1 of 22

GEOTUTORIAL

“Mata Kuliah:

Seismologi”

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

2 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

SEISMOLOGI

  • Ilmu yang mempelajari tentang perambatan gelombang seismik dan gempa bumi.
  • Seismograf: alat pencatat gempa gelombang gempa.
  • Seismogram: hasil rekaman gempa bumi

3 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

GEMPA BUMI

  • Andrew C. Lawson & Harry F. Reid -> berdasarkan Sesar San Andreas yang dikembangkan tahun 1908. Menyatakan:

Getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat adanya pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik

  • Brune (1974) -> mengusulkan Teori Reid (Teori Elastik Rebound) yang mengarah pada:

4 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

GEMPA BUMI

  • Dalam teori tektonik yang sekarang, semuanya tercangkup dalam Teori Tektonik Lempeng:
  • Howell (1959), mengklasifikasikan kejadian gempa bumi secara umum:

5 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

KLASIFIKASI GEMPA BUMI

  • Berdasarkan kekuatan gempa:
  • Berdasarkan sumber kejadian gempa

  • Berdasarkan kedalaman focus:
  • Berdasarkan tipe gempa:

6 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

TEORI ELASTISITAS

Tegangan (Stress) : Gaya per satuan luas

Regangan (Strain) : Dampak dari gaya yang diberikan pada suatu medium

 

 

7 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

TEGANGAN (STRESS)

8 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

KONSTANTA ELASTISITAS

 

9 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

KONSTANTA ELASTISITAS

 

10 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

KONSTANTA ELASTISITAS

 

11 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

KONSTANTA ELASTISITAS

 

12 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

HUBUNGAN TEGANGAN & REGANGAN

  • OA dan AB : zona elastik
  • B : titik awal terjadinya deformasi
  • CD : regangan permanen

13 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

PENGERTIAN DAN JENIS GELOMBANG SEISMIK

  • Gelombang seismik merupakan gelombang mekanik yang terbentuk karena adanya gempa bumi, erupsi, longsor, dan lain sebagainya sehingga membutuhkan medium untuk merambat.
  • Dibagi menjadi gelombang badan (body wave) dan gelombang permukaan (surface wave).
  • Gelombang badan dibagi menjadi gelombang primer (P) dan gelombang sekunder (S).
  • Gelombang permukaan dibagi menjadi gelombang Love (L) dan gelombang Rayleigh (R).

14 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

GELOMBANG BADAN

Gelombang yang dapat merambat ke segala arah dalam bumi.

  • Gelombang primer/longitudinal merupakan gelombang badan yang arah gerak partikelnya sejajar dengan arah rambatan gelombang.
  • Gelombang yang memiliki kecepatan paling besar dibandingkan dengan gelombang seismic lainnya.
  • Dapat merambat melalui medium cair, padat, dan gas.

15 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

GELOMBANG BADAN

  • Gelombang primer/sekunder merupakan gelombang badan yang arah gerak partikelnyasejajar dengan arah rambatan gelombang.
  • Gelombang yang memiliki kecepatan lebih lambat dibandingkan dengan gelombang primer.
  • Hanya dapat merambat pada medium padat saja.

16 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

GELOMBANG PERMUKAAN

  • Gelombang yang dapat merambat di permukaan bumi.
  • Amplitudo semakin melemah jika semakin menjalar ke dalam bumi
  • Bersifat merusak, karena lebih banyak menghasilkan pergerakan tanah.

  • Gelombang Rayleigh (R): gelombang permukaan dengan orbit gerak berbentuk elips dengan kombinasi gelombang P dan S.
  • Gelombang yang memiliki periode yang lebih Panjang, sehingga lebih cepat mencapai material yang lebih dalam disbanding gelombang dengan periode pendek.

17 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

GELOMBANG PERMUKAAN

  • Gelombang Love (L): gelombang permukaan yang arah perambatannya dalam bentuk transversal, yaitu gelombang S horizontal.
  • Gelombang yang lebih cepat dibandingkan gelombang Rayleigh.

18 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

PENJALARAN GELOMBANG SEISMIK

Hukum Snellius menyatakan bila suatu gelombang jatuh pada bidang batas dua medium yang mempunyai perbedaan densitas, maka gelombang tersebut akan dibiaskan, jika sudut datang gelombang lebih kecil atau sama dengan sudut kritisnya.

19 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

PENJALARAN GELOMBANG SEISMIK

Prinsip Huygens menyatakan bahwa tiap titik pada gelombang dapat menjadi sumber untuk terbentuknya gelombang baru yang sama seperti sumber gelombang dan jumlah energi total gelombang baru akan sama dengan sumber gelombang.

20 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

PENJALARAN GELOMBANG SEISMIK

Prinsip Fermat menyatakan gelombang akan merambat dari satu titik ke titik yang lain dengan melalui lintasan dengan waktu tempuh tersingkat.

21 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

SEISMOLOGI

CONTOH SOAL

Gelombang geser (shear wave) merambat dari lapisan tanah pertama ke lapisan kedua dan kemudian ke lapisan ketiga yang memiliki kecepatan rambat berbeda-beda:

V pada lapisan 1 = 300 m/s, V pada lapisan kedua = 500 m/s, V pada lapisan ketiga = 700 m/s.

22 of 22

HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

TERIMA KASIH