1 of 62

WILMAR NABATI INDONESIA – GRESIKLK3En Safety Guarding

Created: 11/03/2025

Revision 0 Issued: 11/03/2025

Created by Yohanes R.

2 of 62

3 of 62

Tujuan Pelatihan

Untuk memastikan:

  • Memahami pentingnya penerapan LOTO & safety guarding.
  • Memahami peralatan apa saja yang memerlukan LOTO & safety guarding di Wilmar Gresik.
  • Mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang berhubungan dengan LOTO & safety guarding.

1

4 of 62

Apa Itu Safety Guarding

Safety guarding (pelindung keselamatan) adalah suatu alat perlengkapan fisik yang dipasang pada suatu pesawat tenaga dan produksi (mesin) yang berfungsi untuk melindungi tenaga kerja dari bahaya fisik yang ditimbulkan pesawat tenaga dan produksi.

  • Sumber bahaya fisik:
  • Sistem mekanis (benda berputar, reciprocating),
  • Suhu ekstrim,
  • Listrik,
  • Kendaraan,
  • Radiasi,
  • Dll.

1

5 of 62

Sumber Bahaya Fisik

1

6 of 62

Tipe Safety Guarding – Fixed Guard (1)

Fixed guard

Penghalang permanen yang dipasang untuk mencegah/membatasi akses ke area yang berbahaya yang dilakukan sengaja atau tidak sengaja.

Seperti: pelindung sangkar pada motor, plug system,

Standard:

  • Diameter celah max 10mm atau lebih kecil dari kelingking atau jarak yang cukup besar sehingga tidak anggota tubuh dapat menjangkau area berbahaya,
  • Melindungi 360°dari area berbahaya,
  • Terpasang rigid,
  • Terpasang pada rotary part dengan elevasi hingga 2.6 m

1

7 of 62

Tipe Safety Guarding – Fixed Guard (2)

1

8 of 62

Tipe Safety Guarding – Adjustable Guard

Adjustable guard

Pelindung tidak tetap yang dapat diset mengikuti/menyesuaikan kebutuhan saat bekerja karena butuh ketelitian tinggi atau keterbatasan area.

Seperti: pelindung pada mesin asah, fire blanket, hand rail & mid rail, barricading line, dll.

Standard:

  • Terpasang jika fixed guard tidak dapat diimplementasikan (setelah review).
  • Melindungi anggota tubuh yang kontak langsung dengan area berbahaya.
  • Pelindung dalam kondisi sempurna (tidak deformasi).
  • Wajib menggunakan APD ketika menggunakan alat kerja tersebut.

1

9 of 62

Tipe Safety Guarding – Self Adjusting Guard

Self Adjusting Guard

Pelindung mekanis yang menutupi area berbahaya secara otomatis yang bekerja ketika alat kerja sedang digunakan.

Seperti: ELCB, MCB, bor meja, dll.

Standard:

  • Pelindung bekerja/aktif ketika alat digunakan.
  • Tidak boleh ada modifikasi pada mekanisme pelindung.
  • Wajib menggunakan APD ketika menggunakan alat kerja tersebut.
  • Wajib dilakukan pengecekan setelah pelindung aktif.

1

10 of 62

Tipe Safety Guarding – Interlock Guard

Interlock Guard

Pelindung yang akan mematikan atau menonaktifkan daya pada mesin setiap kali sensor terpicu yang dilakukan sengaja atau tidak sengaja.

Seperti: light curtain, VRD, emergency button, fire system, dll.

Standard:

  • Tidak boleh ada modifikasi pada sistem interlock.
  • Sistem interlock harus aktif ketika alat digunakan.
  • Dilakukan pengecekan system interlock sebelum alat digunakan.
  • Harus ada langkah reset pada system untuk mengkatifkan sistem kembali.
  • Dilarang perbaikan hanya menggunakan interlock system.

1

11 of 62

Safety Guarding – Emergency Button

Emergency button dirancang untuk digunakan ketika terjadi insiden atau situasi berbahaya dimana semua sumber energi pada system segera terputus dengan aman.

Tiap alat/area berbahaya diwajibkan memiliki 1 emergency button dan mudah dijangkau. Dan direkomendasikan ditambah sesuai titik dimana terdapat banyak aktifitas orang sehingga level insiden bisa diminimalisir.

1

12 of 62

WILMAR NABATI INDONESIA – GRESIKLK3En Energy Isolation including LOTO

Created: 07/07/2020

Revision 2 Issued: 01/07/2023

Created by Heri P.

