1 of 33

MANAJEMEN PERSEDIAAN

SDMIndonesia.com

2 of 33

Pengertian Manajemen Persediaan

SDMIndonesia.com

Persediaan : Stok dari elemen-elemen/item-item untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang atau bahan/barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu misalnya untuk proses produksi atau perakitan, dijual kembali dan untuk suku cadang dari suatu peralatan /mesin.

Heizer & Rander

3 of 33

Klasifikasi Persediaan

SDMIndonesia.com

PERSEDIAAN

Tahap proses

Permintaan

Penilaian

Operasional

  • Bahan Baku
  • Barang dalam proses
  • MRO
  • Barang jadi

Bebas (Independen)

Terikat (Dependen)

Kelas A

Kelas B

Kelas C

Kualitas

Penyimpanan

Daya tahan

4 of 33

Manajemen Persediaan

SDMIndonesia.com

    • Tujuan Manajemen Persediaan
      • Menentukan keseimbangan antara investasi persediaan dengan pelayanan pelanggan.

    • Jenis-jenis persediaan
      • Raw Material Inventory
      • WIP Inventory
      • MRO Inventory
      • Finished Good Inventory

5 of 33

Menetapkan Persediaan

SDMIndonesia.com

Persediaan terlalu kecil 🡪 Hilangnya kesempatan; untuk menjual – memperoleh laba

Persediaan terlalu besar 🡪 Adanya biaya besar; memperkecil laba – memperbesar resiko

Kesalahan dalam menetapkan persediaan dapat berakibat fatal, suatu contoh :

6 of 33

Unsur Dari Sistem Pengelolaan Persediaan

SDMIndonesia.com

    • ANALISIS ABC
      • Barang kelas A 🡪 15% dari persediaan total, 70 – 80 % dari penggunaan uang secara keseluruhan.

      • Barang kelas B 🡪 30% dari barang persediaan, 15 – 25% dari nilai total volume dolar tahunan.

      • Barang kelas C 🡪 55% dari barang persediaan total, 5% dari volume dolar tahunan.

    • AKURASI CATATAN
      • Memungkinkan perusahaan untuk fokus pada persediaan yang dibutuhkan

      • Memberi keyakinan tentang segala sesuatu yang terjadi pada persediaan

      • Perusahaan dapat membuat keputusan mengenai pemesanan, penjadwalan serta pengirimannya

7 of 33

Klasifikasi ABC�

SDMIndonesia.com

KELAS A�UNIT RENDAH, RUPIAH TINGGI�

KELAS B�UNIT SEDANG, RUPIAH SEDANG

KELAS C�UNIT TINGGI, RUPIAH RENDAH

8 of 33

Gambar : Grafik dari Analisis ABC

 

% Volume dollar tahunan

 

� 80 - A

70 -

60 -

50 -

40 - B

30 -

20 - C

10 -

0 | | | | | | | | |

10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 % dari keseluruhan

persediaan

 

SDMIndonesia.com

9 of 33

SDMIndonesia.com

    • PERHITUNGAN SIKLUS
    • (CYCLE COUNTING)
      • Usaha membuat catatan persediaan yang akurat harus dilakukan dengan cara catatan atau arsip harus diverifikasi melalui pemeriksaan atau audit yang berkelanjutan

      • penghitungan siklus menggunakan pengelompokkan barang dengan analisis ABC.

    • KONTROL PERSEDIAAN PELAYANAN
      • Pemilihan , Pelatihan, dan Pendisiplinan pegawai yang baik

      • Kontrol yang ketat dari pengiriman yang datang

      • Kontrol yang efektif atas semua barang yang meninggalkan fasilitas

Unsur Dari Sistem Pengelolaan Persediaan

10 of 33

SDMIndonesia.com

    • PERMINTAAN SATU JENIS MATERIAL TIDAK TERIKAT KEPADA MATERIAL LAIN
    • PERMINTAAN SATU JENIS BAHAN TERIKAT PADA BAHAN/PRODUK YANG LAIN

Permintaan Independen Vs Dependen

11 of 33

SDMIndonesia.com

Biaya Penyimpanan (Holding/Carrying Cost)

    • Biaya-biaya yang berkaitan dengan penyimpanan atau penahanan (carrying) persediaan sepanjang waktu tertentu

Biaya Pemesanan (Ordering Cost)

    • Biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan pemesanan bahan/barang sejak dari penetapan pemesanan sampai tersedianya barang digudang

Biaya Penyetelan

(Setup Cost)

    • Biaya-biaya untuk mempersiapkan mesin atau proses untuk memproduksi pesanan

Biaya Persediaan

12 of 33

  • Berapa banyak yang harus dipesan pada waktu tertentu ?
  • Berapa banyak jenis persediaan yang harus disimpan ?
  • Kapan sebaiknya persediaan dipesan ?

