PROPOSAL PENELITIAN DAN PROPOSAL KEGIATAN
Proposal Penelitian
Objektif, sistematis, dan terencana dalam mengeksplorasi masalah, serta harus diungkapkan secara akurat dan berterima dalam hal gaya penulisannya (isi, dan formulasi bahasa.
Menelusuri Model Teks Proposal
Latihan halaman 77
Secara umum proposal penelitian memuat unsur-unsur yang terdiri atas:
latar belakang;
01
02
03
04
05
06
rumusan masalah dan tujuan penelitian;
manfaat atau pentingnya penelitian;
tinjauan teoretis;
kerangka pikir atau bingkai acuan;
asumsi atau hipotesis;
sumber data atau subjek penelitian;
instrumen pengumpulan data yang akan digunakan;
metode atau prosedur penelitian;
daftar pustaka sementara;
teknik analisis data;
1) Pendahuluan
Latar Belakang Penelitian
Logika pemikiran yang menuntun ke arah akan dilaksanakannya penelitian itu, karena pada bagian ini dinyatakan mengapa pokok masalah tertentu perlu diteliti, bagaimana hal itu akan diteliti baik secara teoretis maupun metodologis, apa yang akan dihasilkan dari penelitian ini, dan apa pula akibatnya seandainya hal itu tidak segera diteliti.
1
Rumusan Masalah Penelitian
Pokok persoalan yang akan ditelitI yang dapat dinyatakan dalam kalimat tanya.
Penelitian kualitatif dikaitkan dengan strategi penelitian tertentu, misalnya etnografi, fenomenologi, studi kasus, atau grounded research. Verba yang digunakan bersifat eksploratif sesuai dengan jenis strategi penelitian kualitatif yang ditetapkan yang dapat diawali dengan kata “bagaimana” atau “apa” untuk menunjukkan keterbukaan penelitian.
Penelitian kuantitatif mencerminkan tiga prinsip dasar 1) membandingkan kelompok variabel bebas untuk melihat dampaknya terhadap kelompok variabel terikat, 2) menghubungkan antara satu atau berbagai variabel dengan satu atau beberapa variabel lainnya 3) mendeskripsikan respons terhadap variabel bebas/variabel terikat.
2
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian berisi rencana jawaban terhadap pokok persoalan penelitian. Kalimat yang digunakan untuk menyatakan tujuan biasanya berbunyi: “Penelitian ini bertujuan untuk ...” atau “Tujuan penelitian ini adalah ...”. Pada laporan penelitian, jawaban yang sesungguhnya terhadap masalah yang diteliti disajikan pada simpulan.
3
Manfaat penelitian
manfaat penelitian secara eksplisit pada subbab tersendiri.
4
Hipotesis
Jawaban sementara penelitian (Kuantitatif)
5
Halaman 66
Untuk dapat membuat uraian latar belakang penelitian secara runtut, jelas, dan tajam, Anda dituntut untuk selalu membaca dan memaknai gejala-gejala yang muncul dalam ilmu yang Anda tekuni. Untuk itu, pengetahuan yang luas dan terpadu mengenai teori-teori dan hasil-hasil penelitian terdahulu yang terkait merupakan syarat mutlak (lihat Paragraf 5 dan 6 pada proposal tentang eceng gondok di atas). Ini merupakan alasan lain mengapa penelaahan terhadap jurnal-jurnal harus dilakukan sejak awal. Di samping itu, dalam latar belakang hendaknya disajikan keadaan atau fakta aktual yang berupa data-data dalam bentuk angka atau uraian biasa (lihat Paragraf 3 dan 4) sehingga permasalahannya dapat diidentifikasi dan dirumuskan secara jelas.
Strategi penulisannya sebagai berikut.
