1 of 72

KONSTRUKSI JALAN TERAPUNG

Di ATAS TANAH LUNAK

Prof. Dr. Ir. JUNI GULTOM, ST., M.TP

Dari Teori ke Praktek

Geofoam Pengganti Timbunan Tanah?

Webinar-48

Universitas Dian Nusantara – Jakarta

15 Februari 2025

2 of 72

01

02

03

04

Latar Belakang

Perumusan Masalah dan Tujuan

Tinjauan Pustaka

Metode Penelitian

KONSTRUKSI JALAN TERAPUNG DI ATAS TANAH LUNAK

05

06

Hasil Penelitian

Kesimpulan

3 of 72

LATAR BELAKANG

4 of 72

LATAR BELAKANG

Perlu inovasi kontruksi untuk meningkatkan daya dukung tanah lunak

Jalan diatas tanah lunak sering bermasalah karena daya dukung tanah lunak yang rendah

Tanah lunak di Indonesia kurang lebih 30 persen dan

sebagian besar sering terendam air ( rawa )

Penggunaan Konstruksi terapung box culvert kombinasi geo-foam sebagai salah satu solusi pilihan

5 of 72

Rumusan Masalah & Tujuan

6 of 72

Rumusan Masalah

Bagaimana Karakteristik dan sifat tanah lunak di lokasi penelitian ?

Berapa Ketebalan minimal geo-foam untuk mampu mendukung beban berat sendiri beton bertulang dan beban hidup diatas tanah lunak terendam air ?

Bagaimana hasil perbandingan metode model skala laboratorium dan permodelan komputasi FEM ?

7 of 72

Tujuan Penelitian

Menganalisis karakteristik sifat fisik dan mekanis dari tanah lunak di lokasi penelitian

Mengkaji ketebalan minimal geo-foam untuk mampu mendukung beban berat sendiri beton bertulang dan beban hidup diatas tanah lunak yang terendam air

Menganalisis perbandingan metode model skala laboratorium dan permodelan komputasi FEM.

8 of 72

MANFAAT PENELITIAN

Secara Teoritis Dapat Menemukan Konstruksi Yang Tepat Guna Spesifik Lokasi Dan Secara Praktis Untuk Mengatasi Persoalan pembangunan jalan di atas tanah lunak

9 of 72

Lokasi Penelitian

Jalan Tol Semarang-Demak

10 of 72

TINJAUAN PUSTAKA

11 of 72

BAHAN GEO FOAM expanded polystyrene

Geofoam diperkenalkan dalam dunia konstruksi pada tahun 1972 di Norwegia pada pembuatan jalan di tanah yang labil (Poor Soil)

12 of 72

Mengapa harus EPS Geofoam ?

01

02

03

04

Ringan

EPS Geofoam diproduksi dengan density antara 15 – 45 kg/m3. Sebagai perbandingan density tanah: 1000-2000 kg/m3

Kuat

Dengan berbagai density yang bisa dipilih, EPS Geofoam mempunyai nilai ketahanan tekan 1% antara 15-128 kPa (1.5-12,8 ton/m2

Penanganan yang mudah

EPS Geofoam disupply dalam bentuk balok maupun lembaran yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan

Mempersingkat waktu kerja

Geofoam hanya perlu disusun diatas lantai kerja, tanpa perlu pemadatan

13 of 72

Mengapa harus EPS Geofoam ?

05

06

07

08

Penghematan Biaya

EPS Geofoam dapat menghemat biaya pada supporting struktur karena beban yang ringan sehingga tidap perlu struktur penunjang yang besar

Stability

EPS Geofoam yang tepat dianggap sebagai material yang permanen

Insulasi

EPS Geofoam merupakan insulasi panas maupun suara yang sangat baik

Sustainbility

Karenan beban yang ringan, EPS Geofoam tidak membutuhkan delivery dengan truk yang berukuran besar sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar dan memperkecil polusi

14 of 72

ASTM D6817

Physical Property Requirement of EPS Geofoam

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

15 of 72

State Of The Art

16 of 72

TEORI PENDUKUNG

Hukum Archimedes (250 SM)

Hukum gerak dari Isac

Newton (1687)

Karl von Terzaghi pada tahun 1925 "Bapak Mekanika Tanah"

Hain dan Lee 1978 Perhitungan daya dukung tiang rakit

Poulos dan Davis 1980, Estimasi kapasitas beban ultimit dari pondasi

Katzenbach, et al (2000) mendefinisikan pondasi tiang-rakit sebagai jenis pondasi yang bekerja sebagai struktur komposit

