1 of 42

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBYEK

- CONDRO WIBAWA -

2 of 42

UML

(UNIFIED MODELING LANGUAGE )

3 of 42

UML digunakan secara luas dalam pengembangan sistem berorientasi objek karena memang didesain untuk itu

UML�

adalah bahasa standar yang digunakan untuk:

  • Memvisualisasikan sistem perangkat lunak
  • Menspesifikasikan struktur dan perilaku sistem
  • Membangun dan mendokumentasikan perancangan perangkat lunak berbasis objek

​

4 of 42

Kenapa Perlu UML?

​

  1. Perencanaan adalah 50% dari keberhasilan
  2. UML digunakan untuk merencanakan sistem berbasis PBO
  3. Menyamakan persepsi antar developer yang “mungkin” berbeda
  4. Panduan dalam membangun sistem

5 of 42

DIAGRAM DALAM UML

6 of 42

DIAGRAM DALAM UML

UML memiliki beberapa diagram yang bisa digunakan untuk membangun sebuah sistem

​

Akan tetapi dalam implementasinya,�tidak harus semua diagram digunakan

7 of 42

DIAGRAM DALAM UML

8 of 42

Structural Diagram

Fokus: Apa yang ada di sistem�Seperti kerangka atau blueprint — mirip denah bangunan.

​

Ciri-ciri:

  • Menjelaskan komponen-komponen sistem (kelas, objek, modul, dll)
  • Bersifat statis (tidak berubah seiring waktu)
  • Tidak menggambarkan alur atau logika proses

​

DIAGRAM DALAM UML

Behaviour Diagram

Fokus: Apa yang terjadi di sistem�Menunjukkan alur, proses, dan perubahan status selama sistem berjalan.

​

Ciri-ciri:

  • Menjelaskan interaksi, urutan, atau status dalam sistem
  • Bersifat dinamis (berubah seiring waktu)
  • Menggambarkan logika atau perilaku sistem

9 of 42

Structural Diagram

Contoh : �Class Diagram

Object Diagram

Component Diagram

Deployment Diagram

Package Diagram

​

DIAGRAM DALAM UML

Behaviour Diagram

Contoh: �Use Case Diagram

Activity Diagram

Sequence Diagram

State Diagram

Communication Diagram

10 of 42

PENJELASAN DIAGRAM

11 of 42

Pada mata kuliah ini, tidak akan dibahas semua diagram pada UML.�

Diagram yang akan dibahas hanya diagram yang berhubungan dengan mata kuliah PBO saja, yaitu Use Case Diagram, Class Diagram, dan Activity Diagram��

Jika Anda tertarik untuk mempelajari UML secara lebih mendalam, �bisa mempelajarinya di mata kuliah Perancangan Sistem Informasi atau Algoritma Perancangan atau yang lainnya

12 of 42

USE CASE

DIAGRAM

13 of 42

Use Case Diagram

Use Case Diagram adalah salah satu diagram perilaku dalam UMLyang digunakan untuk memodelkan fungsionalitas (fitur atau layanan) yang disediakan oleh suatu sistem, �serta hubungan antara fungsionalitas tersebut dengan aktor yang berinteraksi dengan sistem.

USE CASE DIAGRAM

Diagram ini digunakan terutama dalam tahap analisis sistem, untuk:

  • Mengidentifikasi siapa saja yang menggunakan sistem (aktor),
  • Menentukan layanan atau fungsi yang dibutuhkan (use case),
  • Memahami ruang lingkup (scope) sistem dari sudut pandang pengguna.

14 of 42

Komponen Utama Use Case Diagram

USE CASE DIAGRAM

Aktor (Actor) �Entitas eksternal (manusia, sistem lain) yang berinteraksi dengan sistem.

Use Case �Fungsionalitas atau layanan yang disediakan sistem untuk aktor.

Sistem �Batasan (boundary) yang memisahkan bagian internal sistem dan aktor eksternal.

Relasi �Koneksi antara aktor dan use case, atau antarus case (asosiasi, include, extend, generalisasi).

15 of 42

USE CASE DIAGRAM

16 of 42

Relasi

menggambarkan hubungan antara aktor dan use case, atau antara use case yang satu dengan yang lain. Relasi ini membantu menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi dalam sistem saling berkaitan, serta bagaimana aktor berinteraksi dengan sistem.

USE CASE DIAGRAM

Association

Include

Extend

Generalization

17 of 42

USE CASE DIAGRAM

18 of 42

Association

USE CASE DIAGRAM

Definisi:�Hubungan langsung antara aktor dan use case yang menunjukkan bahwa aktor menggunakan atau berinteraksi dengan fungsi tertentu dari sistem.

Simbol:�Garis lurus biasa (tanpa panah atau label).

  • Contoh:�Aktor "Mahasiswa" memiliki asosiasi dengan use case "Unduh Materi".

19 of 42

Include�«include»

USE CASE DIAGRAM

Definisi:�Relasi ini menunjukkan bahwa suatu use case selalu menyertakan use case lain sebagai bagian dari prosesnya.�Digunakan saat ada fungsionalitas yang umum digunakan oleh beberapa use case, sehingga bisa dipisahkan untuk menghindari pengulangan.

Simbol:�Garis putus-putus dengan panah menuju use case yang disertakan, dan label «include».

