1 of 37

BAB

3

KERAJINAN DARI BAHAN BUATAN

PRAKARYA

Sumber:Shutterstock.com

PRAKARYA

2 of 37

JENIS KERAJINAN DARI BAHAN LOGAM, BATU, DAN PLASTIK

A

  • Kerajinan fungsional adalah produk yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  • Kerajinan hias adalah produk yang diciptakan untuk tujuan memenuhi kebutuhan akan keindahan.

Logam, batu, dan plastik dapat diproduksi menjadi kerajinan yang bersifat fungsional dan hias.

PRAKARYA

3 of 37

Logam

1

  • Emas dapat diperoleh dari alam dalam bentuk butiran-butiran halus.
  • Butiran-butiran tersebut berasal dari batuan-batuan yang mengandung emas yang disebut bijih emas.

Emas merupakan logam mulia yang bersifat lunak dan mudah ditempa.

a. Emas

KARAKTERISTIK DAN PRODUK KERAJINAN DARI BAHAN LOGAM, BATU, DAN PLASTIK

B

B

PRAKARYA

4 of 37

Sumber: pixabay.com

Cincin yang terbuat dari salah satu bahan logam, yaitu emas.

Balmill atau alat penggilingan emas.

PRAKARYA

5 of 37

  • Perak merupakan logam dengan karakter warna putih dan lunak.
  • Perak mudah dibentuk dan tidak mudah patah atau pecah.
  • Perak yang akan dibuat kerajinan dicampur dengan logam lainnya, misalnya tembaga tau kuningan agar menjadi lebih kuat.

Kerajinan perak banyak berkembang di daerah Yogyakarta, Sumatra Barat, dan Bali.

b. Perak

PRAKARYA

6 of 37

Sumber: pixabay.com

Cincin yang terbuat dari perak.

Di dalam kerajinan perak yang ada dipasaran, perak menjadi unsur dominan, sedangkan unsur tembaga hanya sedikit.

PRAKARYA

7 of 37

  • Tembaga warnanya merah, sifatnya tidak mudah patah dan menjadi penghantar listrik yang baik.
  • Tembaga biasanya dijadikan bahan kreasi kerajinan desain interior dan eksterior.
  • Tembaga merupakan logam yang sangat baik untuk dicampurkan pada perhiasan perak dan emas.

Kelemahan tembaga adalah mudah sekali terkena kororsi atau mudah terkikis.

c. Tembaga

PRAKARYA

8 of 37

  • Kuningan merupakan logam yang megandung tembaga dan seng.
  • Kuningan berwarna kuning mengilap.
  • Kuningan juga digunakan sebagai perhiasan lapis emas dan perak.
  • Kuningan juga dapat diperoleh dalam bentuk kawat atau lembaran.

Sifat kuningan tidak mudah patah, tetapi lebih keras dari tembaga.

d. Kuningan

PRAKARYA

9 of 37

Sumber: dokumen penulis

Kerajinan dari kuningan yang menggambarkan cerita pewayangan.

Kaligrafi yang terbuat dari bahan kuningan.

Sumber: dokumen penulis

PRAKARYA

10 of 37

Sumber: pixabay.com

Piala yang terbuat dari logam.

Logam banyak digunakan untuk diproduksi menjadi piala atau medali, seperti dari medali emas, medali perak, dan medali perunggu.

PRAKARYA

11 of 37

Sumber: pixabay.com

Sebagian besar kemasan minuman ringan di pasaran menggunakan foil aluminium.

  • Kemasan dengan foil aluminium biasanya digunakan untuk membungkus produk makanan dan minuman ringan.
  • Kelebihan dari foil aluminium adalah mengilap dan sifatnya yang tahan lama.

PRAKARYA

12 of 37

Batu

2

  • Batu granit adalah jenis batuan beku yang digunakan sebagai bahan kerajinan.
  • Batu granit memiliki berbagai variasi warna dengan ukuran kristal bermacam-macam, dari butiran kasar hingga butiran yang sangat padat dan halus.

Proses pembuatan batu granit dilakukan dengan cara mengukir atau menggerus batu tersebut.

a. Batu granit

PRAKARYA

13 of 37

  • Batu gamping adalah batuan sedimen yang sebagian besar disusun oleh kalsium karbonat yang berasal dari sisa-sisa organisme laut, seperti kerang, siput laut, dankoral yang sudah mati.
  • Komponen pembentuk terbesar batu gamping adalah kalsium karbonat atau kalsit mineral.

Ciri-ciri batu gamping: warnanya tidak variatif dan relatif polos jika dibandingkan dengan marmer.

b. Batu gamping

PRAKARYA

14 of 37

Sumber: pixabay.com

Sebuah kerajinan hiasan ikan yang lucu dan menarik terbuat dari bahan batu gamping.

Karakter batu gamping mudah diukir sehingga dapat menghasilkan kerajinan dengan bentuk-bentuk yang lebih detail.