01

02

03

04

05

06

17 of 72

PERUMUSAN KONSEP DESAIN PONDASI TIANG RAKIT MENURUT KATZENBACH (2000)

Hukum Archimedes (250 SM)

Hukum gerak dari Isac Newton (1687)

Karl von Terzaghi pada tahun 1925 "Bapak Mekanika Tanah"

Hain dan Lee 1978 Perhitungan daya dukung tiang rakit

Poulos dan Davis 1980, Estimasi kapasitas beban ultimit dari pondasi

Katzenbach, et al (2000) mendefinisikan pondasi tiang-rakit sebagai jenis pondasi yang bekerja sebagai struktur komposit

01

02

03

04

05

06

 

18 of 72

Penelitian Terdahulu

19 of 72

Penelitian Terdahulu

Three dimensional modeling of laterally loaded pile groups resting in sand

Elhakim, A.F., (2014)

Small-Scale experimental investigation on the behavior of naile slab system in expansive soil.

Willis Diana, (2016)

Effects of Geofoam Panels on Static Behaviour of Cantilever Retaining Wall

Hasanpouri Notash & Dabiri, (2018)

01

02

03

Abhijit Deka (2016)

Analysis of Pile Group under Lateral Load

04

20 of 72

Penelitian Terdahulu

Effects of Geofoam Panels on Static Behavior of Cantilever Retaining Wall

Azzam et.al, (2018)

Mechanical Characterization of Lightweight Foamed Concrete

Kozlowski and Kadela (2018)

Risk of surface blas load on pile foundations

Y.E-H. Ibrahima, M. Nabilb (2019)

05

06

07

21 of 72

Penelitian Terdahulu

Experimental studies of bearing capacity and settlement of foundations on clays under regime block cyclic loading

Ilizar T. Mirsayapov, Hani M. A. Sharaf (2020)

Lateral Soil-Pile Stiffness Subjected to Vertical and Lateral Loading

-

09

10

Optimizing the Unconnected Piled Raft Foundation for Soft Clay Soils: Numerical Study

Walid El Kamash, Hany El Naggar, Marwa Nabil, and Alaa Ata (2020)

08

22 of 72

METODA PENELITIAN

23 of 72

METODA PENELITIAN

Penyelidikan Tanah di Lapangan ( Boring & Sondir)

Uji Laboratorium – Soil Properties

Melakukan uji model di laboratorium

Modeling FEM – Software PLAXIS

Analisa hasil uji dan FEM

24 of 72

Pemodelan Pondasi Tiang Rakit Dengan Geofoam (Modeling)

Geofoam

Geofoam

Beton

Beton

Beton

25 of 72

METODE ANALISA

BAGAN ALIR PENELITIAN

26 of 72

BAGAN ALIR PENELITIAN

27 of 72

BAGAN ALIR PENELITIAN

28 of 72

Skematik Prototipe Penelitian

29 of 72

FOTO BOX EXPERIMEN DI LABORATORIUM DAN GEO-FOAM

30 of 72

Perakitan Tulangan Raft dan Pile

Perakitan Strain Gauge

Pengecoran Pile

31 of 72

Persiapan Prototype Raft Pile Foundation dan Geofoam

  • Pemasangan instrument strain gauge pada bagain luar beton
  • Pengecoran dilakukan dan mutu beton sekurangnya umur beton 21 hari setelah pengecoran (sudah mencapai 100% ),
  • Beukesting pada bagian pelat maupun bagian tiang dilepas dan dipasang strain gauge dengan tipe PL-60-10 pada beton pelat maupun beton tiang.
  • Pemasangan srtrain gauge berfungsi untuk mendapatkan nilai atas dan bawah pada permukaan beton pelat dibagian tengah dan pinggir pelat dan juga pada bagian atas dan tengah bagian tiang beton, hal ini untuk mengetahui pola pergerakan beton pelat dan tiang.

