1 of 20

Menyusunan KURIKULUM OPERASIONAL MADRASAH (KOM) �PADA MA/MAK

Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam

Kementerian Agama Republik Indonesia 2023

pusaka

Oleh : Nursalim

Tim Penyusun Kurmer Dirjend Pendis Kemenag RI

2 of 20

PETA KONTEN DALAM MEMAHAMI �PENGIMPLEMENTASIAN KURIKULUM MERDEKA

Sosialisasi dan Bimtek IKM pada Madrasah Tahun 2023

Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi, Direktorat KSKK Madrasah

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia

Memahami Pengembangan Projek Penguatan Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin

Memahami Pengembangan Kurikulum Operasional Madrasah

Memahami Pembelajaran dan Asesmen

Memahami Garis Besar Kurikulum Merdeka

3 of 20

Kurikulum Operasional Madrasah?

Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi, Direktorat KSKK Madrasah

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia

1. Rencana proses belajar yang diselenggarakan di madrasah, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran.

2. Dikembangkan dan dikelola dengan mengacu kepada struktur kurikulum dan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah dan menyelaraskannya dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, Madrasah, dan daerah.

Hal ini menyebabkan KOM antar madrasah dapat berbeda-beda

Sosialisasi dan Bimtek IKM pada Madrasah Tahun 2023

4 of 20

Prinsip Pengembangan Kurikulum Operasional di Madrasah

  • Berpusat pada peserta didik, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik.

  • Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik madrasah, konteks sosial budaya dan lingkungan, serta dunia kerja dan industri (khusus MAK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (khusus madrasah inklusif).

  • Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di madrasah. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami.

  • Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual.

  • Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum madrasah melibatkan komite madrasah dan berbagai pemangku kepentingan, antara lain guru, orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja untuk MAK, di bawah koordinasi dan supervisi Kementerian Agama sesuai dengan kewenangannya.

  • Pemerataan dan Peningkatan Mutu Pengembangan kurikulum madrasah diorientasikan sebagai upaya pemerataan kesempatan memperoleh layanan pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan yang dapat memberikan akses pada semua peserta didik dan menghargai perbedaan termasuk PDBK

5 of 20

Komponen

Kurikulum Operasional Madrasah

Analisis Karakteristik Madrasah

Visi, Misi, dan Tujuan

Pengorganisasian Pembelajaran

Perencanaan Pembelajaran

6 of 20

evaluasi jangka pendek

(semester/tahunan)

1

Menganalisis konteks KARAKTERISTIK MADRASAH

2

Merumuskan VISI MISI

TUJUAN

3

Menentukan PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN

4

Menyusun RENCANA PEMBELAJARAN

5

Merancang EVALUASI, PENDAMPINGAN & PENGEMBANGAN PROFESIONAL

Proses penyusunan kurikulum operasional bersifat

  • TETAP (mengacu kepada kerangka dasar kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah pusat), dan
  • FLEKSIBEL/DINAMIS (mengembangkan kurikulum operasional berdasarkan kerangka dan struktur kurikulum, sesuai karakteristik dan kebutuhan madrasah).

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN KURIKULUM OPERASIONAL (bagi yang belum pernah

menyusun kurikulum operasional di madrasah)

Catatan:

untuk MAK, langkah nomor 2 adalah ‘Merumuskan Visi, Misi, Tujuan Keahlian’ dan MA Plus Keterampilan dapat mengadaptasi

evaluasi jangka panjang

(4-5 tahun)

Proses Penyusunan KOM

7 of 20

Meninjau PENGORGANI

SASIAN PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PENINJAUAN DAN REVISI KURIKULUM OPERASIONAL (bagi yang telah memiliki dokumen kurikulum operasional di madrasah)

1

Menganalisis konteks KARAKTERISTIK MADRASAH

2

Meninjau VISI MISI

TUJUAN

3

4

Menyusun RENCANA PEMBELAJARAN

5

Merancang

EVALUASI, PENDAMPINGAN & PENGEMBANGAN PROFESIONAL

evaluasi jangka pendek

(semester/tahunan)

evaluasi jangka panjang

(4-5 tahun)

Catatan: untuk MAK, langkah nomor 2 adalah ‘Meninjau Visi, Misi, Tujuan Keahlian’ dan MA Plus Keterampilan dapat mengadaptasi.

