1 of 57

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

UPDATE  

 DASARIAN III JUNI 2024

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

1

2 of 57

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

2

3 of 57

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

4 of 57

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III JUNI 2024)

Evolusi suhu bawah permukaan laut (100-300 m) di samudera pasifik bagian barat dan tengah menunjukkan anomali negatif (suhu dingin = biru) telah bergerak ke pasifik tengah sejak Dasarian III April 2024 hingga akhir Juni 2024 yang menunjukkan kondisi netral.

4

5 of 57

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

 Indeks Dipole Mode: 0.003; Indeks Nino3.4: 0.24

Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) netral (indeks 0.003)Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan ENSO netral (indeks 0.24) kondisi ini menunjukkan fenomena El Nino 2023/2024 telah berakhir dan berada pada kondisi Netral.

5

6 of 57

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN JUNI 2024)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi netral hingga anomali negative (biru= dingin), indeks ENSO  terus menurun secara gradual pada anomali negatif mulai Juli 2024.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi hangat hingga Desember 2024. Indian Ocean Dipole diprediksi pada kisaran Netral hingga Desember 2024.

6

7 of 57

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III JUNI 2024)

  • Indeks ENSO pada Juni 2024 adalah sebesar 0.20 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi kondisi Netral berpotensi  menuju La Nina mulai periode Juli-Agustus-September (JAS) 2024.

Prediksi ENSO BMKG

JJA’24

JAS’24

ASO’24

SON’24

OND’24

-0.33

-0.70

-0.80

-0.75

-0.65

7

8 of 57

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III JUNI 2024)

  • Indeks IOD pada Juni 2024 adalah sebesar -0.14 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD Netral akan terus  berlangsung pada periode Juli hingga Desember 2024.

Prediksi IOD BMKG

JUL'24

AGT'24

SEP'24

OKT'24

NOV'24

DES'24

-0.01

-0.04

- 0.02

 -0.07

-0.22

-0.26

8

9 of 57

Analisis dan Prediksi Monsun

9

10 of 57

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Pada Dasarian III Juni 2024, Monsun Asia dalam kondisi aktif dan diprakirakan tidak aktif berlangsung hingga Dasarian III Juli 2024
  • Monsun Australia pada Dasarian III Juni 2024 terus aktif dan diprediksi tetap aktif hingga Dasarian III Juli 2024 dengan intensitas sama dengan klimatologisnya.

10

11 of 57

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian III Juni 2024 dalam kondisi tidak aktif dan kondisi ini diprakirakan tetap tidak aktif berlangsung hingga Dasarian III Juli 2024.
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian III Juni 2024 dalam kondisi tidak aktif. CENS diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian III Juli 2024.

11

12 of 57

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran dominan di sebagian besar wilayah Indonesia. Angin baratan terlihat di sekitar Sumatera bagian utara.
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin timuran lebih kuat di sebagian besar Indonesia, kecuali di sekitar Bali, NTB, dan NTT.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 57

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan dominan di sebagian besar Indonesia. Pada wilayah lain seperti pesisir barat Sumatera, Jawa bagian barat, sebagian NTB dan NTT, angin dominan dari utara.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, angin dari selatan umumnya relatif lebih lemah.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

13

14 of 57

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian  III Juni 2024

Aliran masa udara didominasi angin timuran. Daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin terlihat di sekitar Sumatera bagian utara. Pusat tekanan rendah  terlihat di perairan sebelah barat Sumatera.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024

Angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin di prediksi di sekitar Sumatera bagian tengah. Pusat tekanan rendah  terlihat di perairan sebelah barat Sumatera dan Kalimantan.

14

15 of 57

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF

Prediksi Angin Bulanan pada Juli - September 2024

Monsun Australia diprediksi masih aktif pada Juli 2024. Pada Juli hingga September 2024, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi didominasi angin dari timur.

