PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
DI PROVINSI JAWA TENGAH
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, DESA,
KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
Jl. Menteri Supeno No. 17 Semarang
Semarang, 18 Juni 2026
1.2 WILAYAH ADMINISTRATIF PROVINSI JAWA TENGAH�
6
KABUPATEN 29
KOTA 6
KECAMATAN 576
KELURAHAN
753
DESA
7.810
6
RINCIAN WILAYAH PERKABUPATEN SE PROVINSI JATENG
5
5
KEUANGAN DESA
KEUANGAN DESA ADALAH SEMUA HAK DAN KEWAJIBAN DESA YANG DAPAT DINILAI DENGAN UANG, SERTA SEGALA SESUATU BERUPA UANG DAN BARANG YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN HAK DAN KEWAJIBAN DESA.
(Permendagri No. 20 Tahun 2018)
PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
Keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa.
ASAS-ASAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
Artinya pengelolaan keuangan desa harus terbuka kepada masyarakat dan diketahui publik. Contoh penerapan:
Artinya setiap penggunaan uang desa harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi, hukum, maupun manfaatnya.
Contoh penerapan:
Artinya masyarakat dilibatkan dalam proses pengelolaan keuangan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Contoh penerapan:
Artinya pengelolaan keuangan desa harus mengikuti aturan, prosedur, jadwal, dan batasan anggaran yang telah ditetapkan. Contoh penerapan:
Pelaksanaan APBDes 2026
Dimulai 1 Januari Tahun 2026
31 Desember Tahun 2026
8
8
ASAS | PENUNJUK PERWUJUDANNYA | MENGAPA PENTING ? |
TRANSPARAN |
|
|
AKUNTABEL |
|
|
PARTISIPATIF |
|
|
TERTIB DAN DISIPLIN ANGGARAN |
|
|
PERWUJUDAN ASAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
PENGELOLA KEUANGAN DESA
Kepala Desa
PKPKD
Sekdes
Koord PPKD
Kaur Keu
Bendahara
Kaur
Pel Keg Angg
PPKD
Kasi
Pel Keg Angg
Pemerintahan
Kesejahteraan
Pelayanan
TAHAPAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
PERENCANAAN
PELAKSANAAN
PENATAUSAHAAN
PELAPORAN
PERTANGGUNG-JAWABAN
Siklus Pengelolaan Keuangan Desa
P
A
R
T
I
S
I
P
A
T
I
F
PERENCANAAN
RKP DESA
RPJM DESA
RANCANGAN APB
DESA
PENGANGGARAN
Peng
ang
garan
Pendapatan
∙
PAD
∙
DD
∙
Bagi hasil pajak/restribusi
∙
ADD
∙
Bantuan
∙
Hibah
∙
Penda
patan lain
-
lain
Belanja
Pembiayaan
PENATA
-
USAHAAN
∙
Buku kas umum
∙
Buku
pem
bantu
pajak
∙
Buku
pembantu
bank
∙
Buku
pembantu
Panjar
PELAPORAN
PERTANGUNG
JAWABAN
∙
Laporan
Pelaksanaan APB Desa
Semester Pertama
PERATURAN
DESA
PERATURAN BUPATI /
WALIKOTA
Pelaksanaan
Kegiatan
TAHAP KEGIATAN | PERAN DAN KETERLIBATAN | ASAS |
Perencanaan | Memberikan masukan tentang rancangan APB Desa kepada Kepala Desa dan/atau BPD | Partisipatif |
Pelaksanaan |
| Partisipatif Transparan |
Penatausahaan | Meminta informasi dan penjelasan terkait dengan penatausahaan | Transparansi, Akutabel, Tertib dan disiplin anggaran |
Pelaporan dan Pertanggungjawaban | Meminta informasi, mencermati materi LPj, Bertanya/meminta penjelasan terkait LPj dalam Musyawarah Desa | Partisipatif, Transparan, Akuntabel |
PERAN & KETERLIBATAN MASYARAKAT
DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
DOKUMEN ADMINISTRASI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
PERMENDAGRI NO. 20 TAHUN 2018
PERENCANAAN
PELAKSANAAN
PENATAUSAHAAN
PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENYUSUNAN APB DESA DAN
PENJABARAN APB DESA
PERENCANAAN KEUANGAN DESA
Perencanaan penerimaan dan pengeluaran pemerintahan Desa pada tahun anggaran berkenaan yang dianggarkan dalam
APB Desa.
