1 of 21

Pembaruan Relasi dengan

Keluarga

Maleakhi 2:10–16

PERTEMUAN 3 - BKSN 2025

2 of 21

Daftar isi

01

02

03

04

05

Pengantar

Belajar dari Kitab Maleakhi

Bacaan dan ulasan

Persekutuan

Pembaca

Alkitab

Sharing dan Aksi Nyata

3 of 21

Pengantar

01

4 of 21

Tujuan

Peserta semakin menyadari bahwa Allah menghendaki agar mereka hidup benar di dalam keluarga dengan berlaku setia kepada keluarganya.

5 of 21

Tahukah anda?

  • Perceraian di Indonesia tetap tinggi (400.000 kasus/BPS 2024)*, terutama di Jabar, Jatim, Sumut, Jakarta, dan Surabaya.
  • Penyebab utama perceraian: perselisihan, ekonomi, dan tidak memahami pasangan.

*bps.go.id diunduh 23/04/2025 Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor Penyebab Perceraian (perkara), 2024

6 of 21

Tahukah anda?

  • Nabi Maleakhi (berarti Utusan-Ku) menegur Israel agar setia, takut akan Tuhan, dan hindari perkawinan bermasalah (kawin campur penyembah berhala).

Pengantar –belajar dari kitab Maleakhi

7 of 21

Belajar dari Nabi Maleakhi:

  • Kitab Maleakhi ditulis paska-pembuangan, (abad ke-5 SM), ketika bangsa Israel telah kembali dari Babel
  • Berbicara kepada umat yang secara lahiriah beragama, tetapi secara relasi rusak
  • Fokus utamanya: ketidaksetiaan dalam keluarga, terutama dalam pernikahan
  • Tuhan menegur umat karena merusak hubungan rumah tangga, padahal pernikahan adalah perjanjian kudus di hadapan Tuhan

8 of 21

Belajar dari Nabi Maleakhi:

  • Dalam kehidupan keluarga, dua masalah utama muncul: perceraian sewenang-wenang dan perkawinan campur dengan penyembah berhala.
  • Menikahi perempuan asing yang membawa pengaruh penyembahan berhala (Mal 2:14–16).
  • Pengkhianatan terhadap perjanjian perkawinan dan kesetiaan kepada Tuhan.
  • Pernikahan campur yang mengabaikan iman bukan hanya merusak kesucian rumah tangga, tetapi juga melemahkan identitas rohani bangsa.

9 of 21

Tujuan Pertemuan

  • Membaca dan mempelajari Mal 2:10-16,
  • Merenungkan bacaan dengan metode Persekutuan Pembaca Alkitab (PPA)

10 of 21

Bacaan Mal 2:10-16

10Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah kita diciptakan oleh satu Allah? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain sehingga menajiskan perjanjian nenek moyang kita?.

11Yehuda berkhianat. Perbuatan yang menjijikkan dilakukan di Israel serta di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan Tempat Kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan ilah asing.

12Kiranya TUHAN melenyapkan dari kemah-kemah Yakub segenap keturunan orang yang berbuat demikian, sekalipun ia membawa persembahan kepada TUHAN Semesta Alam!.

11 of 21

Bacaan Mal 2:10-16

13Inilah hal kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.

14Lalu kamu bertanya, “Karena apa?” Karena TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan istri masa mudamu yang telah kau khianati, padahal dialah teman hidupmu dan istri perjanjianmu.

12 of 21

Bacaan Mal 2:10-16

15Bukankah Dia yang Esa menjadikan mereka daging dan roh?, Apakah yang dikehendaki yang Esa itu?, Keturunan umat Allah!. Jadi, jagalah dirimu! Janganlah seorang pun berkhianat terhadap istri masa mudanya.

16Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel, dan juga orang yang berselubungkan kekerasan, firman TUHAN Semesta Alam Jagalah dirimu dan jangan berkhianat.