15

16 of 57

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

16

17 of 57

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : iTacs - SAT)

Pada Dasarian III Juni 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar  Sumatera bagian tengah hingga utara, Kalimantan bagian tengah hingga utara, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara, dan Papua bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

17

18 of 57

Analisis dan Prediksi MJO

18

19 of 57

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

Analisis pada dasarian III Juni 2024 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi kembali aktif di wilayah Samudera Hindia hingga menuju fase 4 & 5 wilayah Benua Maritim pada dasarian I Juli 2024 dengan intensitas yang lemah. Propagasi MJO dari Indian Ocean ke Wilayah Maritim Indonesia berkaitan dengan potensi peningkatan awan hujan di wilayah yang dilaluinya.

(Sumber : NCEP – NOAA)

19

20 of 57

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

20

21 of 57

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

(Sumber : ICOBE-SST)

SSTA Indonesia : +0. 33

Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya. Sementara itu Suhu muka laut di sekitar Maluku umumnya sama hingga lebih dingin dengan normalnya. 

21

22 of 57

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN JUNI 2024)

Anomali SST Perairan Indonesia periode Juni hingga Desember 2024, secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi anomali SST  hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C. 

22

23 of 57

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

23

24 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian III Juni 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 62-73%.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024  s.d. Dasarian III Juli 2024

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 56-76%. 

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

24

25 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb

  • Analisis Dasarian III Juni 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  berkisar 64-94%.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024 s.d. Dasarian III Juli 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 47-78%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

25

26 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb

  • Analisis Dasarian III Juni 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 51-85%.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024 s.d. III Juli 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 32-76%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

26

27 of 57

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

27

28 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian III Juni 2024

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 22-27°C.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024  s.d. Dasarian III Juli 2024

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 24-29°C .

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

28

29 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian III Juni 2024

Suhu minimum permukaan berkisar 22-26°C.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024  s.d. Dasarian III Juli 2024

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 22-28°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

29

30 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian III Juni 2024

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 30-35°C.

  • Prediksi Dasarian I Juli 2024 s.d. Dasarian III Juli 2024

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 28 - 34°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

30

31 of 57

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

31

32 of 57

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: Dasarian III JUNI 2024)

Sebagian besar wilayah Indonesia termonitor masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori Sangat Pendek (1-5 hari).

HTH kategori Sangat Panjang (31-60 hari) terjadi di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

HTH terpanjang terjadi di Triwung Kidul, Jawa Timur selama 77 hari.

32

33 of 57

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)

HTH Dasarian I Juli 2024 berpeluang 1-5 hari di sebagian besar wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, sebagian kecil Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT dan Papua.

33

34 of 57

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :  1 JULI –  11 AGUSTUS 2024)

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

Prediksi HTH mulai Dasarian I Juli 2024 terdapat peluang HTH lebih dari 5 hari di sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Tengah. Sementara HTH lebih dari 15 hari diprediksi terjadi di sebagian wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT. HTH terpanjang dengan lebih dari 25 hari diprediksi terjadi di wilayah NTT.

34

35 of 57

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGIPEMUTAKHIRAN : 30 JUNI 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN I JULI 2024

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku 

untuk Dasarian I Juli 2024, pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua

Siaga: Beberapa kabupaten/kota di 

Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.

Awas: Tidak ada 

35

36 of 57

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGISPEMUTAKHIRAN : 30 JUNI 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN I JULI 2024

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian I Juli 2024 pada klasifikasi: 

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, DIYogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat

Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur

Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat 

36

37 of 57

ANALISIS CURAH HUJAN

37

38 of 57

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan JUNI 2024

Analisis Curah Hujan Bulanan – Juni 2024

Analisis Sifat Hujan Bulanan – Juni 2024

Umumnya curah hujan pada Juni 2024 berada kriteria menengah (200 – 300 mm/bulan) hingga tinggi ( 300 – 400mm/bulan). Curah hujan rendah (<100 mm/bulan) terjadi di sebagian Aceh bagian utara dan barat, sebagian Sumatera Utara bagian timur, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Jambi, sebagian Sumatera Selatan bagian selatan, sebagian Lampung bagian tengah dan selatan, sebagian kecil Banten bagian utara dan tengah, DK Jakarta, sebagian besar Jawa Barat hingga NTT, sebagian kecil Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, sebagian Kecil Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Tengah, Pesisir Barat dan Selatan Sulawesi Selatan, Sebagian besar Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Maluku bagian Selatan, sebagian Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Sifat hujan pada Juni 2024 berkisar Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Aceh bagian barat, sebagian Sumatera Utara bagian timur, sebagian kecil Riau bagian utara dan timur, sebagian Sumatera Selatan bagian tengah dan timur, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian kecil Banten bagian tengah, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat bagian utara, sebagian besar Jawa Tengah bagian utara dan selatan, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Madura, sebagian besar Bali, sebagian NTB, sebagian NTT bagian utara dan timur, sebagian Kalimantan Tengah bagian tengah, sebagian Kalimantan Timur bagian Tengah dan timur, sebagian Sulawesi Tengah bagian selatan, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan Papua.

(Update : 1 Juli 2024)

38

39 of 57

Analisis Curah dan Sifat Hujan 

Dasarian III JUNI 2024

Analisis Curah Hujan Dasarian –  III JUN 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – III JUN 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian – III JUN 2024

Curah hujan pada Dasarian III Juni 2024 bervariasi dari kriteria rendah (36%), menengah (55%) dan tinggi-sangat tinggi (9%). Kriteria curah hujan tinggi terjadi di Sebagian kecil dari Sumatera Utara bagian utara, Sebagian kecil dari Riau, Sebagian kecil dari Sumatera Barat, Sebagian Jawa Barat bagian pesisir Selatan, Sebagian Kalimantan Barat, Sebagian Sulawesi Tengah bagian timur laut, Sebagian Sumatera Utara, Papua Barat, Sebagian Papua Tengah dan Sebagian Papua.

Sifat hujan pada Dasarian III Juni 2024 bervariasi Bawah Normal (28%), Normal (19%) dan Atas Normal (53%). Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di Aceh bagian utara, Riau, Sebagian Jambi, Sebagian Sumatera Selatan, Sebagian Lampung, Sebagian Jawa Barat, pesisir Selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sebagian Sulawesi Tengah, Sebagian Papua Tengah dan Sebagian Papua.

(Update : 1 Juli 2024)

39

40 of 57

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

40

41 of 57

Analisis Perkembangan Musim Kemarau 2024

(Update: 1 Juli 2024)

41

42 of 57

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Kemarau 2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)

(Update: 1 Juli 2024)

42

43 of 57

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

44 of 57

 Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

(Update : 27 Juni 2024)

44

45 of 57

(Update : 27 Juni 2024)

 Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

45

46 of 57

 Prediksi Hujan Dasarian

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

(Update : 27 Juni 2024)

CURAH HUJAN (mm) :

JUL III - 2024

JUL II - 2024

JUL I - 2024

46

47 of 57

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN <50mm

PELUANG HUJAN <150mm

PELUANG HUJAN <100mm

PELUANG :

(Update : 27 Juni 2024)

JULI – III 2024

JULI – I  2024

JULI – II 2024

47

48 of 57

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG :

PELUANG HUJAN >50mm

PELUANG HUJAN >150mm

PELUANG HUJAN >100mm

(Update : 27 Juni 2024)

JULI – II  2024

JULI – III 2024

JULI – I  2024

48

49 of 57

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2024

    • Juli 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori rendah – menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di sebagian Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I.Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan bagian selatan dan Papua bagian selatan.
    • Agustus - September 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori rendah – menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I.Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku dan Papua bagian selatan.
    • Oktober 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah - tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di sebagian Lampung, Jawa Barat bagian utara, D.I.Yogyakarta, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, NTB, NTT, sebagian Sulawesi selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku dan Papua bagian selatan.
    • November 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu sebagian Jawa Timur (Pulau Madura), sebagian NTT dan sebagian Papua.