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA �( APB Desa )
ADALAH RENCANA KEUANGAN TAHUNAN PEMERINTAHAN DESA.
APB Desa merupakan dasar pengelolaan keuangan Desa dalam masa 1 (satu) tahun anggaran mulai tanggal 1 Januari s.d. tanggal
31 Desember.
KETENTUAN PENYUSUNAN APBDesa
APB Desa disusun berdasarkan Peraturan Desa tentang RKP Desa.
APB Desa disusun untuk masa 1 (satu) tahun anggaran, terhitung mulai 1 Januari sampai
31 Desember tahun berikutnya.
Rancangan APB Desa harus dibahas dan disepakati antara Kepala Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa disepakati bersama paling lambat bulan Oktober tahun berjalan dan ditetapkan paling lambat 31 Desember TA sebelumnya.
BELANJA
PEMBIAYAAN
PENDAPATAN
STRUKTUR APB DESA
PENDAPATAN
PENDAPATAN ASLI DESA
HASIL USAHA
HASIL ASET
SWADAYA, PARTISIPASI DAN GOTONG ROYONG
PENDAPATAN ASLI DESA LAIN
DANA TRANSFER
Dana Desa
Bagian dari Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten/Kota
Alokasi Dana Desa (ADD)
Bantuan Keuangan dari APBD Provinsi
Bantuan Keuangan APBD Kabupaten/Kota
PENDAPATAN LAIN-LAIN
BELANJA DESA
BIDANG
Sub Bidang:
Sub Bidang:
Sub Bidang:
Sub Bidang:
Sub Bidang:
Penyelenggaraan pemerintahan Desa
Pelaksanaan pembangunan Desa
Pembinaan kemasyarakatan Desa
Pemberdayaan masyarakat Desa
Penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak Desa
Kode Bidang, Sub Bidang, dan Kegiatan
X
X
XX
Bidang
Sub Bidang
Kegiatan
Sesuai dengan masing-masing Sub bidang
01 …….;
02 ……;
……………
90
91�….�99
Kegiatan yang dimulai dengan kode 9 adalah kegiatan lain-lain yang menjadi kewenangan Kota/Kabupaten
Sesuai dengan masing-masing rincian bidang
1 …….
2 ……
……………
JENIS BELANJA
belanja
Pengeluaran bagi kepala Desa dan perangkat Desa, serta tunjangan BPD, terdiri dari:
pengeluaran bagi pengadaan barang/jasa yang nilai manfaatnya kurang dari 12 (dua belas)
Pengeluaran pengadaan barang dan/atau bangunan yang nilai manfaatnya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan menambah aset.
Belanja untuk kegiatan pada sub bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan keadaan mendesak yang berskala lokal Desa.
kriteria:
belanja pegawai
belanja barang dan jasa
belanja modal
belanja tak terduga
Belanja Modal Pengadaan Tanah
Belanja Modal Peralatan, Mesin, dan Alat Berat
Belanja Modal Kendaraan
Belanja Modal Gedung, Bangunan dan Taman
Belanja Modal Jalan/Prasarana Jalan
Belanja Modal Jembatan
Belanja Modal Irigasi/Embung/Air Sungai/Drainase/Air Limbah/Persampahan
Belanja Modal Jaringan/Instalasi
Belanja Modal lainnya
PEMBIAYAAN DESA
Penerimaan pembiayaan
Pengeluaran Pembiayaan
Pembiayaan Desa adalah semua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun anggaran berikutnya
Kode Klasifikasi Utama, Sub/Jenis, dan Obyek
X
X
XX
Utama
Sub/Jenis
Obyek
4 Pendapatan
5 Belanja
6 Pembiayaan
Sesuai dengan masing-masing obyek
01 …….;
02 ……;
……………
Sesuai dengan masing-masing Sub/Jenis
1 …….
