Pedoman Ringkas
Perencanaan Berbasis Data
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
Transformasi satuan pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan dimulai dengan perencanaan dan penganggaran yang tepat berdasarkan perencanaan berbasis data
*untuk PAUD menggunakan indikator dalam Rapor Pendidikan
Seluruh satuan pendidikan melaksanakan perencanaan berbasis data dengan menggunakan capaian Profil Pendidikan satuan pendidikan*
Peningkatan Mutu Pendidikan
Murid dengan karakter Profil Pelajar Pancasila
Seluruh Provinsi dan Kabupaten/kota melaksanakan perencanaan berbasis data dengan menggunakan capaian Profil Pendidikan Daerah
Perencanaan dan penganggaran di pemda dan satuan pendidikan yang sudah tepat
Terjadinya transformasi satuan pendidikan
Aktivitas | Luaran | Capaian | Dampak |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Transformasi satuan pendidikan mempunyai empat ciri utama
3
Satuan pendidikan mengembangkan budaya refleksi berbasis data
Satuan pendidikan berpihak kepada tumbuh kembang murid
Satuan pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif
Peningkatan hasil belajar murid, terutama kompetensi fondasi seperti literasi, numerasi, dan karakter
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perencanaan Berbasis Data adalah proses yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam siklus perencanaan pemerintah daerah
4
Langkah 1
Analisis Profil Pendidikan
Langkah 2
Analisis Akar
Masalah
Langkah 3
Perumusan Program dan Kegiatan
Langkah 6
Monitoring dan Evaluasi
Langkah 5
Pelaksanaan Kegiatan
Langkah 4
Memasukkan dalam dokumen perencanaan dan anggaran
RPJMD
Perencanaan Jangka Menengah
RKPD
Rencana Tahunan
RKA SKPD
Dokumen Anggaran
APBD
RPJMD: Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
RKPD: Rencana Kerja Pemerintah Daerah
RKA SKPD: Rencana Kerja Anggaran SKPD
APBD: Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Perencanaan berbasis data di tingkat daerah mengikuti siklus perencanaan pemerintah daerah dengan linimasa yang sudah ditetapkan
5
Ranwal
RKPD
Rancangan RKPD
Rancangan Akhir RKPD
Perkada RKPD
KUA
PPAS
RKA
SKPD
Rancangan
APBD
APBD
Rancangan
APBD
eRakortek tingkat provinsi
eRakortek tingkat kab/kota
RKPD adalah dokumen perencanaan dimana daerah memasukkan sub kegiatan sampai dengan Rancangan akhir RKPD ditutup
Dinas dapat memasukkan detail kegiatan dari sub kegiatan yang ada
| | | | | | | | | | | | |
Des | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agt | Sep | Okt | Nov | Des |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Rapor Pendidikan adalah laporan komprehensif tentang capaian layanan pendidikan sebagai data utama dalam perencanaan berbasis data
6
Bentuk Evaluasi
Asesmen Nasional
(AKM, Survei Karakter, &
Survei Lingkungan Belajar)
Sumber Data
Dapodik
Data Pendidikan Kemenag
Platform Digital
Guru dan Kepala Sekolah
Tracer Study SMK
Data GTK
BPS, dll.
Laporan Evaluasi
Platform Rapor Pendidikan
PROFIL
Profil Satuan Pendidikan
Profil Pendidikan Daerah
(isi komprehensif, bersifat diagnostik)
RAPOR
Rapor Satuan Pendidikan
Rapor Pendidikan Daerah
(bagian dari indikator Profil Pendidikan)
Evaluasi Diri Satuan Pendidikan
(mandiri, bagian siklus perencanaan)
Evaluasi Diri Pemda
(mandiri, bagian siklus perencanaan)
Evaluasi Diri Internal
Evaluasi Eksternal
Evaluasi Pendidikan Daerah
(re)akreditasi Sekolah
oleh BAN (visitasi hanya pada sekolah dengan kriteria tertentu)
Insentif Kinerja Sekolah
dari Kemendikbud
RKTS
RKPD
SPM
Akreditasi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Struktur Rapor Pendidikan daerah secara ringkas terdiri dari 3 area, 5 dimensi, dan indikator dari level 1 sampai 2
7
Dimensi A
Dimensi B
Dimensi D
Dimensi C
Dimensi E
Kualitas Capaian Pembelajaran Siswa
Kualitas Proses Belajar Siswa
Kualitas Sumber Daya Manusia dan Sekolah
Mutu dan relevansi hasil belajar murid
Pemerataan pendidikan yang bermutu
Mutu dan relevansi pembelajaran
Kompetensi dan kinerja PTK
Pengelolaan sekolah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel
Proses
Input
Output
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Indikator didalam Profil Pendidikan saling terkait satu sama lain, memiliki hubungan sebab akibat untuk memudahkan mengidentifikasi masalah dan akar masalah
8
Sarana-prasarana sekolah
(a) fasilitas belajar literasi
(b) fasilitas belajar daring
Karakteristik murid
(a) pendidikan & profesi orangtua
(b) fasilitas belajar di rumah
Pengelolaan sekolah
(a) pelibatan warga sekolah dan
(b) pengelolaan program dan anggaran yang transparan, berorientasi pada mutu pembelajaran, dan berbasis data dan refleksi diri.
