ASAM NUKLEAT
Oleh:
DR. SULVI PURWAYANTIE
�INGAT ASAM NUKLEAT�INGAT GENETIKA ..!!!! �
1. DNA (deoksi nucleotides acid)
2. RNA (ribo nucleotides acid)
Nukleotida merup unit struktur dr DNA, RNA & beb koenzim (Ko-A), FAD, ADP, NADP dll.
Rangkaian nukleotida yang menjadi struktur dasar as. nukleat
Gula ribosa/pentosa
O
BASA-N
AS. FOSFAT
Ikatan…….
C4
C3
C2
C1
C5
Struktur kimia As. Nukleat tdd:�1. gula ribosa/pentosa�2. asam fosfat�3. basa-N
Pembentukan struktur nukleotida
4. Antar nukleotida terjadi ikatan antara basa-N dengan basa-N melalui ikatan H
Ikatan yg terjadi antara nukleotida melalui ikatan H.�Struktur nukleotida yang berikatan berlawanan arah. Nukleotida I mempunyai arah 5’-3’ sedangkan nukleotida lainnya mempunyai arah 3’-5’.��
Basa Nitrogen (basa-N)
Macam basa-N pd struktur as. Nukleat ada 2 macam:
1. Purin : Adenin (A) dan Guanin (G)
2. Pirimidin : Sitosin (C), Timin (T), Urasil (U)
Perbedaan basa-N yang membentuk DNA dan RNA terletak pd jenis purin dan pirimidinnya
JENIS BASA NITROGEN
PURIN
PIRIMIDIN
ADENIN
GUANIN
SITOSIN
TIMIN
URASIL
Purin selalu berpasangan dgn Pirimidin pd DNA
PURIN
Adenin
Guanin
PIRIMIDIN
Tiamin
Urasil
Sitosin
Pasangan antara Basa-N:
Adenin dgn Timin (A-T ) ada 2 ik H Guanin dgn Sitosin (G-S) ada 3 ik H
PURIN
Adenin
Guanin
PIRIMIDIN
Tiamin
Urasil
Sitosin
Purin selalu berpasangan dgn Pirimidin pd RNA
PURIN
Adenin
Guanin
PIRIMIDIN
Tiamin
Urasil
Sitosin
purin
Adenin:
* purin yg m’punyai fungsi dlm biokimia
t’masuk respirasi sel dlm bentuk ATP,
kofaktor-NAD, FAD
* bag dr komponen DNA & RNA.
XANTHIN & HYPOXANTHIN
Sumber xanthin :
Kelebihan konsumsi bhn pangan yg mengandung xanthin dpt mnmbulkan a.urat
Gula ribosa/pentosa
Macam gula ribosa/pentosa dalam struktur as. Nukleat ada 2 macam:
1. Gula deoksi ribosa (pembentuk DNA)
2. Gula ribosa (pembentuk RNA)
Asam pospat (HPO4)
Macam asam fosfat yang membentuk struktur as. Nukleat:
Struktur pembentuk DNA/RNA
ASAM NUKLEAT: DNA & RNA
RIBOSA
GULA PENTOSA
PIRIMIDIN
PURIN
BASA N
ASAM POSPAT/GUGUS POSPAT
NUKLEOSIDA
NUKLEOTIDA
DEOKSIRIBOSA
A, G
T, S, U
Komponen genetik
xhantin
hipoxhantin
PURIN
Monopospat
Dipospat
tripospat
Struktur pembentuk DNA/RNA
PENAMAAN NUKLEOSIDA
�Ikatan antara basa-N dgn gula ribosa (nukleosida)�
PENAMAAN NUKLEOTIDA
�ikatan nukleosida dgn as. pospat (nukleotida)�
Adenosin + 1 as.pospat (monopospat) = AMP
Adenosin + 1 as.pospat (dipospat) = ADP
Adenosin + 1 as.pospat (tripospat) = ATP
Penamaan nukleotida
Adenosin+ 1 as.pospat= AMP = asam adenilat
hypoxanthin
inosine
IMP & GMP senyawa kimia yg memberi kontribusi citarasa seperti MSG/glutamat.
contoh struktur nukleotida:
adenin+ribosa +1P = AMP (adenosin mono pospat)
Atau asam adenilat
Nama komponen kimia ini……???
Basa-Nnya
adalah adenin
AMP
Nukleotida yg penting diketahui
Nukleotida (Adenin) = AMP (Adenosin MonoP) = as. adenilat
(Guanin) = GMP (guanosin monoP) = as. guanilat
as. Inosinat = IMP (Inosin Mono P)
Senyawa AMP, GMP, IMP adalah sumber penghasil rasa umami
(Sitosin) = sitidin mono fosfat = CMP
(Urasil) = uridin mono fosfat = UMP = as. Uridilat .......RNA
CONTOH: �p’bentukan ATP
ikatan adenin-ribosa= adenosin
adenin-ribosa yg t’ikat dgn 3 P = ATP
adenin
ATP
adenosin
guanin
deoksiguanosin
Bentuk DNA dan RNA
KARAKTERISTIK
DNA
Double stranded/double helix mengikuti model Watson Crick
KARAKTERISTIK DNA
Pembentukan rangkaian nukleotida mengikuti 5’ 3’.
