BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Akreditasi 2024
Pembelajaran yang berpusat pada murid
Pendidik reflektif, gemar belajar, berbagi, dan berkolaborasi
Iklim sekolah yang aman, inklusif, dan merayakan kebinekaan
Kepemimpinan untuk perbaikan layanan berkelanjutan
Terdapat empat ciri utama dari sekolah berkualitas yang kita cita-citakan, yang selaras dengan Rapor Pendidikan.
1
2
3
4
BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Bagaimana proses akreditasi pada tahun 2024?
Sesi 1
Apa saja tahapan di dalam proses akreditasi?
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
BAN-PDM
BAN-PDM PROVINSI
01
IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN SASARAN AKREDITASI
TUJUAN
BAN-PDM Provinsi mengundang B2PMP/BPMP, Disdik Provinsi/Kab/Kota, Kanwil/KanKemenag, dan Sekolah/madrasah/program pendidikan kesetaraan sasaran akreditasi untuk mengikuti sosialisasi dengan langkah:
02
SOSIALISASI PELAKSANAAN AKREDITASI
TUJUAN
03
PRA-VISITASI
BAN-PDM
BAN-PDM PROVINSI
TUJUAN
Apa yang dimaksud dengan dokumentasi wajib?
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Dokumentasi Wajib
Dokumen/Dokumentasi yang perlu diunggah oleh asesi sebelum visitasi.
No 1 -5 merujuk pada alat bantu pengelolaan dan pembelajaran yang esensial untuk ada di satuan pendidikan (sehingga memang seharusnya dimiliki);
serta
No 6 merujuk pada dokumentasi lingkungan belajar yang dapat menunjukkan potret asesi menyediakan layanan berkualitas.
Ruang untuk mengunggah dokumen (disertai dengan catatan maks dokumen yang diunggah)
Rumusan butir: agar asesi memahami aspek kualitas yang diukur
Indikator untuk butir: agar asesi lebih memahami butir yang diukur
Instruksi: untuk memandu asesi dalam mengunggah bukti yang sesuai
Pada aplikasi akan muncul:
Apa yang dimaksud dengan deskripsi kinerja asesi?
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Contoh Dok. Kinerja Asesi
ASESOR:
04
VISITASI DAN PENILAIAN
KEPALA SEKOLAH/MADRASAH/PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN:
TUJUAN
05
VALIDASI HASIL VISITASI
BAN-PDM PROVINSI
TIM VALIDASI (ASESOR)
Memastikan proses dan hasil visitasi kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
TUJUAN
06
PENETAPAN HASIL AKREDITASI
BAN-PDM
TIM AHLI BAN-PDM
TUJUAN
07
SOSIALISASI HASIL AKREDITASI
BAN-PDM
BAN-PDM PROVINSI
TUJUAN
BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Sesi 2
Rencana Akreditasi 2024 BAN PDM Provinsi Banten?
Identifikasi dan Penetapan Sasaran
Row Labels | MA | MI | MTs | SD | SLB | SMA | SMK | SMP | SPK SD | SPK SMA | SPK SMP | Grand Total |
Kab. Lebak | 20 | 9 | 26 | 61 |
| 1 | 5 | 11 |
|
|
| 133 |
Kab. Pandeglang | 7 | 12 | 17 | 68 |
| 1 | 5 | 3 |
|
|
| 113 |
Kab. Serang | 12 | 12 | 32 | 146 |
| 6 | 14 | 15 |
|
|
| 237 |
Kab. Tangerang | 7 | 21 | 12 | 109 | 2 | 8 | 20 | 45 |
|
| 1 | 225 |
Kota Cilegon |
|
| 3 | 47 |
| 1 | 2 |
|
|
|
| 53 |
Kota Serang | 8 | 3 | 5 | 50 |
| 1 | 2 | 9 |
|
|
| 78 |
Kota Tangerang | 2 | 9 | 2 | 178 | 1 | 6 | 6 | 4 |
|
|
| 208 |