2 ……
3 …….
Penyusunan Perdes APBD Desa
Kepala Desa
Rancangan Perdes APB Desa
BPD
Musyawarah �BPD
OK?
Rancangan Perkades APBDesa
Rancangan Perdes APBDesa
Sekretaris Desa
Rancangan Perdes APBDesa
Rancangan Perkades APBDesa
Rancangan Perdes APBDesa
Camat
Bupati/Walikota
Pedoman penyusunan
RKP Des
Rancangan Perdes APBDesa
Penyelenggaraan pemerintahan pagu tahun lalu
1
2
3
4
5
6a
6b
ya
tidak
7
8
9
A
Penyusunan Perdes APB Desa
Kepala Desa
Musyawarah BPD
BPD
PerDes
APBDesa
PerKaDes
APBDesa
Media
Informasi
SK Bupati/
Walikota
OK?
>20 hari kerja
Pedoman evaluasi
Bupati/Walikota
ya
tidak
tidak
ya
10
11a
11b
13b
13a
12
14a
14b
15
A
Perubahan Anggaran
Perubahan Perdes
Perubahan Anggaran
Perubahan Perkades
PELAKSANAAN KEUANGAN DESA
PELAKSANAAN KD
Pelaksanaan Keuangan Desa merupakan penerimaan dan pengeluaran Desa yang dilaksanakan melalui rekening kas Desa pada bank yang ditunjuk Bupati/ Wali Kota.
PROSEDUR PENYUSUNAN DPA DAN RAK DESA
Kepala Desa
PerKaDes
Penjabaran APBDes
PerDes
APBDes
KASIE/KAUR
DPA OK
DPA
Sekretaris Desa
Verifikasi
DPA
Kepala Desa
KAUR KEUANGAN
RAK Desa OK
RAK Desa
Sekretaris Desa
Verifikasi
RAK Desa
DPA OK
DPA
RAK Desa
1
4
5
3 hari
6 hari
2
3
15 hari
1
4
5
2
3
KASI/
KAUR
DPA OK
PerKaDes
Penjabaran
APBDes
PerDes
APBDes
SPP
Sekretaris Desa
SPP
Verifikasi
Kepala Desa
SPP OK
KAUR
Keuangan
Realisasi Pengeluaran Swakelola
Catat dalam BKU, Buku Pembantu Panjar dan Pajak
Catat dalam buku pembantu kegiatan
Pengguna anggaran yang diterima dari pengajuan SPP untuk kegiatan pengadaan barang/jasa secara swakelola tidak lebih dari 10 hari
SWAKELOLA
Realisasi Pertanggungjawaban Pengelolaan Swakelola
KASI/
KAUR
DPA OK
PerKaDes
Penjabaran
APBDes
PerDes
APBDes
Sekretaris Desa
Verifikasi
Kepala Desa
KAUR
Keuangan
Catat dalam BKU, Buku Pembantu Panjar dan Pajak
Catat dalam buku pembantu kegiatan
Pertanggung
jawaban
Pertanggung
jawaban
Pertanggung
jawaban OK
Bila terdapat sisa kas, dikembalikan ke kaur keuangan
7 (tujuh) hari
Setelah selesai kegiatan
Realisasi Pengeluaran Penyedia Barang
Penyedia Barang
Penerimaan Barang
PerDes
APBDesa
Tagihan
PerKaDes
Penjabaran
APBDes
KaSie/
KAUR
DPA OK
Pernyataan tanggung jawab belanja
SPP
tagihan
Penerimaan Barang
Sekretaris Desa
Pernyataan tanggung jawab belanja
tagihan
SPP
Verifikasi
Penerimaan barang
Kepala Desa
Catat dalam BKU, Buku Pembantu Panjar dan Pajak
Pernyataan tanggung jawab belanja
KAUR
Keuangan
tagihan
Penerimaan Barang
SPP OK
Catat dalam Buku Pembantu Kegiatan
FORMULIR PELAKSANAAN KEUANGAN DESA
PENATAUSAHAAN
KEUANGAN DESA
PENGERTIAN PENATAUSAHAAN KEUANGAN DESA
Pencatatan seluruh transaksi keuangan, baik penerimaan maupun pengeluaran uang dalam satu tahun anggaran
DOKUMEN ADMINISTRASI PENATAUSAHAAN
PELAPORAN & PERTANGGUNGJAWABAN
KEUANGAN DESA
PENGERTIAN PELAPORAN
Pelaporan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan hasil pekerjaan yang telah dilakukan selama satu periode tertentu sebagai bentuk pelaksanaan tanggungjawab.