SDMIndonesia.com

Fokus Pengelolaan Persediaan

13 of 33

SDMIndonesia.com

    • MODEL PERSEDIAAN UNTUK PERMINTAAN INDEPENDEN
      • ECONOMIC ORDER QUANTITY MODEL (EOQ)

      • PRODUCTION ORDER QUANTITY

      • DISKON KUANTITAS

Fokus Pengelolaan Persediaan

14 of 33

  • Berapa jumlah bahan mentah yang harus dipesan pada saat bahan tersebut perlu dibeli kembali – Replenishment cycle
  • Kapan perlu dilakukan pembelian kembali – reorder point

SDMIndonesia.com

Dua Dasar Keputusan Dalam Eoq

15 of 33

SDMIndonesia.com

    • Pemintaan diketahui, bersifat konstan dan independen
      • Lead time yaitu waktu antara pemesanan dan penerimaan, diketahui dan konstan
      • Permintaan diterima dengan segera
      • Tidak ada diskon kuantitas
      • Biaya yang terjadi hanya biaya set up atau pemesanan dan biaya penyimpanan diketahui dan bersifat konstan
      • Tidak terjadi kehabisan stok

Asumsi Model Eoq

16 of 33

SDMIndonesia.com

Kuantitas (Q)

Biaya Periodik (Rp)

Biaya Penyimpanan

Total Biaya

Biaya Order / Setup

EOQ

Meminimalkan Biaya

17 of 33

SDMIndonesia.com

Notasi yang digunakan:

Q = Jumlah barang setiap pemesanan

EOQ = Jumlah optimal barang per pemesanan (EOQ)

D = Permintaan tahunan barang persediaan dalam unit

S = Biaya pemasangan atau pemesanan setiap pesanan

H = Biaya penahan atau penyimpanan per unit per tahun

Dengan menggunakan notasi diatas, maka penentuan rumus EOQ adalah:

  1. Biaya pemesanan tahunan (TOC) = ( D / Q ) S

  • Biaya penyimpanan tahunan (THC) = ( Q / 2 ) H

  • Biaya total per tahun (TC) = TOC + THC

Meminimalkan Biaya

18 of 33

Besar Kebutuhan Bahan Baku Selama Lead-time

SDMIndonesia.com

U

W

19 of 33

SDMIndonesia.com

Reorder Point (ROP)

Waktu

Persediaan

Rata-rata

Persediaan (Q*/2)

Waktu tunggu

(Lead Time)

EOQ�(Q*)

Re-order Point

20 of 33

Re order point (Titik Pemesanan Ulang)

  • Tingkat persediaan dimana tindakan harus diambil untuk mengisi kembali persediaan.
  • Waktu tunggu (L) : waktu antara penempatan dan penerimaan sebuah pesanan.
  • Permintaan per hari (d ): (demand per tahun/jumlah hari kerja dalam satu tahun).
  • ROP = d x L

SDMIndonesia.com

21 of 33

Persediaan Pengaman – Safety Stocks

Persediaan tambahan yang dimiliki untuk berjaga-jaga terhadap perubahan tingkat penjualan atau kelambatan produksi – pengiriman.

Maka:

Persediaan awal

= EOQ + Safety stock

Persediaan rata – rata

= ( EOQ / 2 ) + safety stock

SDMIndonesia.com

22 of 33

Menentukan Besarnya Safety Stock

  • Faktor pengalaman
  • Faktor dugaan
  • Biaya
  • Keterlambatan

SDMIndonesia.com

Contoh :

Penggunaan per hari 15 Kg

Keterlambatan pengiriman 10 Hari

Maka besarnya safety stock

= 10 x 15 Kg

= 150 Kg

23 of 33

Contoh Kasus

  • Perusahaan A penjualan 2,6 juta kg terigu, biaya pemesanan $ 5000, biaya penyimpanan 2 % dari harga beli dan harga beli $ 5 /kg.
  • Persediaan pengaman 50.000 kg dan waktu pengiriman 2 minggu dan setiap pemesanan terigu harus dengan kelipatan 2000 kg