PRAKARYA

15 of 37

  • Batu marmer memiliki tingkat kesulitan penggarapan yang cukup tinggi.
  • Melalui teknik polesan tertentu, struktur kristal yang ada di dalam batu marmer akan terlihat sangat cemerlang.
  • Batu marmer bukan pilihan yang baik untuk dijadikan hiasan luar ruangan.

Batu marmer memiliki karakter bahan yang relatif lebih keras dibandingkan batu gamping.

c. Batu marmer

PRAKARYA

16 of 37

Sumber: dokumen penulis

Batu kali yang diproduksi menjadi cobek memiliki karakter kuat, keras, dan tahan lama.

Sumber: dokumen penulis

Batu kali dengan hiasan cat warna-warni menjadi sebuah hiasan yang menarik.

PRAKARYA

17 of 37

Plastik

3

a. Jenis-Jenis Plastik

1) PETE atau PET (polyEthylene terephthalate)

Sumber: shutterstock.com

Botol plastik yang bersifat jernih dan transparan.

Sumber: pixabay.com

Plastik jenis PETE atau PET merupakan botol plastik yang bersifat jernih dan transparan, kedap gas dan air, tahan pelarut, dan melunak pada suhu 800 C.

PRAKARYA

18 of 37

2) HDPE (high density polyEthylene)

Sumber: shutterstock.com

Botol jenis HDPE tidak disarankan untuk penggunaan yang berulang-ulang.

Sumber: pixabay.com

  • Plastik jenis HDPE (High Density PolyEthylene) dibuat dari bahan resin yang kuat dan kaku yang berasal dari minyak bumi.
  • Plastik tersebut dapat melunak pada suhu 750 C.

PRAKARYA

19 of 37

3) V atau PVC (polyvinyl chloride)

Sumber: shutterstock.com

Botol minyak goreng menggunakan plastik PVC.

Sumber: pixabay.com

  • Bahan pembuat V atau PVC (Polyvinyl Chloride) adalah resin yang keras dan tidak berpengaruh oleh zat kimia lainnya.
  • Plastik PVC merupakan kategori plastik yang sangat sulit untu didaur ulang dan dapat melunak pada suhu 800 C.

PRAKARYA

20 of 37

4) LDPE (low density polyEthylene)

Sumber: shutterstock.com

Tempat penyimpanan makanan dapat digunakan secara berulang-ulang.

Sumber: pixabay.com

  • Plastik jenis LDPE (Low Density PolyEthylene) merupakan jenis plastik yang terbuat dari minyak bumi.
  • Bahan utamanya terbentuk dari resin yang keras, kuat, dan tidak bereaksi terhadap zat kimia lainnya.
  • Plastik jenis LDPE dapat melunak pada suhu 800 C.

PRAKARYA

21 of 37

5) PP atau polipropilena (polyprophylene)

Sumber: shutterstock.com

Pot tanaman yang menggunakan bahan plastik jenis PP.

Sumber: pixabay.com

..

  • Plastik jenis PP atau Polipropilena (Polyprophylene) terbuat dari bahan polimer yang mudah dibentuk apabila dipanaskan.
  • Plastik ini memiliki sifat yang keras, lentur, kuat, permukaan berlilin, tidak jernih, tembus cahaya, dan tahan terhadap bahan kimia, serta dapat melunak pada suhu 800 C.

PRAKARYA

22 of 37

6) Polistirena (polystyrene)

Sumber: shutterstock.com

Wadah kopi yang terbuat dari bahan plastik polistirena.

Sumber: pixabay.com

  • Plastik jenis polistirena biasanya digunakan sebagai bahan dasar dari gabus (styrofoam).
  • Plastik polistirena jernih, seperti kaca. Sifatnya tidak kaku, mudah dibentuk, dan melunak pada suhu 950 C.

PRAKARYA

23 of 37

7) Polikarbonat (polycarbonate)

Sumber: shutterstock.com

Botol susu bayi yang bersifat tahan panas.

Sumber: pixabay.com

  • Plastik jenis polikarbonat bersifat keras, jernih, tahan panas, dan biasanya terbuat dari campuran dua atau lebih jenis plastik.
  • Plastik jenis tersebut biasanya terdapat di tempat makanan dan minuman, seperti botol minum olahraga, galon air minum, dan botol susu bayi.

PRAKARYA

24 of 37

1.

Tidak tembus air

2.

Mudah dibentuk dan dicetak

3.

Tidak mudah pecah

4.

Mudah terbakar

b. Sifat-sifat plastik

5.

Lentur

6.

Tembus pandang

7.

Mudah didapat

8.

Sebagai isolator panas

PRAKARYA

25 of 37

1.

Kedap air

2.

Kedap udara

3.

Tidak korosif

4.

Tidak tahan panas

c. Karakter-karakter plastik

5.

Bisa meleleh

6.

Ringan

7.

Kedap air dan udara

PRAKARYA

26 of 37

BAHAN, ALAT, TEKNIK, DAN PROSES PEMBUATAN KARYA KERAJINAN DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN LOGAM, BATU, DAN PLASTIK

C

Logam

1

1.