Dlm posisi DNA, pengikatan 1 rangkaian nukleotida dgn 1 rangkaian nukleotida yg lain, dgn posisi g berlawanan
(Double stranded & antiparalel strand)
KARAKTERISTIK RNA
| DNA | RNA |
Untaian Struktur molekul Gula pentosa Basa purin (A; G) Basa pirimidin (S; T; U) Rantai nukleotida Stabilitas terhadap hidrolisis | Double Deoksiribosa A; G S; T Panjang stabil | Single Ribosa A: G S; U Lebih pendek kurang stabil |
BEDA DNA & RNA
POST TEST
1. Nukleosida dari guanin disebut:
a. Asam guanilat b. Guanidin c. GMP
2. Molekul pembentuk asam nukleat adalah:
a. DNA b. Nukleotida c. Nukleoisida
3. Pasangan adenin pada DNA adalah:
4. RNA hanya mengandung basa-N dari jenis:
a. Adenin b. Timin c. Urasil
5. Jenis gula pembentuk asam nukleat adalah:
a. C6 b. C5 c. Gula pentosa dan C5
6. Bentuk molekul DNA:
7. Ikatan yang terjadi antar basa-N adalah
a. Ik. H b. Ik glikosidik c. Ik. peptida
SINTESIS PROTEIN SECARA GENETIK
1. mRNA; messenger
2. tRNA; tranfer
3. rRNA; ribosom
Sintesis protein dimulai dari inti sel, masuk ke sitoplasma dan menuju ribosom (tempat sintesis yg sebenarnya)
Syarat terjadinya sintesis protein
Sifat-sifat genetik (gen) disimpan dalam kromosom yang terdpt pd DNA (inti sel).
Oleh karena itu untuk sintesis protein ttt, sifat yang akan dibuat harus sesuai dlm DNA yg terdpt sifat protein tsb.
Fisik DNA tdd 2 untaian rantai, hanya 1 untaian sj yang akan disalin sifatnya, daerahnya disebut sense (daerah template), sedangkan rantai yg lain disebut antisense.
TAHAP SINTESIS PROTEIN
TAHAP SINTESIS PROTEIN SEC GENETIK
TRANSKRIPSI:�Proses penyalinan kode-kode genetik dari DNA menjadi molekul RNA atau proses sintesa RNA dari template DNA.��Terjadi dlm intisel, mitokondrisa dan plastida
Ruang lingkup Transkripsi:
mRNA hasil transkripsi mengandung urutan basa yg akan diterjemah menjadi protein.
mRNA mengandung kodon (kode gentik yg tdd 3 nukleotida/basa (triplet).
Enzim akan memulai sintesis dgn mengenal daerah awal DNA, disebut promoter dan berakhir pada daerah yang disebut terminator
Enzim akan memulai pembacaan dr ujung 3’ ke ujung 5’.
Enzim akan menyalin sifat yg ada di DNA dalam bentuk mRNA dimulai dari ujung 5’ k ujung 3’.
ILUSTRASI
DNA (TEMPLATE) yang membawa gen untuk di copy dalam bentuk mRNA
mRNA hasil salin sifat genetik yang akan dibuat
A | T | G | | | | T | A | G | |
| | T | G |
A |
| | | | | | A | U | C | |
| | | | |
Anti kodon
Kodon
Anti kodon dan kodonnya harus saling berpasangan sesuai pasangan basa masing-masing (lihat pasangan RNA).
Bila antikodonnya kode UAG maka kodonnya AUC
Setelah terbentuk mRNA mk selanjutnya kode-kode genetik akan diubah/diterjemahkan menjadi asam mino-asam amino
Mulai proses TRANSLASI
TRANSLASI:
Tahap penterjemahan kode genetik yg dibawa oleh mRNA dan perangkaian AA membentuk rantai polipeptida dlm ribosom.
4. Terminasi dan release (tahap akhir dan pelepasan)
5. Folding dan proses posttranslation
TRANSLASI
Sintesis dimulai di ribosom
TABEL KODON
Genetic Code :
ILUSTRASI
DNA (TEMPLATE) yang membawa gen untuk di copy dalam bentuk mRNA
mRNA hasil salin sifat genetik yang akan dibuat
A | T | G | | | | T | A | G | |
| | T | G |
A |
| | | | | | A | U | C | |
| | | | |
Anti kodon
Kodon
Anti kodon dan kodonnya harus saling berpasangan sesuai pasangan basa masing-masing (lihat pasangan RNA).
Bila antikodonnya kode UAG maka kodonnya AUC
Translasi (gbr versi 2)
Tahap ELONGASI:
Tahap pembacaan kodon oleh tRNA sampai terbentuk rantai polipeptida dan diakhir pd pembacaan kodon stop (UAA, UAG, UGA).
Tahap penghentian disebut TERMINASI.
Termination Codon :
Translasi