13 of 62

Apa Itu Isolasi Energi

Pemisahan/pemutusan dari semua sumber energi yang ada sebelum melakukan aktivitas dengan energi tersebut, (operasional, CMPM, dll).

Energi yang perlu diisolaso seperti:

  • listrik,
  • fluida bertekanan &/ panas,
  • energi mekanik, dan
  • energi potensial.

LOTO

Energi Listrik pada Panel Listrik

Energi Fluida Bertekanan pada jalur pipa

Energi Mekanik pada Kendaraan Bermotor & Sarana Bantu Angkat

Energi Potensial pada Hidrolis Sistem/pegas

1

14 of 62

Cara Isolasi Energi

Listrik:

Offkan breaker > pastikan tergrounding, nilai grounding max 5 ohm > cek sisa arus listrik.

Fluida bertekanan &/ panas:

  • Flammable material: close valve > cleaning line & area > purging line > disconnect line > gas test.
  • Non flammable material: close valve > cleaning line & area > gas test.

Energi Mekanik pada Kendaraan Bermotor & Sarana Bantu Angkat:

Offkan kendaraan > rem tangan > ganjal

Energi Potensial pada Hidrolis Sistem/pegas:

Offkan kendaraan > rem tangan > ganjal > pasang dongkrak/alat pencegah jatuh lainnya untuk part yang diperbaiki.

1

15 of 62

Apa Itu LOTO

Pekerjaan memasang alat pengunci fisik (padlock) dan pemberian tagging (identitas) pada terminal sumber energi tersebut yang telah isolasi dengan tujuan memastikan tidak ada energi yang masuk ke obyek sedang dikerjakan atau energi terus terhenti/terputus.

  • LO (Lock out) – Penghalang fisik yang dapat terkunci untuk mengontrol pelepasan energi.

  • TO (Tag out) – Identitas terperinci yang melekat pada penghalang fisik yang terisolasi dan memiliki rincian identitas orang, tujuan dan tanggal isolasi

1

16 of 62

Kapan Implementasi LOTO

Semua kegiatan yang berhubungan dengan energi.

Seperti:

  • Inspeksi,
  • Perbaikan,
  • Maintenance,
  • Cleaning.

8 dari 10 insiden dengan dampak cacat permanen di Wilmar adalah hasil langsung dari kegagalan melakukan isolasi energi termasuk LOTO.

1

17 of 62

Proses Isolasi Energi & LOTO

1

18 of 62

1

19 of 62

3. PENERAPAN LOTO

3.1 LOTO PADA BERBAGAI JENIS KONVEYOR DAN MESIN PRODUKSI

ENGINEERING SAFETY STANDARD

  1. Safety cover (pelindung/ tutup)
  2. Sprocket - chain/ belt -pulley dari motor penggerak ke pulley atau screw atau sistem rotary lainnya
  3. Kipas motor
  4. Pulley atau rotary system lainnya.
  5. Belting conveyor, atau screw conveyor, chain-bucket
  6. Roller

  1. Perangkat safety cleaning
  2. Scrapper system
  3. Line air compressor
  4. Perangkat LOTO untuk local panel
  5. Perangkat lock out (clamp) pada belting/screw conveyor/ chain-bucket, atau rotary system lainnya

20 of 62

3. PENERAPAN LOTO

DILARANG KERAS/ PELANGGARAN BERAT

  1. Melakukan cleaning secara manual/ sentuhan fisik baik langsung maupun dengan stick pada saat konveyor / mesin produksi beroperasi (running).
  2. Melakukan pelumasan sprocket, chain maupun roller pada saat konveyor/ mesin produksi beroperasi (running), kecuali menggunakan Lubrication Gun oleh personil yang terlatih.
  3. Melakukan perbaikan atau perawatan conveyor/ mesin produksi tanpa menerapkan LOTO yang tepat.
  4. Membiarkan konveyor/ mesin produksi beroperasi tanpa safety cover pada motion parts: sprocket-chain, pulley, screw, belting, atau chain-bucket.

