1 of 8

DAMPAK MASIF KORUPSI

TERHADAP PERTAHANAN DAN KEAMANAN,�

SERTA KETAHANAN BUDAYA DAN RELIGIOSITAS

2 of 8

KORUPSI

Penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi

yang menyebabkan kerugian pada negara dan masyarakat.

PERTAHANAN

KEAMANAN

BUDAYA

RELIGIOSITAS

3 of 8

KORUPSI VS PERTAHANAN & KEAMANAN

Dana untuk membeli alutsista atau merawat yang sudah ada malah dikorupsi atau digunakan untuk membeli peralatan dengan spesifikasi rendah.

Akibatnya, kualitas dan kuantitas alutsista menjadi tidak optimal, membahayakan prajurit, dan melemahkan negara dalam menghadapi ancaman luar.

4 of 8

ANCAMAN DARI DALAM

Lemahnya Pengawasan Perbatasan dan Kedaulatan:

Anggaran yang minim akibat korupsi menyebabkan lemahnya pengawasan di wilayah perbatasan (darat, laut, udara), meningkatkan risiko penyelundupan, masuknya barang ilegal, hingga ancaman kedaulatan.

Kesejahteraan Prajurit Terkorupsi:

  • Tunjangan, fasilitas, dan perumahan prajurit diselewengkan.
  • Menurunkan moral dan profesionalisme prajurit.

5 of 8

KORUPSI MERUSAK BUDAYA:

Rusaknya Cara Berpikir Logis dan Budaya Permisif:

Kekayaan dengan cara isntan lebih penting daripada kerja keras dan kejujuran.

Memudarnya Nilai Budaya dan Etika Sosial:

Nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kejujuran, dan malu luntur digantikan

oleh nilai pragmatisme dan individualisme (yang penting kaya).

Permisifisme & Pragmatisme

6 of 8

PARADOKS RELIGIOSITAS:

Bergesernya Nilai Religiositas Masyarakat:

  • Indonesia dikenal sebagai negara yang religius, namun tingkat korupsi masih tinggi. Ini disebut paradoks religiositas.
  • Korupsi menunjukkan adanya kesenjangan antara ajaran agama dengan perilaku nyata pelakunya.
  • Melemahnya agama sebagai benteng moral, karena sebagian masyarakat mengabaikan nilai agama demi kepentingan materi atau kekuasaan.

AGAMA DAN KORUPSI

7 of 8

DAMPAK KORUPSI SECARA UMUM

Korupsi adalah ancaman nyata bagi eksistensi negara karena merusak

kemampuan negara menjaga kedaulatan dan merusak moral bangsa.

8 of 8

SOLUSI: BENTENG NEGARA ANTI-KORUPSI

Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas

Pendidikan dan Budaya Anti-Korupsi

Memastikan hukuman yang berat dan adil kepada koruptor.

Terutama di sektor rawan korupsi

(Hankam, pengadaan barang/jasa, perizinan).

Mendorong internalisasi nilai integritas sejak dini,

memperkuat peran agama & budaya sebagai benteng moral.