PENGENALAN SEKTOR PUBLIK
M5KB1
Modul Akuntansi Pemerintahan
dan Akuntansi Dana Desa
Perbedaan Sifat dan Karakteristik Organisasi Sektor Publik dengan Sektor Privat
Tujuan
Pendanaan
Pertanggung
jawaban
Struktur Organisasi
Birokratis, kaku dan hierarkis
Fleksibel: datar, piramid, lintas fungsional, dsb
Karakteristik Anggaran
Terbuka untuk publik
Tertutup untuk publik
Perbedaan Sifat dan Karakteristik Organisasi Sektor Publik dengan Sektor Privat
Peran Laporan Keuangan
Peran LK
Akuntabilitas
Manajemen
Transparansi
Keseimbangan Antargenerasi
Mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada Pemerintah Daerah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara periodik
Membantu pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan dalam periode pelaporan sehingga memudahkan fungsi perencanaan, pengelolaan dan pengendalian atas seluruh aset dan ekuitas dana Pemerintah Daerah
Memberikan informasi keuangan yang terbuka dan jujur kepada masyarakat berdasarkan pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pertanggungjawaban Pemerintah Daerah
Membantu para pengguna laporan untuk mengetahui apakah penerimaan Pemerintah Daerah pada periode laporan cukup untuk membiayai seluruh pengeluaran yang dialokasikan dan apakah generasi yang akan datang diasumsikan akan ikut menanggung beban pengeluaran tersebut.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
Relevan
Feedback value
Predictive value
Timeliness
complete
Dapat dipahami
Dapat diperbandingkan
Andal
Representation faithfulness
Verifibility
neutral
Basis Akuntansi UU No.71 Tahun 2010
yang digunakan dalam laporan keuangan pemerintah adalah basis akrual untuk pengakuan pendapatan-LO, beban, aset, kewajiban, dan ekuitas. Basis akrual untuk LO berarti bahwa pendapatan diakui pada saat hak untuk memperoleh pendapatan telah terpenuhi walaupun kas belum diterima di Rekening Kas Umum Negara/Daerah atau oleh entitas pelaporan dan beban diakui pada saat kewajiban yang mengakibatkan penurunan nilai kekayaan bersih telah terpenuhi walaupun kas belum dikeluarkan dari Rekening Kas Umum Negara/Daerah atau entitas pelaporan. Pendapatan seperti bantuan pihak luar/asing dalam bentuk jasa disajikan pula pada LO.
Basis Akuntansi UU No.71 Tahun 2010
Dalam hal anggaran disusun dan dilaksanakan berdasar basis kas, maka LRA disusun berdasar basis kas, berarti pendapatan dan penerimaan pembiayaan diakui saat kas diterima di Rekening Kas Umum Negara/Daerah atau oleh entitas pelaporan; serta belanja, transfer dan pengeluaran pembiayaan diakui pada saat kas dikeluarkan dari Rekening Kas Umum Negara/Daerah. Namun, jika anggaran disusun dan dilaksanakan berdasar basis akrual, maka LRA disusun berdasarkan basis akrual. Basis akrual untuk Neraca berarti bahwa aset, kewajiban, dan ekuitas diakui dan dicatat pada saat terjadinya transaksi, atau pada saat kejadian atau kondisi lingkungan berpengaruh pada keuangan pemerintah, tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayarkan.
Siklus Akuntansi
Pencatatan Jurnal LRA dan Saldo Awal di Buku Jurnal
Pencatatan yang pertama kali dilakukan adalah melakukan pencatatan jurnal anggaran di Buku Jurnal berdasarkan dokumen DPA SKPD/PPKD.
Analisis Transaksi dan Pencatatan Transaksi di Buku Jurnal�
Menganalisis transaksi adalah proses untuk menentukan suatu transaksi sebagai transaksi keuangan dan transaksi non keuangan, dan menentukan suatu transaksi berpengaruh terhadap akun apa berdasarkan bukti pembukuan.
Pada saat ini telah ada peraturan teknis yaitu Permendagri No.64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah, dengan sistem pencatatan Double Entry.
Guna memudahkan penyusunan laporan keuangan secara manual, maka digunakan daftar akun sesuai yang diatur di Permendagri 64 tahun 2014 yaitu di pasal 7 dan lampiran III mengenai Bagan Akun Standar (BAS), yaitu dituliskan kode dan nama akun detil sampai level 5 yaitu rincian objek.
Pencatatan Jurnal Penyesuaian di Buku Jurnal
Jurnal penyesuaian ini dibuat dengan tujuan melakukan penyesuaian atas saldo pada akun- akun tertentu dan pengakuan atas transaksi-transaksi yang bersifat akrual. Hal ini untuk memastikan bahwa pendapatan diakui pada periode diperolehnya pendapatan itu dan beban diakui pada periode terjadinya.
Penyesuaian dilakukan karena:
Kejadian-kejadian tertentu, seperti pemakaian bahan pakai habis, tidak dijurnal setiap hari karena alasan kepraktisan.
Beban yang terjadi karena berlalunya waktu, seperti berkurangnya manfaat gedung, persekot sewa dan asuransi, tidak dijurnal selama periode akuntansi.
Beberapa akun, seperti beban listrik, mungkin belum dicatat karena tagihan dari PLN belum diterima.
Dengan demikian, jurnal penyesuaian disusun untuk tujuan-tujuan berikut:
Melaporkan semua pendapatan (¬revenues) yang diperoleh (earned) selama periode akuntansi.
Melaporkan semua belanja atau beban yang terjadi selama periode akuntansi.
Melaporkan dengan akurat nilai aset pada tanggal neraca.
Melaporkan secara akurat kewajiban pada tanggal neraca.
Posting ke Buku Besar
Ilustrasi posting ke buku besar
Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
Pencatatan Jurnal Penutup di Buku Jurnal
Jurnal penutup dilakukan setelah Laporan Keuangan disusun. Jurnal penutup dibuat untuk menihilkan semua akun nominal atau akun sementara yang dilaporkan dalam LRA dan LO. Hakikatnya jurnal ini dibuat agar akun-akun sementara tersebut tidak muncul sebagai saldo awal pada tahun berikutnya di buku besar, karena akun akun tersebut memang hanya untuk mengakumulasi transaksi selama satu periode.
The Power of PowerPoint
SLIDE 17
Pencatatan Jurnal Penutup di Buku Jurnal
Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penutupan
Setelah diposting, saldo di buku besar tersebut akan bernilai nol atau nihil. Dengan demikian, pada awal tahun berikutnya tidak akan muncul saldo buku besar bersangkutan. Sehingga dengan demikian, saldo yang ada hanya saldo akun-akun riil yaitu akun-akun neraca atau persis seperti yang ditunjukkan di laporan keuangan berupa neraca. Format Neraca Saldo setelah Penutupan sama persis dengan format Neraca Saldo setelah Penyesuaian, hanya judulnya diganti Neraca Saldo setelah Penutupan dan angka di neraca saldo setelah penutupan merupakan saldo terakhir setelah posting jurnal penutup.
The Power of PowerPoint
SLIDE 18
Thank You