Hijrah ;
Keberhasilan Dakwah
Menuju Khilafah
Hisyam Waliyyuddin
“Kilas balik Hijrah Rasulullah hingga berhasil mendirikan Daulah Islam”
Pokok bahasan
Makna
Ada yang harus diluruskan :
Pokok bahasan
- bagaimana Rasulullah bersembunyi di gua
Setiap kali membahas masalah Hijrah, sering kali kita hanya membahas :
- siapa yang menempati tempat tidur beliau
Terpalingkannya perhatian kita dari hakikat hijrah yang sebenarnya
Makna
Seringkali kita memaknai hijrah sebatas :
Meninggalkan segala macam kemaksiyatan dan kemunkaran
( sebatas aspek spiritual individual )
Terabaikannya Sirah Rasulullah
Terpalingkannya perhatian kita dari hakikat hijrah yang sebenarnya
Terabaikannya Sirah Rasulullah
Harus mepelajari & memaknai Hijrah dari Sirah Rasulullah
1. Berpindahnya Rasulullah dan Kaum Muslim dari wilayah (Makkah) yang masyarakatnya menerapkan sistem jahiliyyah & menolak sistem Islam (Darul Kufur) menuju wilayah (Yatsrib) yang masyarakatnya bersedia meninggalkan kejahiliyyahan & menerima diterapkannya sistem Islam (Darul Islam)
2. Beralihnya aktifitas dakwah Rasulullah dari (sebelum hijrah) sebatas menyeru manusia agar memeluk Islam dan berupaya mencari dukungan kekuasaan (thalabun nushrah) yang bisa mewujudkan kedaulatan Islam semata, menjadi (setelah hijrah) aktifitas yang menerapkan sistem Islam secara nyata di masyarakat,mengurusi urusan-urusan kaum muslim dan menyebarkan Islam ke seluruh alam.
3. Berubahnya kondisi kaum muslim dari ketertindasan (ketika di Makkah) menjadi kemuliaan (ketika setelah hijrah).
- Setelah 13 tahun lamanya, sejak kelahirannya Islam & kaum muslim terus dikucilkan dan ditindas secara zhalim oleh kafir Quraisy Makkah. Sebagaimana diisyratkan oleh Aisyah ra : “Dulu ada orang mukmin yang lari membawa agamanya kepada Allah & Rasul-Nya, karena takut difitnah. Adapun sekarang (setelah hijrah), Allah SWT benar-benar memenangkan Islam, dan seorang mukmin dapat beribadah sesuka dia”.(HR. Bukhari)
- Setelah Hijrah pula Islam bangkit dan berkembang pesat hingga menyebar ke seluruh Jazirah Arab serta mampu menembus berbagai pelosok dunia.
Dari fakta tersebut para Ulama mendefinisikan Hijrah sebagai berikut :
3. Syeikh Utsaimin ( kitab Syarah Arba’in AnNawawi ): “khuruj min biladil kufri ila biladil Islam” (keluar dari negara kufur menuju negara Islam)
DARUL KUFUR
DARUL ISLAM
Syarat tersebut sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Qoyyim ( Ahkamu Ahlu Dzimmah ) & Taqiyyuddin anNabhani (NIdzomul Hukmi fil Islam)
HIJRAH
DAKWAH
KHILAFAH (DARUL ISLAM)
DARUL KUFUR
Selama 13 tahun Rasulullah dakwah di Makkah untuk mewujudkan Khilafah, yakni satu-satunya sistem yang bisa merealisasikan Kedaulatan Islam.
Pertanyaan Penting !
Dakwah seperti apa yang dilakukan Rasulullah hingga bisa mencapai Hijrah dan terwujudnya Khilafah ?
2. Kemudian mengikat mereka dengan Aqigah & Tsaqofah Islam, lalu membentuknya menjadi sebuah kelompok partai<hizb>. (Al Maidah: 56)
- membongkar sifat-sifat pemimpin yang jahat <Abu lahab>(al lahab: 1-5), <Walid bin Mughirah> (alQalam: 10-14> (alQalam: 10-14) (al Mudatsir: 11-12,26),dan pemimpin lainnya (al An’am: 123-124).
- membongkar konspirasi orang-orang kafir (al Mudatsir: 11-26 (al Mudatsir: 11-26)(at Thariq:15-17).
- menjelaskan berbagai peristiwa politik internasional yang bisa berpengaruh terhadap kaum muslim (ar Rum: 1-4).
