1 of 43

PENYAMBUNGAN TANAMAN

2 of 43

  • Penyambungan adalah : suatu tindakan memasukkan, menempatkan atau menyambung bagian dr suatu tanaman kebagian tanaman lain sedemikian rupa shg akan terjadi persenyawaan (gabungan) yg akan terus tumbuh membentuk tanaman baru.

  • Tanaman bagian bawah yg dilengkapi akar disebut Stock atau root shoot
  • Bagian atas disebut Scion.
  • Bila terdiri dr lebih dr 2 bagian , mk bagian tengah disebut inter stock.

3 of 43

  • Alasan penyambungan

1. Mengekalkan sifat klon

2. Memperoleh kebaikan dr btg bawah.

3. Mempercepat berbuahnya tanaman

4. Memperbaiki bagian tanaman yg telah rusak

5. Mempelajari penularan virus

6. Mengubah bentuk pertumbuhan

4 of 43

  • Syarat btg bwh
  • Perakaran kuat, thn stress tanah, hama & penyakit.
  • Mempunyai daya adaptasi yg luas
  • Kec. tbh hrs sesuai dg btg atas
  • Berbtg kuat trutama untuk tan. buah-buahan
  • Tdk mengurangi kualitas dan kuantitas buah

5 of 43

  • Syarat btg atas
  • Tan kuat, normal, bebas hama & penyakit dan berasal dr tan yg kuat.
  • Btg lurus dg diameter 1 cm untuk budding maupun graffting.
  • Untuk tan buah diambil dr tan yg berkualitas tinggi dan sifat unggul.

6 of 43

  • Penyambungan antar varietas dlm satu spesies. (Karet varietas gondang tapen 1 dg varietas LCR 479)
  • Antar spesies dlm satu genus (sulit, kadang ada yg berhsl) (mangga madu dg mangga kuweni, srikaya dg buah nona)
  • Diantara genera ( Tomat dg kecubung, kentang dg leunca)
  • Diantara famili keberhslan sgt kecil.

7 of 43

  • Ada 2 cara penyambungan
  • Grafting : penyatuan antara btg (sepotong cabang dg 2 atau 3 tunas vegetatif) dg btg yg terpisah atau dg bagian pangkal yg terpisah untuk tbh bersama membentuk satu individu baru.
  • Budding ( disebut okulasi atau penempelan) adalah : bentuk khas dr grafting dimana hanya menggunakan satu mata tunas (bud) sebagai btg atas dimana bud disisipkan dibwh kayu btg bwh.

8 of 43

  • Beda budding dan grafting
  • Budding hanya menngunakan satu mata tunas sbg btg atas

  • Grafting menggunakan sepotong btg atau sekumpulan mata tunas sbg btg atas.

9 of 43

  • Penyambungan dg grafting terdr dr :
  • 1. Approach grafting

- Spliced approach graft (dipotong membujur)

- Tangued approach grafting (potongan berlidah)

2. Inarching (pohon tua (atas) dikll pohon muda (bwh)

- Cleft inarching (bentuk potongan diagonal) dg

bagian ujung tumpul)

- Barck inarch (untuk tan yg berkulit tebal)

- Bridge grafting (menyatukan jaringan yg rusak)

- Channel of bridge grafting

- L-Flap

- cara yg mirip dg spliced approach graft

10 of 43

  • 3. Detached scion grafting (hanya btg bwh yg berhub dg akar)
    • Apical grafting
      • Spice graft atau speed graft (bentuk potongan serong)
      • Whip and tongue graft (bercelah spt lidah)
      • Saddle graft (berbentuk pelana)
      • Wedge graft (btg bwh dibelah tengahnya)
      • Inverted wedge graft (kebalikannya)

11 of 43

    • Lateral grafting (btg atas disambungkan sepjg btg bwh)

Ada 4 cara penyambungan :

      • Side graft (berbentuk celah)
      • Veneer graft (ujung potongan dipotong)
      • Bench graft (potongan akar sbg btg bwh)
      • Cutting graft (btg bwhnya dr setek)

12 of 43

13 of 43

14 of 43

15 of 43

16 of 43

Sambung kaki 4 dg entris durian musangking

17 of 43

Sambung samping anggur

18 of 43

Sambung tanaman kaktus sebagai batang bawah dan entris nya adalah Wijaya Kusuma kepiting

19 of 43

Cara menyambung dengan system belah tengah

20 of 43

Sambung avokad

21 of 43

Sambung dengan batang bawah nya labu air/perenggi dengan batang atas nya melon dan mentimun

22 of 43

BUDDING

23 of 43

Syarat btg bwh dan btg atas

  1. Btg bwh
  2. Dr biji, perakaran kuat, tahan hama dan penyakit
  3. Umur tergtg pd species ada yg 9 bln dan ada 4 thn (duku), tp umumnya berumur 1 thn atau cabang sdh mencapai sebesar ibu jari
  4. Dilakukan pemupukan, jangan ada cabang dibwh ketinggian 30 cm, btg hrs tegak lurus

