1 of 17

PERBANYAKAN TANAMAN DENGAN TEKNIK KULTUR JARINGAN

2 of 17

Sejarah Kultur Jaringan

  • 1902, Gottlieb Haberlaundt menemukan pembelahan sel yang terjadi secara terus menerus dari sepotong tanaman yang dimasukkan ke dalam suatu media.
  • 1937, Thiman dan White menemukan auksin (hormon)
  • 1937, Skoog menemukan sitokinin
  • 1939, Gauthert, Nobecourt dan White menemukan bahwa setiap bagian tanaman dapat tumbuh dengan bantuan hormon dan hara tertentu

3 of 17

Kultur Jaringan

Suatu metode bertanam secara invitro (dalam tabung kaca) pada kondisi lingkungan yang bebas hama (aseptik)

Prinsip Kultur Jaringan

Mengisolasi bagian tanaman seperti sel , jaringan dan organ

Mempersiapkan lingkungan tumbuh yang sesuai agar tanaman dapat tumbuh sesuai dengan potensinya artinya media tanam dan lingkungan tanaman sesuai

Proses pekerjaannya harus secara aseptik

4 of 17

Teknik Kultur Jaringan

5 of 17

Manfaat Kultur Jaringan

Memperbanyak tanaman secara vegetatif dan generatif dalam jumlah besar pada waktu relatif singkat. Contoh : Anggrek, pisang, kentang

Untuk menghasilkan tanaman yang bebas dari penyakit terutama virus, bila bahan yang dipakai adalah meristem pucuk

Untuk pemuliaan tanaman

Metode penyimpanan sel-sel tanaman dalam usaha koleksi plasma nutfah, penting untuk penelitian genetika

6 of 17

Menghasilkan (produksi) senyawa yang penting bagi manusia

Untuk studi fisiologi dan biokimia, karena dari hasil percobaan ditunjukkan adanya pertumbuhan eksplan yang berbeda pada komposisi makanan yang berbeda

Terjadi variasi somaklonal dalam hal morfologi, produk dan pola pertumbuhan

Tidak ada lagi istilah tanaman langka, bila pembiakan mikro telah dikuasai maka selanjutnya tanaman tersebut dapat diperbanyak

7 of 17

Masalah dalam aplikasi Kultur Jaringan

Masalah suhu dan kelembaban yang tinggi, dapat menyebabkan tingkat kontaminasi yang tinggi yang mengakibatkan rendahnya keberhasilan pembentukan planlet dari lingkungan aseptik ke non aseptik

Semut dapat melubangi botol-botol kultur yang ditutupi dengan aluminium foil sehingga tanaman dalam kultur terkontaminasi

8 of 17

Beberapa Istilah Dalam Kultur Jaringan

  • Eksplant adalah bagian dari tanaman yang akan digunakan sebagai bahan untuk inisiasi suatu kultur, contoh : potongan akar, daun, tunas, pollen, embrio dan sebagainya
  • Sub kultur adalah pemindahan kultur ke media baru baik media yang sama maupun yang berbeda
  • Passage adalah sub kultur pertama dari jaringan yang terbentuk dari eksplan awal
  • Inokulum adalah setiap bagian yang diambil dari setiap sub kultur
  • Axenik adalah kultur hanya dengan satu macam organisme yang diinginkan

9 of 17

  • Organogenesis adalah proses terbentuknya organ seperti pucuk dan akar
  • Embryogenesis adalah proses terbentuknya embrio somatik yaitu embrio yang terbentuk bukan dari zigot
  • Androgenesis adalah proses terbentuknya embrio dari anther
  • Gynogenesis adalah proses terbentuknya embrio dari ovari
  • Planlet adalah hasil tanaman lengkap dari regenerasi eksplant
  • Aklimatisasi adalah masa adaptasi planlet sebelum dipindahkan ke lapangan

10 of 17

Fasilitas yang diperlukan untuk kultur jaringan

  • Ruangan dengan luasan tertentu untuk ruang stok dan ruang persiapan
  • Ruangan untuk mencuci dan membersihkan peralatan
  • Rak atau lemari yang bersih dari debu untuk menyimpan alat-alat gelas
  • Ruang transfer yang bersih
  • Ruang mikroskop
  • Autoklave dan oven untuk sterilisasi larutan media, air dan alat-alat kultur seperti gunting, pisau, botol dan sebagainya
  • Ruang tumbuh atau inkubator dilengkapi dengan pengaturan lampu, suhu dan bila memungkinkan kelembaban
  • Listrik, air, gas, minyak tanah, bila memungkinkan ruang asam
  • Supplay air suling
  • Berbagai perlatan lainnya seperti timbangan, pH meter, shaker, Laminar Air Flow, enkast

11 of 17

Metoda untuk mengisolasi bagian dari tanaman (protoplasma, sel, jaringan, organ), dan menumbuhkannya dalam kondisi aseptik sehingga bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap

Kultur jaringan diterapkan untuk beberapa tujuan agronomi yaitu :

1. Perbanyakan vegetatif

2. Pemuliaan tanaman

3. Penyimpanan plasma nutfah

4. Produksi metabolit skunder (bahan

obat- obatan)

5. Eliminasi patogen

12 of 17

13 of 17

14 of 17

15 of 17

16 of 17

17 of 17

soal

  1. Apa yang dimaksud dengan perbanyakan secara vegetatif dengan kultur jaringan!
  2. Sebut tujuan dan manfaat perbanyakan tanaman secara in vitro (kultur jaringan)!
  3. Sebut tahapan yang dilakukan dalam kultur jaringan!
  4. Apa yang dimaksud dengan : eksplan, plantlet, sub kultur, aklimatisasi, inokulum, laminar air flow!