Kota Tangerang Selatan | 1 | 9 | 6 | 37 |
| 8 | 9 | 5 | 1 | 1 |
| 77 |
Grand Total | 57 | 75 | 103 | 696 | 3 | 32 | 63 | 92 | 1 | 1 | 1 | 1124 |
Prioritas 1
Identifikasi dan Penetapan Sasaran
Prioritas 2
Wilayah | MA | MI | MTS | SD | SLB | SMA | SMK | SMP | SPK SD A | SPK SMA A | SPK SMP A | Grand Total |
Kab. Lebak | 22 | 19 | 56 | 218 | 8 | 14 | 8 | 199 |
|
|
| 544 |
Kab. Pandeglang | 17 | 25 | 60 | 163 | 13 | 14 | 13 | 99 |
|
|
| 404 |
Kab. Serang | 9 | 12 | 61 | 182 | 4 | 25 | 10 | 114 |
|
|
| 417 |
Kab. Tangerang | 13 | 45 | 40 | 156 | 9 | 54 | 36 | 174 | 2 |
| 2 | 531 |
Kota Cilegon |
| 1 | 9 | 6 | 3 | 7 | 5 | 26 |
|
|
| 57 |
Kota Serang | 1 | 2 | 18 | 50 | 2 | 9 | 6 | 36 |
|
|
| 124 |
Kota Tangerang | 4 | 26 | 14 | 6 | 10 | 12 | 16 | 93 |
|
|
| 181 |
Kota Tangerang Selatan | 2 | 2 | 15 | 47 | 12 | 30 | 13 | 76 | 7 | 5 | 7 | 216 |
Grand Total | 68 | 132 | 273 | 828 | 61 | 165 | 107 | 817 | 9 | 5 | 9 | 2474 |
ASESMEN KECUKUPAN VISITASI (Pra Visitasi)
Pengisian SisPenA Tahap III : batas akhir 16 November 2024
VISITASI KE SEKOLAH/MADRASAH
Visitasi Tahap III : 18 sd 30 November 2024
VALIDASI DAN VERIFIKASI HASIL VISITASI
Vaidasi dan Verifikasi : 2 sd 7 Desember 2024
BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Sesi 3
Bagaimana menggali data dan menentukan keterpenuhan indikator saat Visitasi?
Bagaimana cara menelaah data dan merekap bukti yang perlu digali saat pra visitasi?
Melakukan penelaahan dokumen. Fungsi penelaahan dokumen adalah:
1
Identifikasi apakah suatu layanan, program atau kondisi yang diharapkan dilakukan oleh sekolah telah direncanakan.
Misalnya, di dalam rencana kegiatan tahunan, ditemukan bahwa sekolah X akan menerapkan kelas orang tua, sebagai bukti upaya sekolah dalam bermitra dengan orang tua. Atau, di dalam kalender akademik, terdapat jadwal pelatihan guru sebagai bukti upaya sekolah mengembangkan kompetensi PTK.
2
Identifikasi apakah suatu layanan, program atau kondisi yang diharapkan dilakukan oleh sekolah telah terjadi.
Misalnya, terdapat dokumentasi pembelajaran berbasis projek, sebagai bukti upaya sekolah dalam memfasilitasi proses belajar yang kontekstual. Atau dokumentasi penyelenggaraan kelas orang tua/ materi pembekalan untuk kelas orang tua, sebagai bukti kelas orang tua sudah terjadi
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Apa saja langkah yang perlu dilakukan pada tahap visitasi?
Terdapat empat langkah yang dapat Anda lakukan sebagai berikut:
�Perkenalkan diri Anda dan jelaskan tujuan akreditasi.
Gunakan protokol wawancara dan pertanyaan terbuka yang telah disediakan pada Panduan Akreditasi.
1
�Persilahkan sekolah untuk presentasi.�
Sekolah dapat mempresentasikan kinerjanya secara lebih lengkap.
�Lakukan konfirmasi/pembuktian kinerja.
Dilakukan melalui penelaahan dokumentasi yang dipresentasikan, wawancara dengan berbagai pihak sekolah serta observasi.
�Rekaplah hasil �temuan dan dokumentasikan.
Hal-hal yang menurut Anda dapat menjadi bukti pendukung dibalik penilaian Anda terhadap keterpenuhan indikator.