MANFAAT
Efektifitas, efesiensi dan kemanfaatan
Nilai kekayaan bersih desa secara akurat
Alat evaluasi kinerja
Alat pengendalian
Implementasi Asas Transparansi dan Akuntabilitas
1
2
3
MANFAAT PELAPORAN
4
4
5
ALUR PELAPORAN
Camat
Bupati/Walikota
Konsolidasi
Laporan konsolidasi Pelaksanaan APBDes Sem. I
Dirjen Bina Pemdes
Kepala Desa
Kasi/
Kaur
Laporan Kegiatan
Laporan Realisasi Kegiatan Sem. I
Laporan Realisasi APBDes Sem I
1 bulan
Minggu ke 2 Agustus
Minggu ke 2 Juli
7 hari setelah
Akhir Kegiatan
BENTUK LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
46
Laporan keuangan
Laporan realisasi kegiatan
Daftar program sektoral, program daerah dan program lainnya yang masuk ke Desa
ALUR PERTANGGUNGJAWABAN
Media
Informasi
Laporan Realisasi Kegiatan
Laporan Keuangan
Laporan Program Pem/Pemda Masuk ke Desa
Kepala Desa
Kasi / Kaur
Laporan kegiatan
Camat
Bupati/Walikota
Konsolidasi
Dirjen Bina Pemdes
Laporan Konsolidasi APBDes Sem. I
2 Minggu
Minggu ke 2 April
Tahun Berikutnya
3 bulan setelah Thn Anggaran
Perdes
7 hari setelah
Akhir Kegiatan
Laporan Kepala Desa
Penyelenggaraan Pem Des Akhir Tahun
Keterangan Penyelenggaraan PemDes, secara tertulis kepada BPD
Penyelenggaraan Pem Des Akhir Masa Jabatan
3 bulan setelah akhir tahun anggaran
3 bulan setelah akhir tahun anggaran
5 bulan sebelum akhir masa jabatan
TERIMA KASIH
Jumlah Pelaporan Konsolidasi APBDesa 2026 Semester 1 Provinsi Jawa Tengah
Per 10 Juni 2026
“Dari Total
7810
Desa di Provinsi Jawa
Tengah, 1.607 Desa
(20,58%%)
telah
melaporkan Konsolidasi
Keuangan Desa
Semester 1 Tahun 2026”
NAMA PROVINSI | NAMA KABUPATEN | JUMLAH DESA | JUMLAH DESA LAPOR | % |
JAWA TENGAH | KAB. CILACAP | 269 | 6 | 2,23% |
JAWA TENGAH | KAB. BANYUMAS | 301 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PURBALINGGA | 224 | 0 | 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BANJARNEGARA | 266 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. KEBUMEN | 449 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PURWOREJO | 469 | 7 | 1,49% |
JAWA TENGAH | KAB. WONOSOBO | 236 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. MAGELANG | 367 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BOYOLALI | 261 | 261 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. KLATEN | 391 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. SUKOHARJO | 150 | 150 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. WONOGIRI | 251 | 47 | 18,73% |
JAWA TENGAH | KAB. KARANGANYAR | 162 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. SRAGEN | 196 | 196 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. GROBOGAN | 273 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BLORA | 271 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. REMBANG | 287 | 284 | 98,95% |
JAWA TENGAH | KAB. PATI | 401 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. KUDUS | 123 | 122 | 99,19% |