32 of 72

Komponen Utama Keseluruhan Elektrikal

33 of 72

HASIL PENELITIAN

34 of 72

Hasil Penelitian

Uji Laboratorium Tanah

Grafik Uji Laboratorium dan Grafik Pemodelan Komputasi FEM

Hubungan ketebalan Geofoam dengan berat sendiri beton

Hubungan penurunan dan daya apung

Grafik Perbandingan Settlement struktur floating dengan matrik model skala Laboratorium vs Pemodelan Komputasi FEM

Deformasi Tanah dan Settlement Hasil Analisi Pemrograman Plaxis

Daya dukung total raft pile foundation dengan geofoam

Novelty

35 of 72

Karakteristik Tanah Lokasi (Demak)

Two Columns Designed

Nilai N-SPT sebesar 1

Menunjukkan bahwa tanah adalah tanah sangat lunak (Soil Mechanics, Lambe & Whitman, from Terzaghi and Peck 1948, Internasional Edition 1969)

Uji Lapangan

36 of 72

Karakteristik Tanah Lokasi (Demak)

Two Columns Designed

Sifat Fisik Uji Lab

Atterberg :

  • Liquid Limit (LL) sebesar 73%,
  • Plastic Limit (PL) sebesar 40,43%,
  • Plastic Index (PI) sebesar 32,57%

Dari ketiga hasil uji tersebut, karakteristik tanah sample yang digunakan adalah tanah lunak.

Nilai qc di bawah 0,4 Mpa

Didapatkan hasil bahwa :

qc = 4kg/cm2 = 39,2 N/cm2 = 392000 N/m2 = 392 kPa = 0,392 Mpa

Jika mengacu pada Soil Strength Look (2007) nilai qc = 4 kg/cm2 = 0,392 Mpa (Tanah lunak)

37 of 72

Karakteristik Tanah Lokasi (Demak)

Two Columns Designed

Uji Direct Shear Test (DST) :

  • Kategori tanah berbutir halus
  • Nilai sudut geser sebesar 14,412°
  • Kohesi sebesar 0,122 kg/cm2

(Look 2007)

Sifat Mekanis

38 of 72

PENGUJIAN SIFAT-SIFAT MEKANIK

Pengujian Direct Shear Test (DST). masuk dalam kategori tanah berbutir halus dengan hasil test nilai sudut geser sebesar 14,412° dan kohesi sebesar 0,122 kg/cm2

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

Type

Soil Description/

State

Effective Cohesion

(Kpa)

Friction Angle

(Degrees)

Cohesive

Soft - Organic

5 -10

10-20

Soft – Non Organic

10-20

15-25

Stiff

20-50

20-30

Hard

50-100

25-30

Klasifikasi Tanah Berdasarkan Nilai Kohesi dan Sudut Geser

39 of 72

Grafik Pemodelan Komputasi FEM

( Beban vs Penurunan)

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

Tebal Geofoam 0,5 m

Tebal Geofoam 0,9 m

40 of 72

Grafik Uji Laboratorium Beban vs Penurunan

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

Tebal Geofoam 0,5 m

Tebal Geofoam 0,9 m

Semakin Tinggi Muka Air semakin Kecil Penurunan

41 of 72

Hubungan ketebalan Geofoam dengan berat sendiri beton

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

Perbandingan Ketebalan Geofoam dengan Berat Sendiri Beton

No

Tebal Geofoam

(m)

Gaya Berat

Geofoam (N)

Gaya Berat

Plat Beton (N)

Gaya Apung (N)

Safety Factor

Fo = m x g

F1 = p x l x t x g beton x g

F2 = ρ x g x v

SF = F2 / (Fo + F1)

1

0

0

4704

0

0

2

0,5

140,728

4704

6860

1,4

3

0,9

258,132

4704

10.780

2,1

42 of 72

Hubungan ketebalan Geofoam dengan berat sendiri beton

You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations.

Your Text Here

Plat Beton Dan Geofoam

Di Atas Tanah Lunak Terendam Air

Ilustrasi Berat Beton dan Tinggi Muka Air dengan SF =1,5

43 of 72

Hubungan penurunan dan daya apung

Reduksi Penurunan Oleh Daya Apung

Hasil Eksperimental Laboratorium

44 of 72

Grafik Perbandingan Settlement struktur floating tanpa Muka Air

Model skala Laboratorium vs Pemodelan Komputasi FEM

Hasil

  1. Grafik FEM dan Grafik Eksperimen memiliki kecenderungan sama.
  2. Semakin tebal Geofoam semakin kecil penurunan

45 of 72

Grafik Perbandingan Settlement struktur floating dengan Muka Air

di bawah geofoam model skala Laboratorium vs Pemodelan Komputasi

FEM

Hasil

  1. Grafik FEM dan Grafik Eksperimen memiliki kecenderungan sama.
  2. Semakin tebal Geofoam semakin kecil penurunan

46 of 72

Grafik Perbandingan Settlement struktur floating Muka Air di atas Geofoam model skala Laboratorium vs Pemodelan Komputasi FEM