2
3
4
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Mari lihat contoh bukti yang berhasil ditemukan saat pra visitasi dan visitasi!
Pembuktian Indikator | Bukti yang Ditemukan |
Melalui telaah dokumen diperoleh bukti yang menunjukkan adanya program/kegiatan/pembelajaran yang membangun sikap menghargai keberagaman siswa. |
|
Melalui wawancara dengan minimal 3 siswa mereka dapat menceritakan contoh-contoh sikap menghargai keberagaman antar peserta didik yang diterapkan sekolah. | Saat wawancara, pendidik/murid dengan lancar dapat mengingat (recalling) pengalaman belajar yang membangun nilai-nilai ini ->bukti bahwa peristiwa ini (proses belajar yang membangun sikap positif terhadap keberagaman) sudah terjadi. |
Melalui observasi ditemukan fakta bahwa sekolah membangun sikap menghargai keberagaman peserta didik. | Saat observasi, terlihat bahwa sejumlah poster dan hasil karya murid yang dipajang mencerminkan nilai-nilai keberagaman -> bukti bahwa proses belajar sudah menumbuhkan nilai-nilai ini dan tercermin melalui interaksinya |
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
A. Butir | B. Indikator | C. Rekap Dokumen/Dokumentasi yang digunakan sebagai bukti | D. Rekap Hasil Wawancara | E. Rekap hasil observasi |
Butir 10. Satuan pendidikan memastikan terbangunnya iklim kebinekaan bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. | Indikator kinerja 1. membangun sikap menghargai keberagaman peserta didik. | Informasi saat visitasi: Hasil karya: Sekolah menunjukkan sejumlah hasil karya peserta didik yang mencerminkan pemaknaan positif mereka terhadap kebinekaan. Hasil karya menjadi bukti bahwa proses belajar di sekolah membangun nilai-nilai tersebut.. | Informasi saat visitasi: Wawancara dengan 3 murid: Masing2 murid dengan lancar dapat menceritakan proses belajar yang sudah menyadarkan mereka bahwa keberagaman itu baik. Murid juga dapat bercerita dengan antusias tentang prosesnya membuat hasil karya Data tambahan: Wawancara dengan pendidik: pendidik dengan lancar menjelaskan proses penyusunan RPP untuk mencapai nilai2 kebhinekaan. Pelaksanaan Pembelajaran sudah mengakomodasi kebhinekaan para murid | Informasi saat visitasi: Hasil pengamatan: Terlihat bahwa sejumlah poster dan hasil karya murid yang dipajang mencerminkan nilai-nilai keberagaman. Pilihan buku di pojok baca juga mencerminkan nilai-nilai kebhinekaan |
Bagaimana merekap data yang diperoleh saat visitasi?
Rekap bukti hasil telaah dokumen saat pra visitasi, dapat juga dimasukkan di sini agar seluruh bukti terekap di satu tempat.
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Contoh penentuan keterpenuhan indikator kinerja
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Butir | Indikator | Terpenuhi atau Tidak | Alasan mencentang indikator | Bukti Teramati yang digunakan |
[Isi dengan Butir yang sedang ditelaah] | [Isi dengan indikator kinerja yang sedang ditelaah] | [tentukan apakah indikator kinerja terpenuhi atau tidak] | [jelaskan alasan Anda menyimpulkan bahwa indikator kinerja terpenuhi atau tidak. Dalam penjelasan Anda, rujuklah data (dokumentasi, hasil wawancara, hasil observasi) yang menjadi bukti yang mendasari penilaian Anda] | [Tuliskan Bukti teramati yang Anda gunakan]
|
Bukti dapat lebih dari satu. Yang utama, bukti yang terkumpul sudah membuat Anda yakin bahwa indikator kinerja telah terpenuhi.
Penilaian dilakukan secara INDEPENDEN oleh masing-masing asesor.
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Aplikasi hanya menampilkan hasil pencentangan indikator yang berbeda untuk disepakati oleh asesor 1 dan 2 .