JAWA TENGAH | KAB. JEPARA | 184 | 184 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. DEMAK | 243 | 44 | 18,11% |
JAWA TENGAH | KAB. SEMARANG | 208 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. TEMANGGUNG | 266 | 34 | 12,78% |
JAWA TENGAH | KAB. KENDAL | 266 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BATANG | 239 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PEKALONGAN | 272 | 272 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. PEMALANG | 212 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. TEGAL | 281 |
| 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BREBES | 292 |
| 0,00% |
TOTAL | 7810 | 1607 | 20,58% | |
BESARAN APB DESA (PENDAPATAN & BELANJA) 2025 SMT 1
Sumber: Konsolidasi Keuangan Desa Kemendagri,Diolah tanggal 10 Juni 2026,
REVIEW DATA PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
APB Desa se- Jawa Tengah T.A. 2025 Periode SMT 2
Data diambil dari Database Konsolidasi Keuangan Desa per 1 Mei 2026
12 dari 29 Kab/Kota, 1`.607 dari 7810 Desa (22,24%) melalui Konsolidasi Keuangan Desa TA 2026
APB Desa Se- Jawa Tengah berada pada status sebagai berikut:
Uraian | Anggaran | Realisasi | % realisasi |
PADesa | 283.424.715.259,00 | 61.056.933.133,00 | 21,54% |
Pendapatan Transfer | 2.178.670.892.689,00 | 759.684.397.203,00 | 34,87% |
Pendapatan Lain-Lain | 12.385.028.154,00 | 4.933.577.536,04 | 39,84% |
Total | 2.474.480.636.102,00 | 825.674.907.872,04 | 33,37% |
Jenis Belanja | Anggaran | Realisasi | % realisasi |
Belanja Pegawai | 831.069.143.762,41 | 262.750.682.688,23 | 31,62% |
Belanja Barang/Jasa | 772.153.241.470,66 | 127.839.398.599,39 | 16,56% |
Belanja Modal | 1.127.599.747.174,40 | 165.610.525.917,00 | 14,69% |
Belanja Tak Terduga | 72.405.487.121,35 | 11.622.804.126,00 | 16,05% |
Total | 2.803.227.619.528,90 | 567.823.411.330,62 | 20,26% |
Jenis Pembiayaan | Anggaran | Realisasi | % realisasi |
Penerimaan Pembiayaan | 384.727.747.957,69 | 456.755.720.544,70 | 118,72% |
Pengeluaran Pembiayaan | 49.214.784.775,00 | 6.849.741.241,00 | 13,92% |
16
Anggaran dan Realisasi Pendapatan Desa se- Jawa Tengah T.A. 2026 Periode SMT 1
Data diambil dari Database Konsolidasi Keuangan Desa per 1 Mei 2026
12 dari 29 Kab/Kota, 1.067 dari 7810 Desa (20,88%) melalui Konsolidasi Keuangan Desa TA 2026
Persentase Pendapatan
Dapat dilihat dari data diatas total realisasi pendapatan Desa se- Jawa Tengah pada T.A. 2026 smt 2 dari 12 Kab/Kota adalah Rp 2.474.480.636.102,00 dimana Desa masih sangat bergantung pada Pendapatan Transfer, 88% dari total pendapatan adalah [endapatan transfer
Apabila dilihat lebih rinci, Dana Desa berkontribusi paling besar dengan persentase sekitar
30.07%
dari
total Pendapatan, selanjutnya Alokasi Dana Desa sekitar
32,27 %
dari total pendapatan.