Hasil

  1. Grafik FEM dan Grafik Eksperimen memiliki kecenderungan sama.
  2. Semakin tebal Geofoam semakin kecil penurunan

47 of 72

Deformasi Tanah dan Settlement

Hasil Analisi Pemrograman Plaxis

48 of 72

Daya dukung total raft pile foundation dengan geofoam

DAYA DUKUNG TOTAL RAFT PILE FOUNDATION TANPA GEOFOAM , DENGAN GEOFOAM0,5 M DAN GEOFOAM 0,9 M.

49 of 72

Novelty

Variabel Baru ditambahkan pada Konsep design Katzebach 2000

50 of 72

Novelty

51 of 72

Novelty

METODA BIBLIOMETRIK PENELUSURAN KARYA ILMIAH

Vos Viewer, Network Visualization

Vos Viewer, Overlay Visualization

52 of 72

 

Hain 1978 & Lee 1993, Menghitung daya dukung tiang rakit dengan Metoda Perhitungan Grup Tiang

 

53 of 72

Kattimani (Kattimani & Shreedhar, 2013), box culvert sangat ekonomis karena kekakuannya dan perilaku monolitik

W El Kamash et al 2020, Penggunaan EPS Geofoam sebagai cushion yg letaknya antara raft dan pile dan sifatnya tdk terkoneksi kaku dengan raft

54 of 72

Novelty

55 of 72

Novelty

Jenis Interaksi pada Pondasi Tiang – Rakit

( Katzenbach, 2000)

Novelty Jenis Pemodelan Interaksi pada Pondasi Tiang Rakit (Gultom, 2021)

Kurva Beban –

Penurunan Tri - Linear untuk Analisis

Preliminari

(Poulos, 2001)

Kurva Eksperimental Beban – Penurunan Tri – Linear (Gultom, 2021)

56 of 72

Novelty (Applied)

Model Laboratorium Raft Pile Foundation

dengan bantalan Geofoam

Aplikasi Konstruksi Jalan Terapung

di Atas Tanah Lunak

57 of 72

Novelty (Applied)

APLIKASI STRUKTUR DI LAPANGAN BOX CULVERT SEBAGAI KONSTRUKSI MENGAPUNG DI ATAS TANAH LUNAK

58 of 72

Kesimpulan

59 of 72

Kesimpulan

Karakteristik sifat tanah lunak di lokasi penelitian jalan tol Semarang – Demak adalah tanah sangat lunak sampai lunak dengan karakteristik tanah lempung, lunak, kohesif, plastisitas tinggi, kadar air tinggi dan sebagian besar terdiri dari butir-butir sangat kecil, gaya geser yang rendah, dan mempunyai daya dukung yang rendah

01

60 of 72

Kesimpulan

Tebal minimal geofoam 0,5m dan muka air setinggi 0,7m dari permukaan tanah dasar, mampu mendukung struktur beton sebesar 4,704 kN dan beban luar sebesar 21,997 kN dengan safety factor 1,5

02

61 of 72

Kesimpulan

Perbandingan model skala laboratorium dan pemodelan komputasi FEM adalah memiliki kencenderungan yang sama bahwa tekanan uplift meningkatkan daya dukung total pile raft foundation-geofoam dengan sebuah persamaan yang diusulkan yaitu :

 

03

62 of 72

Semakin Tebal Geofoam Dan Semakin Tinggi Muka Air Di Atas Permukaan Tanah Dapat Mereduksi Settlement Dan Menaikkan Safety Factor

63 of 72

Implikasi Praktis

Implikasi praktis dari hasil penelitian ini yaitu dalam perencanaan pondasi dengan sistem raft pile foundation dengan bantalan cushioned geofoam di daerah tergenang air agar memperhitungkan pengaruh gaya uplift dalam penentuan daya dukung yang dapat dirumuskan sebagai berikut:

 

64 of 72

Implikasi Praktis

65 of 72

Time Table Penelitian

1

2

3

4

250 SM

1687 M

1925/

1943

1978

Hain – Lee�Pile Group

Terzaqhi

Newton

Grafitasi

Archimedes�Eureka

5

1980

Poulos-Davis Rundolph�Trilinier

6

2000

Katzenberg

Interaksi Tiang Rakit

 

