BAB 11
QURBAN DAN AQIQAH
PETA KONSEP
QURBAN DAN AQIQAH
Pengertian Qurban
Pengertian Aqiqah
Praktik Berqurban dan Aqiqah
Hikmah Ibadah Qurban dan Aqiqah
Qurban adalah tindakan penyembelihan hewan ternak dengan niat untuk beribadah demi mendekatkan diri kepada Allah swt. Yang dilakukan pada hai raya Idul Adha sampai akhir hari Tasyrik (11, 12, 13 Zulhijjah). Hukumnya sunnah mu’akkad, sangat dianjurkan bagi yang mampu
Pengertian Qurban
Syarat-Syarat Hewan Qurban
Daging hewan qurban wajib dishadaqahkan dalam keadaan mentah. Orang yang berqurban boleh memakan sebagiannya
Distibusi Hewan Qurban
Aqiqah adalah penyembelihan hewan pada hari pencukuran anak yang baru lahir dalam suatu keluarga. Penyembelihan ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah anas anugerah anak yang diberikan. Aqiqah hukumnya sunnah. Dilaksanakn di hari ketujuh kelahiran bayi jika belum mampu pada hari keempat belas atau hari kedua puluh satu
Pengertian Aqiqah
Aqiqah sempurna menurut Nabi Muhammad saw. yaitu dua ekor kambing bagi laki-laki dan satu ekor kambing bagi anak perempuan
Jumlah Hewan Yang Disembelih dalam Pelaksanaan Aqiqah
Praktik Berqurban Dan Aqiqah
Tata Cara Penyembelihan Hewan Qurban
Praktik Berqurban Dan Aqiqah
Tata Cara Penyembelihan Hewan Aqiqah
Hikmah Qurban dan Aqiqah
Hikmah Qurban
Hikmah Qurban dan Aqiqah
Hikmah Aqiqah
إِنَّآ أَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَر َۗ﴿ ۱ ﴾ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ ۗ ﴿ ٢ ﴾ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ ع ﴿ ٣﴾ ﴿الكوثر: ۱ - ٣﴾
” Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak (1) Maka laksanakan shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah) (2) Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)” (Q.S, Al-Kausar/108 : 1-3)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
Surah Al-Kausar/108 : 1-3
وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُمْ مِّنْ شَعَآئِرِ اللهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَآفَّۚ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ ﴿الحج: ٣٦﴾
” Dan unta-unta itu Kami jadikan untumu bagian dari syi'ar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah (ketika kamu menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (untua-unta itu) untukmu, agar kamu bersyukur.” (Al-Hajj/22 : 36)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
Surah Al-Hajj/22 : 36
عَنْ جُنْدَبٍ قَالَ :كَانَ النَبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ ثُمَّ خَطَبَ ثُمَّ ذَبَحَ فَقَالَ : مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيَذْبَحْ مَكَانَهَا أُخْرَى , وَمَنْ لَمْ يَذْبَحْ فَلْيَذْبَحْ بِاسْمِ اللهِ ﴿رواه بخاري﴾
” Jundab berkata, Nabi Muhammad saw. shalat Idul Adha pada kemudian berkhutbah lalu menyembelih, beliau bersabda, "Siapa saja yang menyembelih sebelum ia shalat, maka hendaknya ia menyembelih yang lain sebagai gantinya. dan siapa yang belum menyembelih hendaknya ia menyembelih dengan nama Allah.” (H.R. Bukhari)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
H.R. Bukhari
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا ﴿رواه أحمد﴾
” Barang siapa mempunyai kemampuan untuk berqurban namun tidak mau berqurban, maka jangan mendekati tempat shalat kami.” (H.R. Ahmad)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
H.R. Ahmad
عَنْ سَمُرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : كُلُّ غُلاَمٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ : تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ ﴿رواه ابن ماجه﴾
” Samurah radiyallãhu ‘anhu berkata, Rasulllah saw bersabda “Setiap anak yang lahir tergadaikan dengan aqiqahnya; (aqiqah tersebut) disembelih pada hari ketujuh, lalu (anak tersebut) diberi nama , kemudian mencukur rambut kepalanya (H.R. Ibnu Majah)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
H.R Ibnu Majah
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ ﷺ أَنْ نُعِقَّ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَيْنِ ، وَعَنِ الجَارِيَةِ شَاةً ﴿رواه ابن ماجه﴾
”Aisyah radiiyallãhu anhã berkata, Rasululllah saw. Pernah menyuruh kita untuk menyembelih aqiqah, dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan (H.R. Ibnu Majah)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
Surah H.R. Ibnu Majah
بِاسْمِ اللَّهِ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ ﴿رواه مسلم﴾
”Dengan menyebut nama Allah, Allah Mahabesar, Ya Allah, terimalah qurban dari Muhammad dan dari keluarga Muhammad serta dari umat Muhammad (H.R. Muslim)
Membaca Surah Al-Kausar/108 : 1-3, Al-Hajj/22 : 36,
H.R. Bukhari, Ahmad, Ibnu Majah dan Muslim
Surah H.R. Muslim