2. Rumusan Masalah
Mengenali benar permasalahan penelitian dan menguasai teori-teori untuk mengidentifikasi variabel penelitian. Beberapa ciri rumusan masalah yang baik adalah antara lain (Fraenkel, Wallen, & Hyun, 2012): fisibel; jelas, signifikan, 4) etis. Persoalan pada rumusan masalah itu dijawab, dan hal itu tergambar pada tujuan penelitian.
3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan keinginan peneliti untuk memperoleh jawaban atas permasalahan penelitian yang diajukan. Oleh sebab itu, tujuan penelitian harus relevan dan konsisten dengan identifikasi masalah, rumusan masalah, dan proses penelitiannya (Riduwan, 2013).
4. Manfaat penelitian
B. Landasan Teori dan Tinjauan Pustaka
Landasan teori berfungsi untuk menyajikan ulasan teoretis dengan memformulasikan sintesis teori yang akan digunakan sebagai dasar pemecahan masalah yang diteliti. Di pihak lain, tinjauan pustaka berfungsi untuk menyajikan ulasan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, yang kemudian dibandingkan dengan penelitian yang akan dilakukan ini.
Semua kutipan atau ringkasan dari sumber-sumber tersebut harus diarahkan kepada upaya untuk memecahkan persoalan penelitian. Seandainya terdapat kutipan atau ringkasan yang tidak demikian, kutipan atau ringkasan itu harus segera disingkirkan dari Tahapan Landasan Teori dan Tinjauan Pustaka.
C. Metodologi Penelitian
Tahapan Metodologi Penelitian meliputi: (1) waktu dan lokasi penelitian; (2) sumber data penelitian; dan (3) alur penelitian.
Metode juga menyangkut data dan sumber data. Data adalah keterangan atau bahan nyata yang dianalisis dalam penelitian yang dijadikan dasar untuk menarik simpulan. Data mempunyai wujud, dan data penelitian diambil dari sumber data. Jadi, sumber data adalah tempat data diambil. Sumber data pasti lebih luas daripada data. Sebagai contoh, apabila peneliti akan meneliti editorial surat kabar, data yang dimaksud adalah editorial, sedangkan sumber datanya adalah surat kabar.
3. Sumber Data
Arikunto (2007) menyatakan bahwa terdapat tiga klasifikasi sumber data yang disingkat dengan 3 p dalam Bahasa Inggris, yaitu p = person, p = place, dan p = paper.
4. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
Populasi dan Sampel
Sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi disebut sampel. Yang dipelajari dari sampel yaitu simpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi. Sampel yang diambil dari populasi harus betul-betul mewakili dari populasi tersebut (representatif)
Definisi operasional adalah definisi yang dibuat untuk membatasi suatu konsep secara operasional. Hal yang membatasi definisi operasional adalah indikator atau parameter penelitian. Dengan demikian, definisi operasional menunjukkan apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya; apa yang akan diukur dan bagaimana mengukurnya. Definisi ini diperlukan terutama apabila peneliti melakukan penelitian yang berhubungan dengan hal-hal yang tidak dapat diamati atau diukur secara langsung seperti hasil belajar, kemampuan menalar, dan intelegensi.
5. Definisi Operasional
6. Tahap Penelitian
4) Daftar Pustaka
Meskipun tidak dimasukkan ke dalam tahapan pada struktur teks proposal penelitian, daftar pustaka merupakan kelengkapan yang sangat penting. Model penulisan daftar pustaka yang diikuti secara internasional pada umumnya adalah sistem APA (American Psychological Association) atau sistem Harvard.Di samping itu, Modern Language Association (MLA), dan Chicago Manual of Style. Akan tetapi, penerbit buku atau jurnal sering mempunyai sistem sendiri, meskipun biasanya merupakan hasil modifikasi dari kedua sistem tersebut. Pada bagian ini, sistem yang dianut adalah sistem yang pertama. Sebagai lembaga, APA mengeluarkan manual yang menjadi pedoman penulisan, bahkan tidak hanya mengenai daftar pustaka. Manual itu berjudul Publication manual of American Psychological Association yang edisi keenamnya terbit pada tahun 2010.