[Aktifitas Tatsqif,Siroul fikr & kifahus siyasi tersebut tak lain adalah dalam rangka menyiapkan masyarakat agar siap diterapkannya Islam ditengah-tengah mereka,dengan cara mewujudkan wa’yul am (kesadaran umum) dan Ra’yul ‘am tentang Islam]
5. Melakukan Thalabun Nushrah (mencari pertolongan) yakni semacam lobi politik terhadap penguasa/pemimpin suku/kabilah yang memiliki kekuasaan yang besar dan otonom, dengan cara menyeru mereka untuk masuk Islam dan meminta kekuasaan dari tangan mereka secara penuh (bukan dengan cara kompromi/koalisi,bermanis muka, apalagi menjilat demi sekedar mendapatkan kedudukan/jabatan tertentu)
- Dalam rangka thalabun Nushrah ini Rasulullah mendatangi Thaif,bani Tsaqif,bani Syaiban,kabilah Kalb, bani Amir bin Sha’sha’ah,dll. Bukti bahwa Rasulullah selain mengajak mereka masuk Islam, Rasul juga meminta pertolongan kekuasaan dari mereka, nampak jelas dari dialog Rasulullah tatkala menemui bani Amir bin Sha’sha’ah, salah seorang dari mereka berkata: “Bagaimana pendapatmu jika kami membai’atmu dalam urusan agamamu itu, lalu Allah menolongmu sehingga engkau berkuasa, apakah kekuasaaan itu diperuntukkan bagi kami sepeninggalmu?”. Rasulullah bersabda: “Perkara (kekuasaan) itu berada ditangan Allah.Dia yang akan menyerahkannya kepada orang yang Dia kehendaki.” (Sirah Ibnu Hisyam).
- Semua kabilah yang beliau temui menolaknya bahkan mencacimaki dan menyakiti Rasulullah. Hingga di suatu musim haji, Rasulullah mendatangi sekelompok orang dari Yatsrib, dan Rasul pun menyeru mereka kepada Islam.Mereka pun masuk Islam. Selanjutnya mereka kembali ke Yatsrib dan menyeru kaumnya untuk masuk Islam.
- Ketika musim haji berikutnya,orang-orang Yatsrib yang telah masuk Islam pun kembali menemui Rasulullah,mereka berjumlah 12 orang berasal dari kaum Aus & Khajraz, lalu memba’iat Rasulullah. Inilah bai’at Aqobah pertama.
- Disaat mereka kembali ke Yatsrib, Rasulullah mengutus Mush’ab bin Umayr untuk mengajarkan Islam ke semua penduduk Yatsrib dan memiliki misi penting yaitu melobi tokoh-tokoh disana untuk memeluk Islam dan menyerahkan kekuasaan untuk melindungi Islam,serta menyiapkan masyarakat di sana agar siap diterapkannya Islam.
- Pada kesempatan berikutnya, Mush’ab bin Umayr kembali ke Makkah untuk melaporkan keberhasilan misinya di Yastrib kepada Rasulullah. Bersamanya ikut serta 70 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Mereka menemui Rasulullah dan membai’at Rasulullah. Inilah bai’at Aqobah kedua (bai’at rijal/bai’at perang, karena isi bai’at tersebut diantaranya adalah kesediaan untuk membela Islam dan Rasulullah meskipun harus mengorbankan harta dan berperang)
- Dengan demikian kekuasaan telah berhasil beliau raih dari penduduk Yatsrib. Untuk benar-benar mewujudkan kekuasaan dan kedaulatan Islam tersebut, tentu mengharuskan Rasulullah dan kaum Muslim hijrah ke Yatsrib. Akhirnya Allah pun memerintahkan Rasulullah dan kaum muslim untuk Hijrah ke Yatsrib yang kemudian namanya menjadi Madinah al Munawarroh.
- Disanalah Rasulullah berhasil membangun Negara Khilafah yang menerapkan Islam secara sempurna dan mengemban Dakwah Islam ke seluruh alam.
Inilah Metode Dakwah Rasulullah yang telah berhasil mewujudkan kedaulatan Islam secara sempurna, dengan berdirinya Daulah Khilafah .
Hijrah ; Momentum
Keberhasilan Dakwah
Menuju Khilafah itu.
وأخير دعوانا
عن الحمد لله رب العالمين