Proses pembuatan bahan baku dilakukan dengan cara mencampurkan beberapa jenis logam agar dapat menghasilkan sebuah logam yang kuat.

Proses pembuatan karya kerajinan dari bahan logam

PRAKARYA

27 of 37

2.

Bahan baku logam dapat berupa lempengan dari kawat.

3.

Proses peleburannya dilakukan pada sebuah mangkuk yang tahan panas dengan suhu 11000 C─ 12500 C.

4.

Campuran antara logam tersebut dituangkan pada sebuah cetakan untuk mendapatkan logam batangan.

5.

Logam batangan diolah dalam bentuk batangan dan lempengan atau kawat.

6.

Lempengan dibuat dengan cara menempa batangan menggunakan palu hingga diperoleh ukuran yang lebar dan tipis.

PRAKARYA

28 of 37

Mesin gerinda untuk memperhalus atau memoles kerajinan gerinda dan alat pengebor

Sumber: dokumen penulis

Berbagai jenis tatah dan pemotong gunting yang digunakan dalam kerajinan logam.

Sumber: dokumen penulis

Sumber: dokumen penulis

PRAKARYA

29 of 37

Batu

2

  • Kerajinan dari bahan batu diproses dari batu alam yang dibentuk menggunakan tatah khusus batu secara bertahap dan manual.
  • Pengolahan kerajinan dari bahan batu menggunakan teknik pahat (carving).
  • Teknik carving dilakukan terhadap jenis batu yang teksturnya memiliki tingkat kekerasan yang bervariatif.

Produk kerajinan dari batu biasanya berupa wadah dan cepuk.

PRAKARYA

30 of 37

Sumber: dokumen penulis

Meja kerja dan peralatan solder berupa tangki bensin, sprayer, selang, dan pompa.

Sumber: dokumen penulis

Seseorang yang sedang menatah lembaran kuningan dengan tatah untuk membuat relief.

PRAKARYA

31 of 37

Plastik

3

  • Limbah plastik sebagian besar berasal dari kemasan produk, seperti pewangi pakaian, sabun cair, kemasan biskuit, dan kemasan minuman instan.
  • Pengolahan produk dari bahan plastik lebih mudah karena plastik mudah dibentuk dan dipotong, serta ringan.

Peralatan yang digunakan: gunting, cutter, dan mesin jahit atau jarum dan benang.

PRAKARYA

32 of 37

1.

Tahap pertama adalah memerhatikan kondisi plastik yang bekas harus dicuci terlebih dahulu.

2.

Plastik dapat dicuci menggunakan detergen agar noda-noda hilang.

3.

Plastik dikeringkan dengan posisi terbalik di bawah sinar matahari langsung dengan dilap atau diangin-anginkan agar sisa air hilang.

4.

Setelah kering, plastik dikumpulkan berdasarkan kategori ukuran dan tebalnya.

Proses pembuatan karya kerajinan dari bahan plastik

PRAKARYA

33 of 37

Teknik yang digunakan dalam pengolahan plastik menjadi kerajinan

a. Teknik anyam

  • Teknik anyaman dilakukan dengan cara menyusupkan berbagai lembaran plastik yang pipih dan lentur untuk menjadi sebuah kerajinan yang menarik.
  • Contohnya, tas dan taplak meja yang terbuat dari sedotan.

Sumber: dokumen penulis

Tas yang diproduksi dengan menggunakan teknik anyaman.

PRAKARYA

34 of 37

b. Teknik jahit

  • Teknik jahit merupakan teknik yang digunakan untuk menyambungkan berbagai lembaran plastik hingga menjadi satu kesatuan lembaran yang lebih luas dan panjang.
  • Alat yang digunakan untuk teknik jahit adalah mesin jahit atau jarum dengan cara manual.

Sumber: dokumen penulis

Payung yang diproduksi dengan menggunakan teknik jahit.

PRAKARYA

35 of 37

c. Teknik hias

  • Teknik hias merupakan teknik tambahan dalam membuat kerajinan dari plastik dengan car amenambahkan hiasan-hiasan tertentu pada bidang plastik dengan menggunakan cat semprot.
  • Gambar-gambar atau hiasan dengan warna yang bervariasi menjadikan kerajinan tersebut lebih menarik perhatian.

Sumber: pixabay.com

Lem tembak digunakan untuk menyambungkan berbagai lembaran plastik.

PRAKARYA

36 of 37

Sumber: shutterstock.com

Jahit dan jarum jahit merupakan peralatan yang digunakan untuk menyambung berbagai macam plastik menjadi satu kesatuan bentuk.

Sumber: dokumen penerbit

PRAKARYA

37 of 37

TEKNIK PENGEMASAN PRODUK KERAJINAN DARI BAHAN LOGAM, BATU, DAN PLASTIK

D

  • Sebuah produk kerajinan yang akan dijuak harus memiliki penampilan menarik.
  • Tujuan pengemasan adalah agar produk terlihat lebih indah, estetis, dan tahan lama.

Kemasan yang baik diharapkan dapat meningkatkan nilai jual sebuah produk.

PRAKARYA