Kuttab Al Filahah�Indonesia
Menanam Keimanan Menuai Akhlak Mulia
kuttabalfilahah
Kuttab Al Filahah Indonesia Pusat
Jalan Haji Saim bin Awwal
Kp Bojong Sari, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi
WA: 0821 1000 4502
IG: kuttabalfilahah
Web: www.kuttabalfilahah.com
YAYASAN
Akta Pendirian Yayasan Amanah Peradaban Umat dengan nomor 09 yang didirikan pada hari Kamis tanggal 04 Maret 2021.
Unit Kelembagaan
Unit Pendidikan
Unit Maali
Unit Produktif
Kuttab Al Filahah Indonesia
Baitul Maal Amanah Peradaban (BIMAP)
Al Filahah
Visi dan Misi
Visi:
Melahirkan generasi penyejuk mata sebagai pilar peradaban
Misi:
TARGET LULUSAN
KEUNGGULAN
Kurikulum
Target Lulusan
KURIKULUM
Ruh Pendidikan
Pilar Pendidikan
Madrosah Walisantri
Ruh Pendidikan
Metode Kuttab lebih kepada pengajaran akidah (iman), Al Qur’an dan Al Hadist (Tilawah atau Hafalan), baca tulis, ilmu hitung, dan lain-lain. Sasarannya adalah anak usia 5 sampai 12 tahun.
Metode awal tersebut telah melahirkan pribadi yang luar biasa seperti Imam Malik, Imam Malik, Ibnu hajar, Ibnu Khaldun, AlBiruni, Al Khwarizmi, Umar bin Abdul Aziz, Muhammad Al Fatih, Shalahuddin Al Ayyubi, dan masih banyak tokoh lainnya dalam usia yang sangat belia, bahkan mampu melahirkan peradaban islam menjadi guru bagi seluruh umat manusia di bumi Allah ini.
Kini, metode dan konsep Kuttab akan coba dimunculkan kembali di bumi Allah ini. Dengan harapan melahirkan kembali pribadi-pribadi luar biasa yang pernah menjadi pemimpin di bumi Allah ini.
Sahabat yang mulia Ibnu Abdillah radiallahuanhu mengungkapkan dengan sangat jelas substansi dari pendidikan Nabi: “Kami belajar Iman sebelum kami belajar Al Qur’an, ketika kami belajar Al Qur’an maka iman kami bertambah.” (H.R. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Albani). Abdullah bin Umar pun mengatakan yang serupa, begitu juga sahabat lain yang pernah berkata: “Sesungguhnya kami adalah kaum yang diajarkan kepada kami Iman Sebelum diajarkan Al Qur’an.” (H.R. Thabrani).
Pilar �Pendidikan�Kuttab Al Filahah
Pilar Pendidikan
Iman
Al Qur’an
Hadist
Adab
Bahasa Arab
Siroh
Madrosah Walisantri
Siapa yang tidak mengenal Imam Malik? Ulama yang menjadi guru besar Imam Syafii ini ternyata memiliki seorang ibu yang berilian. Ibu yang benar-benar perhatian kepada anaknya, dan mengetahui bagaimana mendidik anak dengan baik dan benar. Dalam biografi beliau disebutkan, bahwa Imam Malik pernah bertanya kedapa Ibunya, “bolehkah aku pergi untuk menuntu ilmu?” “kemarilah…pakai pakaian santri dulu,” kata Ibunya.
Lalu si ibu membelikan sejumlah gamis baru berwarna putih untuk putranya, dan memakaikan surban di kepalanya, lalu menyiapkan sepundi uang dirham ke saku putranya, kemudian si Ibu berkata, : “Sekarang pergilah ke majlis Rabi’ah, dan pelajari bagaimana adabnya sebelum kau ambil ilmunya,” pesan si Ibu. Berkat itu, sang bocah (Imam Malik) mempelajari banyak hal terkait tingkah laku, adab, dan akhlak para ulama; disamping juga mendapatkan banyak ilmu dari majelis sang guru.
Dari kisah peranan seorang Ibu dari Imam Malik kita dapat menyimpulkan bahwa pendidikan seorang anak dapat berhasil dengan wasilah keshalihan dari orang tuanya. Maka Madrosah Walisantri merupakan salah satu kurikulum yang harus dijalankan.
RENCANA JENJANG LEMBAGA
Jangka Panjang
Jangka Menengah
Jangka Pendek
Jangka Pendek
Jangka Menengah
Jangka Panjang
KEMITRAAN
Individual Lisensi
Joint Operation
Persyaratan
Setiap orang yang memenuhi kualifikasi berhak menjalin kerjasama pembukaan cabang Kuttab Al Filahah Indonesia. Diantara syarat calon mitra adalah sebagai berikt:
PERSYARATAN
HAK & KEWAJIBAN
Pengenalan Lembaga
Survey Lokasi
Pemaparan Program, Kerjasama, & RAB
Penandatanganan MOU
Penunaian Kewajiban
Pemaparan Rencana Kerja
Operasional Harian
ALUR PEMBUKAAN CABANG
Jazakumullah Khoiron