Proses Peninjauan dan Revisi KOM

8 of 20

Komponen 1: Analisis Karakteristik Madrasah

Menggambarkan keunikan suatu madrasah dalam hal peserta didik, tenaga pendidik,tenaga kependidikan, sarana prasarana, kemitraan, potensi sumber dana dan lingkungan sosial budaya.

Madrasah juga perlu mengidentifikasi diferensiasi keunggulan masing-masing sesuaidengan karakteristik yang dimiliki. Untuk MAK, karakteristik melingkupi program keahliannya.

Prinsip-prinsip analisis:

  • Melibatkan perwakilan warga madrasah
  • Menggunakan data-data yang diperoleh dari situasi nyata/kondisi madrasah
  • Mengalokasikan waktu yang cukup untuk pengumpulan, pengorganisasian, analisis dan dokumentasi data
  • Memilah informasi yang relevan dan menyimpulkan untuk mengembangkan strategi atau solusi.

Pilihan cara untuk mengumpulkan informasi:

  • Kuesioner
  • Wawancara
  • Diskusi kelompok terpumpun/Focus Group Discussion (FGD)
  • Observasi
  • Rapor pendidikan ataupun Evaluasi Diri Madrasah

9 of 20

Pilihan 2:

Analisis kekuatan dan perbaikan madrasah dalam ranah perencanaan dan pengelolaan pembelajaran dengan mempertimbangkan sudut pandang peserta didik

Pilihan Analisis Karakteristik Madrasah

Pilihan 1:

Analisis kekuatan dan perbaikan madrasah dalam ranah perencanaan dan pengelolaan pembelajaran

Pilihan 3 :

Analisis kekuatan dan perbaikan madrasah dalam ranah perencanaan dan pengelolaan pembelajaran dengan mempertimbangkan sudut pandang peserta didik dan orangtua

Pilihan 4:

Analisis kekuatan dan perbaikan madrasah dalam ranah perencanaan dan pengelolaan pembelajaran dengan mempertimbangkan sudut pandang kebijakan daerah/nasional dan sudut pandang/masukan berbagai pemangku kepentingan (pihak internal dan eksternal madrasah

10 of 20

Model Analisis Karakteristik/Kekhasan Madrasah

Analisis: kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman atau (SWOT)

Model-model analisis lainnya:

Fish Bone Pentagonal Aset Root Cause

Contoh : Analisis Karakteristik Madrasah

11 of 20

Komponen 2 : Visi, Misi, dan Tujuan

VISI

Apakah visi menggambarkan harapan seluruh warga satuan Pendidikan? Apakah visi menyatakan tujuan besar yang dicapai satuan Pendidikan? Apakah visi sudah berpusat pada peserta didik?

MISI

Apakah misi jelas menyatakan untuk mencapai visi?

Apakah semua warga satuan Pendidikan memahami

hal-hal yang menjadi prioritas untuk mencapai visi?

TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

Apakah tujuan sudah secara jelas menyatakan hasil aksi yang perlu dilakukan untuk mencapai misi? Apakah cara/strategi untuk mencapai misi realitas untuk dijalankan?

Visi

adalah cita-cita bersama pada masa mendatang dari warga madrasah

Misi

adalah pernyataan bagaimana madrasah mencapai visi

Tujuan adalah gambaran hasil yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu oleh setiap madrasah atau program keahlian bagi MAK

12 of 20

Pilihan 1

Pilihan 2

Menggunakan visi, misi, dan tujuan madrasah yang sudah ada

Meninjau ulang visi, misi, dan tujuan madrasah serta melakukan penyesuaian sederhana terhadap tujuan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan internal madrasah

Pilihan 3

Pilihan 4

Meninjau ulang visi, misi, dan tujuan madrasah, serta menyesuaikannya berdasarkan hasil evaluasi dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan internal dan eksternal madrasah, karakteristik peserta didik, dan aspirasi orangtua.

