1 of 21

Aktualisasi Pancasila

Pendidikan Pancasila

Fase E

BAB I/ELEMEN PANCASILA

2 of 21

Topik Pembahasan

01

02

Assess Growth Potential and Risk

Penerapan Nilai-nilai Pancasaila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Gagasan Solutif Mengatasi Perilaku-perilaku yang Bertentangan dengan Pancasila

AKTUALISASI PANCASILA

3 of 21

Tujuan

Pembelajaran

01

Penerapan Nilai-nilai Pancasaila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik kelas X mampu berita yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dengan benar.

​

02

Gagasan Solutif Mengatasi Perilaku-perilaku yang Bertentangan dengan Pancasila

Setelah pembelajaran dan diskusi kelompok, peserta didik kelas X dapat merumuskan gagasan solutif untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

​

4 of 21

Ayo Kita Ice Breaking !!

    • Satu meja terdiri dari dua orang peserta duduk, masing-masing memilih warna hijau atau hitam
    • Posisikan tangan seperti hendak berjabat tangan.
    • Apabila guru berkata hijau, maka hitam menangkap, begitu juga sebaliknya.
    • Peserta didik yang tertangkap maju kedapan untuk menyebutkan 3 kalimat afirmasi.

Aturan Permainan :

“Hijau Hitam”

5 of 21

Mari Kita Melihat Realita yang ada di sekitar kita !

1

Pernahkan kalian melihat atau membaca berita mengenai pelanggaran terhadap nilai-nilai Pancasila ? Apa saja contohnya ?

2

3

Nilai-nilai Pancasila apa saja yang menurut kalian paling sering dilanggar di masyarakat saat ini ?

Bagaimana kalian melihat penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekitar kalian? Apakah sudah sesuai dengan yang seharusnya?

6 of 21

Perhatikan Video Berikut !

7 of 21

Aktualisasi Pancasila

Nilai Yang Terkandung dalam Sila Pertama

Nilai religius adalah nilai yang berkaitan dengan keterkaitan individu dengan sesuatu yang dianggapnya memiliki kekuatan sakral, suci, agung dan mulia.

Dengan nilai ini bangsa Indonesia dinyatakan sebagai bangsa yang religius bukan bangsa atheis.

Ketuhanan/Religiusitas

Negara berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah negara yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama dan beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Dari dasar ini pula, bahwa suatu keharusan bagi masyarakat warga Indonesia menjadi masyarakat yang beriman kepada Tuhan, dan masyarakat yang beragama, apapun agama dan keyakinan mereka

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

TERTIB MELAKUKAN IBADAH SESUAI DENGAN AGAMA YANG DIANUT.

MENGHORMATI SETIAP PERBEDAAN TERUTAMA PERBEDAAN KEYAKINAN.

TIDAK MEMAKSAKAN SUATU KEYAKINAN KEPADA ORANG LAIN.

TIDAK MENGGANGGU KETIKA ADA ORANG LAIN YANG SEDANG BERIBADAH.

MEMBINA KERUKUNAN DENGAN ORANG LAIN WALAUPUN BERBEDA KEYAKINAN.

8 of 21

Nilai Yang Terkandung dalam Sila Ke-dua

Sila kedua ini memberikan pengertian bahwa setiap bangsa Indonesia dijunjung tinggi, diakui, dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya selaku ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, sebagai warga negara, setiap manusia Indonesia memiliki derajat yang sama, hak dan kewajiban yang sama

Diimplementasikan dalam bentuk sikap yang harmoni, toleransi dan penuh kedamaian.

Kemanusiaan (Moralitas)

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    • Membantu teman yang membutuhkan
    • bantuan atau pertolongan.
    • Tidak membeda-bedakan teman.
    • Menerapkan sikap toleransi.
    • Menghargai perbedaan yang ada.
    • Bersikap adil tanpa membeda-bedakan.

9 of 21

Nilai Yang Terkandung dalam Sila Ke-Tiga

Sila ketiga ini memberikan syarat mutlak kepada setiap bangsa Indonesia untuk menjunjung tinggi persatuan. Persatuan di sini bukan bermakna terjadinya penyeragaman dari keragaman yang ada. Melalui sila ini setiap bangsa Indonesia yang beragam ini diminta untuk bersatu padu, kompak tanpa perpecahan untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara Indonesia.

cinta tanah air serta bersedia rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara

Persatuan Indonesia (Kebangsaan)

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
    • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
    • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia
    • mencintai produk dalam negeri
    • menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

10 of 21

Nilai Yang Terkandung dalam Sila Ke-Empat

Dalam konteks berbangsa, sila ini menegaskan bahwa segala keputusan di lingkungan masyarakat harus dilakukan dengan penuh hikmat kebijaksanaan melalui mekanisme musyawarah. Karena itulah, untuk melaksanakan kegiatan/ program bersama di masyarakat harus ditempuh dengan cara musyawarah.

Landasan Negara Demokrasi

Permusyawaratan dan Perwakilan

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    • Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi,
    • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain,
    • Mengambil keputusan secara musyawarah,
    • Memberikan suara saat pemilihan umum,
    • Menerima dan melaksanakan keputusan yang diperoleh dari musyawarah dengan ikhlas dan tanggung jawab.

