1 of 30

Media Pembelajaran

Geografi

Kelompok Peminatan

Untuk SMA/MA Kelas X

2 of 30

PENGETAHUAN DASAR PEMETAAN, PENGINDRAAN JAUH, DAN SIG

BAB 2

3 of 30

A. PENGERTIAN, JENIS, DAN FUNGSI PETA

Sumber : OpenClipart-Vectors@pixabay.com

Peta secara umum adalah rupa permukaan bumi yang digambarkan menggunakan suatu sistem proyeksi dengan skala tertentu sehingga dapat disajikan dalam bidang datar.

Menurut Perhimpunan Kartografi Internasional, peta merupakan gambaran atau representasi unsur-unsur kenampakan abstrak yang dipilh dari permukaan bumi, dalam kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa

Sumber : OpenClipart-Vectors@pixabay.com

4 of 30

a. Ada pemilihan fenomena muka bumi yang dianggap penting sesuai dengan tema dan judul peta.

b. Ada proses pemindahan bentuk muka bumi dalam bidang datar dengan menggunakan sistem proyeksi.

c. Ada proses pengecilan ukuran muka bumi yang sebenarnya dengan menggunakan skala.

a

b

c

Sumber : notuncurious@wikipedia.com

3 HAL PENTING YANG TERKAIT DENGAN PETA YAITU :

5 of 30

Peta korografi

(peta yang menampilkan permukaan seluruh atau sebagian permukaan bumi secara umum)

Peta topografi

(peta yang menampilkan relief atau bentuk permukaan bumi)

Peta dunia

(peta umum dengan berskala sangat kecil dengan cakupan wilayah sangat luas)

Peta umum

(menggambarkan segala sesuatu di permukaan bumi secara umum)

Sumber : ssolbergj@wikipedia.com

Sumber : sadalmelik@wikipedia.com

JENIS-JENIS PETA

6 of 30

Peta tematik

(menggambarkan segala sesuatu di permukaan bumi secara umum)

Berdasarkan skala :

  1. Peta Kadaster (memiliki skala yang sangat besar, yaitu 1 : 100 sampai 1 : 5.000)
  2. Peta skala besar (memiliki skala antara 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000)
  3. Peta skala sedang (memiliki skala antara 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000)
  4. Peta skala kecil (memiliki skala antara 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000)

JENIS-JENIS PETA

7 of 30

Menunjukkan posisi atau lokasi suatu wilayah di muka bumi.

Memperlihatkan atau menggambarkan fenomena-fenomena dan bentuk-bentuk pada permukaan bumi.

Memperlihatkan ukuran, luas daerah, dan jarak di permukaan bumi.

Menyajikan informasi dalam konteks keruangan.

FUNGSI PETA

8 of 30

Membantu suatu pekerjaan, misalnya untuk navigasi atau perencanaan.

Analisis data spasial

Menyimpan informasi

Membantu dalam pembuatan suatu desain

Komunikasi informasi ruang

TUJUAN PETA

9 of 30

Komponen atau kelengkapan peta :

a. Judul peta (terletak di bagian atas peta)

b. Garis tepi (border)

c. Orientasi (atau diagram petunjuk arah, menunjukkan posisi dan arah wilayah)

d. Skala peta (perbandingan jarak antara dua titik sembarang atau luas wilayah di peta dan jarak sebenarnya)

e. Legenda atau keterangan peta

B. KETERAMPILAN DASAR MEMBACA DAN MEMBUAT PETA

10 of 30

Komponen atau kelengkapan peta :

f. Koordinat (garis bujur dan garis lintang)

g. Simbol peta (untuk mewakili benda yang sebenarnya pada peta)

h. Lettering (semua tulisan yang bermakna yang terdapat pada peta)

i. Warna peta (untuk menonjolkan perbedaan objek pada peta)

j. Sumber data dan tahun pembuatan ( menunjukkan sumber data yang digunakan dalam pembuatan peta)

B. KETERAMPILAN DASAR MEMBACA DAN MEMBUAT PETA

11 of 30

Judul peta

Garis tepi

Orientasi

Skala peta

Legenda

Lettering

Simbol

Warna

Sumber

Sumber : Toto Willianto (wikipedia.com)

