1 of 21

Konsep Motivasi dan Aplikasinya

Moh. Kurdi

Prodi Manajemen

Fakutlas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Wiraraja

2 of 21

Motivasi

Motivasi Belajar

Unsulabrar@gmail.com

3 of 21

“Secara taksonomi Motivasi berasal dari kata latin Movere (bergerak)”

“Motivasi : proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.”

  • Intensitas : seberapa giat seseorang berusaha
  • Arah : upaya yang menguntungkan perusahaan.
  • Ketekunan : seberapa lama seseorang bisa mempertahankan usahanya.

Motivasi

Pengertian Motivasi

4 of 21

Salah satu tantangan yg dihadapi oleh Pimpinan dalam Organisasi adalah bgm dpt menggerakkan para bawahan agar mau dan bersedia mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk kepentingan Organisasi.

Motivasi

Motivasi

5 of 21

Motivasi terbentuk setidaknya oleh tiga komponen:

    • Arah merujuk pada apa yang dipilih untuk dilakukan oleh seorang individu ketika disajikan sejumlah tindakan alternatif
    • Intensitas merujuk pada kekuatan dari respons individu ketika pilihan arah dibuat
    • Ketekunan merujuk pada kekuatan yang menetap dari perilaku, atau berapa lama seseorang akan mendedikasikan usaha

Motivasi

Motivasi : Komponen Pembentuk

6 of 21

TEORI MOTIVASI :

Motivasi

TEORI MOTIVASIMASLOW, ALDERFER, McCLELLAND, HEZBERG

MASLOW

ALDERFER

McCLELLAND

HEZBERG

Physiological

Existence

-

Hygiene

Safety & Security

-

-

-

Belongingness & Love

Relatedness

Need for Affiliation

-

Self Esteem

Growth

Need for Achievement

Motivators

Self Actualization

-

Need for Power

-

7 of 21

TEORI MOTIVASI :

Motivasi

MASLOW’s Hierarchy of Need

8 of 21

Teori motivasi Maslow menyatakan bahwa:

    • Kebutuhan individu diatur dalam urutan hierarki mengenai kebutuhan
    • Orang akan berusaha memuaskan kebutuhan yang lebih mendasar (tingkat rendah) sebelum mengarahkan perilaku menuju kebutuhan dengan tingkat yang lebih tinggi

Lima tingkat kebutuhan Maslow, mulai dari yang terendah - tertinggi :

    • Fisiologis
    • Keselamatan dan keamanan
    • Kepemilikan, sosial, dan cinta
    • Harga diri
    • Aktualisasi diri

Motivasi

Teori Motivasi : Maslow

9 of 21

Teori X & Y (Douglas McGregor)

  • Teori X adalah asumsi bahwa para pekerja tidak suka bekerja, malas, tidak menyukai tanggung jawab, dan harus dipaksa untuk mengerjakan

Dimana pada tahap ini seorang pekerja pada dasarya diyakini tidak menyukai bekerja sehingga pekerja harus dipaksa dan diarahkan

  • Teori Y adalah asumsi bahwa para pekerja suka bekerja, kreatif, mencari tanggung jawab, dan dapat menyodorkan diri sendiri dalam melakukan pekerjaannya

Manajer beranggapan bahwa pada teori ini semua pekerja memandang pekerjaan adalah hal yg alamiah seperti beristirahat, bermain maka dari itu pekerja dalam belajar untuk menerima, bahkan mencari tanggung jawab

10 of 21

Teori ERG Alderfer merupakan hierarki kebutuhan yang terdiri dari tiga rangkaian kebutuhan:

    • Eksistensi/Exixtence (Penyediaan kebutuhan biologis, fisiologis)
    • Hubungan/ Relatedness (identifikasi pribadi dg orang lain)
    • Pertumbuhan/Growth (Aktualisasi, pengembangan diri, pengetahuan, keterampilan)

Sebagai tambahan terhadap proses progres kepuasan yang digambarkan Maslow, Alderfer menyatakan bahwa:

“Jika seseorang merasa frustrasi dalam usahanya memuaskan satu tingkat kebutuhannya, dia mungkin akan kembali ke tingkat kebutuhan yang lebih rendah”

Motivasi

Teori Motivasi : ERG Adelfer

11 of 21

Penelitian Herzberg mengungkapkan adanya dua rangkaian faktor yang penting:

    • Motivator merupakan kondisi intrinsik yang mencakup pencapaian, pengakuan, dan tanggung jawab kerja, pengakuan dan kesempatan utk berkembang
    • Faktor higiene merupakan kondisi ekstrinsik dan mencakup gaji, kondisi kerja, dan keamanan pekerjaan

Dalam pandangan Herzberg:

“Hanya motivator(Intrinsik) yang memberikan kontribusi terhadap kepuasan, oleh karena itu motivator memiliki kekuatan untuk menyediakan motivasi”.

Motivasi

Teori Motivasi : Frederick Hertzberg

12 of 21

McClelland telah mengembangkan serangkaian faktor deskriptif yang merefleksikan kebutuhan tinggi akan pencapaian, yaitu:

    • Kebutuhan akan pencapaian (Need of achievement) adalah dorongan untuk berprestasi,untuk pencapaian yg berhubungan dengan serangkaian standar, dan berusaha untuk berhasil
    • Kebutuhan akan kekuasaan (Need of Power) Kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam cara yang tidak akan dilakukan tanpa dirinya
    • Kebutuhan akan afilisasi (Need of Affiliation) Keinginan untuk hubungan yang penuh persahabatan dan interpersonal yang dekat

Motivasi

Kebutuhan akan Pencapaian (McClelland)

13 of 21

Teori ini memusatkan perhatian pada:

  1. Hubungan upaya - kinerja (individu yang mengarahkan upayanya terhadap kinerja)
  2. Hubungan kinerja - Imbalan
  3. Hubungan Imbalan – tujuan pribadi (dimana organisasi dapat memberikan sesuatu yang sangat baik dan dapat memuaskan tujuan dari individu)

Motivasi

Teori Ekspektansi (Victor Vroom)

  • Teori yang menyatakan bahwa kekuatan kecenderungan kita untuk bertindak dengan cara tertentu bergantung pada ekspektasi terhadap hasil dari tindakan itu dan ketertarikan individu terhadap hasil tersebut

14 of 21

  • Inti teori keadilan adalah bahwa karyawan membandingkan input dan output pekerjaan mereka dengan orang lain dalam situasi kerja yang serupa
  • Input adalah apa yang dibawa oleh individu ke dalam pekerjaan seperti keterampilan, pengalaman, dan usaha
  • Output adalah apa yang diterima seseorang dari pekerjaan seperti pengakuan, gaji, tunjangan, dan kepuasan

Motivasi

Teori Keadilan

15 of 21

Model keadilan organisasional

Keadilan distributif (keadilan pada hasil yg diterima)

Keadilan Prosedural (merasakan keadilan dari proses yg digunakan untuk menentukan hasil)

Keadilan Informasi (Keadaan dimana pekerja diberikan penjelasan yg jujur dari setiap keputusan)

Keadilan Interpersonal (Keadaan dimana pekerja diberlakukan secara hormat dan bermartabat)

16 of 21

Suatu kontrak psikologis merupakan kesepakatan tidak tertulis antara individu dan organisasi, merinci apa yang diharapkan untuk diberikan dan diterima dari pihak yang lain.

Kontrak Psikologis : Ekspektasi

  1. Ekspektasi karyawan:
    • Apa yang akan diberikan oleh organisasi kepada mereka
    • Apa yang harus mereka berikan kepada organisasi
  2. Ekspektasi organisasi:
    • Apa yang diberikannya kepada karyawan
    • Apa yang diterimanya dari karyawan

Motivasi

Kontrak Psikologis

17 of 21

Motivasi :

Dari Konsep Menuju Aplikasi

    • Memotivasi dengan Mengubah Sifat dari Lingkungan Kerja
    • Keterlibatan Karyawan.
    • Memberikan Penghargaan kepada Karyawan

Aplikasi Motivasi

Konsep Menuju Aplikasi

18 of 21

    • Memotivasi dengan Mengubah Sifat dari Lingkungan Kerja

Penelitian dalam rancangan pekerjaan (job design) memberikan bukti yang lebih kuat bahwa cara elemen-elemen dalam suatu pekerjaan diatur bisa berfungsi untuk meningkatkan atau mengurangi usaha.

Aplikasi Motivasi

Konsep Menuju Aplikasi

19 of 21

    • Keterlibatan Karyawan.

merupakan sebuah proses partisipatif yang menggunakan masukan karyawan-karyawan dan dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen karyawan untuk keberhasilan organisasi.

Aplikasi Motivasi

Konsep Menuju Aplikasi

20 of 21

    • Memberikan Penghargaan kepada Karyawan

Penghargaan harus bergantung pada kinerja, karyawan harus mendapatkan hubungan yang jelas. Tanpa memperhatikan betapa dekat hubungan antara penghargaan dengan kriteria kinerja, bila individu menganggap rendah hubungan ini, hasilnya adalah kinerja yang rendah, penurunan dalam kepuasan kerja, serta perputaran karyawan dan ketidakhadiran.

Aplikasi Motivasi

Konsep Menuju Aplikasi

21 of 21

Suatu kontrak psikologis merupakan kesepakatan tidak tertulis antara individu dan organisasi, merinci apa yang diharapkan untuk diberikan dan diterima dari pihak yang lain.

Kontrak Psikologis : Ekspektasi

  1. Ekspektasi karyawan:
    • Apa yang akan diberikan oleh organisasi kepada mereka
    • Apa yang harus mereka berikan kepada organisasi
  2. Ekspektasi organisasi:
    • Apa yang diberikannya kepada karyawan
    • Apa yang diterimanya dari karyawan

Aplikasi Motivasi

Kontrak Psikologis