​

11 of 21

Nilai Yang Terkandung dalam Sila Ke-Lima

keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia' berarti bahwa setiap orang Indonesia berhak mendapat perlakuan adil dalam bidang hukum, politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan.

Cakupan: Keadilan ini bersifat kolektif dan struktural, yaitu bagaimana masyarakat secara keseluruhan dapat menikmati keadilan sosial yang merata

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    • Mendukung Program Sosial: Ikut serta dalam program-program sosial seperti bakti sosial atau donasi untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
    • Menghargai Hak Orang Lain: Tidak mengambil hak orang lain dan menghormati kepemilikan orang lain.
    • Pemerataan Kesempatan: Mendukung kebijakan yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang, seperti pendidikan dan pekerjaan

12 of 21

Gagasan Solutif Mengatasi Perilaku-perilaku yang Bertentangan dengan Pancasila

13 of 21

Sila Pancasila

Kasus/Pelanggaran yang Sering terjadi

Gagasan Solutif Mengatasi Perilaku-perilaku yang Bertentangan dengan Pancasila

Ketuhanan Yang Maha Esa

Intoleransi.

Menanamkan dan memperkuat pemahaman tentang toleransi. bisa melalui pendidikan, dll.penyelesaian bisa memalaui FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama)

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Pelanggaran HAM, Bulling, minimnya rasa kemanusiaan, dan tindak kriminalitas,

Meningkatkan rasa kemanusiaanm emoati, dan peduli kepada orang lain. memberikan kesadaran bahwa setiap manusia mempunyai derajat yang sama.

Persatuan Indonesia

Ancaman terhadap persatuan, bisa berasal dari dalam negeri misalnya perpecahan diantara masyarakat, terorisme, maraknya berita hoax. sedangkan ancaman dari luar dapat berbentuk klaim sepihak negara lain atas wilayah teritorial Indonesia

Komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

Permasalahan pada sila keempat ini ialah tantangan demokrasi. misalnya politik uang., kecurangan dalam pemilu.

Mengembalikan proses domokrasi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kesenjangan ekonomi, dan kesenjangan sosial, pendidikan yang kurang merata.

pemberdayaan masyarakat misalnya melalui UMKM

14 of 21

15 of 21

Kelompok 1

Kelompok 2

kelompok 3

Kelompok 4

Kelompok 5

Kelompok 6

Siti

Keysa

Alfi

Diva

Puteri

Humaira

Xyla

Chery

Raisya

Hanifah

Khiar

Aina

Tiara Putri

Sarah

Rani

Zulfa

Diana

Silvina

Nidia

Tiara

Nurul

Aulia

Afifah

Rafiah

Roghib

Izzudin

Zanjabil

Fakhry

Ali

Juan

Aldo

Denandra

Syafiq

Ridho

Ata

Sakti

Mari Kita Berdiskusi !!

16 of 21

Scan qr code LKPD

17 of 21

Kasus/Berita

    • Kasus penghentian ibadah umat di Gresik,Jawa Timur.
    • Kasus Bullying siswa berkebutuhan khusus
    • Kasus tawuran antar pelajar
    • Kasus pelanggaran kebebasan berekspresi dan berpendapat diruang digital
    • Kasus korupsi dana pengadaan APD Covid-19
    • Kasus politik uang

18 of 21

Petunjuk Pengerjaan LKPD

Analisislah kasus/berita yang kalian dapatkan dari permainan Kartu domino aktualisasi Pancasila yang telah kalian lakukan.

lakukan analisis dengan menjawab soal sebagai berikut :

    • Apa masalah utama yang terdapat dalam berita tersebut ?
    • Siapa tokoh dalam berita tersebut?
    • Apa alasan/peyebab terjadinya masalah?
    • Nilai Pancasila mana yang dilanggar pada kasus tersebut ? jelaskan alasan kalian !
    • Menurut pendapat kalian, bagaimana cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar sesuai pada nilai-nilai Pancasila ?

Tulislah jawaban pada lembar jawab yang ada dalam LKPD.

19 of 21

    • Perhatikan 2 warna (biru dan kuning) pada satu kartu Domino.
    • Satu Sisi adalah pertanyaan, dan satu sisi adalah jawaban.
    • Kalian harus memasangkan pertanyaan dan jawabannya yang terdapat pada kartu lainnya.
    • jika pertanyaan pada kartu berwarna biru, maka jawabannya juga akan disisi berwarna biru. begitu pela sebaliknya.
    • selesaikan sampai Finish
    • Team pertama berhak memilih Sila Pancassila yang akan dibahas. dan seterusnya.

Petunjuk Game Domino Aktualisasi Pancasila

20 of 21

Refleksi Pembelajaran

21 of 21

"Anak-anak, ingatlah bahwa kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa ini. Aktualisasi nilai-nilai Pancasila bukan hanya tentang memahami, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjadi pribadi yang jujur, adil, dan menghormati perbedaan, kalian berperan aktif dalam menjaga keutuhan bangsa ini. Jadikanlah setiap tantangan sebagai kesempatan untuk menemukan gagasan solutif dan mengatasi masalah yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Kalian adalah harapan bangsa, dan dari tangan kalian, Indonesia yang lebih baik bisa terwujud. Terus semangat untuk berbuat kebaikan dan menjadi agen perubahan!"