1 of 30

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

2 of 30

������BAB II  PEMBAHASAN

Pengertian Siklus akuntansi

Siklus akuntansi adalah suatu proses penyediaan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode waktu tertentu. Siklus ini dimulai dari terjadinya transaksi, sampai penyiapan laporan keuangan pada akhir suatu periode.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

3 of 30

��������������������Apabila digambarkan, siklus akuntansi dapat dinyatakan sebagai berikut:

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

Transaksi Usaha

Pencatatan dalam Buku Harian (Jurnal)

Pembuatan Bukti Asli

Menggolongkan transaksi dalam Buku Besar dan Buku Tambahan

Pengiktisaran transaksi dalam Neraca saldo

Penyesuaian neraca saldo

Neraca saldo Penyesuaian

Laporan Keuangan

Jurnal Penutup

Neraca Saldo setelah penutupan

Neraca awal periode

Neraca Lajur (Work Sheet)

REFRENSIKU

art-buleleng.blogspot.com

KUMPULAN MAKALAH yg sudah fix

4 of 30

1. TRANSAKSI

Transaksi usaha adalah kejadian yang dapat mempengaruhi posisi keuangan dari suatu badan usaha dan juga sebagai hal yang handal/wajar untuk dicatat. Transaksi ini biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

5 of 30

2. PEMBUATAN BUKTI ASLI.

Sebagaimana disebutkan diatas transaksi yang terjadi biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen. Suatu transaksi baru dikatakan sah atau benar bila didukung oleh bukti- bukti yang sah, akan tetapi harus pula disadari bahwa ada transaksi-transaksi yang tidak mempunyai bukti secara tertulis, misalnya pencurian barang dagangan. Transaksi ini merupakan transaksi yang bersifat luar biasa.

Bukti-bukti asli yang dapat mendukung setiap terjadinya transaksinya transaksi antara lain :

  • Kwitansi

  • Faktur Penjualan atau Pembelian

  • Bukti-bukti lain

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

6 of 30

 �3. PENCATATAN DALAM BUKU HARIAN (JURNAL).

Secara umum jurnal terdiri:

  1. jurnal umum.
  2. jurnal khusus.

Pada kesempatan ini kita akan membahas jurnal umum saja. Transaksi dicatat pertama kali yang disebut Buku Harian (Jurnal). Jurnal adalah suatu catatan kronologis dari transaksi .

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

7 of 30

Contoh Jurnal Umum

Keterangan :

(1) Diisi dengan nomor halaman jurnal secara berurutan.

(2) Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara berurutan dengan kronologis terjadinya transaksi.

(3) Diisi nomor surat bukti transaksi.

(4) Diisi dengan nama akun yang di debet ditulis terlebih dahulu, baris bawahnya ditulis akun yang di kredit dan ditulis menjorok ke sebelah kanan. Selanjutnya baris bawahnya ditulis penjelasan ringkas transaksi yang bersangkutan.

(5) Diisi nomor kode akun, tetapi ingat nomor kode akun ini diisi hanya jika akan diposting ke buku besar.

(6) Dan (7) diisi dengan jumlah rupiah dari akun yang di debet maupun yang di kredit.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

Tgl.

No. Bukti

Nama Akun dan Keterangan

Ref

Debet

Kredit

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

“Nama Perusahaan”�Jurnal Umum�Per ….tangga/bulan/tahun�� Halaman : (1)

8 of 30

Mekanisme Debet dan Kredit

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

No.

Jenis Akun

Bertambah

Berkurang

1

HARTA

DEBET

KREDIT

2

HUTANG

KREDIT

DEBET

3

MODAL

KREDIT

DEBET

4

PENDAPATAN

KREDIT

DEBET

5

BEBAN

DEBET

KREDIT

9 of 30

4. PENCATATAN BUKU BESAR DAN BUKU TAMBAHAN.

Buku besar adalah buku utama pencatatan transaksi keuangan yang mengkonsolidasikan masukan dari semua jurnal akuntansi. Buku besar merupakan dasar pembuatan laporan neraca dan laporan laba/rugi. Buku besar dapat memberikan informasi saldo ataupun nilai transaksi untuk setiap kode perkiraan dalam suatu periode akuntansi tertentu.

Buku besar ada 4 jenis yaitu :

  • BENTUK “T”
  • BENTUK “2 KOLOM”
  • BENTUK “4 KOLOM”
  • BENTUK “3 KOLOM”

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

10 of 30

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

11 of 30

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

12 of 30

�������Posting Jurnal pada Buku Besar ��Yang dimaksud dengan posting di sini adalah membukukan dengan cara memindah buku`kan dari jurnal ke dalam perkiraan masing-masing yang relevan di buku besar. Pemindah bukuan perkiraan memiliki buku berarti memindahkan jumlah dari jurnal kedalam perkiraan yang sesuai dalam buku besar. Debet dalam jurnal dipindahkan sebagai debet dibuku besar, dan kredit dalam jurnal dipindahkan sebagai kredit dalam buku besar.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

13 of 30

5. NERACA SALDO

Neraca saldo adalah suatu daftar dari saldo-saldo perkiraan ini, dan karenanya menunjukkan apakah total debet sama dengan total kredit. Jadi suatu neraca saldo merupakan suatu alat untuk mengecek atas kecermatan pencatatan dan pembukuan yang disusun pada akhir periode tertentu

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

14 of 30

Contoh : Neraca saldo

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

15 of 30

Dalam neraca saldo terdapat hampir semua perkiraan pendapatan dan beban perusahaan. Dikatakan hampir semua, karena masih ada pendapatan dan beban yang mempunyai pengaruh lebih dari satu periode akuntansi. Itulah sebabnya neraca ini disebut dengan neraca saldo yang belum disesuaikan. Untuk itu diperlukan jurnal penyesuaian.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

16 of 30

6. AYAT JURNAL PENYESUAIAN

AJP adalah aktivitas ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk membetulkan akun/perkiraan sehingga laporan yang dibuat berdasarkan akun tersebut dapat menunjukkan pendapatan, aktiva, dan kewajiban yang sesuai.

