisasi Budi Utomo berada di Kota ....

a.   Jogjakarta c. Surabaya

b.   Bandung d. Jakarta

 

35.   Pada tahun 1935 Budi Utomo bergabung dengan Persatuan Bangsa Indonesia dan membentuk organisasi baru yaitu ....

a.   Sarekat Islam c. Gerindra

b.   Indische Partij d. Parindra

 

36.   Sarekat Islam didirikan pada tahun 1909 di kota ....

a.   Jogjakarta                   c. Surabaya

b.   Bandung                      d. Jakarta

Dafa Bintang Raksa 2019

30 of 36

37. Pendiri Sarekat Islam adalah ....

a.  R.M. Tirtoadisuryo   c. dr. Wahidin S.

b.  R.T. Aryokusumo     d. dr. Sutomo

 

38. Ketidaksetujuan akan hasil kongres SI ke-IV di Jakarta menyebabkan ....

a.  SI terpecah menjadi dua kubu c.  SI hanya untuk rakyat biasa

b.  SI bukan partai politik d.  SI ingin menyatukan bangsa Indonesia

 

39. SI beraliran putih berlandaskan ....

a.  Nasionalisme dan agama Islam

b.  Komunisme dan sosialis

c.  Nasionalisme dan demokratis

d. Komunisme dan radikal

Dafa Bintang Raksa 2019

31 of 36

40. Semaun dan Sneevliet adalah tokoh dari ....

a.  SI putih                         c. SI hitam

b.  SI merah                      d. SI baru

 

41. Perhatikan nama tokoh di bawah ini.

1)  HOS. Cokroaminoto

2)  H. Agus Salim

3)  Douwes Dekker

4)  Suwardi Suryaningrat

5)  Cipto Mangunkusumo

6)   Suryopranoto

Pendiri Indische Partij ditunjjukkan oleh nomor ....

a.  1), 2), dan 6)                    c. 3), 4), dan 5)

b.  2), 3), dan 4)                     d. 4), 5), dan 6)

Dafa Bintang Raksa 2019

32 of 36

42.    Indische Partij didirikan tanggal 25 Desember 1912 di kota ....

a.  Jogjakarta                        c. Surabaya

b.  Bandung                           d. Jakarta

 

43.    Indische Partij dipandang sebagai partai pertama yang berlandaskan ....

a.  Sosialisme                          c. nasionalisme

b.  Kapitalisme                       d. marhaenisme

 

44.    Tulisan “Als ik eens Nederlander was” antara lain menyindir kolonial Belanda yang tidak berperasaan dan tidak tahu malu karena meminta bantuan bangsa Indonesia yang sudah miskin karena dijajah, ditulis oleh ....

a.  Douwes Dekker

b.  Suwardi Suryaningrat

c.  Cipto Mangunkusumo

d.  Suryopranoto

Dafa Bintang Raksa 2019

33 of 36

45.   Organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) didirikan di Surabaya oleh ....

a.  KH. Ahmad Dahlan         c. H. Agus Salim

b.  KH. Hasyim Asy’ari         d. H. Muhidin

 

46.   Perhimpunan Indonesia didirikan oleh beberapa mahasiswa Indonesia di ....

a.  Belgia                                c. Jepang

b.  Amerika Serikat d. Belanda

 

47.   Partai Komunis Indonesia (PKI) didirikan di Semarang tanggal 23 Mei 1902 oleh ....

a. Semaun                              c. Sneevliet

b. Sartono                               d. Darsono

Dafa Bintang Raksa 2019

34 of 36

48.   Pendiri awal Partai Nasional Indonesia (PNI) didirikan di Bandung tanggal 4 Juli 1927 oleh ....

a. Moh. Hatta                        c. Ir. Soekarno

b. Sutan Syahrir                    d. Sutan Batoegana

 

49.   PNI bertujuan untuk mencapai Indonesia merdeka atas usahanya sendiri dengan ideologinya yang disebut ....

a. Sosialisme                          c. nasionalisme

b. Kapitalisme                       d. marhaenisme

 

50.   Muhammad Husni Thamrin, Amir Syarifuddin, dan Abikusno Cokro Suyoso adalah beberapa tokoh dari ....

a. Parindra                              c. GAPI

b. Gerindo                              d. Jong Celebes

Dafa Bintang Raksa 2019

35 of 36

ESSAI

  1. Apa yang dimaksud dengan politi etis dan jelaskan isi dari politik etis!
  2. Kapan Kongres Pemuda ke-II dilaksanakan dan jelaskan 3 hasilnya!
  3. Apa yang dimaksud dengan perjuangan kooperatif dan nonkooperatif?
  4. Kapan Kongres I Budi Utomo dilaksanakan dan sebutkan 3 hasilnya!
  5. Sebutkan 5 perbedaan perjuangan sebelum tahun 1908 dan sesudah tahun 1908!
  6. Sebutkan 5 faktor pendorong pergerakan nasional dari dalam negeri!
  7. Sebutkan 5 faktor pendorong pergerakan nasional dari luar negeri!
  8. Mengapa pihak Belanda melarang pendirian Indische Partij?
  9. Jelaskan masing-masing 2 keadaan bangsa Indonesia pada masa penjajahan dibidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya!

Dafa Bintang Raksa 2019

36 of 36

Dafa Bintang Raksa 2019

Sekian