1 of 12

raga kailan yusuf

KLS. 7.2

2 of 12

Struktur Tubuh: Belum memiliki akar, batang, dan daun sejati (tubuh berupa talus)

Jaringan Angkut: Tidak memiliki pembuluh angkut (Xilem dan Floem).

Contoh Utama: Alga (Ganggang) dan lumut (sering dikategorikan di sini dalam klasifikasi tradisional).

Struktur Tubuh: Sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati (Kormofita).

Sistem Vaskular: Memiliki jaringan pembuluh angkut yang sempurna (Xilem dan Floem).

Klasifikasi: Mencakup Pteridophyta (Paku-pakuan) dan Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji).

Tumbuhan

Lumut

02

ke Halaman 2

ke Halaman 3

THALLOPHYTA

KLASIFIKASI TUMBUHAN

TRACHEOPHYTA

3 of 12

THALLOPHYTA

1

ALGA

Karakteristik: Memiliki pigmen warna (hijau, cokelat, merah), tidak memiliki akar/batang/daun sejati.

Contoh: Chlorella, Eucheuma spinosum (rumput laut).

2

Jamur tempe

3

BRYOPHYTA

Karakteristik: Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan), hidup di tempat lembap.

Contoh: Lumut Hati dan Lumut Daun

4

LICHENES

Karakteristik: Dinding sel mengandung kitin, tidak berklorofil, berkembang biak dengan spora.

Contoh: Saccharomyces cerevisiae (ragi), Volvariella volvacea (jamur merang).

ke Halaman 4

ke Halaman 5

Contoh: Usnea dan pamellia

Halaman 2

Karakteristik: Indikator polusi udara (sangat sensitif terhadap kualitas udara), tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem.

4 of 12

TRACHEOPHYTA

PTERIDOPHYTA

SPERMATOPHYTA

Menghasilkan biji sebagai alat perkembangbiakan.

Memiliki akar, batang, dan daun sejati yang sangat jelas.

Terbagi menjadi dua kelompok:

Gymnospermae: Berbiji terbuka (contoh: pinus, melinjo).

Angiospermae: Berbiji tertutup (contoh: mangga, padi).

Sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati (berbeda dengan lumut).

Memiliki pembuluh angkut berupa xilem dan floem untuk transportasi nutrisi.

Daun muda menggulung (disebut circinnatus), yang merupakan ciri khas paling mudah dikenali.

Reproduksi melalui spora yang biasanya terletak di bagian bawah daun (sorus).

Contoh Tumbuhan Paku:

Paku Tanduk Rusa (Platycerium coronarium)

Suplir (Adiantum sp.)

Paku Ekor Kuda (Equisetum debile)

Ke Halaman 6

Ke Halaman 7

Halaman 3

5 of 12

JAMUR

FUNGI

DEUTEROMYCETES

Disebut jamur tidak sempurna karena cara reproduksi seksualnya belum diketahui.

Contoh: Jamur oncom (Monilia

BASIDIOMYCETES

Memiliki Basidium, hifa nya bersekat

Reproduksi seksual dengan basidiospora

ASCOMYCETES

Ciri-Ciri:

Contoh: Penicillium & Aspergillus

ZYGOMYCETES

  • Hifa tidak bersekat aseptat atau senositifk

Contoh: Rhizopus & Mucor mucedo

Contoh: Volvariella volvacea & Agricus

Contoh: Jamur Oncom (Monilia sitophilla)

Kelas

Halaman 5

  • Hifanya bersekat ( septat )
  • Bisa hidup sebagai organisme uniseluler ( satu sel ) maupun multiseluler ( banyak sel )
  • Berproduksi secara seksual dan aseksual .
  • Produksi seksual menghasilkan askospora di dalam askus

6 of 12

ALGA

SPIROGRYA

RHODOPHYCEAE

CYANOPHYCEAE

CHRYSOPHYCEAE

Ciri-Ciri: klorofil berbentuk spiral khas bersifat eukariotik maupun fotosintesis

Ciri-Ciri:berwarna merah, tidak memiliki flagel, struktur talus, hidup di perairan

Ciri-Ciri: struktur sel prokariotik, pigmen dominan, dinding sel

Bentuk berfariasi, sel khusus

Ciri-Ciri: pigmen warna

Struktur tubuh

Dinding sel

Alat gerak

Habitat

Contoh:Navicula & ochromonas.

GANGGANG

Contoh: Ganggang Hijau & Spirogyra

Contoh: Ganggang Merah & Gracilarisa sp

Contoh: Anabaena & Oscillatoria

Kelas: 7:2

Halaman 4

7 of 12

EQUISETINAE/ EKOR KUDA

FILICINAE/ SEJATI

PTERIDOPHYTA

LYCOPODINAE/ KAWAT

Ciri-Ciri:Batang berbentuk kawat dengan percabangan menggarpu ( dikotomi ), daun kecil (mikrofil) berbentuk sisik atau jarum dan spora

Ciri-Ciri:Batangnya beruas ruas, karena mengandung silika, dan memiliki daun yang sangat kecil seperti sisik yang tersusun melingkar

Ciri-Ciri:memiliki daun muda menggulung ujung atau circinate selalu melingkar ke dalam sebelum akhirnya terbuka

Contoh: Lycopodium cernuum & Lycopodium selogo

Contoh: Equisetum debile

Contoh: Azolla pinata & Suplir

Kelas 7:2

Halaman 6

8 of 12

Ciri-ciri:menggunakan biji sebagai alat perkembangan biakan generatif

Spermatophyta

1.

