1 of 24

dr. Indrarti Soekotjo SpKO

Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani

Departemen Pendidikan Nasional

Tahun 2007

2 of 24

Definisi

  • Sehat :

Tidak adanya penyakit yg ada di dalam tubuh sehingga mengganggu / mengancam kehidupan seseorang.

  • Reproduksi :

Berkembang biak, erat kaitannya dg alat reproduksi, sbg alat untuk berkembang biak , ber anak pinak, menyatu-membelah-dari dua menjadi banyak.

  • Sistem Reproduksi,

terdiri dari Alat Reproduksi dan Berfungsi untuk PROSES REPRODUKSI atau BERKEMBANG BIAK

  • Kesehatan Reproduksi :

Adalah keadaan SEHAT baik secara FISIK, MENTAL maupun SOSIAL yang berkaitan dengan SISTEM REPRODUKSI.

Reproduksi

Erat kaitan nya dengan

SEKSUALITAS

3 of 24

Seksualitas

  • Dalam kamus bahasa, kata “seks” berarti jenis kelamin. (Laki-laki dan Perempuan)

  • Seksualitas adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis kelamin

  • Opini masyarakat:

- Seks dikonotasikan dg

HUBUNGAN SEKS

- Seks masih dianggap

“TABU”/”PANTANG

UNTUK DIBICARAKAN”

- Seks dianggap KONSUMSI

ORANG DEWASA saja

4 of 24

Permasalahan di Indonesia

  • Hubungan seksual pra-nikah
  • Hubungan seks bebas
  • Kehamilan :

- di luar nikah

- usia muda

- aborsi/pengguguran

- kematian ibu hamil

  • Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS)

- Herpes

- Gonorrhoe

- Syphillis

- HIV ADIS

  • Pelecehan, Ketidak setaraan gender, Kekerasan Seksual
  • Perkosaan

5 of 24

Hasil Penelitian

  • Remaja (1/6 dari penduduk dunia – 85% berasal dari negara berkembang):

a. Aktif secara seksual – 50% menikah

b. 15 juta /tahun, remaja (15-19th) melahirkan

c. 4 juta melakukan aborsi

d. 100 juta terkena Infeksi Menular Seksual

- 500 ribu wanita di dunia, meninggal setiap tahun , saat melahirkan (99% dari negara berkembang, termasuk Indonesia)

  • Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia = 470 per 100 ribu kelahiran hidup

(WHO – 2003)

6 of 24

Remaja di Indonesia

  • (Escap, 1992) 1 dari 5 perempuan yg statusnya menikah dan berusia 20 – 24 tahun, melahirkan anak pertama yg merupakan buah dari hubungan seks pra – nikah.
  • (Faturochman Soetjipto, 1989) – 13,5% dan 33,5% remaja laki-laki di Bali telah melakukan hubungan seks sebelum menikah.

7 of 24

Pendidikan Kesehatan Reproduksi�mendidik remaja tentang Pengetahuan, Sikap dan Perilaku yang berkaitan dg Alat Reproduksi dan fungsi-2 serta gangguan-2nya

  • Penting – pemahaman yg baik akan meningkatkan kemampuan remaja untuk menghindari risiko masalah perilaku seksual dan mampu mengelola dorongan seksualnya secara sehat dan bertanggung jawab.

  • Memberi informasi secara baik dan benar, tentang Sistem Reproduksi dan Masalah Reproduksi.

  • Mendorong masyarakat untuk membicarakan masalah seksualitas secara jujur, terbuka dan profesional kepada remaja.

8 of 24

Kesehatan Reproduksi:�Sistem Reproduksi yang SEHAT �Fisik, Mental dan Sosial

  • Fisik:

Alat reproduksi (eksterna dan Interna) yang sehat.

  • Mental:

Kondisi Psikologis Sehat (bertanggung jawab, penuh pengertian, tenggang rasa, toleransi, mandiri)

  • Sosial:

Kondisi lingkungan keluarga, teman dan masyarakat yang baik serta harmonis

9 of 24

FUNGSI SISTEM REPRODUKSI

- Perempuan: estrogen

dan progesteron

- Laki-laki: testosteron

  • Kondisi biologis:

- Perempuan:

Haid/menstruasi, Hamil,

Menopause

- Laki-laki: Ejakulasi,

Andropause

  • Dipengaruhi oleh hormon-2 reproduksi:

10 of 24

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan alat reproduksi

  • Pola Makan yang Baik dan Bergizi.
  • Kebiasaan Hidup Sehat
  • Kesehatan Mental
  • Kondisi Sosial-Ekonomi
  • Pengaruh Lingkungan

11 of 24

Haid/Menstruasi

  • Haid: adalah pengeluaran darah melalui vagina setiap bulan yang berlangsung kurang lebih antara 3 – 7 hari
  • Siklus haid: adalh jarak antara satu hai dengan haid berikutnya, yang berlangsung 30 hari (21-35 hari)
  • Menarche: adalah haid pertama kali datang, terjadi pada usia 11-13 tahun, bahkan dapat terjadi sebelum itu.
  • Menopause: adalah saat berhentinya haid, akibat berkurangnya hormon estrogen, yang terjadi pada usia 49 – 50 tahun.

12 of 24

PROSES TERJADINYA HAID

13 of 24

REMAJA LAKI-LAKI

Hormon Laki-Laki ( Androgen) Mulai Berfungsi,

kematangan alat reproduksi menyebabkan perubahan-perubahan :

Testis

Sperma

disalurkan melalui saluran mani

air mani( semen) dari kelenjar seks

bercampur

keluar melalui saluran kencing, memancar

ejakulasi

14 of 24

Terjadi bila ada pertemuan antara sperma dan sel telur dan sperma berhasil membuahi sel telur.

