1 of 8

Pembukaan Sekolah Tatap Muka

31 Mei 2021

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,

Riset dan Teknologi

2 of 8

Learning Loss

  1. Inisiatif Merdeka Belajar: Fokus pada hal yang paling esensial: AKM – Literasi Numerasi
  2. Simplifikasi Kurikulum SD: Modul Siswa, Guru dan Orangtua perlu sosialisasi yang lebih intensif

Kebijakan Program Kemendikbud Ristek yang sudah ada

  • Kembalikan anak ke sekolah – PTM terbatas butuh dukungan vaksinasi PTK, sosialisasi, kesiapan prokes.
  • Program Prioritas (PSP 7 kab/kota 3T, POP 21 Kab/kota 3T, Kampus Mengajar 1200 Mahasiswa, 313 SD di 3T)
  • Pelatihan Guru: Guru Belajar dan Berbagi (1 Juta Partisipan, 100 juta kali akses), Platform Guru Belajar (In Progress)

Vulnerable Groups

Why ?

Based on data, What is the Gap, and Where is the Gap?

Action Plan: 1. strengthening exixting programs, 2. Creating new programs

3 of 8

Salah satu tantangan ketika sekolah tatap muka kembali

diberlakukan adalah kemungkinan rendahnya partisipasi siswa

  • Beberapa pengamat berpendapat bahwa akan banyak siswa yang mungkin tidak kembali ke sekolah karena terlalu lama tidak masuk sekolah atau karena peningkatan beban ekonomi keluarga akibat pandemi.
  • Hal ini dapat lebih mempengaruhi tingkat partisipasi sekolah anak perempuan dibandingkan laki-laki. Faktor risiko lain, seperti kehamilan, juga dapat menyebabkan lebih banyak anak perempuan putus sekolah.

Setelah krisis Ebola, anak perempuan berkemungkinan lebih kecil sebesar 16 poin persentase untuk kembali ke sekolah

4

4 of 8

Menjawab tantangan kebijakan pembukaan sekolah tatap muka

Pemerintah berkomitmen menyelenggarakan pembukaan sekolah tatap muka pada bulan Juli 2021 untuk mengatasi learning loss pada siswa akibat pandemi Covid-19.

Namun demikian, terdapat beberapa tantangan kebijakan:

  1. Sejauh manakah tingkat penurunan kemampuan siswa sejak menjalani PJJ?
  2. Bagaimana cara meningkatkan partisipasi sekolah tatap muka dengan peka terhadap kelompok rentan?
  3. Bagaimana cara memperbaiki hasil pembelajaran dan

mengembalikan penurunan kemampuan siswa?

  1. Bagaimana cara memastikan agar pembukaan sekolah

tatap muka menjadi kebijakan yang aman bagi anak?

Foto: Shutterstock

8

POVERTYACTIOLAB.ORG/SOUTHEAST-ASIA

5 of 8

Asesmen hasil pembelajaran siswa secara berkala

Sumber: Focusing on the Foundations: Education in the time of COVID-19

POVERTYACTIOLAB.ORG/SOUTHEAST-ASIA

  • Pandemi Covid-19 memperluas jarak antara anak dengan akses layanan pendidikan,

sehingga menyebabkan adanya perbedaan kemampuan antar siswa yang semakin besar.

  • Sebagai langkah awal untuk meningkatkan capaian pembelajaran siswa pasca PJJ

(Pembelajaran Jarak Jauh), :

1. Melakukan asesmen hasil pembelajaran siswa secara berkala.

Dapat menggunakan metode asesmen yang sederhana, cepat, murah dan minim risiko.

– Contoh: asesmen lisan dan personal terhadap setiap siswa.

2. Fokus terhadap keterampilan dasar

siswa.

  • Hasil asesmen dapat dijadikan acuan oleh guru dan sekolah untuk menyusun tujuan pembelajaran siswa dan menyesuaikan materi pembelajaran.
  • Penguasaan keterampilan dasar (literasi dan numerik) dapat dilakukan dengan menambah jam belajar siswa.

10

6 of 8

Pengarusutamaan gender dalam mendorong tingkat

pendaftaran dan partisipasi sekolah

Pandemi Covid-19 dapat meningkatkan risiko anak perempuan putus sekolah akibat meningkatnya kasus pernikahan anak.

Dengan mengakomodasi pengarusutamaan gender, berbagai intervensi juga dapat digunakan untuk mendorong anak perempuan tetap bersekolah sehingga dapat menunda pernikahan anak.

  1. Pelatihan kemampuan negosiasi
  2. Insentif bersyarat dan pemberdayaan remaja

16

7 of 8

Menjamin pelaksanaan protokol kesehatan untuk menciptakan proses pembelajaran tatap muka yang aman bagi anak

  • Memastikan penggunaan masker yang benar dan menyeluruh
  • Menjaga jarak fisik dan memastikan sirkulasi udara yang baik
    • Melakukan pengaturan tata letak ruangan (jarak aman dan sirkulasi udara yang cukup)
    • Melakukan pengaturan lalu lintas 1 (satu) arah di lorong/koridor dan tangga
  • Melakukan desinfeksi seluruh fasilitas sekolah secara berkala
    • Kepala sekolah dapat memantau pembersihan secara reguler
  • Membuat prosedur pemantauan dan pelaporan kesehatan warga satuan

pendidikan

  • Menerapkan mekanisme pencegahan perundungan bagi warga satuan

pendidikan yang terstigma Covid-19

Sumber: Buku Saku Panduan Penyesuaian Penyelenggaraan Pembelajaran (2020); Roadmap to Reopening Safely and

POVERTYACTIOLAB.ORG/SOUTHEAST-ASIA Meeting All Students’ Needs (2021) 31

8 of 8