B. KETERAMPILAN DASAR MEMBACA DAN MEMBUAT PETA

12 of 30

Pengumpulan data

    • 2 jenis data yang digunakan :
    • 1. Data primer (data yang diperoleh dengan cara survey atau observasi langsung)
    • 2. Data sekunder (data yang diperoleh dengan observasi tidak langsung)

Tahap pemetaan

    • Dapat dikerjakan secara manual dan digital.
    • 1. Manual : menggunakan kertas kalkir, alat tulis, jangka
    • 2. Digital : menggunakan komputer dan perangkat lunak

Penyajian peta

    • Menganalisis data yang telah terkumpul dengan komputer.
    • Selanjutnya hasil analisis data tersebut dicocokkan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
    • Kemudian dibuat peta.

Penyajian dalam bentuk grafis

    • Dilakukan input data yang telah diperoleh di lapangan sehingga pembaca mendapat informasi dalam bentuk grafis.

KETERAMPILAN MEMBUAT PETA

13 of 30

PERSYARATAN PETA YANG BAIK YAITU :

1. Bentuk-bentuk daerah, pulau, dan benua yang digambarkan pada peta harus sama seperti bentuk aslinya di permukaan bumi.

2. Daerah yang digambarkan harus sama luasnya dengan luas sesungguhnya jika dikalikan skala peta.

3. Data yang disajikan lengkap.

4. Mudah dimengerti.

5. Peta harus rapi, indah, dan menarik.

14 of 30

Berdasarkan sifat asli yang dipertahankan

Proyeksi ekuivalen

Proyeksi konform

Proyeksi ekuidistian

Berdasarkan kedudukan sumbu simetris

Proyeksi normal

Proyeksi miring

Proyeksi transversal

Berdasarkan bidang asal proyeksi yang digunakan

Proyeksi zenithal (azimuthal)

Proyeksi kerucut

Proyeksi silinder

Proyeksi peta dibagi berdasarkan :

C. PROYEKSI PETA

15 of 30

Proyeksi azimutal

    • Memproyeksikan bola bumi di daerah kutub, ekuator, atau tempat yang terletak antara ekuator dan kutub pada sebuah bidang datar.

Proyeksi silinder

    • Memproyeksikan bola bumi pada bidang silinder. Paling tepat di daerah ekuator dan sekitar ekuator.

Proyeksi kerucut

    • Menggambarkan daerah sekitar lintang tengah.

Sumber : belajar.kemdikbud.go.id

JENIS PROYEKSI PETA : BERDASARKAN BIDANG PROYEKSI

16 of 30

Proyeksi normal

    • Garis karakternya berimpit dengan sumbu bumi.

Proyeksi miring

    • Garis karakternya membentuk sudut miring dengan sumbu bumi.

Proyeksi melintang

    • Garis karakternya tegak lurus dengan sumbu bumi

JENIS PROYEKSI PETA : BERDASARKAN KEDUDUKAN SUMBU SIMETRIS

Sumber : belajar.kemdikbud.go.id

17 of 30

Proyeksi tangen

    • Bola bumi bersinggungan dengan bidang proyeksi.

Proyeksi secan

    • Bola bumi berpotongan dengan bidang proyeksi.

Proyeksi superficial

    • Terdiri atas banyak bidang proyeksi.

Sumber : Physical Geography 1975

JENIS PROYEKSI PETA : BERDASARKAN TITIK PERSINGGUNGAN

18 of 30

“Penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi mengenai suatu objek, daerah, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh alat perekam (sensor) yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media perantaranya tanpa menyentuh objek, daerah, atau fenomena tersebut.” —Lillesland & Kiefer

“Penginderaan jauh adalah berbagai teknik yang dikembangkan untuk memperoleh dan menganalisis informasi tentang bumi.” —David T. Lindgren

“Penginderaan jauh adalah penggunaan sensor radiasi elektromagnetik untuk merekam gambar lingkungan bumi yang dapat diinterpretasikan agar informasi yang berguna dapat diperoleh.” —Paul J. Curran

Sumber : directory.engr.wisc.edu

C. PENGINDERAAN JAUH

19 of 30

“Penginderaan jauh adalah suatu ilmu, seni dan teknik untuk memperoleh informasi tentang objek, area, dan gejala dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung dengan objek, area, maupun gejala tersebut.” —Wilson & Buffon