Butir | Indikator | Hasil Asesor 1 | Hasil Asesor 2 | Hasil kesepakatan kelompok | Rasional hasil penilaian kelompok (Catatan: disusun ulang bersama dan kembali tentukan bukti yang digunakan sebagai pendukung) |
1 | .. | | X | | ……… |
2 | | | | | |
3 | .. | | | | ……… |
Asesor 2
Asesor 1
Jika terdapat perbedaan penilaian dari asesor, maka kedua asesor perlu berdiskusi kembali untuk menentukan hasil akhir berdasarkan kesepakatan.
BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Sesi 4
SisPenA
Bagaimana alur program aplikasi Sispena-PDM?
https://bansm.kemdikbud.go.id/sispena3/login
Pra-Visitasi: Deskripsi Kinerja Asesi
| |
Pra-Visitasi: Dokumentasi Wajib
| |
BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Sesi 5
Instrumen Akreditasi 2024
Instrumen Akreditasi 2024
Komponen 1: Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
Butir 1 : 4 Indikator
Butir 2 : 4 Indikator
Butir 3 : 6 Indikator
Butir 4 : 5 Indikator
Komponen 2: Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan satuan pendidikan
Butir 5 : 4 Indikator
Butir 6 : 6 Indikator
Butir 7 : 4 Indikator
Butir 8 : 4 Indikator
Butir 9 : 3 Indikator
Komponen 3: Iklim Lingkungan Belajar
Butir 10 : 3 Indikator
Butir 11 : 3 Indikator
Butir 12 : 3 Indikator
Butir 13 : 4 Indikator
Butir 14 : 6 Indikator
Komponen4: Kompetensi Hasil Pembelajaran Lulusan dan/atau Peserta Didik (Diperhitungkan dari hasil analisis asesmen nasional)
IA 2024
IA 2024
IA 2024
Komponen 1: Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
Butir 1. Pendidik menyediakan dukungan sosial emosional bagi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Indikator: menciptakan interaksi yang setara dan saling menghargai antara pendidik dan peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 1. Pendidik menyediakan dukungan sosial emosional bagi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Indikator : memberi perhatian kepada peserta didik yang memerlukan dukungan lebih/khusus
Pembuktian Indikator:
Butir 1. Pendidik menyediakan dukungan sosial emosional bagi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Pembuktian Indikator:
Indikator: memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional
Butir 1. Pendidik menyediakan dukungan sosial emosional bagi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Indikator: memberikan umpan balik yang membangun kepercayaan diri peserta didik bahwa kemampuan dirinya dapat terus berkembang ketika ia mau berusaha
Pembuktian Indikator:
Butir 2. Pendidik mengelola kelas untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran
Indikator: menyusun kesepakatan kelas secara partisipatif
Pembuktian Indikator:
Butir 2. Pendidik mengelola kelas untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran
Indikator: tidak menggunakan tindakan agresif, baik secara verbal dan nonverbal dalam mengelola perilaku peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 2. Pendidik mengelola kelas untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran
Indikator: mendorong terbangunnya perilaku positif peserta didik berbasis tanggung jawab dan konsekuensi
Pembuktian Indikator:
Butir 2. Pendidik mengelola kelas untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran
Indikator: membangun suasana belajar yang berfokus pada aktivitas belajar
Pembuktian Indikator:
Butir 3. Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna
Indikator: merumuskan tujuan pembelajaran dengan mengacu pada kurikulum satuan pendidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 3. Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna
Indikator: melakukan asesmen dengan menggunakan cara yang beragam
Pembuktian Indikator:
Butir 3. Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna
Indikator: menggunakan hasil asesmen untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan belajar peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 3. Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna
Indikator: menggunakan hasil asesmen sebagai dasar untuk merancang pembelajaran
Pembuktian Indikator:
Butir 3. Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna
Indikator: merancang kegiatan pembelajaran yang selaras dengan tujuan pembelajaran
Pembuktian Indikator:
Butir 3. Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna
Indikator: melibatkan peserta didik secara aktif dalam menentukan tujuan pembelajaran, kegiatan belajar, dan asesmen dengan menggunakan beragam pendekatan dan cara yang sesuai
Pembuktian Indikator:
Butir 4. Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan, ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah, serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik
Indikator: memfasilitasi peserta didik untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan untuk membentuk akhlak yang mulia melalui beragam pengalaman belajar
Pembuktian Indikator:
Butir 4. Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan, ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah, serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik
Indikator: memfasilitasi peserta didik untuk menguatkan kecintaan terhadap sejarah, kekayaan budaya, alam Indonesia, pemikiran, dan karya anak bangsa melalui pengalaman belajar yang beragam