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang tidak didasarkan pada aktivitas transaksi tetapi didasarkan pada perhitungan atau keterangan tertentu.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

17 of 30

Perkiraan-perkiraan yang memerlukan penyesuaian antara lain ialah:

1. Biaya-biaya yang masih harus dibayar

2. Pendapatan yang masih harus diterirna

3. Biaya-biaya yang dibayar lebih dahulu

4. Pendapatan yang diterima lebih dahulu

5. Penyusutan bangunan, mesin-mesin dan lain-lain

6. Pemakaian perlengkapan (office supplies dan store supplies)

7. Kemungkinan piutang tidak dapat tertagih

8. Persediaan Barang dagangan.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

18 of 30

Contoh : Jurnal Penyesuaian�

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

19 of 30

Contoh Neraca Saldo disesuaikan�

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

20 of 30

 7. NERACA LAJUR

Neraca lajur adalah suatu kertas yang berkolom-kolom atau berlajur-lajur yang direncanakan secara khusus untuk menghimpun semua data-data akuntansi yang dibutuhkan pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan dengan cara sistematis.Sebenarnya neraca lajur lebih tepat disebut kertas kerja yang digunakan sebagai alat pembantu dalam menyusun laporan keuangan.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan perubatan neraca lajur

adalah:

  • Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan
  • Untuk menggolongkan dan meringkas informasi dari neraca saldo dan data-data
  • penyesuaian sehingga merupakan persiapan sebelum disusun lapoan keuangan yang formal
  • Untuk memudahkan kesalahan yang mungkin dilakukan dalam pembuatan jurnal penyesuaian.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

21 of 30

Contoh Nerac Lajur�

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

22 of 30

8. LAPORAN KEUANGAN

Cara penyiapan laporan keuangan yang terbaik adalah mempersiapkan laporan laba rugi terlebih dahulu, disusul dengan laporan perubahan posisi keuangan atau Laporan perubahan Modal dan terakhir adalah neraca. Elemen penting yang harus ada dalam laporan keuangan adalah: nama perusahaan, nama laporan, tanggal atau periode yang dicakup laporan, rangka laporan tersebut.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

23 of 30

Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.� Contoh Laporan Rugi/Laba

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

24 of 30

Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu�Contoh Laporan Perubahan Modal�

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

25 of 30

Neraca, adalah suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut. �Contoh Neraca

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

26 of 30

JURNAL PENUTUP

Jurnal Penutup ialah ayat jurnal yang memindahkan nilai sisa pendapatan, beban, dan pengambilan pribadi dari masing-masing perkiraan ke dalam perkiraan modal.

Langkah-langkah penutupan perkiraan suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

1). Mendebet setiap perkiraan Pendapatan sebesar nilai sisa kreditnya. Mengkredit Ikhtisar laba rugi sebesar jumlah total pendapatan. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total pendapatan kedalam sisi kredit dari Ikhtisar laba rugi.

2). Mengkredit setiap perkiraan beban sebesar nilai sisa debetnya. Mendebet Ikhtisar laba rugi sebesar jumlah total beban. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total beban ke dalam sisi debet dari Ikhtisar laba rugi.

3). Mendebet Ikhtisar laba rugi sebesar nilai sisa kreditnya dan mengkredit perkiraan modal.

4). Mengkredit perkiraan Pengambilan Pribadi sebesar nilai sisa debetnya. Mendebet perkiraan modal pemilik perusahaan.

Untuk mengambarkan hal diatas, misalnya BIRO JASA DANI menutup buku pacta akhir Januari, maka jurnal penutupnya adalah:

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

27 of 30

Contoh Jurnal Penutup

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

28 of 30

Contoh Neraca saldo setelah penutupan

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

29 of 30

BAB III  KESIMPULAN

Siklus akuntansi merupakan serangkaian langkah-langkah yang terjadi selama periode waktu yang telah ditentukan, sehingga menghasilkan Laporan keuangan yang berguna bagi para pemakai laporan keuangan, baik itu pihak internal maupun pihak eksternal. Untuk Membuat Laporan Keuangan, terdapat beberapa langkah, yang dikenal dengan Siklus Akuntansi yaitu ; Transaksi keuangan, Mencatat segala transaksi keuangan berdasarkan bukti asli transaksi dalam satu periode akuntansi, menggolongkan teransaksi ke Jurnal Umum, Membuat dan memposting teransaksi ke Buku Besar, meingiktisarkan kedalam Neraca saldo, Membuat Jurnal Penyesuaian, meingiktisarkan kedalam Neraca saldo disesuaikan, membuat neraca lajur yang digunakan sebagai alat pembantu/memudahkan dalam menyusun laporan keuangan, menyusun laporan keuangan(Laporan Laba rugi, Leporan Perubahan Modal dan Neraca,), membuat jurnal penutup dan meingiktisarkan kedalam Neraca saldo setelah penutupan.

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU

30 of 30

art-buleleng.blogspot.com, REFERENSIKU