7

2001

Prakoso

Kinerja Raft Pile

Juni Gultom

Floating Construction

2022

 

8

66 of 72

REKOMENDASI

Untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan raft pile foundation yang terletak di atas geofoam perlu mempertimbangkan gaya horizontal yang bekerja akibat tekanan air yang bekerja dari samping kiri atau kanan

Perlu dipertimbangkan untuk melakukan percobaan lapangan dengan tiang pancang yang panjang nya lebih dari 1 m untuk mempertahankan bekerja nya daya dukung akibat tiang

Dalam aplikasi di lapangan perlu dibuat tambahan bahan untuk menjamin keawetan geofoam

01

02

03

04

Perlu dilakukan pemodelan dengan skala penuh di lapangan, untuk mendapatkan kondisi aktual ketika dilaksanakan dalam kondisi sebenarnya, sehingga data kondisi real dapat diketahui dengan baik.

67 of 72

JURNAL, Prosiding dan HAKI

68 of 72

Aplikasi Geofoam di Indonesia

69 of 72

PEMBUATAN JALAN TOL CISUMDAWU

Pada proyek Jalan Tol Cisumdawu, Geofoam digunakan sebagai pengganti timbunan tanah di beberapa area yang membutuhkan stabilitas dan daya dukung yang tinggi. Salah satu alasan utama penggunaan Geofoam adalah kemampuannya untuk mengurangi beban struktural dan mempercepat proses konstruksi (Suhendra, 2011).

Geofoam juga memiliki manfaat lingkungan yang signifikan. Penggunaan Geofoam dapat mengurangi penggunaan tanah secara berkala, serta mengurangi dampak negatif pada lingkungan seperti erosi tanah dan perubahan aliran air (Zainudin, 2022).

01

02

03

04

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, teknologi Geofoam menjadi alternatif yang menarik dalam pembangunan infrastruktur, tidak hanya di Jalan Tol Cisumdawu, tetapi juga dalam proyek-proyek konstruksi lainnya di Indonesia. Dengan perencanaan yang baik dan penggunaan yang tepat, Geofoam dapat menjadi solusi yang berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur negara.

70 of 72

BIODATA

Prof. Dr. Ir. JUNI GULTOM, ST, MTP

PENDIDIKAN FORMAL

1976-1982 SDN NO. 173704 SITAMIANG TAPANULI UTARA

1982-1985 SMP SWASTA BAKTI MULIA TAPANULI UTARA

1985-1988 SMA SWASTA BUDI MULIA PEMATANG SIANTAR

1988-1993 PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (IPK: 2,52)

2000-2002 PROGRAM STUDI MAGISTER PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH

UNIVERSITAS GADJAH MADA (IPK: 3,5)

2014-2016 PROGRAM DOKTORAL STUDI ILMU HUKUM

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG (IPK: 3,92)

2017-2022 PROGRAM DOKTORAL STUDI TEKNIK SIPIL

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG (IPK: 3,72)

2022-2024 PROGRAM DOKTORAL MANAJEMEN STIESIA

  1. CANDIDAT DOKTOR KETAHANAAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2025 CANDIDAT DOKTOR COMPUTER SIENCE UDINUS SEMRANG

PENGALAMAN KARIR

1994 DOSEN TEKNIK SIPIL UNKRIS P. RAYA

1998 PLH KASI PERHUBUNGAN DAN TELEKOMUNIKASI, BAPPEDA KOBAR

1999 KASI PERHUBUNGAN DAN TELEKOMUNIKASI, BAPPEDA KOBAR

2002 KASUBID PERHUBUNGAN DAN TELEKOMUNIKASI, BAPPEDA KOBAR

2007 KABID FISIK DAN PRASARANA, BAPPEDA KOBAR

2007 DOSEN TEKNIK SIPIL UNTAMA

2008 KABID SARANA DAN PRASARANA, BAPPEDA KOBAR

2013 KABID BINA MARGA, DINAS PUPR KOBAR

2019 SEKRETARIS DINAS PUPR KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

2020 KEPALA DINAS PUPR KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

  1. KEPALA BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH
  2. KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

2022 Plt. SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

2023 Plh. BUPATI KOTAWARINGIN BARAT

2024 DOSEN MAGISTER MANAJEMEN UNISSULA SEMARANG

71 of 72

Apresiasi

dari

Menteri PUPR

72 of 72

Thank you

KONSTRUKSI JALAN TERAPUNG DIATAS TANAH LUNAK