1 of 12

TEKNIK PREPARASI MANUAL SALURAN AKAR :�Step-Back, Balanced Force dan Aplikasi Klinik

drg. Wahyu Ellia Probowati, Sp.KG

2 of 12

PENDAHULUAN

  • Tujuan pembelajaran :
  • Memahami prinsip dasar preparasi saluran akar
  • Mengetahui perbedaan teknik Step – Back dan Balanced Force
  • Mengaplikasikan dalam praktek klinik sehari hari

3 of 12

TEKNIK STEP - BACK

  • Metode preparasi saluran akar secara manual, saluran akar dibentuk bertahap dari apikal ke korona, dengan panjang kerja dikurangi 1mm pada tiap penambahan file yang lebih besar.

4 of 12

  • Alat : K – file, H – file
  • Gerakan : pull stroke, circumferencial
  • Indikasi :

1. Akar gigi telah tumbuh sempurna

2. Sakuran akar lurus dan bengkok (tp tidak ekstrem)

3. Saluran akar dengan pembengkokan sempit 1/3 apikal

Kekurangan :

  1. Pada SA sempit, file dapat tersendat dan patah
  2. Debris terdorong ke apikal
  3. Waktu lebih lama

5 of 12

  • Preparasi Apikal :
  • Penentuan Panjang Kerja (PK) 🡪 ketahui panjang gigi sebenarnya – 1mm
  • Tentukan IAF (Inisial Apical File) 🡪 file terkecil yang mulai menyentuh dinding saluran akar
  • Lakukan perbesaran 3x nomor file diatas IAF sampai mencapai MAF (Master Apikal File)
  • MAF berhenti 🡪 saat file ada white dentin

## setiap pergantian file rekapitulasi dengan file IAF dan irigasi

6 of 12

  • Preparasi Badan Saluran Akar
  • Dikerjakan dengan step back : setiap penambahan nomor K - file dikurangi 1mm
  • Irigasi pada setiap pergantian file dan rekapitulasi dengan K - file MAF
  • White dentin 🡪 stop preparasi

  • Finishing
  • Fungsi : membesarkan dan menghaluskan saluran akar
  • Hedstrom file 🡪 sesuai panjang dan no file terakhir yang digunakan saat preparasi badan saluran akar
  • K – file MAF dan sesuai panjang saluran akar 🡪 dinding2 saluran akar

7 of 12

  • Contoh :

Gigi anterior 11.

Panjang gigi sesungguhnya (PGS) 24mm.

PK (24 – 1) = 23 mm

IAF = #15

1. Preparasi apikal : #20, #25, #30

2. Preparasi Badan Saluran Akar : #35 (-1), #40 (-2), #45 (-3)

3. Finishing : Hedstrom file no 45 dengan panjang PK – 3mm, dilanjutkan K File no 30 dengan panjang kerja.

8 of 12

Teknik Balanced Force

  • Teknik preparasi saluran akar manual, memakai gerakan rotasi seimbang searah jarum jam (clockwise/ CW) dan berlawanan arah jarum jam (CounterClock Wise/ CCW).
  • Alat yang dipakai :
  • File fleksibel dan memori bentuknya Ujung tumpul / non cutting tip 🡪 mencegah ledge
  • Cross section fleksibel
  • Contoh : Flex – R, K – Flex

9 of 12

  • Kelebihan :
  • Saluran akar melengkung, sempit 🡪 mengikuti anatomi
  • Minimal ledge, zipping dan perforasi
  • Debris dapat diangkut keluar lebih baik

  • Kekurangan :
  • Memerlukan pelatihan dan pemahaman rotasi tangan
  • Kontrol taktil tinggi sedikit lebih mahal daripada teknik step back

10 of 12

  • Langkah Kerja :
  • Tentukan panjang kerja
  • Lebarkan 2/3 bagian coronal 🡪 GGD
  • Preparasi 1/3 apikal degan file flex dengan gerakan CW dan CCW

4. Preparasi sampai terlihat white debris dan pergantian antar file dilakukan irigasi

CW 90º

CW 90º

CCW 270º

CCW 270º

11 of 12

Kesimpulan

  • Teknik Step Back dapat digunakan pada kasus dengan anatomi saluran akar cenderung lurus dan diameter besar
  • Teknik Balanced Force dapat digunakan pada saluran akar yang sempit dan melengkung, dengan preservasi bentuk saluran yang lebih baik
  • Teknik Balanced Force memerlukan latihan dan pemahaman rotasi tangan

12 of 12

TERIMA KASIH