1 of 5

LAPORAN KEUANGAN DAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA

BAB II

2 of 5

Pendahuluan

  • Laporan keuangan sejatinya dirancang untuk memudahkan para pengguna laporan keuangan tersebut untuk membaca dan menganalisa kondisi keuangan suatu perusahaan.
  • Kenyataannya para pengguna laporan keuangan tidak hanya berasal dari dalam perusahaan melainkan juga berasal dari pihak luar perusahaan.
  • Selain itu, laporan keuangan juga tidak hanya dibutuhkan oleh pihak dalam negeri tetapi juga terkadang dilirik oleh pihak-pihak yang berasal dari luar negeri yang biasanya memiliki tujuan bisnis.
  • Selain untuk tujuan bisnis, beberapa pihak dari luar negeri juga memerlukan laporan keuangan perusahaan-perusahaan publik yang ada didalam negeri untuk melihat fenomena kebaruan untuk tujuan penelitian.
  • Begitupula dengan pihak-pihak dalam negeri juga terkadang menganalisis laporan keuangan publik yang berada diluar negeri baik untuk tujuan bisnis, penelitian, maupun untuk tujuan lainnya.

3 of 5

Pendahuluan

  • Dengan adanya kebutuhan-kebutuhan akan laporan keuangan seperti pada penjelasan sebelumnya, maka suatu laporan keuangan perusahaan publik baik yang ada didalam negeri maupun yang ada diluar negeri hendaknya memiliki standar pelaporan keuangan yang bersifat global agar memudahkan para analis laporan keuangan untuk membaca dan melakukan komparasi terhadap laporan keuangan perusahaan antar negara untuk menilai kinerja perusahaan-perusahaan yang dibandingkan tersebut.
  • Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka IFRS (International Financial Reporting Standard) dilahirkan untuk mengarahkan perusahaan-perusahaan dari berbagai negara untuk menyamakan bentuk laporan keuangannya dalam satu standar yang sama.

4 of 5

Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia

PSAK–IFRS (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan - International Financial Reporting Standard)

PSAK- ETAP (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik)

PSAK Syariah (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah)

Standar Akuntansi Pemerintah (SAP)

PSAK–EMKM (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah)

5 of 5

Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Laporan Laba Rugi

Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Arus Kas

Catatan Atas Laporan Keuangan