JUDUL SKRIPSI
kelompok 4 :
NAMA
NIM
JURUSAN
FAKULTAS
:
:
:
:
PENGARUH MEDIA SOSIAL (FACEBOOK)
TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PESERTA
DIDIK DI MADRASAH ALIYAH ALKHAIRAAT SINIU
OLEH :
NAMA
NIM
JURUSAN
FAKULTAS
:
:
:
:
ANDRE
18.12.000.10
IPS
TARBIYAH & ILMU KEGURUAN
BAB IV
HASIL & PEMBAHASAN
BAB IV
GAMBARAN UMUM Madrasah
1. Sejarah Singkat
Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu, berdiri pada tahun 2005, yang dimana pada saat itu masih bernama Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu dan pada tahun 2016 secara resmi diubah menjadi Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Model Alkhairaat Siniu.
Pembangunan Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu itu dilatar belakangi oleh keprihatinan masyarakat terhadap anak-anak yang berada di sekitaran Desa Siniu (sebelum menjadi Desa Siniu Sayogindano) banyak yang putus sekolah dan tidak lanjut di jenjang sekolah menengah atas.
BAB IV
GAMBARAN UMUM Madrasah
2. Letak Geografis
Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Model Alkhairaat Siniu berada disekitaran kecamatan dan berjarak sekitar 27 km dari kota Parigi. Dengan posisi yang cukup dekat dari pusat pemerintahan kecamatan tersebut, maka dapat dipahami bahwa letak posisi Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Model Alkhairaat Siniu berada pada tempat keramaian ditambah lagi letaknya berada diseberang jalan poros yang menjadi jalan utama bagi pengendara. Secara Geografis letak Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu yang berada di Desa Siniu Sayogindano berbatasan dengan:
BAB IV
DAMPAK MEDIA SOSIAL
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru PAI, wali santri, serta beberapa peserta didik, ditemukan bahwa penggunaan media sosial Facebook sudah menjadi bagian dari rutinitas harian siswa di MA AlKhairaat Siniu. Aktivitas ini dilakukan baik di luar jam pelajaran maupun saat waktu istirahat.
“Kami tidak bisa menutup mata bahwa anak-anak sekarang hidup dengan media sosial. Mereka gunakan Facebook untuk cari informasi, upload kegiatan, bahkan kadang berdiskusi. Tapi memang ada juga yang mulai kecanduan.”
Abd Salam, Kepala Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu, Wawancara Oleh Penulis, Pada Tanggal 10 Juli 2025.
BAB IV
DAMPAK MEDIA SOSIAL
Salah satu wali kelas menyampaikan bahwa siswanya sering menggunakan Facebook untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan seperti ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, maupun nasihat islami yang mereka dapat dari berbagai sumber
“Beberapa siswa kadang copy paste ayat atau hadis dan posting, itu bagus. Tapi ironisnya, ada juga yang di status lain malah berkata kasar atau menyindir.”
Syafaat, Dewan Guru Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu, Wawancara Oleh Penuli, Pada Tanggal 11 Juli 2025.
BAB IV
DAMPAK MEDIA SOSIAL
Jika kita tela’ah lebih dalam maka kita akan menemukan 2 dampak yang terjadi dalam penggunaan sosial media (facebook) :
Dampak Positif
Dampak Negatif
BAB IV
Perubahan Perilaku yang Muncul Berdasarkan Aspek
Aspek Sosial
Dalam aspek sosial, siswa cenderung mengalami pergeseran pola interaksi yang cukup signifikan.
Guru dan wakil kepala sekolah bahkan mengamati bahwa ada siswa yang duduk berdampingan di kelas, namun saling membalas komentar melalui akun Facebook masing-masing. Fenomena ini menunjukkan bahwa media sosial telah membentuk ruang interaksi tersendiri yang terpisah dari realitas fisik dan sosial di sekitarnya.
“Sekarang anak-anak lebih sering komunikasi lewat Facebook daripada ngobrol langsung. Bahkan ada yang duduk sebangku tapi saling balas komentar di status.”
Syafaat, Dewan Guru Madrasah Aliyah Alkhairaat Siniu, Wawancara Oleh Penuli, Pada Tanggal 11 Juli 2025.
BAB IV
Perubahan Perilaku yang Muncul Berdasarkan Aspek
Aspek emosional.
Facebook menjadi ruang curhat bagi banyak siswa. Platform ini memberi mereka kebebasan untuk mengekspresikan perasaan yang mungkin sulit disampaikan secara langsung.
“Kalau saya ada masalah, biasanya saya tulis status. Kadang lega, kadang malah jadi ribut sama teman yang merasa tersindir.”
Auliya, Siswi MA Alkhairaat Siniu Kelas XI B, Wawancara Oleh Penulis, Pada Tanggal 13 Juli 2025.
BAB IV
Perubahan Perilaku yang Muncul Berdasarkan Aspek
Aspek Spiritual
Dalam aspek spiritual, beberapa siswa terlihat aktif menyebarkan kutipan ayat Al-Qur’an, hadis, maupun pesan-pesan keislaman lainnya melalui media sosial seperti Facebook.
“Ada siswa yang rajin posting ayat Al-Qur’an, tapi waktu saya tanya maknanya, dia malah bingung.”
Dede Alrazi, Dewan Guru Madrasah Tsnawiyah Alkhairaat Siniu, Wawancara Oleh Penulis, Pada Tanggal 12 Juli 2025.
BAB IV
Perubahan Perilaku yang Muncul Berdasarkan Aspek
Aspek Akademik
Dalam aspek akademik, guru menyampaikan bahwa banyak siswa mengalami penurunan motivasi dan disiplin belajar sebagai akibat dari penggunaan media sosial yang tidak terkontrol, khususnya Facebook.
“Teman share tugas di grup, saya tinggal salin. Tapi pas ditanya guru, saya bingung jawabnya.”
Rofik, Siswa MA Alkhairaat Siniu Kelas XII IPA 1, Wawancara Oleh Penulis, Pada Tanggal 14 Juli 2025.
BAB V
PENUTUP
BAB V
KESIMPULAN
penggunaan Facebook telah memengaruhi perilaku peserta didik secara menyeluruh, baik dalam aspek sosial, emosional, spiritual, maupun akademik. Dalam aspek sosial, Facebook menciptakan ruang baru bagi siswa untuk berinteraksi dan mengekspresikan diri, namun secara bersamaan menggeser kebiasaan komunikasi langsung dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau konflik. Dalam aspek emosional, Facebook menjadi media untuk mencurahkan perasaan dan mencari validasi sosial, tetapi juga menimbulkan risiko ketergantungan dan tekanan psikologis.
refleksi terhadap temuan ini menguatkan kerangka teori behavioristik dari B.F. Skinner yang menekankan bahwa perilaku individu dibentuk oleh stimulus lingkungan.
BAB V
IMPLIKASI
Implikasi dari penelitian ini mengarah pada perlunya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pendidikan karakter digital. Guru harus menjadi role model dalam penggunaan teknologi yang bijak, bukan hanya sebagai pengajar di kelas. Orang tua perlu meningkatkan kepedulian dan komunikasi dengan anak-anak terkait aktivitas daring mereka, serta tidak membiarkan media sosial menjadi ruang yang lepas dari pengawasan. Lembaga pendidikan pun diharapkan menyusun kebijakan yang tidak sekadar membatasi, tetapi juga mendidik siswa untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas, santun, dan produktif.
THANK YOU