13 of 21

Ulasan Mal 2:10-16

  • Ayat 10 adalah kalimat retorik yg menyindir orang Yahudi yang tidak setia. TUHAN sebagai Bapa dan Pencipta, mengangkat Israel menjadi Umat-Nya dan membangun hubungan istimewa dengan mereka, menggambarkan relasi istimewa antara TUHAN dan Israel. Dengan demikian, semua orang Israel adalah anak-anak Allah, mereka adalah satu keluarga dengan Allah sebagai Bapa mereka.
  • Pertanyaanya adalah, “Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain sehingga menajiskan perjanjian nenek moyang kita?”

14 of 21

Ulasan Mal 2:10-16

  • Maleakhi mengecam Yehuda karena dua kejahatan: menajiskan Bait Suci dengan penyembahan berhala dan menikahi perempuan asing penyembah berhala (Mal 2:11-12).
  • Perkawinan campur ini mengakibatkan penyembahan berhala, seperti dosa Salomo. Nabi berdoa agar Tuhan membuang para pengkhianat ini dari umat-Nya, termasuk mereka yang masih membawa persembahan namun tidak setia.

15 of 21

Ulasan Mal 2:10-16

  • Tuhan menolak persembahan Israel karena mereka mengkhianati istri-istri mereka (Mal. 2:13-16).
  • Pernikahan adalah perjanjian suci dihadapan Tuhan, namun mereka menceraikan istri untuk menikahi wanita asing penyembah berhala.
  • Tuhan menghendaki kesetiaan dalam perkawinan untuk melahirkan keturunan beriman, sehingga memperingatkan: "Jagalah dirimu, jangan berkhianat!"

16 of 21

Ulasan Mal 2:10-16

  • Allah menyatakan kebencian-Nya terhadap perceraian dan praktik menikahi wanita asing penyembah berhala (Mal. 2:16).
  • Pernikahan bukan hanya urusan dua orang, tetapi panggilan spiritual dan perjanjian suci
  • Meski umat Israel sering mengkhianati-Nya, Allah tetap menunjukkan kesetiaan-Nya yang tak berkesudahan.

17 of 21

Persekutuan Pembaca Alkitab - PPA

  • Baca: apa yang dikatakan teks? Baca, tulis ayat per-ayat tentang apa yang dikatakan Tuhan

Ayat 10…

Ayat 11… dst

  • Renungkan: Apa yang menyentuhku dari teks ini (per ayat)? Kata atau kalimat mana yang menyentuh atau menggelisahkan saya?

  • Maknai: apa yang dikatakan Tuhan kepadaku? Apa yang Tuhan ingin saya pahami, ubah, atau lakukan dari teks (ayat) ini?

  • Respon: Apa tindakanku selanjutnya? Apa komitmen saya sebagai tanggapan terhadap firman ini? Apa yang akan saya ubah dalam sikap, hubungan, doa dan pelayanan?

18 of 21

Persekutuan Pembaca Alkitab - PPA

Contoh Singkat Maleakhi 2:14:

          • Baca: Ia adalah teman sekutumu dan isteri perjanjianmu

          • Renungkan: Saya tersentuh dengan kata “isteri perjanjianmu”- bahwa relasi itu Kudus

          • Maknai: Tuhan mengingatkan saya untuk menghargai dan tidak meremehkan pasangan hidup saya

          • Respon: Saya akan lebih menghargai isteri saya hari ini dan akan meminta maaf atas sikap saya selama ini.

19 of 21

Sharing dan Aksi Nyata

  • Apa pandangan anda mengenai kesatuan suami dan istri dalam ikatan perkawinan?
  • Apa akibat dari perkawinan yang gagal?
  • Apakah perikop tersebut masih relevan dengan saat ini, coba bandingkan!.
  • Sharingkan pengalaman anda, di mana Allah bekerja sedemikian rupa untuk membantu anda dalam menghadapi kesulitan dalam berkeluarga.

20 of 21

—Mal 2:15

“Jagalah dirimu baik-baik , dan janganlah berkhianat terhadap isteri masa mudamu”

21 of 21

Tuhan memberkati