1 of 12

Rangkuman Materi Dasar�Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer

Siti Nur Laila S.Kom., MTI

2 of 12

1. Pengantar Organisasi dan Arsitektur Komputer

  • Definisi:

Organisasi komputer: Fokus pada bagaimana komponen internal komputer bekerja, seperti perangkat keras (hardware).

Arsitektur komputer: Fokus pada desain konseptual dan bagaimana perangkat keras dan perangkat lunak bekerja bersama.

  • Perbedaan:

Arsitektur lebih abstrak (konsep desain), sedangkan organisasi adalah implementasinya.

3 of 12

2. Fungsi dan Struktur Komputer

  • Fungsi utama komputer:
    1. Input: Menerima data dari pengguna.
    2. Processing: Memproses data dengan CPU.
    3. Storage: Menyimpan data secara sementara (RAM) atau permanen (HDD/SSD).
    4. Output: Menghasilkan informasi yang dapat diakses pengguna.
    5. Control: Mengontrol semua proses melalui unit kontrol CPU.

4 of 12

2. Fungsi dan Struktur Komputer

  • Struktur komputer:

- CPU (Central Processing Unit): Otak komputer, terdiri dari ALU, CU, dan register.

- Memori: Memori utama (RAM) dan memori sekunder (HDD/SSD).

- Input/Output (I/O): Keyboard, mouse, printer, dll.

- Interkoneksi: Bus sistem (data bus, address bus, control bus).

5 of 12

3. Arsitektur Von Neumann

  • Konsep utama:
    • Program dan data disimpan dalam memori yang sama.
    • Eksekusi instruksi dilakukan secara berurutan (fetch, decode, execute)

.

  • Komponen Von Neumann:
    • Unit Memori: Tempat menyimpan data dan instruksi.
    • CPU: Menjalankan instruksi.
    • Unit I/O: Untuk berkomunikasi dengan perangkat eksternal.
    • Bus Sistem: Menghubungkan komponen-komponen tersebut.

6 of 12

4. Komponen CPU

  • ALU (Arithmetic Logic Unit):
    • Melakukan operasi aritmatika (tambah, kurang, kali, bagi) dan logika (AND, OR, NOT).

  • CU (Control Unit):
    • Mengatur jalannya instruksi dan mengontrol perangkat lain.

  • Register:
    • Memori kecil dan cepat di dalam CPU untuk menyimpan data sementara.

7 of 12

5. Hierarki Memori

  1. Memori utama (RAM):
    • Cepat, tetapi volatil (data hilang saat daya mati).

  • Cache:
    • Memori kecil dan sangat cepat untuk mempercepat akses CPU ke data.

  • Memori sekunder:
    • HDD atau SSD untuk penyimpanan data permanen.

  • Virtual Memory:
    • Memori pada hard disk yang digunakan jika RAM penuh.

8 of 12

6. Sistem Bus

  • Data Bus:
    • Mengirimkan data antar komponen.

  • Address Bus:
    • Mengidentifikasi lokasi memori atau perangkat.

  • Control Bus:
    • Mengatur sinyal kontrol untuk sinkronisasi.

9 of 12

7. Instruksi Komputer

  • Siklus Instruksi:
    • Fetch: Mengambil instruksi dari memori.
    • Decode: Menerjemahkan instruksi.
    • Execute: Melaksanakan instruksi.

  • Jenis Instruksi:
    • Instruksi aritmatika/logika (ADD, SUB).
    • Instruksi kontrol (JUMP, HALT).

10 of 12

8. Performa Komputer

  • Faktor yang mempengaruhi performa:
    • Clock speed CPU (GHz).
    • Lebar data bus (32-bit atau 64-bit).
    • Ukuran cache.
    • Jenis dan kapasitas memori.

11 of 12

9.Input dan Output (I/O)

  • Fungsi:
    • Menghubungkan perangkat eksternal dengan sistem komputer.

  • I/O Modes:
    • Programmed I/O: CPU bertanggung jawab langsung.
    • Interrupt-Driven I/O: Perangkat memberi sinyal ke CPU.
    • Direct Memory Access (DMA): Transfer data langsung antara memori dan perangkat tanpa melibatkan CPU.

12 of 12

10. Teknologi Prosesor�

  • Single-Core vs Multi-Core:
    • Multi-core memungkinkan eksekusi paralel untuk meningkatkan performa.

  • Prosesor RISC vs CISC:
    • RISC: Instruksi sederhana, eksekusi lebih cepat.
    • CISC: Instruksi kompleks, lebih hemat memori.