Data Collection

Ciri-Ciri:memiliki bunga sejati yang terdiri dari kelopak, mahkota, benang sari, dan putik

5.

Optimization

1

Gymnospermae

2

Angiospermae

Lanjut Ke Halaman 8

Cirinya:menggunakan strobilus bukan bunga sejati

Lanjut Ke Halaman 9

Halaman 7

9 of 12

Gymnospermae/ Berbiji Terbuka

Ginkgoales

Cycadales

4

3

2

1

Pakis Haji (Cycas rumphii)

Ginkgo biloba

Coniferales

Gnetales

Melinjo (Gnetum gnemon

Implementing Changes Based on Data

Pinus

Cemara

Ciri: : Memiliki pembuluh kayu pada xilem bunga majemuk, dan biji terbungkus selapis aril berdaging

Ordo

Batang tidak bercabang daun menyirip susunan

Roset di ujung batang

Halaman 8

Damar

Ciri: : Memiliki reproduksi berupa strobilus berbentuk kerucut dan daun berbentuk jarum

Ciri-Ciri: Batang tidak bercabang, daun majemuk menyirip tersusun roset di puncak batang

Ciri: : Daun berbentuk kipas dengan tulang daun dikotom, termasuk pohon meranggas

10 of 12

DIKOTIL

Ciri-Ciri:batang atau daunnya umumnya

Mengeluarkan getah berwarna putih susu

Saat dipatahkan

EUPHORBIACEAE

Ciri-Ciri:daun tunggal dengan posisi berhadapan, jika diremas, daunnya beraroma harum karena mengandung kelenjar minyak atsiri

MYRTACEAE

Ciri-Ciril:berbentuk seperti kupu kupu dan bersifat zigomorf mahkota terdiri dari 5 helai:1 bendera:, 2 sayap, dan lunas

PAPILIONACEAE

cIRI-cIri: berbentuk bintang atau terompet dengan mahkota yang berlekatan

SOLANACEAE

Ciri-Ciri:berukuran besar, berbentuk menyerupai corong, kelopak bunga bersatu di pangkalan dan memiliki kelopak tambahan

MALVACEAE

Ciri-Ciri:

Daun ranting dan kulit buah memiliki kelenjar bintik transparan yang kaya akan minyak aromatik

RUTACEAE

Karet (Havea brasiliensis)

Jambu batu (Psidium guajava)

Kacang Hijau (vigna radiata)

Kentang (Solanum tuberosum)

Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)

Jeruk bali (Citrus maxima)

Ubi kayu (Manihot esculenta)

Cengkeh (syzhium

Aromaticum)

Kedelai (Soya max)

Cabai Merah (Capsicum annuum)

Kapas (Gossypium arborescens)

Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)

Famili

Halaman 11

11 of 12

ANGIOSPERMAE

Monokotil

Dikotil

Ciri-Ciri:memiliki satu biji tunggal akar serabut dan batang tanpa kambium yang tidak beracun

Ciri-Ciri:memiliki dua keping biji, sistem akar tunggang, berkambium dan biasanya bercabang, tulang daun menyirip atau menjadi kelipatan 2,4,atau 5

Lanjut Ke Halaman 10

Lanjut Ke Halaman 11

Halaman 9

12 of 12

MONOKOTIL

Ciri-Ciri:Batang semu yang terbentuk dari pelepah daun yang saling membungkus, daun lebar dengan tulang daun menyirip sejajar

Ciri cirinya:Memiliki akar gantung,

bunga

Dengan bentuk yang khas dan

Biji yang sangat kecil

Ciri-Ciri:Batang silindris, beruas

Ruas, dan berongga. Daun

Berbentuk pita dengan pelepah yang memeluk batang

Ciri-Ciri:Memiliki rimpang dibawah

Tanah dan mengandung minyak

Atsiri

Ciri-Ciri:Daunnya kaku, terkadang

Berduri di pinggir nya, dan tersusun

Dalam bentuk roset

PALMAE

Ciri-Ciri:Akar serabut, batang tanpa kambium yang umumnya tidak bercabang, tulang daun sejajar atau melengkung, serta kelopak bunga kelipatan tiga

Pisang (Musa paradisiaca)

Vanilla(Vanilla planifolia)

Nanas (Ananas commosus)

Salak (Zalacca edulis)

Pisang Kipas (Musa madagaskareinsis)

Anggrek merpati

(Dendrobium crumenatum)

Kurma (Phoenix dactylifera)

Padi (Oryza sativa)

Kunyit (Curcuma domestica)

Jagung (Zea mays)

Jahe (Zingiber officinale)

MUSACEAE

ORCHIDACEAE

GRAMINEAE

ZINGIBERACEAE

BROMELIACEAE

Famili

Halaman 10