1 of 45

Comprehensive Geriatric assesement

Departemen Ilmu Penyakit Dalam

Fakultas Kedokteran

Universitas Kristen Indonesia

Kurniyanto

2 of 45

Kenya

Thailanda

Indonesia

Projected percentage increase

in the elderly population, 1990-2025

Developing country

Developed country

(Kinsella K & Taeuber, 1993)

3 of 45

KARAKTERISTIK �PASIEN GERIATRI

  1. Usia > 60 tahun
  2. Multipatologi
  3. Tampilan klinis tidak khas
  4. Polifarmasi
  5. Fungsi organ menurun
  6. Gangguan status fungsional
  7. Gangguan nutrisi

4 of 45

Multipatologi�♦ Lebih dari satu penyakit�♦ Polifarmasi�♦ Penyakit degeneratif, kronik

Gangguan status fungsional� Tanda penyakit akut� Fase penyembuhan lambat

Daya Cadangan Faali MenurunFaal organ / sistem organ menurun�Normal untuk usianya ; cadangan faali� menipis�Mudah gagal pulih (failure to thrive)

5 of 45

Gejala & tanda penyakit klasik berubah�♦ Anamnesis 🡪 ungkapan tidak eksplisit, � keluhan tidak jelas, faal kognitif mungkin ↓ ♦ Pemeriksaan 🡪 perubahan kesadaran� Infeksi : suhu tak meningkat�♦ Penyakit tumpang tindih ; [polifarmasi]

Gangguan status nutrisi� Sering tak terdeteksi secara dini� Sangat berpengaruh terhadap respon terapi� dan penyembuhan

6 of 45

Kondisi akut

  • Gangguan fungsi kognitif
  • Depresi
  • Instabilitas
  • Imobilisasi
  • Inkontinensia urin

7 of 45

Contoh kasus

  • Pasien BPH, 64 tahun, datang jalan, pulang meninggal

  • Pasien fraktur colum femoris, 76 tahun, datang compos mentis, pulang meninggal

  • CVD, hemiparese, pulang CM, masuk lagi sebulan kemudian dgn dekubitus, kontraktur, gizi buruk

8 of 45

Penyakit yang sering pada lansia

  1. Artritis 49.0% P>L
  2. Hipertensi & CVD 15.2 P>L
  3. Bronkitis / sesak 7.4 P<L
  4. Diabetes 3.3 P=L
  5. Jatuh 2.5 P>L
  6. Stroke / lumpuh 2.1 P<L
  7. TBC 1.8 P=L
  8. Patah tulang 1.0 P=L
  9. Kanker 0.7 P=L
  10. Masalah ADL 29.3 d

Boedhi Darmojo dkk 1991

9 of 45

Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri

10 of 45

COMPREHENSIVE GERIATRIC ASSESMENT

  • Pengkajian biopsikososial
  • Pengkajian kondisi fisik
  • Pengkajian psikologis
  • Status fungsional (ADL)
  • Status nutrisi
  • Interaksi diantara hal-hal tersebut

11 of 45

RUANG LINGKUP �SINDROM GERIATRI

  • Imobilisasi dan ulkus dekubitus
  • Inkontinensia urin
  • Instabilitas, jatuh dan patah tulang
  • Perubahan status mental
  • Gangguan tidur
  • Gangguan keseimbangan cairan & elektrolit
  • Gangguan regulasi suhu
  • Infeksi
  • Malnutrisi
  • Konstipasi

12 of 45

Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri

  • Bersifat holistik
  • Bio-psiko-sosial
  • Kuratif, Rehabilitatif, Promotif, Preventif
  • Pengkajian status fungsional
  • Pengkajian status psiko-kognitif
  • Pengkajian aset keluarga pasien (sosial)

13 of 45

IMOBILISASI &�ULKUS DEKUBITUS

Fraktur dan nyeri

Imobilisasi Penurunan kesadaran

Ulkus dekubitus • Kekakuan & kontraktur sendi

• Trombosis vena • Atrofi otot

• Hipotensi ortostatik • ISK

• Pneumonia

14 of 45

Status Fungsional - 1

  • Kemampuan seseorang melakukan aktivitas kehidupan dasar sehari-hari yang seharusnya dapat dilakukan secara mandiri
  • Mewakili gambaran kondisi kesehatan secara umum
  • Kondisi medik teratasi belum tentu tidak tergantung bantuan orang lain 🡪 perlu kajian status fungsional
  • Kajian status fungsional 🡪 melakukan pemeriksaan dengan instrumen tertentu untuk membuat penilaian secara obyektif