Uraian | Anggaran | Realisasi | % dari total |
PADesa | 283.424.715.259,00 | 61.056.933.133,00 | 21,54% |
Pendapatan Transfer | 2.178.670.892.689,00 | 759.684.397.203,00 | 34,87% |
Pendapatan Lain-Lain | 12.385.028.154,00 | 4.933.577.536,04 | 39,84% |
Total | 2.474.480.636.102,00 | 825.674.907.872,04 | |
Kelompok Pendapatan | Jenis Pendapatan | Anggaran | Realisasi | % dari total |
Pendapatan Asli Desa | Hasil Usaha Desa | 16.471.756.863,00 | 4.935.491.447,00 | 29,96% |
Hasil Aset Desa | 234.382.648.395,00 | 52.395.886.047,00 | 22,35% | |
Swadaya, Partisipasi dan Gotong Royong | 2.583.392.000,00 | 177.949.500,00 | 6,89% | |
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa | 29.986.918.001,00 | 3.547.606.139,00 | 11,83% | |
Pendapatan Transfer | Dana Desa | 673.502.835.169,00 | 294.871.023.945,00 | 43,78% |
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi | 180.356.112.077,00 | 35.582.852.781,00 | 19,73% | |
Alokasi Dana Desa | 773.773.814.220,00 | 355.589.923.289,00 | 45,96% | |
Bantuan Keuangan Provinsi | 355.541.549.399,00 | 1.184.251.375,00 | 0,33% | |
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota | 195.496.581.824,00 | 72.456.345.813,00 | 37,06% | |
Pendapatan Lain-Lain | Penerimaan dari Hasil Kerjasama Antar Desa | 296.838.283,00 | 181.154.295,00 | 61,03% |
Penerimaan dari Hasil Kerjasama dengan Pihak Ketiga | 819.690.752,00 | 162.120.421,00 | 19,78% | |
Penerimaan Bantuan dari Perusahaan yang Berlokasi di Desa | 2.265.883.237,00 | 296.755.000,00 | 13,10% | |
Hibah dan Sumbangan dari Pihak Ketiga | 699.068.000,00 | 180.942.750,00 | 25,88% | |
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya | 2.507.616.904,00 | 1.159.645.239,10 | 46,24% | |
Bunga Bank | 2.620.403.366,00 | 1.632.231.492,00 | 62,29% | |
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah | 3.175.527.612,00 | 1.320.728.338,94 | 41,59% | |
Total | 2.474.480.636.102,00 | 825.674.907.872,04 | | |
1
2
16
Anggaran dan Realisasi Belanja Desa se- Jawa Tengah T.A. 2025 Periode SMT 2
Data diambil dari Database Konsolidasi Keuangan Desa per 10 Juni 2026
12 dari 29 Kab/Kota, 1.607 dari 7810 Desa (20,28%) melalui Konsolidasi Keuangan Desa TA 2026 Semester 1
Persentase Belanja
Dapat dilihat dari data diatas total belanja Desa se- Jawa Tengah pada
T.A. 2026 smt 1 adalah Rp2.803.227.619.528.90 dengan belanja terbesar ada pada belanja Modal sebesar 45,57% dari total keseluruhan belanja Desa.
Apabila dilihat dari Obyek Belanja, posisi tertinggi yaitu modal mencapai 40%, untuk belanja Pengawai 30 % belanja Barang dan jasa sebesar 27% dan belnaja talk etrduga 3%
Jenis Belanja | Anggaran | Realisasi | % dari total |
Belanja Pegawai | 831.069.143.762,41 | 262.750.682.688,23 | 31,62% |
Belanja Barang/Jasa | 772.153.241.470,66 | 127.839.398.599,39 | 16,56% |
Belanja Modal | 1.127.599.747.174,40 | 165.610.525.917,00 | 14,69% |
Belanja Tak Terduga | 72.405.487.121,35 | 11.622.804.126,00 | 16,05% |
Total | 2.803.227.619.528,90 | 567.823.411.330,62 | |
Jenis Belanja | Obyek Belanja | Anggaran | Realisasi | % dari total |
Belanja Pegawai | Penghasilan Tetap dan Tunjangan Kepala Desa | 131.879.138.078,00 | 35.719.077.792,80 | 27,08% |
