1 of 15

BAB IV

Indahnya Kebersamaan dengan Salat Berjamaah

2 of 15

Shalat Berjamaah

Keutamaan Shalat berjamaah bila dibandingkan Salat munfarid adalah dilipatkan 27 derajat.

“Dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Salat berjamaah lebih utama dibandingkan Shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.”

(H.R. Bukhari dan Muslim)

3 of 15

Keistimewaan lain bagi orang yang rajin Shalat berjamaah adalah akan dibebaskan oleh Allah Swt. dari api neraka. Perhatikan keterangan dari hadis berikut ini.

“Dari Anas bin Malik r.a., dari Nabi Muhammad saw., sesungguhnya beliau bersabda: “Barangsiapa Shalat di masjid dengan berjamaah selama empat puluh malam, dan tidak pernah tertinggal pada rakaat pertama dari Shalat Isya, maka Allah akan membebaskan baginya dari api neraka.”

(H.R. Ibnu Majah)

4 of 15

Syarat Sah Sholat Berjamaah

  1. Ada imam
  2. Makmum berniat mengikuti imam
  3. Dikerjakan dalam satu majlis
  4. Sholat makmum sesuai dengan sholat imam

Syarat menjadi imam

  1. Mengetahui syarat dan rukun sholat
  2. Fasih dalam membaca ayat al quran
  3. Paling luas wawasan agamanya
  4. Berakal sehat
  5. Balig
  6. Berdiri pada posisi paling depan
  7. Seorang laki-laki (boleh perempuan jika makmunya perempuan)
  8. Tidak sedang bermakmum kepada orang lain

5 of 15

Syarat menjadi makmum

  1. Makmum berniat mengikuti imam,
  2. Mengetahui gerakan Salat imam,
  3. Berada dalam satu tempat dengan imam,
  4. Posisinya di belakang imam, dan
  5. Hendaklah Salat makmum sesuai dengan Salat imam, misalnya imam Salat Asar makmum juga Salat Asar

6 of 15

MAKMUM MASBUQ

Makmum adalah makmum yang tidak sempat membaca surat al- Fatikhah bersama imam di rakaat pertama. Lawan katanya adalah makmum muwafiq, yakni makmum yang dapat mengikuti seluruh rangkaian Salat berjamaah bersama imam.

 

Halangan Sholat Berjamaah

  1. Hujan yang mengakibatkan susah menuju ke tempat Salat berjamaah,
  2. Angin kencang yang sangat membahayakan,
  3. Sakit yang mengakibatkan susah berjalan menuju ke tempat Salat berjamaah,
  4. Sangat ingin buang air besar atau buang air kecil, dan
  5. Karena baru m akan m akanan yang baunya sukar dihilangkan

7 of 15

Tata Cara Shalat Berjamaah

  1. Salat berjamaah diawali dengan adzan dan iqomah, tetapi kalau tidak memungkinkan cukup dengan iqomah saja.
  2. Barisan Salat ( Shaf) di belakang imam diisi oleh jamaah laki-laki, sementara jamaah perempuan berada di belakangnya.
  3. Di dalam melaksanakan £alat berjamaah seorang imam membaca bacaan Salat ada yang nyaring (jahr) dan ada yang dilirihkan (sir). Bacaan yang dinyaringkan adalah:
  4. Bacaan takbiratul ikhrom, takbir intiqol, tasmi’, dan salam;
  5. Bacaan al-Fatihah dan ayat-ayat al-Qur’an pada dua rakaat pertama salat Magrib, Isya, dan Subuh. Begitu juga dengan £alat Jumat, gerhana, istisqa, ’adain (dua hari raya), Tarawih dan Witir;
  6. Bacaan amin bagi imam dan makmum setelah imam selesai membaca al-Fatihah
  7. Makmum harus mengikuti gerakan imam dan tidak boleh mendahului gerakan imam;
  8. Setelah salam, imam membaca ©ikir dan doa bersama-sama dengan makmum atau membacanya sendiri-sendiri.

8 of 15

Keutamaan Sholat Berjamaah

  1. menjalin silaturahmi antarsesama;
  2. mengajarkan hidup disiplin, saling mencintai, dan menghargai;
  3. menjaga persatuan, kesatuan, dan kebersamaan;
  4. menahan dari kemauan sendiri (egois);
  5. mengajarkan kepatuhan seorang muslim kepada pimpinannya.

9 of 15

BACALAH KISAH BERIKUT!

Lupa Shalat Berjamaah

Ada seorang ulama besar bernama Ubaidillah al-Qawariri. Ia adalah ahli hadis dan guru perawi hadis terkenal Bukhari dan Muslim. Selepas salat Magrib, ada tamu berkunjung ke rumahnya. Ia pun menerima tamu tersebut dengan penuh hormat. Saking hormatnya kepada tamu, ia pun harus tertinggal salat Isya. Setelah tamunya pulang, ia segera pergi ke masjid. Ternyata, di masjid sudah tidak ada jamaah. Akhirnya ia mengajak orang-orang di sekitarnya untuk melaksanakan salat Isya berjamaah. Akan tetapi, seluruh masyarakat di sekitar masjid sudah melaksanakan salat Isya berjamaah di masjid.