Mempertimbangkan sudut pandang/masukan dari berbagai pemangku kepentingan madrasah dalam meninjau ulang secara menyeluruh dan merumuskan kembali visi, misi, dan tujuan berdasarkan analisis karakteristik/kekhasan madrasah.

Prinsip penting dalam membuat tujuan

Pilihan Visi, Misi, dan Tujuan

13 of 20

Madrasah menyusun pembelajaran yang meliputi:

Intrakurikuler

Pembelajaran berisi muatan mata pelajaran dan muatan tambahan lainnya jika ada (mulok), penetapan konsentrasi, dan Praktik Kerja Lapangan untuk MAK, Program Kebutuhan Khusus dan Paska Madrasah untuk madrasah yang memiliki PDBK

Kokurikuler Projek Penguatan Profil

Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin dirancang dalam bentuk kokurikuler, atau dapat juga dirancang secara terpadu dengan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler

Kegiatan kurikuler yang dilakukan di luar jam belajar di bawah bimbingan dan pengawasan madrasah

Komponen 3: Pengorganisasian Pembelajaran

14 of 20

Komponen 3:

Pendekatan Mata Pelajaran

2

  • Konsep-konsep dan keterampilan tertentudari mata pelajaran diajarkan secara kolaboratif (team teaching).
  • Pendidik berkolaborasi sedemikian rupa untuk merencanakan, melaksanakan dan melakukan asesmen untuk suatu pembelajaran yang terpadu.
  • Sebagai contoh mengajarkan muatan Ilmu Pengetahuan Alam atau Ilmu Pengetahuan Sosial secara terintegrasi.
  • Pencapaian Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin dapat menggunakan pendekatan ini
  • Pembelajaran disusun berdasarkan tema yang menaungi kompetensi-kompetensi dari berbagai mata pelajaran.
  • Pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai tema.
  • MI dapat mengorganisasikan muatan pembelajaran menggunakan pendekatan mata pelajaran atau tematik.
  • Setiap pembelajaran dilakukan terpisah antara satu mapel dengan mapel lainnya.
  • Tatap muka dilakukan secara reguler setiap minggu, dengan jumlah jam tatap muka sesuai dengan yang ditetapkan oleh masing-masing madrasah berdasarkan ketentuan minimal dari pemerintah.
  • Pembelajaran dikelola dalam bentuk blok-blok waktu dengan berbagai macam pengelompokkan.
  • Sebagai contoh, mengajarkan muatan Ilmu Pengetahuan Alam atau Ilmu Pengetahuan Sosial secara bergantian dalam blok waktu yang terpisah.

Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan Teritegrasi

3

Pendekatan Mata Pelajaran

Pendekatan bergantian dalam blok terpisah

1

4

15 of 20

Komonen 4: Perencanaan Pembelajaran

Perencanaan pembelajaran meliputi:

  1. ruang lingkup madrasah – yaitu penyusunan alur tujuan pembelajaran atau silabus. Dalam ruang lingkup madrasah, perumusan dan penyusunan alur dan tujuan pembelajaran atau silabus mata pelajaran berfungsi mengarahkan madrasah dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur.
  2. ruang lingkup kelas –yaitu penyusunan modul ajar atau rencana pelaksanan pembelajaran. Untuk dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran pada ruang lingkup kelas, madrasah dapat menggunakan, memodifikasi, atau mengadaptasi contoh modul ajar yang disediakan Pemerintah, dan cukup melampirkan beberapa contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)/modul ajar atau bentuk rencana kegiatan yang mewakili inti dari rangkaian pembelajaran pada bagian Lampiran.

Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dan asesmen pada mata pelajaran Praktik Kerja Lapangan (PKL) di MAK dilaksanakan secara kolaboratif oleh madrasah dan mitra dunia kerja.

Komponen 4 : Perencanaan Pembelajaran

16 of 20

Memahami Capaian Pembelajaran (CP)

Merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP)

Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Merancang Pembelajaran

Alur Kegiatan Pembelajaran

Permendikbud 262/2022

SK Dirjend Pendis

3211/2022

Melaksanakan Pembelajaran

17 of 20

Apa saja yang bisa menjadi sumber informasi dalam meninjau ulang pembelajaran dan kurikulum operasional?