  • Contoh:�Use case "Bayar Tagihan" menyertakan use case "Validasi Pembayaran".

20 of 42

Extend

«extend»

USE CASE DIAGRAM

Definisi:�Relasi ini menunjukkan bahwa suatu use case dapat memperluas (extend) perilaku use case lain dalam kondisi tertentu.�Biasanya digunakan untuk fitur tambahan atau opsional.

Simbol:�Garis putus-putus dengan panah menuju use case utama, dan label «extend».

  • Contoh:�Use case "Lihat Produk" dapat diperluas oleh "Lihat Rekomendasi" jika pengguna telah login.

21 of 42

Genealization

USE CASE DIAGRAM

Definisi:�Digunakan ketika ada hubungan pewarisan antara aktor atau antara use case. Aktor atau use case anak mewarisi hubungan dan perilaku dari induknya.

Simbol:�Garis lurus dengan panah berujung segitiga putih menuju aktor atau use case induk.

  • Contoh (pada aktor):�Aktor "Admin" dan "Pengguna Biasa" adalah turunan dari aktor "Pengguna Sistem".

22 of 42

USE CASE DIAGRAM

23 of 42

CLASS DIAGRAM

24 of 42

Class Diagram

Class Diagram adalah salah satu diagram struktural dalam Unified Modeling Language (UML) yang digunakan untuk memodelkan struktur statis dari suatu sistem perangkat lunak. Diagram ini menunjukkan kelas-kelas yang ada dalam sistem beserta atribut, operasi (metode), serta hubungan antar kelas seperti asosiasi, pewarisan, agregasi, dan komposisi..

CLASS DIAGRAM

Setelah mengetahui apa yang harus dilakukan sistem (dari Use Case Diagram), kita baru bisa merancang bagaimana sistem itu akan dibangun, yaitu dengan memodelkan kelas, objek, dan relasi antar komponen sistem.

​

Class Diagram berfokus pada struktur data dan desain teknis, yang lebih rinci dan terkait langsung dengan implementasi sistem.

25 of 42

Komponen Utama Class Diagram

CLASS DIAGRAM

Kelas (Class):

  • Digambarkan sebagai persegi panjang yang terbagi tiga bagian:
    • Nama kelas (bagian atas),
    • Atribut/properti (bagian tengah),
    • Operasi/metode (bagian bawah).

​

Ditambah dengan visibility.

26 of 42

Komponen Utama Class Diagram

CLASS DIAGRAM

Atribut:

Properti atau data yang dimiliki oleh kelas.

Format: [visibility] nama: tipeData

Contoh: - nama: String

Operasi (Metode):

Fungsi yang dimiliki oleh kelas.

Format: [visibility] namaMetode(): tipeKembalian

Contoh: + daftarKelas(): void

27 of 42

Komponen Utama Class Diagram

CLASS DIAGRAM

Visibility (Aksesibilitas):

+ : public → dapat diakses dari luar kelas

- : private → hanya dapat diakses dari dalam kelas

# : protected → dapat diakses oleh kelas turunannya

28 of 42

Hubungan Antar Class

CLASS DIAGRAM

29 of 42

30 of 42

CLASS DIAGRAM

Class Diagram,�nantinya akan dikonversi menjadi :�- Class pada PBO�- ERD pada Database

31 of 42

ACTIVITY DIAGRAM

32 of 42

Activity Diagram

Activity Diagram adalah salah satu diagram perilaku (behavioral diagram) yang digunakan untuk memodelkan alur kerja atau proses aktivitas dalam suatu sistem.

Diagram ini menggambarkan urutan aktivitas, pengambilan keputusan, serta alur percabangan dan penggabungan proses yang terjadi selama eksekusi sistem.

ACTIVITY DIAGRAM

Activity Diagram sering dianggap sebagai flowchart versi UML, namun dengan kemampuan yang lebih kaya untuk merepresentasikan proses yang lebih kompleks.

33 of 42

Komponen Utama Activity Diagram

ACTIVITY DIAGRAM

34 of 42

Komponen Utama Activity Diagram

ACTIVITY DIAGRAM

35 of 42

Komponen Utama Activity Diagram

ACTIVITY DIAGRAM

36 of 42

HUBUNGAN ANTAR DIAGRAM

37 of 42

Dalam pengembangan perangkat lunak berbasis UML, �Use Case Diagram, �Class Diagram, dan �Activity Diagram �memiliki peran yang saling melengkapi dan terhubung secara logis. ��Masing-masing memberikan sudut pandang berbeda terhadap sistem, namun bersama-sama membentuk gambaran menyeluruh mengenai struktur dan perilaku sistem yang akan dibangun.

HUBUNGAN ANTAR DIAGRAM

38 of 42

HUBUNGAN ANTAR DIAGRAM

39 of 42

Masing-masing bagian harus dibuat,�untuk menjelaskan satu “topik” dalam cara pandang yang berbeda

​

Seorang developer tidak mungkin bisa membuat Class tanpa membuat Use Case terlebih dahulu.�Untuk menterjemahkan method/fungsi pada Class juga diperlukan activity agar urutan langkahnya lebih konkrit.

HUBUNGAN ANTAR DIAGRAM

40 of 42

Analisa sebuah sistem sederhana disekitarmu.�Kemudian buat Use Case, Class, dan Activity diagramnya !

TUGAS !

41 of 42

ada pertanyaan

?

42 of 42