24 of 43

2. Btg atas

  1. Mata tunas asal dr tan yg subur dan bebas hama dan penyakit
  2. Bentuk mata tunas yg baik bulat dan besar, dr cabang yg berumur ± 1 thn (berwarna hijau atau kecoklatan), jk muda sukar untuk dilepas
  3. Cabang dipotong pagi hr sekitar 20 cm

terdpt 4-5 mata tunas, daun yg ada dibuang

d. Bila di bw ke t4 jauh perlu perlakuan

25 of 43

Tahap Okulasi

  1. Mengiris btg bwh (jgn terlalu dlm)
  2. Mengambil mata tunas

a. dpt dilakukan 3 cara yaitu segi 4, sayatan dan bulat

b. ikutkan sedikit kayunya

c. bentuk mata tunas yg baik bulat dan menonjol

d. jangan memegang kambium

26 of 43

3. Menyiapkan mata tunas

Jgn ada kotoran yg menempel pd kambium

4. Mengikat tempelan

a. gunakan pita plastik polivinil klorida (pjg 20, l: 1,5 dan tebal : 0,1 cm)

b. ikat sistem genting dr bwh keatas

c. mata tunas jgn diikat terlalu kuat

27 of 43

5. Membuka sayatan

a. 2-3 mg boleh dibuka

b. warna hijau kemerahan dan hitam tdk berhsl

c. warna hijau segar dan sdh melekat dg btg pokok berarti berhsl.

28 of 43

Ada 3 cara memotong btg pokok

  1. Btg pokok langsung dipotong 1 cm diatas mata tunas tempelan, dg cara miring ke belakang
  2. Btg pokok dipotong 10 cm diatas mata tunas tempelan, dg tujuan apabila tunas tlh tbh tinggi digunakan untuk mengikat btg agar dpt bh tegak lurus

Bila tunas telah 30 cm, mk btg pokok dipotong 1 cm diatas mata tunas tempelan

29 of 43

  1. sama dg no 2, tp pemotongan btg tdk sekaligus, hanya ½ saja kemudian btg pokok direbahkan. Agar msh terdpt suplai mkn, mata tunas akan lebih kuat

30 of 43

Pemotongan batang bawah pada okulasi

31 of 43

  • Menurut Koestriningrum dan Haryadi, ada 6 cara penyambungan dg menggunakan budding, yaitu :
  • Shield bud atau T bud
  • Nicolieren method of budding
  • Chip budding
  • Patch budding
  • Flute budding
  • Modified forket method

32 of 43

1. Shield bud atau T bud

  • Dilakukan pd musim panas, krn kulit kayu mudah mengelupas
  • Btg bwh yg muda (1-2 thn)
  • Pemotongan berbentuk huruf T
  • Mata tunas dipotong berbentuk shield atau perisai

33 of 43

2. Nicolieren method of budding

  • Menggunakan shield perantara tanpa mata tunas
  • Pindahkan shield dg mata tunas ke inter shield agar kambium nya sesuai
  • Sisipkan pd btg bwh dg sayatan huruf T

34 of 43

3. Chip budding

  • Dilakukan pd kulit kayu yg tdk mudah mengelupas, btg atas dan bwh dorman.
  • Ambil btg atas 1,25-2,5 cm diatas mata tunas, potong bentuk kepingan (chip)
  • Btg bwh berbentuk chip dan dibuang
  • Sisipkan dan ikat

35 of 43

36 of 43

4. Patch bud

  • untuk pohon yg berkulit tebal (rambutan dan karet).
  • Menggunakan alat patch budder yg berbentuk empat persegi pjg
  • Dilakukan saat btg bwh tbh aktif diantra 2 buku
  • Btg atas juga sama
  • Tempelkan dan ikat

37 of 43

5. Flute bud

  • Pd pohon yg sdg tbh aktif dan berkulit tebal , diameter 2,5 cm.
  • Btg atas disayat mengelilingi btg dan mengandung mata tunas.
  • Sama dg btg bwh dan sesuaikan besarnya
  • 6. Modified forket method
  • Kulit btg bwh dikelupas 2-3 cm dan 2/3 bagian dibuang.
  • Sesuaikan irisan btg atas,tempelkan btg atas dan ikat

38 of 43

39 of 43

T Budding

Patch Budding

40 of 43

Menurut Rini Wudianto ada 6, yaitu:

  1. Okulasi huruf T
  2. Okulasi cara forket
  3. Okulasi forket yg disempurnakan
  4. Okulasi segi empat
  5. Okulasi jendela
  6. Okulasi haji Ali

41 of 43

42 of 43

43 of 43

SEKIAN