1 of 39

RITA HAYATI

2 of 39

3 of 39

4 of 39

5 of 39

6 of 39

7 of 39

8 of 39

9 of 39

10 of 39

11 of 39

12 of 39

13 of 39

14 of 39

15 of 39

16 of 39

17 of 39

18 of 39

19 of 39

20 of 39

21 of 39

22 of 39

23 of 39

24 of 39

25 of 39

26 of 39

27 of 39

28 of 39

29 of 39

30 of 39

31 of 39

32 of 39

33 of 39

34 of 39

35 of 39

36 of 39

Unsur

Bentuk diserap

Mobilitas di tanah

pH optimum

Fungsi utama

Fe

Fe²⁺, Fe³⁺

Rendah

5–6,5

Transfer elektron, pembentukan klorofil

Mn

Mn²⁺

Sedang

5–6,5

Fotolisis air, aktivator enzim

Cu

Cu²⁺

Rendah

5–6,5

Enzim oksidase, lignifikasi

Zn

Zn²⁺

Rendah

5–7

Sintesis IAA, enzimatik

Mo

MoO₄²⁻

Tinggi

6,5–7,5

Reduksi nitrat, fiksasi N₂

B

H₃BO₃ / BO₃³⁻

Sedang–tinggi

5–7

Dinding sel, pembentukan bunga & buah

Cl

Cl⁻

Tinggi

5–8

Fotolisis air, osmoregulasi

37 of 39

Jalur

Deskripsi

Ciri

Apoplas

Melalui dinding sel dan ruang antar sel, tanpa melewati membran plasma

Pasif, cepat, tidak selektif

Simplas

Melalui sitoplasma sel yang terhubung oleh plasmodesmata

Aktif, selektif, memerlukan e

Proses serapan dapat terjadi melalui dua jalur:

38 of 39

Mekanisme

Ciri utama

Contoh hara dominan

1. Aliran massa (mass flow)

Hara terbawa bersama aliran air akibat transpirasi tanaman

N, Ca, Mg, S, Mo, B

2. Difusi

Pergerakan ion dari konsentrasi tinggi ke rendah (gradien konsentrasi)

P, K, Zn, Fe, Mn

3. Intersepsi akar (root interception)

Akar tumbuh dan bersentuhan langsung dengan ion di permukaan koloid tanah

Ca, Mg, Mn

Hara bergerak dari tanah menuju permukaan akar melalui tiga mekanisme utama:

39 of 39

Proses serapan hara tergantung pada

  • Kelembapan tanah (air sebagai media perpindahan),

  • Aktivitas akar,

  • Konsentrasi hara dalam larutan tanah,

  • Sifat kimia hara (mobilitas tinggi/rendah).