1 of 21

PPPB

4. Permintaan Hasil Pertanian

Program Studi Agribisnis

Fakultas Pertanian - Universitas Tanjungpura

Oleh : Dr. Maswadi, SP, M.Sc

Telp.: 085245696999

Email: maswadi@faperta.untan.ac.id

2 of 21

1. Konsep Pasar dalam Teori Ekonomi

  • Pasar merupakan hasil interaksi antara permintaan dan penawaran
  • Pertemuan antara permintaan dan penawaran menghasilkan harga

Permintaan

Penawaran

Harga

PASAR

3 of 21

2. Hukum Permintaan (Demand)

“Kenaikan harga akan mengakibatkan penurunan jumlah permintaan (ceteris paribus)”

Demand

P

Q

P1

Q1

O

Q = f(P)

Jumlah barang (Quantity) merupakan fungsi dari harga barang (Price)

4 of 21

2. Hukum Permintaan (Demand)

Faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang diantaranya:

  1. Harga barang yang diminta
  2. Harga barang lain, terdiri dari barang
    1. Harga barang substitusi/pengganti
    2. Harga barang komplementer /pelengkap
  3. Iklan dan promosi
  4. Kualitas barang
  5. Saluran distribusi dan lokasi penjualan
  6. Penghasilan konsumen
  7. Selera dan preferensi konsumen

5 of 21

3. Perubahan Jumlah yang Diminta & Perubahan Permintaan

Perlu dibedakan antara perubahan jumlah barang yang diminta dengan perubahan permintaan

Perubahan jumlah barang yang diminta

Perubahan jumlah barang yang diminta terjadi karena perubahan harga barang tersebut

Perubahan permintaan

Perubahan jumlah permintaan pada tingkat harga yang sama

6 of 21

3. Perubahan Jumlah yang Diminta & Perubahan Permintaan

Perubahan jumlah barang yang diminta

Perubahan permintaan

Demand

P

Q

P0

Q0

O

P1

Q1

D0

P

Q

P0

Q0

O

D1

Q1

7 of 21

4. Hubungan Harga dan Permintaan

Harga : Ukuran nilai dari barang-barang dan jasa-jasa

Suatu barang mempunyai harga karena :

  1. Barang tersebut memiliki kegunaan/manfaat
  2. Barang tersebut jumlahnya terbatas

Barang-barang yang berguna bagi manusia & jumlahnya terbatas

Barang ekonomi

Mempunyai permintaan & penawaran

8 of 21

4. Hubungan Harga dan Permintaan

Penerimaan total dari hasil penjualan selalu menjadi faktor utama dalam keberhasilan suatu usaha

Penerimaan total = Total Revenue = TR

Dihitung dengan rumus:

 

TR = Total Revenue (Penerimaan total)

PA = Price (Harga barang A)

QA = Quantity (Jumlah barang A)

Dalam suatu usaha, penentuan harga menjadi kunci utama dalam keberhasilan usaha

9 of 21

4. Hubungan Harga dan Permintaan

Harga (P)

Jumlah (Q)

Penerimaan Total

(TR=P.Q)

Penerimaan Rata-rata

(AR = TR/Q)

Penerimaan Marginal

(MR=dTQ/dQ)

8

0

0

8

7

7

1

7

7

5

6

2

12

6

3

5

3

15

5

1

4

4

16

4

0

3

5

15

3

-1

2

6

12

2

-3

1

7

7

1

-5

  • Saat harga menurun jumlah permintaan meningkat
  • Harga terendah dan tertinggi tidak menunjukkan TR maks
  • TR maks terjadi saat MR=0, artinya jika dilakukan penurunan harga lagi maka penerimaan yang diperoleh akan berkurang

10 of 21

4. Hubungan Harga dan Permintaan

Harga yang tinggi tidak harus merupakan harga yang baik bagi perusahaan, dan sebaliknya untuk harga rendah

Perusahaan harus dapat menentukan tingkat harga tertentu hingga penerimaan total maksimal

8

7

6

5

4

3

2

1

0

1

4

2

3

5

8

6

7

AR

MR

Q

P

16

15

1

4

2

3

5

8

6

7

12

10

7

TR

Q

TR

Penerimaan total (TR) paling tinggi terjadi saat MR mencapai nol, sehingga penentuan harga adalah saat MR=0

11 of 21

5. Penggolongan Jenis Barang�🡪 Berdasarkan hubungan dengan barang lain

1. Barang Komplementer

Barang yang berfungsi untuk melengkapi barang lainnya agar dapat digunakan. Contoh :