15 of 45

Status Fungsional -2

  • Diagnosis medik

Skor status fungsional

  • Pe↑ status fungsional untuk :

- memulihkan kondisi kesehatan

- mempersingkat lama rawat

- meningkatkan kualitas hidup & kepuasan pasien

Perencanaan penatalaksanaan

16 of 45

ADL

Mengendalikan rangsang BAB 2

Mengendalikan rangsang BAK 2

Membersihkan diri (seka,sisir,skt gigi) 1

P(g)n WC[in/out,lepas/pakai celana,siram] 2

Makan 2

Transfer 3

Mobilisasi = ambulasi 3

Mengenakan pakaian 2

Naik turun anak tangga 2

Mandi 1

20 : Mandiri

12-19 : Ketergantungan ringan

9-11 : Ketergantungan sedang

5- 8 : Ketergantungan berat

0- 4 : Ketergantungan total

17 of 45

  • Ny. S, Usia 84 thn
  • Osteoporosis 🡪 instabilitas/falls 🡪 fraktur

femur dx 🡪 nyeri 🡪 imobilisasi 🡪 ulkus

dekubitus

18 of 45

Ulkus dekubitus

19 of 45

INKONTINENSIA URIN�- tipe stres - tipe overflow�- tipe urgensi - tipe campuran

D elirium,

R estricted mobility, retension

I nfection, inflammation, impaction

P olyuria, pharmaceutic

Dehidrasi, jatuh, fraktur, dekubitus, depresi

Perubahan proses menua :

• Kapasitas kk 🡫 • Otot dasar panggul 🡫 �• Kontraksi otot kk abnormal�• Residu urin kk banyak�• Hipertrofi prostat�• Produksi urin malam 🡩

20 of 45

Thank

Urinary Incontinence

21 of 45

INSTABILITAS, JATUH DAN PATAH TULANG

Perubahan proses menua :

• panjang langkah (step) 🡫

• lingkup sendi ankle🡫

• keterbatasan muskuloskeletal

• rotasi spinal 🡫

• input sensorik 🡫

• respon motorik melambat

• ayunan lengan 🡫

Instabilitas

Falls

Fraktur

Kardiovaskular, artritis,

kondisi ortopedik lain

  • Rasa Nyeri
  • Imobilisasi
  • Gangguan asupan

makanan dan cairan

22 of 45

INFEKSI

Faktor predisposisi infeksi pada usila

Imunitas menurun

  • Atropi timus
  • Perubahan respon sitokin
  • Efek komorbiditas
  • T-sel 🡫

Nutrisi

  • Kurang energi-protein

- Defisiensi mikronutrien

Komorbiditas

mempengaruh innate immunity

Tampilan infeksi tidak khas :

  • Demam sering tidak timbul
  • Confusion, jatuh
  • Anoreksia dan asupan makanan 🡫

23 of 45

Status Kognitif dan Emosional -1

  • Faal kognitif geriatri yang sering terganggu :

- Memori segera dan jangka pendek

- Persepsi

- Proses pikir

- Fungsi eksekutif

  • Gangguan kognitif :

- ringan : MCI dan VCI

- berat : demensia ringan, sedang, dan berat

24 of 45

Status Kognitif dan Emosional - 2

  • Gangguan kognitif :

- Menyulitkan anamnesis

- Mempengaruhi compliance pasien

  • Kondisi psikologik :

- Gangguan penyesuaian

- Depresi

Pengaruhi pengelolaan

  • Instrumen mengkaji kognitif :

- AMT (Abbreviated mental test)

- MMSE (Mini Mental State Examination)

  • Instrumen mengkaji status emosional :

GDS (Geriatric Depression Scale)

25 of 45

Status Kognitif dan Emosional - 3

MMSE

  • Alat bantu penapisan gangguan kognitif
  • Sensitif (87%) dan spesifik (90%)
  • Nilai prediktif positif 93% & prediksi negatif 95%

(Gallo & Wittink, 2006)