Karakteristik guru
(a) kualifikasi
(b) kompetensi
(c) sikap/keyakinan/ nilai-nilai
Karakteristik kepala sekolah
(a) kualifikasi
(b) kompetensi
(c) sikap/keyakinan/nilai-nilai
Iklim sekolah
(a) keamanan (fisik dan psikis)
(b) inklusivitas
(c) kebhinekaan
(d) kesetaraan gender
Program dan kebijakan pembelajaran sekolah
(a) visi-misi berpusat pada murid.
(b) manajemen berorientasi pada mutu pembelajaran.
(c) sumber daya dan dukungan untuk refleksi dan inovasi guru.
(d) kinerja sebagai penggerak (guru mengembangkan kompetensi guru lain)
Refleksi guru dan perbaikan pembelajaran
(a) refleksi atas praktik mengajar
(b) belajar meningkatkan kemampuan mengajar
(c) penerapan praktik inovatif
Praktik pembelajaran
(a) kehadiran
(b) manajemen kelas
(c) dukungan afektif
(d) aktivasi kognitif dan metakognitif.
Hasil belajar murid
(a) literasi
(b) numerasi
(c) karakter
(d) Keterserapan lulusan*
(e) Pendapatan lulusan*
(f) kompetensi lulusan*
*khusus SMK
Output
Proses
Input
Input, namun tidak tersedia dalam Profil Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Hasil Unduhan Rapor Pendidikan terdiri dari kode, nama indikator, skor, warna dan label capain, perbandingan, dan definisi indikator
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Tahapan dalam Perencanaan berbasis data secara umum terdiri dari tiga bagian: Identifikasi, refleksi, dan benahi
10
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Output dari perencanaan berbasis data adalah dokumen kegiatan (RKPD) dan dokumen anggaran (RKA SKPD) yang tertuang di dalam SIPD
11
Tahapan
Kegiatan
Tahapan:
Memilih dan menetapkan Masalah
Merumuskan akar masalah
Menentukan program dan kegiatan
RKPD
RKA-SKPD
Identifikasi
Refleksi
Benahi
Memasukkan dalam dokumen RKA-SKPD
RKA-SKPD
Dokumen
Unduh Profil Pendidikan Daerah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Langkah 1: cara umum melakukan Identifikasi masalah
12
Utamakan memilih indikator level 1 yang bermasalah di dimensi A
Jika masih perlu tambahan, Pilih indikator level 1 yang bermasalah di dimensi D
Tata Cara Memilih Indikator yang akan diintervensi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Langkah 2: cara umum Refleksi untuk merumuskan akar masalah
13
Memilih indikator level 2 dari masalah yang sudah ditentukan
Memilih indikator dari dimensi lain
Tata Cara Memilih akar masalah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Untuk mencari akar masalah literasi dan numerasi beberapa pertanyaan kritis dapat diajukan
14
Apakah tersedia perlengkapan pembelajaran?
Apakah sekolah sudah kondusif untuk melakukan pembelajaran?
Apakah kualitas proses pembelajaran sudah baik?
Apakah kualitas pendidik dan tenaga kependidikan sudah baik?
Mengapa kompetensi literasi dan numerasi masih rendah?
Apakah jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah terpenuhi?
Apakah distribusi pendidik dan tenaga kependidikan sudah merata?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Demikian juga untuk angka partisipasi yang masih rendah
15
Ada berapa jumlah anak usia sekolah yang tidak bersekolah?
Mengapa APS belum 100%?
Apakah jumlah ruang kelas dan/atau sekolah sudah mencukupi?
Apakah karena isu sosial budaya atau adat istiadat?
Apakah anak usia tertentu tersebut tidak bersekolah karena terkendala biaya?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Untuk kualitas lulusan SMK, hal yang sama dapat dilakukan
16
Mengapa kualitas lulusan SMK belum optimal?
Apakah tersedia data keterserapan lulusan?
Apakah sudah ada kemitraan antara SMK dengan dunia kerja?
Apakah fasilitas peningkatan kompetensi lulusan SMK tersedia?
Apakah sudah ada sertifikasi kompetensi PTK dan peserta didik?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Langkah 3: cara umum Benahi untuk menentukan program dan kegiatan
17
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Hasil tahapan Identifikasi, Refleksi, dan Benahi dapat dituangkan dalam dokumen perencanaan
18
No | Identifikasi | Refleksi | Benahi | Kegiatan | PIC | Tenggat Waktu |
Masalah | Akar Masalah | Program | Kegiatan Detail | |||
| | | | | | |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Contoh Lembar Simulasi
| Identifikasi | Refleksi | Benahi | Kegiatan |
No | Masalah | Akar Masalah | Program | Kegiatan Detail |
1 2 | Kemampuan Literasi dibawah kompetensi minimum (1.77-Kuning) Kemampuan Numerasi dibawah kompetensi minimum (1.64-Kuning) | Kompetensi membaca teks sastra masih rendah (56.72) Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru pasif (1.7-Merah) | Optimalisasi penggunaan Platform Merdeka Mengajar terkait literasi teks sastra Terjadinya budaya refleksi oleh guru dengan mendorong komunitas belajar di satpen maupun daerah | Membuat program kampanye yang mendorong sekolah membentuk dan mengoptimalkan komunitas belajar di satpen Memonitor pelaksanaan kegiatan komunitas belajar dengan melibatkan pengawas |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Lembar Simulasi
| Identifikasi | Refleksi | Benahi | Kegiatan |
No | Masalah | Akar Masalah | Program | Kegiatan Detail |
| | | | |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Terima Kasih