Penghasilan Tetap dan Tunjangan Perangkat Desa | 604.929.388.958,00 | 204.480.004.549,60 | 33,80% | |
Jaminan Sosial Kepala Desa dan Perangkat Desa | 32.440.656.560,41 | 5.669.411.768,83 | 17,48% | |
Tunjangan BPD | 61.819.960.166,00 | 16.882.188.577,00 | 27,31% | |
Belanja Barang/Jasa | Belanja Barang Perlengkapan | 222.781.639.275,64 | 29.986.239.304,39 | 13,46% |
Belanja Jasa Honorarium | 264.078.048.696,10 | 45.499.769.310,00 | 17,23% | |
Belanja Perjalanan Dinas | 17.414.051.967,00 | 1.608.485.651,00 | 9,24% | |
Belanja Jasa Sewa | 17.009.247.698,00 | 1.979.061.410,00 | 11,64% | |
Belanja Operasional Perkantoran | 126.783.291.903,93 | 26.493.689.658,00 | 20,90% | |
Belanja Pemeliharaan | 23.989.448.458,99 | 4.317.498.343,00 | 18,00% | |
Belanja Barang dan Jasa yang Diserahkan kepada Masyarakat | 100.097.513.471,00 | 17.954.654.923,00 | 17,94% | |
Belanja Modal | Belanja Modal Pengadaan Tanah | 188.008.866.735,90 | 40.597.399.100,00 | 21,59% |
Belanja Modal Pengadaan Peralatan, Mesin dan Alat Berat | 29.409.619.204,25 | 6.117.797.447,00 | 20,80% | |
Belanja Modal Kendaraan | 4.149.666.992,00 | 293.835.513,00 | 7,08% | |
Belanja Modal Gedung, Bangunan dan Taman | 174.520.733.678,35 | 35.317.395.242,00 | 20,24% | |
Belanja Modal Jalan/Prasarana Jalan | 516.461.115.038,89 | 63.519.091.951,00 | 12,30% | |
Belanja Modal Jembatan | 20.397.689.066,00 | 2.000.071.016,00 | 9,81% | |
Belanja Modal Irigasi/Embung/Drainase/Air Limbah/Persampahan | 78.169.120.108,66 | 9.772.185.273,00 | 12,50% | |
Belanja Modal Jaringan/Instalasi | 15.656.294.959,48 | 1.703.610.495,00 | 10,88% | |
Belanja Modal Lainnya | 100.826.641.390,90 | 6.289.139.880,00 | 6,24% | |
Belanja Tak Terduga | Belanja Tidak Terduga | 72.405.487.121,35 | 11.622.804.126,00 | 16,05% |
Total | 2.803.227.619.528,90 | 567.823.411.330,62 | | |
Persentase Pembiayaan Desa se- Jawa Tengah T.A. 2025 Periode SMT 2
Data diambil dari Database Konsolidasi Keuangan Desa per 1o Juni 2026
12 dari 29 Kab/Kota, 1.607 dari 7810 Desa (20,28%) melalui Konsolidasi Keuangan Desa TA 2026 Semester 2
Penerimaan Pembiayaan
Sebagian besar terdiri dari SILPA Tahun Sebelumnya (123,04%)
Sementara Pengeluaran Pembiayaan
didominasi Penyertaan Modal Desa
Persentase Pembiayaan
PEMBIAYAAN DESA T.A. 2025
RINCIAN URAIAN PEMBIAYAAN DESA T.A. 2025
Jenis | JENIS PEMBIAYAAN | Anggaran | Realisasi | % Realisasi |
Penerimaan Pembiayaan | SILPA Tahun Sebelumnya | 361.852.074.723,73 | 445.216.498.161,70 | 123,04% |
Pencairan Dana Cadangan | 6.583.327.359,00 | 4.892.976.816,00 | 74,32% | |
Hasil Penjualan Kekayaan Desa Yang Dipisahkan | 14.213.899.666,96 | 4.293.425.930,00 | 30,21% | |
Penerimaan Kembali Penyertaan Modal | 24.375.153,00 | 778.830.600,00 | 3195,18% | |
Penerimaan Pembiayaan Lainnya | 2.054.071.055,00 | 1.573.989.037,00 | 76,63% | |
Total Penerimaan Pembiayaan | 384.727.747.957,69 | 456.755.720.544,70 | 118,72% | |
Pengeluaran Pembiayaan | Pembentukan Dana Cadangan | 14.598.226.013,00 | 85.955.050,00 | 0,59% |
Penyertaan Modal Desa | 26.705.741.726,00 | 4.643.712.342,00 | 17,39% | |
Setor Kembali Pendapatan Transfer | 195.047.026,00 | 100.244.830,00 | 51,40% | |