  • Mutlak dilakukan pada semua pasien geriatri

GDS

  • Alat bantu penapisan gangguan depresi / penyesuaian
  • Terdiri atas 15/30 pertanyaan
  • Telah diuji kesahihan dan keandalannya

26 of 45

AMT

Umur ............................... Tahun 1

Waktu / jam sekarang 1

Alamat tempat tinggal 1

Tahun ini 1

Saat ini berada di mana 1

Mengenali orang lain (dokter, perawat, dll) 1

Tahun kemerdekaan RI 1

Nama presiden RI sekarang 1

Tahun kelahiran pasien atau anak terakhir 1

Menghitung terbalik (20 s/d 1) 1

0-3 : Gangguan kognitif berat

4-7 : Gangguan kognitif sedang

8-10 : Normal

27 of 45

MMSE

ORIENTASI [thn,bln,tgl,hari,musim,negara,

propinsi,kota,RS,ruang apa] 10

REGISTRASI [3 obyek, sebut ulang] 3

ATENSI+KALKULASI [100-7/mesra] 5

RECALL [sebut ulang 3 obyek] 3

BAHASA ; EKSEKUTIF

Tunjuk 2 benda 2

‘Tanpa, bila, dan atau tetapi’ 1

‘Ambil kertas dgn tangan kanan,

lipat dua, letakkan di meja. 3

Read and do it: MOHON PEJAMKAN

MATA IBU/BPK 1

Tulis 1 kalimat 1

Gambar 2 buah segi-5 1

28 of 45

Geriatric Depression Scale

1.

Apakah anda sebenarnya puas dengan kehidupan anda ?

Ya

TIDAK

2.

Apakah anda telah meninggalkan banyak kegiatan dan minat atau kesenangan anda ?

YA

Tidak

3.

Apakah anda merasa kehidupan anda kosong ?

YA

Tidak

4.

Apakah anda sering merasa bosan ?

YA

Tidak

5.

Apakah anda mempunyai semangat yang baik setiap saat ?

Ya

TIDAK

6.

Apakah anda takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda ?

YA

Tidak

7.

Apakah anda merasa bahagia untuk sebagian besar hidup anda ?

Ya

TIDAK

8.

Apakah anda sering merasa tidak berdaya ?

YA

Tidak

9.

Apakah anda lebih senang tinggal di rumah daripada pergi ke luar dan mengerjakan sesuatu hal yang baru ?

YA

Tidak

29 of 45

Geriatric Depression Scale

10.

Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah dengan daya ingat anda dibandingkan kebanyakan orang ?

YA

Tidak

11.

Apakah anda pikir bahwa hidup anda sekarang ini menyenangkan ?

Ya

TIDAK

12.

Apakah anda merasa tidak berharga seperti perasaan anda saat ini ?

YA

Tidak

13.

Apakah anda merasa penuh semangat

Ya

TIDAK

14.

Apakah anda merasa bahwa keadaan anda tidak ada harapan ?

YA

Tidak

15.

Apakah anda pikir bahwa orang lain lebih baik keadaannya dari anda ?

YA

Tidak

  • Setiap jawaban bercetak tebal mempunyai nilai 1
  • Skor antara 5-9 menunjukkan kemungkinan besar depresi
  • Skor 10 atau lebih menunjukkan depresi

30 of 45

MALNUTRISI

Proses menua :

- Massa lemak tubuh 🡫

- Aktivitas fisik 🡫

- Asupan energi protein 🡫

  • Gangguan input sensor
  • Gangguan gigi geligi
  • Malabsorbsi
  • Penyakit kronik
  • Obat-obatan
  • Gangguan mobilisasi
  • Depresi dan demensia

-Faktor sosek

MALNUTRISI

  • Gangguan imunitas
  • Status fungsional 🡫
  • Menghambat penyembuhan

luka

- Mortalitas 🡩

31 of 45

Status Nutrisi

  • Gangguan nutrisi :

- mempengaruhi status imun & keadaan umum

- sering tidak terdeteksi secara dini

  • Pengkajian status nutrisi

- Anamnesis gizi (asupan kalori, protein, lemak,

vitamin, mineral, serat)

- Antropometrik (IMT dengan TL)

- Biokimiawi (albumin dan Hb)