3.1 LOTO PADA BERBAGAI JENIS KONVEYOR DAN MESIN PRODUKSI

21 of 62

22 of 62

23 of 62

24 of 62

25 of 62

26 of 62

27 of 62

28 of 62

29 of 62

30 of 62

31 of 62

32 of 62

33 of 62

34 of 62

IZIN KERJA LOTO

  • DISIAPKAN DAN DIAJUKAN OLEH:
  • Tim pelaksana kerja

  • DIPERIKSA DAN DIVERIFIKASI OLEH:
  • PIC Safety/ Supervisor Tim Kerja
  • PIC Safety/ Pengawas, dan Supervisor Area Kerja

  • DISETUJUI OLEH:
  • HoD Area Kerja

  • PENGAWASAN OLEH:
  • PIC Safety Tim Kerja
  • Pengawas yang ditugaskan
  • Supervisor Area Kerja
  • EHS Team – Patroli

  • Detail Bahaya, Resiko dan Pengendalian ---🡪 lihat di JSEA

1

35 of 62

IZIN KERJA LOTO

1

36 of 62

IZIN KERJA LOTO

1

37 of 62

ABSENSI

Subject :

Safety Guarding & LOTO

38 of 62

IMPLEMENTASI PADLOCK

39 of 62

IMPLEMENTASI TAG OUT

Isolation Tag Out

Tagging ini dipasang oleh pihak PIC User pada penerapan padlock nya sendiri warna kuning, dan Bersama padlock dan personal tag out LOTO MAN E&I warna biru.

Personal Tag Out

Tagging ini dipasang bersama padlock nya (biru) oleh LOTO MAN E&I, dan dipasang pada LOTO BOX bersama padlock nya (merah-karyawan, hijau-kontraktor, hitam-spare) oleh semua personil yang terlibat pekerjaan.

Out of Service Tag Out

Tagging Out of Service ini dipasang:

1. Oleh LOTO MAN E&I bersama padlock nya terhadap terminal energi listrik untuk obyek yang abnormal dan mengalami delay perbaikan.

2. Oleh PIC User pada obyek equipment abnormal baik yang sedang dikerjakan maupun menunggu pengerjaan.

40 of 62

PERANGKAT LOTO – LOTO BOX

PORTABLE LOTO BOX

Contoh Material Code:

N11.0002040.00013

FASILITAS LOTO BOX HARUS TERSEDIA DISETIAP UNIT KERJA (FACILITY)

FIXED

LOTO BOX

Prototype by: Fabrikasi Civil Workshop

Material Code: In Progress

berbagai wadah/box yang dapat digunakan untuk menyimpan anak kunci dalam penerapan LOTO, sehingga padanya dapat diterapkan Multiple LOTO oleh semua personil yang terlibat pekerjaan

41 of 62

PERANGKAT LOTO – LOTO BOX

Tagging yang menyertai LOTO BOX untuk memberikan informasi ID Terminal energi terkait yang diterapkan LOTO.

42 of 62

PERANGKAT LOTO – LOTO STATION

Contoh Material Code:

N11.0006008.00004

SETIAP DCS/CONTROL ROOM HARUS DIFASILITASI LOTO STATION LENGKAP DENGAN PERANGKAT LOTO YANG RELEVAN

Tempat penyimpanan perangkat LOTO sehingga dapat tertata rapi dan mudah didapatkan.

43 of 62

LOTO ENERGI LISTRIK – TANGGUNG JAWAB

44 of 62

LOTO ENERGI LISTRIK – TANGGUNG JAWAB

45 of 62

LOTO ENERGI LISTRIK – TANGGUNG JAWAB

46 of 62

ALUR PERMINTAAN LOTO TERMINAL POWER KE E&I

REQUEST PEMASANGAN LOTO

REQUEST PELEPASAN LOTO

47 of 62

SANKSI ATAS PELANGGARAN LOTO

Note:

Sesuai Peraturan K3L Karyawan dan Peraturan K3L Kontraktor

48 of 62

TIMELINE IMPLEMENTASI �SAFE WORK PRACTICE LOTO

49 of 62

FORMAT LOGBOOK LOTO

TERMINAL ENERGI LISTRIK

50 of 62

FORMAT LOGBOOK LOTO

TERMINAL NON-ENERGI LISTRIK

51 of 62

PANDUAN PEMASANGAN POSTER SAFE WORK PRACTICE

  • Ukuran Poster minimal dipasang adalah ukuran A3 (30x42 cm)
  • Media yang digunakan bisa menggunakan Papan Signboard, Papan Informasi (mading), Banner, Videotron, dan lainnya.
  • Dipasang di lokasi-lokasi strategis dan mudah di lihat: Pintu masuk plant, pintu masuk kantor, Papan Informasi, area dengan risiko tinggi (khususnya penerapan LOTO).

