DISKUSI MATERI IPAS KELAS 5 SEMESTER 1
Bersama Guru-Guru Exac SD
Bab 4�Berkenalan dengan Bumi Kita
IPAS KELAS 5 (KUMER)
Oleh: Kak Dani Ramdani
Topik A: Ada Apa Saja di Bumi Kita?
Pertanyaan Esensial:
Kenampakan Alam Bumi Kita
1. Litosfer (daratan)
Coba kalian ingat kapan terakhir kali kalian melakukan perjalanan jauh, perjalanan ke luar kota atau ke luar daerah menggunakan moda transportasi darat. Bentuk daratan apa saja yang pernah kalian temui?
Litosfer adalah lapisan kulit bumi yang paling luar yang tersusun atas batuan dan mineral.
Gunung
Gunung adalah bagian daratan yang menonjol dibandingkan dataran lainnya. Biasanya, gunung berukuran sangat besar. Jadi, kalian bisa melihat gunung dengan sangat jelas walaupun dari jarak jauh. Beberapa gunung ada yang bersifat aktif (bisa meletus) atau yang lebih sering dikenal sebagai gunung berapi. Namun, ada juga beberapa gunung yang sifatnya pasif (tidak dapat meletus).
Bukit
Bukit merupakan dataran yang menjulang tinggi namun ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan gunung. Jika gunung diibaratkan sebagai ibu/ayah maka bukit sebagai anaknya. Oleh karena bukit tidak terbentuk karena aktivitas vulkanik maka tidak ada bukit yang bisa meletus.
Lembah
Lembah adalah dataran landai yang terbentuk akibat adanya dua bukit atau dua gunung. Bentuknya seperti cekungan
Dataran Tinggi dan Dataran Rendah
Dataran tinggi adalah daerah daratan yang ketinggiannya lebih dari 700 meter di atas permukaan laut. Adapun dataran rendah adalah bagian daratan yang ketinggiannya antara 0 - 200 meter di atas permukaan air laut.
Hidrosfer adalah lapisan perairan yang menyelimuti permukaan Bumi.
Sekitar 71% dari permukaan Bumi tertutup air, baik air yang ada di lautan, danau, sungai maupun rawa-rawa.
Laut
Laut adalah kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau.
Danau
Danau adalah daerah daratan yang tergenang air atau dengan kata lain, danau adalah genangan air yang dikelilingi oleh daratan. Danau ada yang terbentuk secara alami, tapi ada juga yang terbentuk karena dibuat oleh manusia
Sungai
Sungai adalah bagian daratan yang digenangi air yang mengalir. Air sungai akan mengalir dari sumber mata air (biasanya di pegunungan) menuju ke laut.
Lapisan Atmosfer
Di atmosfer terdapat lapisan-lapisan udara, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Setiap lapisan udara dibedakan berdasarkan temperaturnya dan ketinggiannya dari permukaan Bumi.
Apa yang Sudah Aku Pelajari?
Bumi kita secara umum terdiri atas tiga komponen, yaitu litosfer (lapisan tanah yang menyelimuti Bumi/daratan), hidrosfer (lapisan air yang menyelimuti Bumi/perairan), dan atmosfer (lapisan udara yang menyelimuti Bumi).
Kenampakan alam yang ditemui di daratan diantaranya gunung, bukit, lembah, dataran tinggi, dan dataran rendah.
Kenampakan alam yang ditemui di perairan diantaranya sungai, danau, muara, dan laut.
Atmosfer dapat dibagi-bagi menjadi beberapa lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.
Topik B: Mengapa Bentuk Permukaan Bumi Berubah-ubah?
Pertanyaan Esensial:
1. Apakah kondisi di permukaan Bumi selalu sama sejak dulu hingga saat ini?
2. Bagaimana kondisi permukaan Bumi dapat berubah dari waktu ke waktu?
3. Bagaimana proses terjadinya siklus air?
Perubahan Cuaca di Bumi
Perhatikan gambar siklus air berikut!
Air hujan yang jatuh ke permukaan Bumi akan mengalir ke sungai, danau, dan diserap tanah. Selanjutnya, air akan bergerak lagi mengikuti siklus air tahapan nomor satu. Selain hujan (yang merupakan bagian dari siklus air), cuaca di suatu daerah juga dipengaruhi oleh angin dan temperatur udara.
Apa yang Sudah Aku Pelajari?
Topik C: Bagaimana Bumi Kita Berubah?
Pertanyaan Esensial:
Pernahkah kalian mendengar bencana alam seperti gempa Bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi? Ketiga jenis bencana alam ini terjadi akibat dari pergerakan lempeng Bumi. Selain menyebabkan bencana alam tersebut, pergerakan lempeng Bumi juga mengubah struktur Bumi kita.
Permukaan Bumi yang Berubah-ubah
Perhatikan Kondisi Gunung Tambora sebelum dan sesudah Meletus!
Dari gambar tersebut, kita bisa melihat struktur gunung berubah. Dari yang semula memiliki puncak berbentuk kerucut, setelah meledak puncak tersebut hilang dan berubah menjadi kawah (seperti danau kering) yang sangat besar. Ini merupakan salah satu contoh perubahan struktur Bumi karena faktor alam.
Struktur lapisan Bumi
Inti Bumi memiliki suhu 5.4000 C, lima puluh empat kali lebih panas dibandingkan air mendidih. Benda apapun yang berada di sekitar inti Bumi akan meleleh dan berubah wujud menjadi cair. Itu sebabnya, inti luar Bumi berwujud cair. Namun, karena bagian mantel dan permukaan Bumi memiliki jarak yang jauh dari inti Bumi dan suhunya lebih rendah maka bagian ini berwujud padat. Mirip dengan permukaan agar-agar yang sedang didinginkan, bagian luarnya sudah padat, namun bagian dalamnya masih cair.
Arus konveksi
Ketika cairan dipanaskan maka cairan itu akan terus bergerak karena adanya arus konveksi (perpindahan kalor pada cairan). Akibatnya, bagian padat yang ada di permukaan Bumi akan ikut bergerak. Inilah yang menjadi penyebab mengapa bagian permukaan Bumi yang berbentuk lempengan-lempengan terus bergerak. Pergerakan lempengan Bumi inilah yang menyebabkan terjadinya gempa Bumi, memicu terjadinya tsunami dan terbentuknya gunung berapi.
Apa yang Sudah Aku Pelajari?
Permukaan Bumi berbentuk padat (keras) dan bagian mantel Bumi berbentuk cair.
Lapisan permukaan Bumi berbentuk lempengan-lempengan yang bisa saling tumpang tindih satu sama lain.
Lempengan Bumi senantiasa bergerak karena adanya arus konveksi yang terjadi di dalam Bumi.
Pergerakan lempeng Bumi ini yang menyebabkan permukaan Bumi mengalami perubahan.
Arus konveksi pada cairan bergerak dari air yang memiliki suhu tinggi ke air yang memiliki suhu lebih rendah.