Pengeluaran Pembiayaan Lainnya | 7.715.770.010,00 | 2.019.829.019,00 | 26,18% | |
Total Pengeluaran Pembiayaan | 49.214.784.775,00 | 6.849.741.241,00 | 13,92% | |
Jenis Pembiayaan | Anggaran | Realisasi | % dari total |
Penerimaan Pembiayaan | 384.727.747.957,69 | 456.755.720.544,70 | 118,72% |
Pengeluaran Pembiayaan | 49.214.784.775,00 | 6.849.741.241,00 | 13,92% |
Total Non Netto | Rp1.920.461.774.704,10 | Rp1.426.950.039.817,35 | |
Total Netto | Rp283.184.318.467,10 | -Rp976.552.176,65 | |
16
PEMERINTAH PROVINSI
JAWA TENGAH
PROGRES PENYALURAN DANA DESA PROVINSI JAWA TENGAH
Per 17 Juni 2026
PERKEMBANGAN REGISTRASI SISKEUDES TNT
59
Verifikasi di Setujui :
BAST :
1. Kab Sragen
Yang belum registrasi
PEMERINTAH PROVINSI
JAWA TENGAH
EKOSISTEM DESA PERLINDUNGAN SOSIAL KETENAGA KERJAAN
Jumlah Pelaporan Konsolidasi APBDesa 2025 Semester 2 Provinsi Jawa Tengah
Per 10 Juni 2026
“Dari Total
7810
Desa di Provinsi Jawa
Tengah, 5110 Desa
(65,43%%)
telah
melaporkan Konsolidasi
Keuangan Desa
Semester Tahun 2025”
NAMA PROVINSI | NAMA KABUPATEN | JUMLAH DESA | JUMLAH DESA LAPOR | % |
JAWA TENGAH | KAB. CILACAP | 269 | 2 | 0,74% |
JAWA TENGAH | KAB. BANYUMAS | 301 | 301 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PURBALINGGA | 224 | 0 | 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BANJARNEGARA | 266 | 0 | 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. KEBUMEN | 449 | 0 | 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PURWOREJO | 469 | 94 | 20,04% |
JAWA TENGAH | KAB. WONOSOBO | 236 | 0 | 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. MAGELANG | 367 | 367 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BOYOLALI | 261 | 261 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. KLATEN | 391 | 391 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. SUKOHARJO | 150 | 8 | 5% |
JAWA TENGAH | KAB. WONOGIRI | 251 | 251 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. KARANGANYAR | 162 | 162 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. SRAGEN | 196 | 196 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. GROBOGAN | 273 | 273 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BLORA | 271 | 271 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. REMBANG | 287 | 287 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PATI | 401 | 401 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. KUDUS | 123 | 123 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. JEPARA | 184 | 110 | 60% |
JAWA TENGAH | KAB. DEMAK | 243 | 243 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. SEMARANG | 208 | 208 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. TEMANGGUNG | 266 | 34 | 12,78% |
JAWA TENGAH | KAB. KENDAL | 266 | 266 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BATANG | 239 | 0 | 0,00% |
JAWA TENGAH | KAB. PEKALONGAN | 272 | 272 | 100% |
JAWA TENGAH | KAB. PEMALANG | 212 | 16 | 7,55% |
JAWA TENGAH | KAB. TEGAL | 281 | 281 | 100,00% |
JAWA TENGAH | KAB. BREBES | 292 | 292 | 100,00% |
TOTAL | 7810 | 5110 | 65,43% | |
LAPORAN APBDESA TAHUN 2025 SEMESTER 2
KONSOLIDASI APBDESA PER TANGGAL 17 JUNI 2026 DARI 24 KABUPATEN 5110 DESA
STRUKTUR APBDES
PROVINSI JAWA TENGAH�TAHUN 2026 SEMESTER 1