Dengan hati resah, ia menyesal telah kehilangan kesempatan mendapatkan pahala 27 derajat. Untuk menebus kelalaian dan menentramkan hatinya, Ubaidillah melakukan salat Isya sebanyak 27 kali. Usai salat, ia pun beranjak tidur. Di dalam tidurnya, Ubaidillah bermimpi sedang berkuda di belakan begitu cepatnya sehingga Ubaidillah dan kudanya tertinggal di barisan paling belakang.

Salah seorang penunggang kuda menoleh ke Ubaidillah dan berseru, “Wahai Ubaidillah, jangan engkau susahkan kudamu itu dengan menyuruhnya berlari lebih cepat lagi. Bagaimana pun tak akan dapat menyusul kami.” “Mengapa begitu? Kenapa aku tak mungkin menyusul kalian?” tanya

Ubaidillah keheranan. “Karena kami salat Isya berjamaah, sedangkan engkau Salat sendirian.” awab seorang penunggang kuda. Ubaidillah Al-Qowariri terbangun dan beristighfar. Mimpi itu rupanya telah memberinya gambaran bahwa meski dia telah melakukan 27 kali salat Isya, hal itu tetap tak dapat disamakan dan dibandingkan dengan 27 kali lipat pahala kebaikan salat berjamaah.

Maka dengan sedih Ubaidillah menyesali kelalaiannya meninggalkan salat berjamaah hanya demi melakukan aktivitas yang bisa ditundanya sejenak, yaitu melayani tamu. Dan sejak itu, Ubaidillah bertekad untuk tidak pernah lagi ketinggalan salat berjamaah. Kebaikan salat berjamaah tak tergantikan dengan mengulangi ¡alat hingga 27 kali.

10 of 15

UJI KOMPETENSI

  1. Jumlah makmum dalam Salat berjamaah paling sedikit adalah...
  2. satu orang
  3. dua orang
  4. tiga orang
  5. empat orang

11 of 15

UJI KOMPETENSI

  1. Pahala Salat berjamaah lebih banyak dibanding Salat sendirian, yaitu...
  2. 17 derajat
  3. 27 derajat
  4. 37 derajat
  5. 47 derajat

12 of 15

UJI KOMPETENSI

  1. Perhatikan pernyataan berikut ini...

1. Pak Umar berumur 55 tahun dan kurang fasih membaca al-Qur‘an

2. Ibu Aminah berumur 57 tahun dan fasih membaca al-Qur‘an

3. Farhan berumur 15 tahun dan fasih membaca al-Qur‘an

4. Pak Rosyid berumur 35 tahun dan fasih membaca al-Qur‘an

Orang yang tepat dipilih menjadi imam salat adalah...

  1. Umar
  2. Aminah
  3. Farhan
  4. Rosyid

13 of 15

UJI KOMPETENSI

  1. Perhatikan hal-hal berikut ini...

1. Hujan lebat

2. Sakit

3. Tertinggal satu rakaat

4. Tidak mendapat saf depan

Hal-hal yang menjadi alasan diperbolehkan seorang muslim melakukan salat secara munfarid adalah...

  1. 1 dan 2
  2. 1 dan 4
  3. 2 dan 3
  4. 3 dan 4

14 of 15

UJI KOMPETENSI

  1. Apabila suami istri ingin melaksanakan salat berjamaah, maka...
  2. istri makmum kepada suami dan posisinya di depan suami
  3. suami bermakmum dengan istri dan sejajar di samping kanan suami
  4. istri bermakmum kepada suami dan sejajar di samping kiri suami
  5. istri bermakmum kepada suami dan posisinya di belakang suami

15 of 15

URAIAN

  1. Apa yang dimaksud salat berjamaah?
  2. Mengapa salat berjamaah lebih utama dari salat sendirian?
  3. Jelaskan perbedaan antara imam dan makmum!
  4. Kapan bacaan al-Fatikhah dikeraskan oleh imam?
  5. Apa yang dimaksud munfarid?
  6. Sebutkan syarat menjadi imam!
  7. Mengapa seseorang yang fasih bacaan al-Qur'an tidak boleh menjadi makmum kepada orang yang belum fasih?
  8. Bagaimana cara salat makmum yang tertinggal bacaan al-Fatikhah-nya imam?
  9. Bagaimana sikapmu apabila pada saat salat berjamaah imam salah melakukan gerakan salat?
  10. Jelaskan ciri-ciri perilaku orang yang senang salat berjamaah!