Proses kehamilan:

  • Sel telur yang keluar dari indung telur pada saat ovulasi akan masuk ke saluran telur.
  • Disaluran telur ini sperma bertemu dengan sel telur dan langsung membuahinya.Sel telur yang telah dibuahi ini menuju rahim dan bersarang pada dinding rahim.
  • Hasil pembuahan (zigot) berkembang menjadi janin (bayi) dalam rahim selama 9 bulan

KEHAMILAN

15 of 24

Proses kehamilan:

  • Sel telur yang keluar dari indung telur pada saat ovulasi akan masuk ke saluran telur.
  • Disaluran telur ini sperma bertemu dengan sel telur dan langsung membuahinya.Sel telur yang telah dibuahi ini menuju rahim dan bersarang pada dinding rahim.
  • Hasil pembuahan (zigot) berkembang menjadi janin (bayi) dalam rahim selama 9 bulan

16 of 24

17 of 24

Usia Subur atau Usia Reproduksi

  • Seorang perempuan dapat hamil dan

menghasilkan keturunan, dibagi atas:

a. usia reproduksi muda (15-20 tahun): bila hamil atau melahirkan mempunyai risiko lebih besar mengalami pendarahan, kesulitan persalinan dll

b. usia reproduksi sehat (20 – 30 tahun): perempuan sudah cukup matang dan aman untuk hamil dan melahirkan

c. usia reproduksi tua (di atas 30 tahun): bila hamil dan melahirkan mempunyai risiko lebih besar mengalami pendarahan, kesulitan persalinan, anak lahir cacat, dll

  • Seorang laki-laki menghasilkan sperma yang cukup, dimulai sejak usia pubertas sekitar usia 12 – 15 tahun hingga usia tak terbatas, selagi masih dpt mengeluarkan air mani yang mengandung sperma

  • Ejakulasi merupakan tanda bahwa sorang remaja laki-laki sudah mampu melakukan fungsi melanjutkan keturunan, tetapi bukan berarti remaja telah siap berhubungan seks

18 of 24

Perilaku Reproduksi yang Sehat

  • Melakukan hubungan seks yang baik, aman, sehat dan halal melalui IKATAN PERNIKAHAN YANG SAH

  • Pernikahan memerlukan:

- persiapan fisik (alat reproduksi) yang sehat dan

matang.

- persiapan mental/psikologis dewasa (mandiri, tg

jawab, dll)

- persiapan sosial-ekonomi mapan (karier, pekerjaan,

masa depan) yang baik.

19 of 24

Perilaku Reproduksi/Seksual�yang tidak sehat

  • Hubungan seks usia remaja – menimbulkan risiko kehamilan usia muda, dan penyakit infeksi menular.
  • Hubungan seks di luar nikah – menimbulkan dampak psikososial yang negatif, penyakit infeksi menular seksual
  • Perilaku seksual menyimpang –

menimbulkan dampak psikologis yang negatif dan penyakit infeksi menular seksual

20 of 24

Say No To Free Sex

Remaja harus mampu bersikap TEGAS dan berkata TIDAK terhadap ajakan melakukan hubungan seks SEBELUM MENIKAH.

Keep Your Reproductive’s Organ Healthy

  • Circumsisi
  • Bersihkan dan keringkan setiap habis BAK/BAB, ssdh mimpi basah, saat menstruasi.

21 of 24

Sebuah pesan bagi remaja�“Kehidupan seorang ibu remaja”�oleh�KERRI ERSKINE�disadur dari Teen Ink. More Voices, More Visions

  • Menjadi ibu tidaklah semudah yang dikira orang. Merawat bayi itu susah kalau kita masih muda dan berusaha untuk terus bersekolah.
  • Aku hamil ketika usiaku baru empat belas. Ketika bayiku lahir, aku yakin tak akan sulit merawatnya, tetapi aku keliru. Saat bayiku sakit, dia tidak pernah tidur sepanjang malam, jadi aku juga tidak tidur karena harus menjaganya sepanjang malam.

22 of 24

  • Saat aku harus membawanya ke dokter, pada saat itulah uang menjadi masalah besar. Biaya ke dokter terasa sangat mahal, karena aku tidak punya uang.
  • Suamiku berumur lebih tua, dan penghasilannya tidak besar untuk membeli makanan, susu, popok dan sewa kontrak rumah petak.
  • Punya bayi itu bukan main-main, berat rasanya, membuat stres dan sangat melelahkan. Aku tidak berniat punya bayi pada usia semuda ini, tetapi itulah yang terjadi dan hal ini dapat menimpa siapa pun.

23 of 24

  • Saat kamu masih remaja, kamu bisa bergaul dengan teman2 dan bersenang-senang. Pikirkan kalau kamu punya bayi, kamu harus tinggal di rumah. Dan hal itu ternyata tidak selalu menyenangkan!
  • Jangan berpikir akan menyerahkan masalahmu ini kepada orang lain agar kamu bisa keluar rumah dan bersenang-senang. Kamu selayaknya bertanggung jawab untuk mengawasi dan membesarkannya.
  • Jadi, camkanlah! Tunggu, Tunggu dan Tunggu …………… hingga kamu cukup dewasa untuk menjadi seorang ibu.

24 of 24

One is never too old to throw away

the usually bad characters

(C. Buddingh)

Seseorang tidak pernah terlalu tua untuk membuang kebiasaan buruknya