SDMIndonesia.com

24 of 33

Contoh Kasus

  • Besarnya EOQ
  • EOQ =

= √ ( 2 x 5000 x 2600000) / (0.02 x 5 )

= 509902 Kg

= 510.000 Kg

  • Pemesanan Ulang
  • Penggunaan per minggu

= ( 2.600.000 / 52 )

= 50.000 Kg

  • Titik pemesan ulang

= Waktu pengiriman + safety stock

= (2 minggu x 50.000) + 50.000

= 100.000 + 50.000

= 150.000 Kg

SDMIndonesia.com

2DS

H

25 of 33

Contoh Kasus

  • Pemesanan Dalam Satu Tahun
  • Pemesanan dalam satu tahun

= ( 2.600.000 / 510.000 )

= 5,098 kali atau 72 hari

= 10 minggu

  • Tingkat Pemakaian per hari

= ( 2.600.000 / 365 )

= 7.123, 287 Kg atau 7.124 Kg

  • Biaya Penyimpanan

THC = (Q/2) H

THC = (510.000 / 2) 0,1

= 255.000 X 0,1

= $ 25.500

SDMIndonesia.com

26 of 33

Contoh Kasus

  • Biaya Pemesanan

TOC = ( D / Q ) S

TOC

= $ 5000 x ( 2.600.000 / 510.000 )

= $ 5000 x (5,098)

= $ 25.490,20

  • Biaya Safety Stock

= H (safety stock)

= (0,02) x ( $ 5 ) x

( 50.000 )

= 0,1 x ( 50.000 )

= $ 5.000

SDMIndonesia.com

27 of 33

Contoh Kasus

  • Total Biaya Persediaan – TC

= Biaya Penyimpanan + Biaya Pemesanan + Biaya safety stock

= $ 25.500 + $ 25.490,20 + $ 5.000

= $ 55.990, 20

SDMIndonesia.com

28 of 33

Grafik EOQ

SDMIndonesia.com

5

10

8

500.000

250.000

Minggu

Kg

100.000

Safety stock

560.000

EOQ

50.000

Reorder point

Dalam satu

tahun 13 kali

29 of 33

Lanjutan Contoh Kasus

  • Jika perusahaan A membeli terigu sebanyak 650.000 Kg maka biaya pengiriman ditangung oleh perusahaan pengolahan gandum sebesar $ 3.500
  • Apakah penawaran ini menguntungkan atau tidak ?

SDMIndonesia.com

30 of 33

Contoh Kasus

  • Biaya Persediaan – TC
  • Biaya Pemesanan = $ 5.000 - $ 3.500 = $ 1.500
  • THC = (0,02) x ($ 5) x (650.000 / 2 )

= 0,1 x 325.000

= $ 32.500

  • TOC = $ 1.500 x ( 2.600.000 / 510.000)

= $ 1.500 x 5,098

= $ 7.647

  • TC = $ 32.500 + $ 7.647 + $ 5.000

= $ 45.147

Analisis:

  • Jika pesanan sejumlah
    • 510.000 Kg Biaya persediaan $ 55.990,20
    • 650.000 Kg Biaya persediaan $ 45.147
  • Penawaran dari perusahaan pengolahan gandum perlu dipertimbangkan
  • Pemesanan dalam satu tahun

= 2.600.000 / 650.000 = 4 kali atau 13 minggu

SDMIndonesia.com

31 of 33

Proses Manajemen Operasi

Fungsi Persediaan:

  • Untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan dan menyediakan barang yang akan memberikan pilihan bagi pelanggan.
  • Untuk mengambil diskon kuantitas.
  • Menjaga pengaruh inflasi dan naiknya harga.

SDMIndonesia.com

Jenis-jenis Persediaan:

  • Persediaan bahan baku.
  • Persediaan barang setengah jadi.
  • Persediaan barang pemeliharaan, perbaikan.
  • Persediaan barang jadi.

32 of 33

Konsep Didalam Persediaan �

  1. Jumlah persediaan sedikit

Keuntungannya adalah akan memperkecil biaya simpan/ holding/carrying cost, yang antara lain meliputi: interest/ opportunity cost, biaya penanganan bahan, pajak, asuransi.

  1. Jumlah persediaan banyak

Akan memperkecil biaya pesan/ order cost, setup cost, dapat melayani konsumen dengan cepat, tidak terjadi stock out, pemanfaatan tenaga kerja dan fasilitas yang optimal, mengoptimalkan biaya transportsi, mendapat diskon.

SDMIndonesia.com

33 of 33

SDMIndonesia.com