1 of 12

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA AVES

Sistem peredaran darah pada aves terdiri dari:

Cor (jantung) dan pembuluh darah bersih (arteri) dan pembuluh darah kotor (vena), cairan darah dan limpa.

2 of 12

  • Jantung ayam mempunyai empat ruang, dua ventrikel dan dua atrium. Pembagian ruang tersebut untuk mengefektifitaskan kerja jantung sehingga akan terjadi sirkulasi O2 dan CO2  dari kantung udara dengan tingkat metabolisme yang tinggi (Nesheim et al., 1979).
  • Untuk ayam tipe ringan dewasa, misal ayam petelur White Leghorn mempunyai denyut jantung 350 kali per menit,
  • ayam breed besar seperti Rhode Island Red mempunyai denyut jantung 250 kali per menit (Akoso, 1993) dan DOC mempunyai kisaran 300 sampai 560 kali per menit (Nesheim et al., 1979).
  • Ayam mempunyai tekanan darah sistol 75 sampai 175 mm Hg dan diastol 140 sampai 160 mm Hg.

3 of 12

Jantung (COR)

Terletak dilinea mediana, bentuknya spt kerucut, dibungkus oleh pericardium.

Cor terdiri atas 4 ruangan:

Atrium (serambi) sinister dan dexter.

Ventrikel (bilik) sinister dan dexter.

Atrium sinister dan A. dexter dipisahkan oleh septum atriorum.

Ventrikel sinister dan v. dexter dipisahkan oleh septum ventriculorum.

Arteriae: dari ventrikel dexter keluar arteria pulmonalis yg bercabang 2 Yaitu: ramus dexter menuju ke pulmo kanan dan ramus sinister menuju ke pulmo kiri.

4 of 12

COR

5 of 12

Dari Ventrikel sinister keluar 3 arteria yaitu;

Aorta 🡪 hanya ada satu arcus aortae menuju

ke sebelah kanan. Arcus aortae setelah

melingkari bronchus dexter kmd membelok

ke caudal menjadi aorta dorsalis.

Arteria anonyma dexter 🡪 menuju ke kanan

Arteri anonyma sinistra 🡪 menuju ke kiri

Tiap-tiap A. anonyma bercabang menjadi 🡪

- Arteria carotis communis menuju ke daerah kepala.

- Arteria subclavia menuju ke daerah ketiak, menjadi

a. axillaris, kmd terus ke anggota depan sbg

a. brachialis.

- a. pectoralis menuju ke musculus pectoralis mayor.

6 of 12

Venae:

Ke dalam atrium dexter masuk: Vena cava superior dexter & sinister. Setiap vena cava superior sebelum masuk kedalam atrium dexter menerima 3 buah venae:

1. V. jugularis dari daerah kepala.

2. V. subclavia dari anggota muka

3. V. pectoralis dari m. pectoralis.

Ke dalam atrium dexter masuk juga : vena cava inferior yg berasal dari bagian caudal badan.

Ke daalm atrium sinister masuk : venae pulmonalis 🡪 ada 4 buah, datang dari pulmo kanan dan kiri.

Sistem portae pd Aves hanya ada System Portae Hepatis.

7 of 12

SISTEM PEREDARAN DARAH

8 of 12

  • Sistem peredaran darah pada ayam didukung oleh kerja jantung beserta dengan salurannya baik pembuluh darah vena dan pembuluh darah arteri , pembuluh darah kapiler dan pembuluh darah nadi (Akoso, 1993) .

9 of 12

DARAH

  • Fungsi darah unggas untuk mengedarkan O2 dan mengeluarkan CO2 dari sel tubuh, absorbsi nutrisi dari saluran pencernaan dan mengedarkan ke seluruh tubuh,
  • mengeluarkan sisa metabolisme tubuh, mengedarkan hormon, mangatur cairan tubuh dan melawan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh (Nesheim et al., 1979).

10 of 12

  • Darah ayam berisi sekitar 2,5 sampai 3,5 juta sel darah merah per milimeter kubik dan tergantung pada umur dan jenis kelamin
  • . Darah ayam jantan dewasa memiliki 500.000 sel darah merah lebih banyak dibanding betina (Akoso, 1993).
  • Ayam mempunyai kisaran jumlah sel darah putih 15 sampai 35 ribu per milimeter kubik.
  • Sel darah merah ayam mengandung nukleus dan hemoglobin.
  • Hemoglobin ini berfungsi untuk membawa oksigen pada darah. Hemoglobin terdapat sekitar 30% dari total darah pada ayam muda dan ayam petelur dan pada jantan sekitar 40% (Nesheim et al., 1979).

11 of 12

LIMPA

.Limpa merupakan organ yang penting pada sistem sirkulasi darah.

  • Organ ini terletak pada rongga perut berdekatan dengan empedal.
  • Di dalam limpa sel darah merah dan sel darah putih dibentuk dan limpa bertindak sebagai penyimpan sel darah merah (Nesheim et al., 1979).
  • Limpa berbentuk lonjong, berwarna merah coklat dan kenyal.
  • Organ ini penting bagi tubuh karena peranannya dalam membentuk sel yang bertanggung jawab terhadap produksi antibodi atau terhadap reaksi immunoglobi yang lain (Akoso, 1993).

12 of 12

SEKIAN & TERIMA KASIH