32 of 45

PENGKAJIAN STATUS NUTRISI

  • MNA (Mini Nutritional Assessment) merupakan alat skrining untuk menilai risiko malnutrisinpada geriatri
  • Langkah pertama adalah penapisan cepat risiko malnutrisi dengan menggunakan MNA –SF (Short Form)
  • Langkah kedua adalah MNA lengkap untuk mengkaji status nutrisi dan fasilitasi intervensi nutrisi

Sumber :http://www.mna-elderly.com/Proceedings_IAGG_Vellas_Sieber.pdf

33 of 45

Sumber :http://www.mna-elderly.com/Proceedings_IAGG_Vellas_Sieber.pdf

34 of 45

MNA SKRINING

35 of 45

36 of 45

Instabilitas

Jatuh Inkontinensia urin Infeksi

Fraktur Kesadaran ↓

Hipotermia Imobilisasi

Depresi Gangguan

Ulkus tidur

Trombosis vena

Pneumonia

ISK Dehidrasi konstipasi

Atrofi otot

Asupan makanan↓ Malnutrisi

37 of 45

PENILAIAN RISIKO JATUH GERIATRI

No

Risiko

Skala

Nilai

1.

Gangguan gaya berjalan (diseret, menghentak, berayun)

4

2.

Pusing/pingsan dalam posisi tegak

3

3.

Kebingungan setiap saat

3

4.

Nokturia/inkontinensia

3

5.

Kebingungan intermitten

2

6.

Kelemahan umum

2

7.

Obat-obat beresiko tinggi (diuretik, narkotik, sedatif, anti psikotik, laksatif, vasodilator, anti aritmia, antihipertensi, obat hipoglikemik, antidepresan, neuroleptik, NSAID)

2

8.

Riwayat jatuh dalam waktu 12 bulan sebelumnya

2

9.

Osteoporosis

1

10.

Gangguan pendengaran atau penglihatan

1

11.

Usia 70 tahun keatas

1

 

Jumlah

 

38 of 45

PENGKAJIAN RISIKO LUKA DEKUBITUS (Skala Norton)

Penilaian

4

3

2

1

Kondisi fisik

Baik

Sedang

Buruk

Sangat buruk

Status Mental

Sadar

Apatis

Bingung

Stupor

Aktifitas

Jalan sendiri

Jalan dengan bantuan

Kursi roda

Di tempat tidur

Mobilitas

Bebas bergerak

Agak terbatas

Sangat terbatas

Tidak mampu bergerak

Inkontinensia

Kontinen

Kadang-kadang inkontinensia urin

Selalu inkontinensia urin

Inkontinensia urin et alvi

Total skor : .........

39 of 45

40 of 45

41 of 45

42 of 45

MANFAAT P3G

  • Lama rawat memendek
  • Status fungsional (Skor ADL) meningkat
  • Sintasan lebih baik
  • Perawatan ulang makin jarang
  • Kepuasan pasien dan keluarga lebih baik
  • Tidak timbul dekubitus (pasien rawat > 2 minggu)
  • Tidak muncul polifarmasi
  • Tidak muncul efek samping akibat interaksi obat
  • Tidak muncul efek deconditoning
  • Depresi cepat terdeteksi dan terkelola
  • Biaya perawatan akan berkurang

Sumber : Soejono C. Pengkajian paripurna pada pasien geriatri dalam Buku Ajar IPD Jilid III edisi VI . Interna Publishing, 2014.

43 of 45

TIM TERPADU GERIATRI

  • Internis geriatri
  • Rehabilitasi medik geriatri
  • Psikogeriatri
  • Perawat
  • Ahli gizi
  • Dokter gigi
  • Konsultan terkait (neurologi,

bedah ortopedi, bedah

urologi)

FASILITAS GERIATRI

Poliklinik geriatri

⮶ Ruang rawat akut geriatri

⮶ Ruang rehabilitasi geriatri

Day Hospital

Nursing Home

⮶ Fasilitas Home care

44 of 45

Penutup

  • Penilaian pasien untuk menegakkan diagnosis medik geriatri tidak cukup

  • Penatalaksanaan pasien geriatri tidak hanya pada aspek kuratif gangguan organ atau sistem organ tetapi juga menangani hendaya

  • Pengkajian status fungsional, psiko-kognitif, dan status nutrisi penting dilakukan tenaga kesehatan untuk pencapaian kualitas pelayanan dan kualitas hidup pasien geriatri yang lebih baik

45 of 45