52 of 62

SAFE WORK PRACTICE LOTO

PANDUAN IMPLEMENTASI ISOLASI ENERGI LISTRIK

53 of 62

ILUSTRASI LOTO

+

+

Semua karyawan yang terlibat pada pekerjaan.

Semua Non karyawan yang terlibat pada pekerjaan.

  • Contoh implementasi LOTO pada pompa motor air hydrant yang dikerjakan karyawan dan non karyawan (kontraktor).

Tangki hydrant

Keterangan

Pengguna

LOTO Man E&I

PIC User

Semua karyawan yang terlibat pada pekerjaan

Semua non karyawan yang terlibat pada pekerjaan.

+

Terminal Energi Listrik

Terminal Energi Non-Listrik

+

LOTO BOX

+

Equipment

54 of 62

ALUR PERMINTAAN LOTO TERMINAL POWER KE E&I

REQUEST PEMASANGAN LOTO

REQUEST PELEPASAN LOTO

55 of 62

TIMELINE IMPLEMENTASI �SAFE WORK PRACTICE LOTO

56 of 62

LOTO LIBRARY

  • Poster Design Safe Work Practice LOTO
  • Standard Design Tag Out Design
  • Standard Design Fixed LOTO BOX
  • Standard Form Logbook LOTO
  • Database Material Code Perangkat LOTO

https://bit.ly/loto-drive

57 of 62

Apa Yang Harus Diperhatikan

Semua peralatan yang sedang di LOTO harus:

  • Terpasang BARIKADE.
  • Terpasang tagging OUT OF SERVICE.
  • Harus dilakukan TRY OUT (pengecekan ulang).
  • LOTO pada terminal energi listrik hanya boleh di LOTO oleh PIC USER dan LOTO MAN.
  • Semua pekerja yang terlibat harus memasang PERSONAL LOTO termasuk PIC USER & LOTO MAN.
  • Emergency button harus tersedia dan mudah dijangkau dari titik kerja.

1

58 of 62

Kenapa harus Isolasi Energi & LOTO

“Mengapa bahaya diabaikan?”

“Biasanya tidak ada masalah”

“Saya diajarinya seperti itu”

“Saya harus lakukan

lebih cepat,

lebih mudah, lebih murah”

“Saya biasa melakukan yang lebih bahaya”

1

59 of 62

Insiden Sharing (1)

Keparahan: LTI

Keparahan: PD

Keparahan: Fatality

1

60 of 62

Insiden Sharing (2)

Pada Senin, 29-Jan-24 pada sekitar jam 09.30 am, personil helper kegiatan Fabrikasi dari PT.SPIN di Proyek HC-4 mengalami kecelakaan dimana tangan kanan di bawah pergelangan dan dekat lutut kiri tergores batu gerinda. Korban mencolokkan mesin gerinda (hand power tool) dengan mesin gerinda dibopong sambil duduk pada posisi paha kirinya, dan tidak diketahui bila mesin gerinda saklar power-nya dalam posisi switch "ON". Setelah stacker di colokkan ke sumber power, mesin gerinda beroperasi dan reaksi korban membuang mesin gerinda ke arah kanan sehingga putaran batu gerinda mengenai tangan kanannnya pada posisi di bawah pergelangan dan menyerempetdekat lutut kirinya.

Pekerja melakukan drain air margarin dari Tanki T-305 dengan transfer ke box trap compartment pertama. Setelah transfer, valve outletnya dibuka seperempat tiba-tiba air yang berada dari dalam box trap menyembur ke atas, sehingga mengenai punggung pekerja yang berada di bawah tanki box trap.

Keparahan: LTI

Keparahan: PD

Pada pukul 19.20 saat melakukan penataan bag di pallet dan ketika dapat 1 layer tumpukan bag di atas pallet. Sdr Annas akan berpindah posisi dari awalnya berdiri di atas pallet selanjutnya ingin turun di bawah.

Saat proses turun dari pallet, posisi keseimbangan badannya tidak bagus dan tangan kanannya reflek ingin berpegangan dan tidak disadari tangannya menuju ke arah belt conveyor dan menyebabkan tangannya terjepit conveyor, sehingga mengakibatkan tangan kanan mengalami patah tulang.

Keparahan: PD

1

61 of 62

Post Test

KONTRIBUTOR :

KARYAWAN

SUBJECT/MATERI :

  1. Safety Guarding
  2. Isolation Energy including LOTO

https://wilmar.jotform.com/heri.purwanto/post-test-training-ehs

1

62 of 62

Terima Kasih

1