Pembuktian Indikator:
Butir 4. Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan, ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah, serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik
Indikator: memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keingintahuan, serta kecintaan akan ilmu pengetahuan melalui pengalaman belajar yang bermakna dan reflektif
Pembuktian Indikator:
Butir 4. Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan, ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah, serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik
Indikator: memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bernalar dan memecahkan masalah melalui strategi pembelajaran yang mendorong peserta didik berani bertanya, mau mencoba, dan berkarya
Pembuktian Indikator:
Butir 4. Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan, ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah, serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik
Indikator: memfasilitasi pembelajaran yang mendorong peserta didik melakukan refleksi keterhubungan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata untuk dapat berperan dan memberikan manfaat di lingkungannya
Pembuktian Indikator:
Komponen 2: Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan satuan pendidikan
Butir 5. Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan
Indikator: memberi waktu dan kesempatan bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan refleksi kinerja secara rutin
Pembuktian Indikator:
Butir 5. Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan
Indikator: melakukan kegiatan evaluasi kinerja secara berkala kepada pendidik dan tenaga kependidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 5. Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan
Indikator: memastikan pendidik memiliki dokumen rencana pengembangan profesional diri berdasarkan hasil evaluasi kinerja dan refleksi.
Pembuktian Indikator:
Butir 5. Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan
Indikator: mengembangkan program pengembangan profesional pendidik yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran
Pembuktian Indikator:
Butir 6. Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Indikator: memiliki visi dan misi yang jelas dan mengomunikasikan kepada pemangku kepentingan
Pembuktian Indikator:
Butir 6. Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Indikator:membangun komunikasi dan interaksi antarwarga secara berkala
Pembuktian Indikator:
Butir 6. Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Indikator: melakukan kolaborasi atau kemitraan dengan orang tua/wali dalam rangka mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 6. Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Indikator: melakukan kemitraan dengan pihak-pihak lain dalam rangka mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 6. Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Indikator: melaksanakan evaluasi/refleksi berbasis data dengan melibatkan peserta didik, pendidik, tenaga pendidikan, dan orang tua
Pembuktian Indikator:
Butir 6. Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Indikator: menyusun rencana kegiatan tahunan berdasar evaluasi/refleksi berbasis data
Pembuktian Indikator:
Butir 7. Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan akuntabel
Indikator:
mengelola anggaran satuan pendidikan dan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan
Pembuktian Indikator:
Butir 7. Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan akuntabel
Indikator:
merencanakan anggaran satuan pendidikan yang disusun bersama dengan komite satuan pendidikan atau pihak terkait
Pembuktian Indikator:
Butir 7. Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan akuntabel
Indikator:
merencanakan rencana anggaran satuan pendidikan dan menunjukkan sumber pendanaan beserta alokasi pemanfaatannya
Pembuktian Indikator:
Butir 7. Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan akuntabel
Indikator:
mengelola anggaran yang dilaporkan secara berkala kepada pemangku kepentingan
Pembuktian Indikator:
Butir 8. Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
Indikator:
menyusun perencanaan pengadaan sarana dan prasarana berdasar analisis kebutuhan pembelajaran
Pembuktian Indikator:
Butir 8. Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
Indikator:
memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki secara optimal
Pembuktian Indikator:
Butir 8. Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
Indikator:
memenuhi sarana dan prasarana untuk kebutuhan pembelajaran secara mandiri atau bermitra
Pembuktian Indikator:
Butir 8. Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
Indikator:
melaksanakan mekanisme pemeliharaan sarana dan prasarana di lingkungan satuan pendidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 9. Kepala satuan pendidikan mengembangkan kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang selaras dengan kurikulum nasional
Indikator:
