Matematika
MEDIA MENGAJAR
UNTUK SD/MI KELAS 3
PENGUKURAN
BAB 4
TUJUAN PEMBELAJARAN:
4.1 Menentukan alat ukur panjang yang sesuai.
4.2 Mengukur panjang benda dengan satuan baku.
4.3 Menentukan hubungan antarsatuan panjang.
4.4 Menentukan alat ukur berat yang sesuai.
4.5 Mengukur berat benda dengan satuan baku.
4.6 Menentukan hubungan antarsatuan berat.
4.7 Melakukan pengukuran luas dengan satuan � baku dan tak baku.
4.8 Melakukan pengukuran volume dengan satuan � baku dan tak baku.
A. Pengukuran Panjang
1. Jenis-Jenis Alat Ukur Panjang Baku
Meteran kain
Untuk mengukur panjang kain.
Meteran rol kecil
Untuk mengukur panjang kayu atau suatu benda hingga 10 meter.
Penggaris merupakan salah satu alat ukur panjang yang sering digunakan.
Tahukah kamu bagaimana cara menggunakannya?
Perhatikan contoh cara mengukur panjang �dengan penggaris berikut.
er
Panjang krayon = 7 cm.
Ada juga satuan panjang kilometer (km).
1 m = 100 cm
1 km = 1.000 m
1 km = 100.000 cm
B. Kesetaraan Satuan Panjang
Perhatikan hubungan antarsatuan panjang berikut.
km
hm
dam
m
dm
cm
mm
x 10
: 10
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Setiap naik 1 tangga dibagi 10.
er
A. Pengukuran Berat
1. Jenis-Jenis Alat Ukur Berat Baku
Berikut jenis timbangan yang biasa digunakan sehari-hari.
Timbangan berat badan
untuk menimbang berat badan.
Timbangan rumah tangga
untuk menimbang �bahan-bahan kue.
Timbangan digital
untuk menimbang �buah, sayur, atau daging
di swalayan.
Perhatikan contoh cara membaca berat benda �pada timbangan berikut.
Berat telur = 2 kg.
Hasil penimbangan berat benda biasanya dinyatakan dalam satuan gram (g) atau kilogram (kg).
1 kg = 1.000 gram
1 ton = 1.000 kg
1 kuintal = 100 kg
1 ton = 10 kuintal
2. Kesetaraan Satuan Berat
Perhatikan hubungan antarsatuan berat berikut.
kg
hg
dag
g
dg
cg
mg
× 10
: 10
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Setiap naik 1 tangga dibagi 10.
1 cm
1 cm
Luas persegi tersebut adalah 1 cm × 1 cm = 1 cm² (dibaca 1 sentimeter persegi).
C. Pengukuran Luas dan Volume
1. Pengukuran Luas
Perhatikan contoh berikut.
Luas buku gambar = 6 kertas.
Luas meja = 10 buku.
Perhatikan luas bangun yang diwarnai berikut.
Luas bangun = 8 persegi satuan
= 8 × 1 cm²
= 8 cm²
Perhatikan luas bangun yang diwarnai merah berikut.
Luas bangun yang diwarnai merah adalah sebagai berikut.
= 15 persegi satuan + 6 segitiga siku-siku
= 15 cm² + (½ + ½ + ½ + ½ + ½ + ½) cm²
= 15 cm² + 3 cm²
= 18 cm²
1 cm
1 cm
Volume adalah besar ruang dari sebuah benda. Volume sebuah benda dapat diukur dengan satuan tidak baku dan satuan baku.
Satuan tak baku yang digunakan merupakan benda lain yang berukuran lebih kecil.
2. Pengukuran Volume
Perhatikan contoh berikut.
Lima gelas air dapat mengisi sebuah teko hingga penuh.
Jadi, volume teko tersebut
= 5 gelas.
Empat gayung air dapat mengisi sebuah ember hingga penuh. Jadi, volume ember tersebut
= 4 gayung.
er
1 cm
1 cm
Volume kubus satuan tersebut adalah �1 cm × 1 cm × 1 cm = 1 cm³
(dibaca 1 sentimeter kubik).
1 cm
Volume sebuah bangun dapat dinyatakan sebagai banyak kubus satuan yang menyusun bangun tersebut.
Volume = 16 kubus satuan
= 16 cm³