  • Hasil asesmen peserta didik per unit.
  • Artefak peserta didik: projek peserta didik, portofolio peserta didik, pameran karya, pertunjukan, dan sebagainya.
  • Survei lulusan
  • Refleksi proses belajar oleh pendidik
  • Observasi kepala madrasah
  • Rapor madrasah ataupun Evaluasi Diri Madrasah

Beberapa contoh cara mengumpulkan informasi

  • Observasi dan refleksi mandiri. Melakukan asesmen berupa

observasi dan refleksi mandiri secara individual terhadap kriteria kesuksesan yang telah ditetapkan (tujuan belajar, capaian pembelajaran, dan profil pelajar Pancasila)

  • FGD (Focus Group Discussion) merupakan diskusi terpimpin yang dilakukan secara kelompok untuk melihat hubungan antardata yang dimiliki pada catatan anekdotal, hasil belajar peserta didik, dan refleksi dalam self-study, untuk menganalisis masalah dan menarik kesimpulan, serta mengambil keputusan untuk melakukan perbaikan.
  • Kuesioner peserta didik. Mengumpulkan persepsi peserta didik terhadap proses belajar, kualitas sarana prasarana, materi/bahan ajar, serta bagaimana peserta didik memaknai hasil belajarnya.
  • Kuesioner orang tua. Mengumpulkan persepsi orang tua terhadap perkembangan belajar peserta didik.
  • Evaluasi pembelajaran dan evaluasi kurikulum operasional Madrasah dilakukan secara mandiri dan berkala oleh madrasah.
  • Evaluasi pembelajaran secara menyeluruh bertujuan untuk mengukur keberhasilan pendidik dalam memfasilitasi pembelajaran.
  • Evaluasi Kurikulum Operasional Madrasah bertujuan untuk mengukur keberhasilan kepala Madrasah dan pendidik dalam menjalankan seluruh program pendidikan yang direncanakan dengan tujuan untuk memahami apakah visi, misi dan tujuan Madrasah telah tercapai.
  • Evaluasi pembelajaran menjadi salah satu bagian penting dari evaluasi kurikulum operasional Madrasah

Merancang

Merancang Evaluasi Pembelajaran dan KOM

18 of 20

PENDAMPINGAN dan PENGEMBANGAN PROFESIONAL

  • Pendampingan dan pengembangan profesional pendidik dalam pembelajaran merupakan salah satu tindak lanjut dari evaluasi.
  • Kepala Madrasahdan pengawas dapat memainkan peran dalam berbagai

contoh pendampingan dan pengembangan profesional yang bisa dilakukan di Madrasah:

Coaching: proses pendampingan untuk mencapai tujuan dengan menggali pemikiran-pemikiran seseorang terhadap suatu masalah.

Mentoring: proses pendampingan dengan berbagi pengalaman/pengetahuan untuk mengatasi suatu kendala.

Pelatihan: proses pendampingan dengan menguatkan pengetahuan dan Keterampilan yang berkaitan dengan kinerja, dengan narasumber internal atau eksternal (menyesuaikan dengan kemampuan Madrasah).

19 of 20

Struktur Kurikulum Operasional Madrasah Aliyah

  1. Cover
  2. Daftar Isi
  3. Daftar Lampiran
  4. Pengantar
  5. Tim Penyusun
  6. Pengesahan Pengawas dan Kepala Kanwil Kemenag
  7. BAB I : Pendahuluan

(Latar Belakang, Karakteristik Madrasah

8. BAB II : Visi, Misi, Tujuan dan Profil Pelajar

(Visi Madrasah, Misi Madrasah, Tujuan Madrasah dan Profil pelajar)

9. BAB III : Pengorganisasian Pembelajaran

(Intrakurikuler, Ekstrakurikuler dan P5-RA, Program Pendukung, Strategi Pembelajaran, Penilaian Pembelajaran, dan Kalender Pendidikan,

10. BAB IV : Penutup

(Pendampingan, Evaluasi dan Pengembangan Profesional, Evaluasi KOM,

11. BAB V : Kesimpulan)

20 of 20

Terimakasih