melakukan analisis karakteristik satuan pendidikan untuk penyusunan kurikulum satuan pendidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 9. Kepala satuan pendidikan mengembangkan kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang selaras dengan kurikulum nasional
Indikator:
mengembangkan kurikulum satuan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan belajar peserta didik dan merujuk pada kurikulum nasional
Pembuktian Indikator:
Butir 9. Kepala satuan pendidikan mengembangkan kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang selaras dengan kurikulum nasional
Indikator:
menyusun dan melaksanakan mekanisme evaluasi berkala untuk memastikan kurikulum di tingkat satuan pendidikan relevan dengan kebutuhan belajar peserta didik
Pembuktian Indikator:
Komponen 3: Iklim Lingkungan Belajar
Butir 10. Satuan pendidikan memastikan terbangunnya iklim kebinekaan bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
membangun sikap menghargai keberagaman peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 10. Satuan pendidikan memastikan terbangunnya iklim kebinekaan bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
mengenali keberagaman profil pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 10. Satuan pendidikan memastikan terbangunnya iklim kebinekaan bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
membangun sikap menghargai kesetaraan gender pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 11. Satuan pendidikan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam
Indikator:
memiliki kebijakan dan/atau prosedur yang mengakomodasi lingkungan belajar yang inklusif bagi berbagai kebutuhan belajar peserta didik
Pembuktian Indikator:
Butir 11. Satuan pendidikan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam
Indikator:
melaksanakan program bagi pendidik, orang tua/wali, dan peserta didik untuk mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam
Pembuktian Indikator:
Butir 11. Satuan pendidikan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam
Indikator:
melaksanakan kegiatan yang memfasilitasi pembelajaran untuk peserta didik dengan kebutuhan yang beragam
Pembuktian Indikator:
Butir 12. Satuan pendidikan mewujudkan iklim lingkungan belajar yang aman secara psikis bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator: melaksanakan kebijakan dan program untuk mencegah dan menangani perundungan dan kekerasan lainnya
Pembuktian Indikator:
Butir 12. Satuan pendidikan mewujudkan iklim lingkungan belajar yang aman secara psikis bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang memahami tata laksana penanganan perundungan dan kekerasan lainnya
Pembuktian Indikator:
Butir 12. Satuan pendidikan mewujudkan iklim lingkungan belajar yang aman secara psikis bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melibatkan orangtua/wali dalam pencegahan dan penanganan perundungan dan kekerasan lainnya
Pembuktian Indikator:
Butir 13. Satuan pendidikan memastikan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
memiliki/menggunakan bangunan dengan kondisi baik (tidak rusak sedang dan/atau rusak berat)
Pembuktian Indikator:
Melalui observasi diperoleh fakta bahwa semua bagian dari bangunan sekolah masih berfungsi baik dan tidak berpotensi membahayakan manusia
Butir 13. Satuan pendidikan memastikan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melaksanakan prosedur keselamatan peserta didik melalui pengawasan dan pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana
Pembuktian Indikator:
Butir 13. Satuan pendidikan memastikan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melaksanakan prosedur dan perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
Pembuktian Indikator:
Butir 13. Satuan pendidikan memastikan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melaksanakan prosedur simulasi evakuasi untuk ragam potensi bencana yang relevan dengan kondisi yang ada
Pembuktian Indikator:
Butir 14. Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melaksanakan program untuk menjaga kebugaran peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 14. Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
menyediakan layanan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau terhubung dengan fasilitas kesehatan terdekat
Pembuktian Indikator:
Butir 14. Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
mendorong tersedianya pilihan makanan di lingkungan dan sekitar satuan pendidikan yang tidak mengandung pemanis buatan, zat pewarna dan pengawet makanan yang tidak aman
Pembuktian Indikator:
Butir 14. Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melaksanakan program untuk membangun kesadaran tentang kesehatan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 14. Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
memberi kesempatan untuk kebutuhan istirahat dan bergerak aktif bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Pembuktian Indikator:
Butir 14. Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Indikator:
melaksanakan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan adiksi
Pembuktian Indikator:
101
Mari berproses bersama
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH