Konsep Motivasi dan Aplikasinya
Moh. Kurdi
Prodi Manajemen
Fakutlas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Wiraraja
Motivasi
Motivasi Belajar
Unsulabrar@gmail.com
“Secara taksonomi Motivasi berasal dari kata latin Movere (bergerak)”
“Motivasi : proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.”
Motivasi
Pengertian Motivasi
Salah satu tantangan yg dihadapi oleh Pimpinan dalam Organisasi adalah bgm dpt menggerakkan para bawahan agar mau dan bersedia mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk kepentingan Organisasi.
Motivasi
Motivasi
Motivasi terbentuk setidaknya oleh tiga komponen:
Motivasi
Motivasi : Komponen Pembentuk
TEORI MOTIVASI :
Motivasi
TEORI MOTIVASI�MASLOW, ALDERFER, McCLELLAND, HEZBERG
MASLOW | ALDERFER | McCLELLAND | HEZBERG |
Physiological | Existence | - | Hygiene |
Safety & Security | - | - | - |
Belongingness & Love | Relatedness | Need for Affiliation | - |
Self Esteem | Growth | Need for Achievement | Motivators |
Self Actualization | - | Need for Power | - |
TEORI MOTIVASI :
Motivasi
MASLOW’s Hierarchy of Need
Teori motivasi Maslow menyatakan bahwa:
Lima tingkat kebutuhan Maslow, mulai dari yang terendah - tertinggi :
Motivasi
Teori Motivasi : Maslow
Teori X & Y (Douglas McGregor)
Dimana pada tahap ini seorang pekerja pada dasarya diyakini tidak menyukai bekerja sehingga pekerja harus dipaksa dan diarahkan
Manajer beranggapan bahwa pada teori ini semua pekerja memandang pekerjaan adalah hal yg alamiah seperti beristirahat, bermain maka dari itu pekerja dalam belajar untuk menerima, bahkan mencari tanggung jawab
Teori ERG Alderfer merupakan hierarki kebutuhan yang terdiri dari tiga rangkaian kebutuhan:
Sebagai tambahan terhadap proses progres kepuasan yang digambarkan Maslow, Alderfer menyatakan bahwa:
“Jika seseorang merasa frustrasi dalam usahanya memuaskan satu tingkat kebutuhannya, dia mungkin akan kembali ke tingkat kebutuhan yang lebih rendah”
Motivasi
Teori Motivasi : ERG Adelfer
Penelitian Herzberg mengungkapkan adanya dua rangkaian faktor yang penting:
Dalam pandangan Herzberg:
“Hanya motivator(Intrinsik) yang memberikan kontribusi terhadap kepuasan, oleh karena itu motivator memiliki kekuatan untuk menyediakan motivasi”.
Motivasi
Teori Motivasi : Frederick Hertzberg
McClelland telah mengembangkan serangkaian faktor deskriptif yang merefleksikan kebutuhan tinggi akan pencapaian, yaitu:
Motivasi
Kebutuhan akan Pencapaian (McClelland)
Teori ini memusatkan perhatian pada:
Motivasi
Teori Ekspektansi (Victor Vroom)
Motivasi
Teori Keadilan
Model keadilan organisasional
Keadilan distributif (keadilan pada hasil yg diterima)
Keadilan Prosedural (merasakan keadilan dari proses yg digunakan untuk menentukan hasil)
Keadilan Informasi (Keadaan dimana pekerja diberikan penjelasan yg jujur dari setiap keputusan)
Keadilan Interpersonal (Keadaan dimana pekerja diberlakukan secara hormat dan bermartabat)
Suatu kontrak psikologis merupakan kesepakatan tidak tertulis antara individu dan organisasi, merinci apa yang diharapkan untuk diberikan dan diterima dari pihak yang lain.
Kontrak Psikologis : Ekspektasi
Motivasi
Kontrak Psikologis
Motivasi :
Dari Konsep Menuju Aplikasi
Aplikasi Motivasi
Konsep Menuju Aplikasi
Penelitian dalam rancangan pekerjaan (job design) memberikan bukti yang lebih kuat bahwa cara elemen-elemen dalam suatu pekerjaan diatur bisa berfungsi untuk meningkatkan atau mengurangi usaha.
Aplikasi Motivasi
Konsep Menuju Aplikasi
merupakan sebuah proses partisipatif yang menggunakan masukan karyawan-karyawan dan dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen karyawan untuk keberhasilan organisasi.
Aplikasi Motivasi
Konsep Menuju Aplikasi
Penghargaan harus bergantung pada kinerja, karyawan harus mendapatkan hubungan yang jelas. Tanpa memperhatikan betapa dekat hubungan antara penghargaan dengan kriteria kinerja, bila individu menganggap rendah hubungan ini, hasilnya adalah kinerja yang rendah, penurunan dalam kepuasan kerja, serta perputaran karyawan dan ketidakhadiran.
Aplikasi Motivasi
Konsep Menuju Aplikasi
Suatu kontrak psikologis merupakan kesepakatan tidak tertulis antara individu dan organisasi, merinci apa yang diharapkan untuk diberikan dan diterima dari pihak yang lain.
Kontrak Psikologis : Ekspektasi
Aplikasi Motivasi
Kontrak Psikologis