“Penginderaan jauh adalah berbagai teknik yang dikembangkan untuk memperoleh dan menganalisis informasi tentang bumi.” —David T. Lindgren

“Penginderaan jauh adalah penggunaan sensor radiasi elektromagnetik untuk merekam gambar lingkungan bumi yang dapat diinterpretasikan agar informasi yang berguna dapat diperoleh.” —Paul J. Curran

DEFINISI PENGINDERAAN JAUH

20 of 30

Pengindraan jauh merupakan suatu sistem yang melibatkan banyak komponen yang saling terkait. Komponen-komponen pengindraan jauh adalah sebagai berikut.

Sumber tenaga alami dalam pengindraan jauh adalah matahari.

Atmosfer

Untuk menjalankan fungsinya, pengindraan jauh menggunakan spectrum elektromagnetik. Spektrum elektromagnetik yang diterima bumi dipengaruhi oleh atmosfer.

Sensor

Sensor adalah benda yang digunakan untuk melacak, mendeteksi, dan merekam objek-objek di alam dalam jangkauan tertentu.

Perolehan data dapat dilakukan dengan cara manual, yaitu menginterpretasi foto udara atau citra satelit secara visual dan numerik atau digital.

Penggunaan data merupakan faktor tingkat keberhasilan dalam penerapan sistem pengindraan jauh.

Objek

Setiap objek memantulkan panjang gelombang yang berbeda sehingga memiliki kenampakan yang berbeda pula pada sensor.

KOMPONEN PENGINDERAAN JAUH

21 of 30

Secara umum, citra dapat dibedakan atas citra foto dan citra nonfoto. Citra foto dihasilkan dengan menggunakan sensor kamera. Adapun citra nonfoto dihasilkan oleh sensor bukan kamera.

a. Citra foto

  1. Berdasarkan spektrum

elektromagnetik

JENIS CITRA PENGINDERAAN JAUH

22 of 30

2) Berdasarkan sumbu kamera

3) Berdasarkan sudut liputan kamera

23 of 30

b. Citra non foto

Citra nonfoto dihasilkan dengan sensor bukan kamera. Citra nonfoto dapat dibedakan berdasarkan spectrum elektromagnetik, sumber sensor dan warna yang digunakann.

24 of 30

INTERPRETASI CITRA

25 of 30

Pola menunjukkan gambaran objek sebenarnya.

Bayangan objek dan waktu pemotretan dapat menjelaskan arah mata angin foto udara.

Situs atau letak atau kedudukan suatu objek terhadap objek lain di sekelilingnya.

Kaitan suatu objek dengan objek yang lain disekitarnya disebut asosiasi.

26 of 30

Peta dan pengindraan jauh tidak dapat dipisahkan dari sistem informasi geografis (SIG). Sistem informasi geografi merupakan sistem yang berfungsi mengumpulkan, mengatur, mengelola, menyimpan, dan menyajikan segala jenis data geografi suatu wilayah dalam bentuk peta.

Definisi SIG

27 of 30

Masukan data

Subsistem masukan data merupakan proses pengambilan, pengumpulan, dan perubahan data spasial dan data atribut.

Penyimpanan data

Manipulasi dan analisis data

Manipulasi data adalah proses mengubah data dalam upaya membuatnya lebih mudah dibaca tanpa mengubah informasi yang terdapat di dalamnya.

Keluaran data

Keluaran data dalam sistem informasi geografis (SIG) merupakan penyajian data hasil analisa dalam bentuk peta, tabel, laporan, atau informasi digital.

1. Subsistem dalam mengelola sistem informasi geografis

Subsistem SIG

28 of 30

2. Komponen sistem informasi geografis (SIG)

Perangkat keras komputer

Perangkat lunak komputer

Manusia (brainware)

29 of 30

Bidang sumber daya alam

Bidang perencanaan ruang

Bidang kependudukan

PEMANFAATAN DAN PENERAPAN SIG

30 of 30

Bidang pendidikan

Untuk menentukan lokasi pendidikan, sistem informasi pendidikan

Bidang militer

Analisis rute-rute perjalanan logistik dan peralatan perang