MMA25309 Leading Innovation and Change
Resistensi Terhadap Perubahan
Pertemuan 3
Revisi: 00
Versi : 01
I.1
MMA25309 Leading Innovation and Change
FAKTOR PENYEBAB RESISTENSI
1.Kepentingan Pribadi
2.Norma keseimbangan kekuatan serta adanya
berbagai perbedaan
3. Nilai dan tujuan.
4. Adanya rasa kehilangan rasa nyaman
5. Kekuasaan
6. Uang
7.Keamanan serta identitas dan keuntungan-keuntungan
lain yang ditimbulkan
Revisi: 00
Versi : 01
I.2
MMA25309 Leading Innovation and Change
BENTUK PENOLAKAN
1.Jelas terlihat (eksplisit) segera seperti protes, mengancam mogok,demonstrasi
2.Tersirat (implisit) lambat laun seperti loyalitas berkurang, motivasi menurun,kesalahan kerja, absensi meningkat.
Revisi: 00
Versi : 01
I.3
MMA 25309Leading Innovation and Change
Resistensi sering terjadi karena eksekutif dan pekerja, yang melihat perubahan dari sudut pandang yang berbeda.
Bagi manajer senior, perubahan berarti peluang, baik untuk bisnis maupun dirinya sendiri. Akan tetapi banyak pekerja yang memandang perubahan sebagai kekacauan dan gangguan.
Peter Scholres (2005) , berpandangan bahwa pada dasamya karyawan tidak menolak berubahan, tetapi mereka menolak di ubah.
Revisi: 00
Versi : 01
I.4
MMA25309Leading Innovation and Change
Ada dua Kategori Penolakan :
Revisi: 00
Versi : 01
I.5
MMA25309Leading Innovation and Change
Beberapa tipe atau resistensi (perlawanan) dalam perubahan organisasi :
waktu yang diperlukan untuk perubahan,usaha
ekstra untuk kembali belajar,kemungkinan kondisi
yang diinginkan lebih rendah,biaya ekonomi atas
perubahan,masalah-masalah teknis perubahan
Revisi: 00
Versi : 01
I.6
MMA25309Leading Innovation and Change
2.Penolakan secara Psikologis(Sikap Emosional)
Ketakutan yang tidak jelas,toleransi yang rendah
terhadap perubahan,ketidak senangan manajemen
atau agen perubahan lain,kurangnya kepercayaan
kepada pihak lain,kebutuhan keamanan dan
keinginan untuk mempertahankan status quo
Revisi: 00
Versi : 01
I.7
3. Penolakan secara Sosiologis (Kepentingan Kelompok)
Koalisi politik menentang nilai-nilai kelompok,
Pandangan yang sempit, kepentingan, Keinginan
mempertahankan pertemanan yang ada /berlaku
Intinya, resistensi terhadap perubahan merupakan sikap negatif anggota organisasi terhadap perubahan. Adapun yang mempengaruhi resistensi perubahan terdiri dari komponen afektif, behavioral, dan kognitif yang mencakup reaksi negatif, perlawanan, atau kekuatan yang menghalangr atau mencegah sebuah perubahan dalam organisasi.
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.8
Strategi pemimpin menghadapi hambatan perubahan
1. Strategi memaksakan perubahan yaitu strategi yang di gunakan tuk memberikan perintah dan mendorong perintah tersebut agar aksanakan. Strategi perubahan ini memiliki kelebihan atau kemampuan dalam mendorong perubahan secara cepat, Kelebihan strategi ini dapat menimbulkan rendahnya komitmen dan penolakan yang kuat dalam organisasi.
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.9
2. Strategi mengajarkan perubahan adalah strategi yang di gunakan untuk memberikan informasi agar dapat meyakinkan anggota dalam perubahan organisasi. Adapun kekurangan dari strategi ini adalah implementasi dalam kegiatan perubahan organisasi lambat dan sulit di implementasikan dengan cepat,
.
3.Strategi ketertarikan atau merasionalkan perubahan. adalah strategr untuk meyakinkan individu bahwa perubahan memberikan keuntungan personal bagi mereka. Ketika rangsangan tersebut berhasil, implementasi strategi dapat dilalkukan relatif mudah. strategi ini bisa mendorong komitnen yang lebih tinggi dan penolakan yang lebih lemah dari strategi pemaksaan.
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.10
Terdapat enam Strategi yang digunakan oleh pihak manajemen dalam menangani resistensi terhadap penolakan akan perubahan organisasi, antara lain :
1.Pendidikan dan komunikasi adalah strategi yang di gunakan untuk mengurangi kesalahan yang diakibatkan karena adanya kesalahan informasi
2. Strategi Partisipasi adalah strategi yang di lakukan untuk melakukan perubahan dengan tujuan agar mereka diajak untuk berpartisipasi dalam proses keputusan.Kelemahan dapat berpotensi perpecahan
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.11
3. Fasilitas dan dukungan Agen adalah strategi perubahan yang dapat ditawarkan melalui suatu dereran upaya pendukung untuk mengurangi resistensi penolakan akan perubahan. Adapun strategi ini dapat melalui penyuluhan. Kelemahan strategi ini dapat memakan waktu, mahal, dan pelaksanaannya tidak menjamin kesuksesan
4. Strategi perundingan adaiah strategi dalam menangani resistensi akan perubahan melalui cara mempertukarkan sesuatu yang berharga untuk metrgurangi penolakan terhadap perubahan, kelemahan dari strategi ini karena tingginya biaya yang dikeluarkan dari suatu organisasi
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.12
5. Strategi Manipulasi strategi pengembangan organisasi yang mengacu pada upaya yang dilakukan secara tersembunyi, memutarbalik fakta untuk membuat fakta itu tampak lebih menarik, menahan informasi yang tidak diinginkan, dan menciptakan issuc agar para karyawan menerima dengan baik suatu perubahan.
Kooptasi yaitu strategi yang berupaya untuk membujuk atau menyuap pemimpin kelompok agar dapat menerima perubahan strategi ini bertujuan bukan unhrk mencari keputusan yang lebih baik tetapi ' untuk memperoleh dukungan dari anggota organisasi.
Baik manipulasi maupun kooptasi relatif tidak mahal dan merupakan cara yang mudah untuk memperoleh dukungan dari lawan.
Kelernahan dari strategi ini dapat menurunkan kredibilitas agen perubahan jika sasaran itu mengetahui bahwa masuk dalam perangkap atau dimanfaatkan.
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.13
6. Strategi pemaksaan adalah strategi penggunaan kekuatan mengancam pihak atau karyawan yang tidak mematuhi ketentuan perubahan atau menentang perubahan dengan memaksa untuk melakukan perubahan.
MAN19429 Pengantar Ilmu Manajemen
Revisi: 00
Versi : 01
I.14
Terima Kasih
Revisi: 00
Versi : 01
I.15