Media Pembelajaran
MATEMATIKA
Untuk SMP/MTs Kelas VIII
PERSAMAAN GARIS LURUS
Sumber:shutterstock.com
Persamaan Garis Lurus
Gradien
Persamaan Garis Lurus
Titik Potong Garis
Kedudukan Dua Garis
Sejajar
Tegak lurus
Berhimpit
Berpotongan
Menyelesaikan Masalah Persamaan Garis Lurus
PETA KONSEP
Observasi
Kapasitas bahan bakar bus pada umumnya adalah 120 liter. Sopir bus telah mengisi tangki bahan bakar bus tersebut hingga penuh sebelum pergi untuk menempuh jarak yang sangat jauh. Setiap menempuh jarak 15 km, bus tersebut menghabiskan 1 liter bahan bakar.
4.1 FUNGSI LINEAR DAN GRAFIKNYA
Tahapan untuk menggambar grafik sebuah fungsi
Contoh Soal
Gambarkan grafik fungsi f(x) = 23 x + 1, untuk x ∈ R.
Jawab:
Tabel nilai fungsi f(x) = 23 x + 1 :
Grafik f(x) yang melalui titik (0, 1) dan (6, 5)
Kerjakan Latihan 1 halaman 93
4.2 GRADIEN PADA SEBUAH GARIS LURUS
A. Masalah Kontekstual Terkait Gradien Garis
Berdasarkan ilustrasi pada Gambar 4.1, kita dapat membandingkan posisi mana yang lebih menyeramkan. Jika melihat ke bawah, duduk di tempat Budi lebih menyeramkan daripada duduk di tempat Ali. Hal ini dikarenakan tingkat kemiringan atap rumah yang diduduki Budi lebih curam dari pada tingkat kemiringan atap rumah yang diduduki Ali.
B. Pengertian Gradien (Kemiringan) dari Suatu Ruas Garis
Gradien dari suatu ruas garis adalah tingkat kemiringan dari ruas garis tersebut. Semakin curam ruas garisnya, semakin tinggi nilai gradien dari ruas garis tersebut.
Gradien dari ruas garis (AB) adalah:
Δy disebut komponen vertikal (tegak), dan
Δx disebut komponen horizontal (mendatar).
Δy positif jika arahnya ke atas. Sebaliknya, negatif jika arahnya ke bawah.
Δx positif jika arahnya ke kanan. Sebaliknya, negatif jika arahnya ke kiri.
Definisi Gradien
Kerjakan Latihan 2 halaman 96– 97
C. Pengertian Gradien Garis
Gradien garis sama dengan gradien ruas garis yang terdapat pada garis tersebut. Karena, garis hanya merupakan perpanjangan dari ruas garis sehingga arah garisnya sama dengan arah ruas garis yang diperpanjang.
Kerjakan Latihan 3 halaman 98– 99
4.3 HUBUNGAN ANTARGRADIEN
A. Gradien Garis-Garis Sejajar
Misalkan g1, g2, dan g3 adalah tiga buah garis yang saling sejajar dengan gradien berturut-turut adalah m1, m2, dan m3. Bagaimana hubungan antara m1, m2, dan m3?
Pada Gambar 4.6(a) dan Gambar 4.6(b), gradien dari garis-garis g1, g2, dan g3 berturut-turut adalah:
m1 = m2 = m3 = dan m1 = m2 = m3 =
Dari kedua gambaran kerangka pemikiran tersebut, kita dapat menarik kesimpulan umum (generalisasi) bahwa garis-garis yang sejajar gradiennya sama.
B. Gradien Dua Garis Saling Tegak Lurus
Jika m1 dan m2 adalah gradien-gradien dari dua ruas garis yang saling tegak lurus, maka:
Karena garis hanya merupakan perpanjangan dari ruas garis dan tidak mengubah arah, maka gradien dua garis yang saling tegak lurus mempunyai syarat yang sama dengan gradien dua ruas garis yang saling tegak lurus.
Contoh Soal
Kerjakan Latihan 4 halaman 103 – 104
Perhatikan gambar di samping. Tentukan gradien garis yang tegak lurus terhadap garis m.
Jawab:
m = (ke bawah 4) / (ke kiri 6) = =
Gradien yang tegak lurus dengan garis m:
m1 × m2 = −1
× m2 = −1
m2 =
Jadi, gradien garis yang tegak lurus terhadap garis m adalah
4.4 PERSAMAAN GARIS LURUS
A. Persamaan Garis yang Melalui Dua Titik
Persamaan garis adalah kalimat matematika yang selalu benar untuk koordinat setiap titik yang berada pada garis yang dimaksud. Jika g adalah sebuah garis, maka persamaan garis g adalah persamaan dalam x dan y sehingga untuk setiap titik (x, y) yang memenuhi persamaan tersebut merupakan titik-titik yang terletak pada garis g.
Persamaan garis melalui dua titik A(x1, y1) dan B(x2, y2) adalah:
B. Persamaan Garis yang Melalui Sebuah Titik (x1, y1) dengan Gradien m
C. Persamaan Gradien yang Memotong Sumbu-Y di Sebuah Titik dengan Gradien m
Persamaan garis yang melalui sebuah titik A(x1, y1) dengan gradien m adalah:
Jika garis g dengan gradien m memotong sumbu-Y di suatu titik (0, c), maka persamaan garis g adalah:
g: y = mx + c
Contoh Soal
Tentukan persamaan garis h melalui titik (0, 6) dengan gradien m2 = –2.
Jawab:
Rumus persamaan garis yang memotong sumbu-Y di titik (0, c) dengan gradien m adalah y = mx + c.
Persamaan garis h ⇒ y = m2 x + c ⇔ y = –2x + 6.
Jadi, persamaan garis h adalah y = –2x + 6 atau dapat ditulis dengan h: y = –2x + 6.
Kerjakan Latihan Ulangan Bab 4 halaman 116 – 118
Kerjakan Latihan 5 halaman 112 – 114