  • Bensin dan mobil
  • LPG dan kompor

2. Barang substitusi

Barang yang dapat menggantikan barang sejenisnya

Contoh : Beras dengan jagung

12 of 21

5. Penggolongan Jenis Barang�🡪 Berdasarkan Kualitasnya

1. Normal Goods

Semua barang yang permintaannya akan bertambah ketika pendapatan masyarakat bertambah 🡪 elastisitas permintaan positif

2. Inferior Goods

Barang berkulitas rendah, yaitu semua barang yang permintaannya akan menurun ketika pendapatan masyarakat bertambah 🡪 elastisitas permintaan negatif

13 of 21

5. Penggolongan Jenis Barang

3. Giffen Goods

Kasus giffen good : yaitu ketika harga barang turun maka permintaan ikut turun, dan sebaliknya saat harga meningkat maka permintaan pun meningkat

Contoh 1 : makanan pokok pengganti/staple food (gaplek, singkong, dll)

🡪 Saat harga beras tidak terjangkau maka orang akan beralih ke makanan pengganti, walaupun kemudian harga bahan pokok pengganti tersebut meningkat jumlah permintaannya akan ikut meningkat, selama harga beras tidak terjangkau.

Contoh 2 : produk elektronik

🡪 Saat harganya tinggi maka permintaan juga tinggi karena konsumen beranggapan bahwa harga yang tinggi karena kualitasnya tinggi

14 of 21

6. Elastisitas Permintaan

Elastisitas permintaan adalah perubahan jumlah permintaan karena terjadinya perubahan pada beberapa hal, yaitu:

  1. Perubahan harga 🡪 elastisitas harga
  2. Perubahan pendapatan 🡪 elastisitas pendapatan
  3. Perubahan harga barang lain 🡪 elastisitas silang

15 of 21

6. Elastisitas Permintaan

Besar kecilnya perubahan jumlah barang yang diminta konsumen sebagai akibat perubahan harga

 

Semakin besar nilai elastisitas 🡪 permintaan berubah dalam jumlah besar akibat perubahan kecil dari harga, vice versa

1. Elastisitas harga

Perubahan jumlah permintaan akibat perubahan harga barang tersebut

16 of 21

🡪 Konsep Elastisitas Harga

Nilai elastisitas E < 0 🡪 negatif, artinya harga naik diikuti penurunan jumlah barang yang diminta, dan sebaliknya harga turun diikuti kenaikan jumlah barang yang diminta.

Nilai elastisitas E > 0 🡪 positif, artinya harga naik diikuti kenaikan jumlah barang yang diminta, dan sebaliknya harga turun diikuti penurunan jumlah barang yang diminta.

Barang Normal

Barang Mewah

17 of 21

🡪 Konsep Elastisitas Harga

Bersifat elastis jika E > 1 🡪 persentase perubahan jumlah barang yang diminta lebih besar daripada persentase perubahan harganya

Bersifat tidak elastis jika E < 1 🡪 persentase perubahan jumlah barang yang diminta lebih kecil daripada persentase perubahan harga

Barang kebutuhan sekunder

Barang kebutuhan primer

18 of 21

🡪 Konsep Elastisitas Harga

2 hal yang menentukan elastisitas harga barang terhadap permintaan :

Tingkat kemudahan barang tersebut digantikan produk sejenis

Pengeluaran konsumen untuk barang tersebut

Semakin banyak tersedia barang substitusi dan semakin mudah diperoleh barang tersebut maka semakin elastis permintaan jika terjadi perubahan harga

Semakin tinggi harga barang maka konsumen mengalami penurunan pendapatan akibat pengeluarannya semakin besar. Sehingga semakin besar anggaran pendapatan untuk barang tersebut maka semakin tidak elastis permintaan terhadap harga

19 of 21

6. Elastisitas Permintaan

2. Elastisitas Pendapatan

Perubahan jumlah permintaan akibat perubahan pendapatan konsumen

 

Barang mewah

Perubahan jumlah yang diminta lebih besar dibandingkan perubahan pendapatan (E>1)

Barang kebutuhan pokok

Peningkatan jumlah barang yang diminta lebih kecil dibandingkan perubahan pendapatan (E<1)

Barang inferior

Peningkatan pendapatan akan menurunkan jumlah permintaan (E<0)

20 of 21

6. Elastisitas Permintaan

3. Elastisitas Silang

Perubahan jumlah permintaan akibat perubahan harga barang lain

 

Mengukur % perubahan jumlah barang yang diminta yang diakibatkan dari perubahan % dari harga barang lainnya

Contoh :

  • Perubahan permintaan gandum akibat terjadinya perubahan harga beras 🡪 elastisitas negatif
  • Perubahan permintaan barang elektronik akibat terjadi perubahan tarif listrik 🡪 elastisitas positif

21 of 21

Terima Kasih