MEDIA MENGAJAR
UNTUK SMK KELAS XI
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Cabang Iman: Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud
Bab 9
Menjaga Kehormatan
Pengertian ‘Iffah, ‘Izzah, dan Muru’ah
1. ‘Iffah
2. ‘Izzah
3. Muru’ah
Kemampuan manusia untuk menahan dorongan hawa nafsunya, baik saat memenuhi kebutuhan pangan (makanan/ minuman), sandang (pakaian/segala hal yang terkait dengannya), maupun papan (rumah/tempat tinggal).
‘keagungan’, ‘kehormatan’, dan ‘kekuatan’. Setiap muslim dituntut sekali dalam hidupnya, agar diri, keluarga, dan umat Islam untuk selalu menjadi kehormatan dan kemuliaan.
Menjaga sikap dan perilaku sehingga tetap terjaga kehormatannya, baik dalam pandangan Allah Swt. maupun manusia. Kepribadian ini hanya dimiliki oleh mereka yang sangat konsisten dan istikamah dalam menjaga tindakannya.
Dalil Naqli tentang ‘Iffah, ‘Izzah, dan Muru’ah
‘Iffah
Muru’ah
‘Izzah
Manfaat Sikap ‘Izzah, ‘Iffah, dan Muru’ah
Menumbuhkan tekad pada diri seorang muslim untuk menjaga martabat dan kehormatan diri
Melahirkan kekuatan dan kemuliaan karena pemilik sebenar-benarnya ‘izzah hanya Allah Swt., rasul, dan orang mukmin
Memunculkan pribadi-pribadi muslim yang utuh dan bangga terhadap profesi yang diemban sehingga tidak mudah menurunkan martabat dirinya
Upaya Menumbuhkan Sikap ‘Iffah untuk Melahirkan ‘Izzah dan Muru’ah
Jiwa harus dipalingkan dari ketergantungan kepada makhluk (hanya kepada Allah Swt.)
Bertawakal setelah ikhtiar dan dibarengi dengan doa, serta meyakini bahwa dengan tawakal
01
02
04
03
Selalu mentarbiyah diri secara konsisten dan melahirkan kebanggaan berislam dan kehormatan
Menjauhi mentalitas miskin, meminta-minta, dan berkeluh kesah kepada orang lain
www.flaticon.com
Ikhlas
Pengertian Ikhlas
Makna ikhlas menurut bahasa adalah jernih, bersih, murni, dan suci dari campuran dan pencemaran. Pelakunya disebut mukhlis. Jika dikaitkan dengan amal ibadah, orang yang ikhlas (mukhlis) adalah orang yang melakukan amalan semata-mata karena Allah Swt., bukan untuk mendapat pujian maupun berniat pamrih kepada manusia sehingga amal ibadah itu bersih, hanya ditujukan kepada Allah Swt.
www.flaticon.com
Kewajiban Berbuat Ikhlas
Ikhlas merupakan ajaran setiap nabi dan rasul. Jika merujuk pada Q.S. Al-Bayyinah/98: 5, jelas sekali tentang perintah ikhlas. Kita sebagai manusia, tidak diperintah kecuali mengabdi kepada Allah Swt. Alangkah merugi orang yang melakukan amalan tanpa disertai keikhlasan. Oleh karena itu, penting sekali menjaga niat, jangan sampai dibelokkan ke tujuan lain. Semuanya harus bertumpu kepada keikhlasan, murni hanya kepada Allah Swt. semata.
www.flaticon.com
Keutamaan Berbuat Ikhlas
Mampu menjauhkan diri dari bujuk rayu dan godaan setan
Mampu menjauhkan diri dari berbagai perilaku tercela
Memperoleh kebaikan dalam segala situasi
Mampu menjalani hidup dengan rasa aman dan damai serta selalu bersikap optimis
www.flaticon.com
Perilaku yang Mencerminkan Keikhlasan
Melakukan segala amal perbuatan dengan niat hanya untuk mendapat keridaan Allah Swt.
01
02
03
04
05
Menjauhi segala penyakit hati dalam beramal
Selalu optimis atau memandang hidup dengan positif dan pantang menyerah
Berusaha agar tidak mempersulit atau menjadi beban bagi orang lain
Menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan memiliki cita-cita yang tinggi
Malu
Pengertian Malu
Malu adalah akhlak (perangai) yang mendorong seseorang untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan yang buruk dan tercela sehingga mampu terhindar dari dosa dan maksiat, baik itu yang bertalian dengan hak Allah Swt., sesama manusia, alam sekitar, maupun yang berhubungan dengan diri sendiri
www.flaticon.com
Hubungan Sikap Malu dengan Iman
Sifat malu tidak dapat dilepaskan dari iman karena malu merupakan salah satu cerminan dari iman. Iman itu memiliki 77 cabang (bagian), salah satu bagian itu bernama malu. Hal ini perlu kita cermati dan menjadi perhatian bersama, mengapa Rasulullah Saw. secara eksplisit menyebut kata malu, bukan perilaku yang lain? Jawabannya, tentu ada hal prinsip yang harus kita perhatikan. Malu menjadi landasan utama sehingga jika seseorang tidak mempunyai rasa malu, otomatis imannya tidak benar. Oleh karena itu, sikap malu harus terus dipelihara, terpaku dengan kokoh di setiap sanubari muslim, dan harus menjadi identitas
Keutamaan Memiliki Malu
Malu selamanya mendatangkan kebaikan
Malu menjadi akhlak para nabi dan rasul
Allah Swt. sangat mencintai kepada orang-orang yang memiliki rasa malu
01
03
02
www.flaticon.com
Hikmah dan Manfaat Bersifat Malu
Jiwanya menjadi tenteram, tenang, dan damai
Terpelihara kehormatan dan martabat dirinya
Nama baiknya selalu tercium dengan harum
Disegani orang lain karena harkatnya
www.flaticon.com
Zuhud
Pengertian Zuhud
Seseorang yang mampu mengambil jarak terhadap duniawi, hanya mengambil sekadarnya atau yang dibutuhkan dan mengeluarkan dunia dari hati sehingga hati tidak memiliki ketergantungan dengan segala hal yang bersifat duniawi.
Zuhud di dalam Al-Quran
www.flaticon.com
Cara Agar Dapat Hidup Zuhud
Cara agar dapat hidup zuhud menurut Hasan al-Bashri adalah selalu meyakini bahwa:
Meyakini bahwa Cabang Iman: Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud adalah Ajaran Agama serta Implementasi dari Iman
Menjaga kehormatan, ikhlas, malu, dan zuhud merupakan cabang iman yang harus diyakini. Namun, hal ini bukan berarti berhenti hanya sebatas meyakini, tetapi juga menyertainya dengan mengamalkan cabang-cabang iman yang merupakan amalan saleh tersebut.
Oleh karena itu, sudah semestinya kita menjalankan keimanan dengan penuh kesungguhan serta menjalankan keseluruhan cabang iman, baik yang dianggap mudah maupun yang sulit agar menjadikan keimanan sempurna, termasuk menjaga kehormatan, ikhlas, malu, dan zuhud dalam kehidupan sehari-hari.
www.flaticon.com
Membiasakan Diri Bersikap Jujur, Peduli Sosial, dan Tanggung Jawab
Sikap Jujur
Sikap Peduli Sosial
Sikap Tanggung Jawab
www.flaticon.com