(Update: 1 Juni 2024)

Jul 2024

Agus 2024

Sep 2024

Okt 2024

Nov 2024

Des 2024

49

50 of 57

PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2024 

    • Juli 2024: pada umumnya sebagian wilayah Indonesia diprediksi mengalami sifat hujan Normal - Atas Normal, sedangkan wilayah yang mengalami sifat hujan Bawah Normal meliputi sebagian kecil Aceh, Pulau Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian kecil Sulawesi Selatan, dan sebagian kecil Papua pegunungan.
    • Agustus 2024: sebagian wilayah Indonesia diprediksi mengalami sifat hujan Normal – Atas Normal, sedangkan wilayah yang mengalami sifat hujan Bawah Normal meliputi sebagian Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, sebagian kecil NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Papua Tengah dan Sebagian kecil Papua Selatan.
    • September 2024: pada umumnya sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami sifat hujan Normal – Atas Normal. Wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Bawah Normal meliputi Sebagian kecil Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten hingga Bali, sebagian kecil NTB dan NTT, dan sebagian kecil Papua Tengah.
    • Oktober – November 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal - Normal diprediksi dialami di Sebagian c.

(Update: 1 Juni 2024)

50

51 of 57

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024 

(Update: 1 Juni 2024)

    • Juli 2024: pada umumnya berada pada kategori Normal – Atas Normal. Sifat hujan normal diprediksi mendomimasi Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sedangkan sifat huna atas Normal mendominasi Sebagian besar P.Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Pulau Papua bagian utara
    • Juli - Agustus 2024 : pada umumnya berada pada kategori Normal - Atas Normal. Perbedaan yang signifikan antara Indonesia bagian utara yang diprediksikan akan mengalami sifat hujan atas normal sedangkan bagian Selatan akan mengalami oleh sifat hujan Normal.
    • September – Oktober 2024: pada umumnya berada pada kategori Normal – Atas Normal. SIfat hujan normal dipredisikan akan mendominasi wilayah Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara dan Papua Tengah sedangkan pada Jawa Bali dan Nusa Tenggara sifat hujan atas normal diprediksikan mendominasi wilayah tersebut bersamaan dengan Sebagian besar P. Kalimantan, P.Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Sebagian besar P. Papua
    • Oktober 2024 : pada umumnya berada pada kategori Normal . Sifat hujan Normal telah mendominasi bagian utara P. Sumatera, P.Kalimantan, Maluku dan Sebagian Papua bagian utara sedangkan wilayah Indonesia bagian Selatan masih diprediksikan akan mengalami sifat hujan atas normal.

51

52 of 57

Prediksi Awal Musim Kemarau 2024

52

53 of 57

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM KEMARAUPADA PERIODE JULI I JULI III 2024

ZOM yang diprediksi akan masuk musim kemarau pada periode JUL I – JUL III 2024 adalah sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Bengkulu, sebagian Sumatera Selatan, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua

53

54 of 57

Prediksi Puncak Musim Kemarau 2024

54

55 of 57

RINGKASAN

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Hasil monitoring  indeks IOD dan ENSO pada Juni 2024, Indek Dipole Mode 0.003 (Netral), dan indeks ENSO 0.24 (Netral). IOD Netral diprediksi berlangsung Juli hingga Desember 2024. Sementara itu, indeks ENSO diprediksi berpotensi  menuju La Nina pada JAS 2024.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850mb

Aliran masa udara pada Dasarian III Juni 2024 didominasi angin timuran. Daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin terlihat di sekitar Sumatera bagian utara. Pusat tekanan rendah  terlihat di perairan sebelah barat Sumatera. Pada Dasarian I Juli 2024 angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin di prediksi di sekitar Sumatera bagian tengah. Pusat tekanan rendah  terlihat di perairan sebelah barat Sumatera dan Kalimantan. 

    • Analisis OLR

Pada Dasarian III Juni 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar  Sumatera bagian tengah hingga utara, Kalimantan bagian tengah hingga utara, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara, dan Papua bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada dasarian III Juni 2024 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi kembali aktif di wilayah Samudera Hindia hingga menuju fase 4 & 5 wilayah Benua Maritim pada dasarian I Juli 2024 dengan intensitas yang lemah. Propagasi MJO dari Indian Ocean ke Wilayah Maritim Indonesia berkaitan dengan potensi peningkatan awan hujan di wilayah yang dilaluinya.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 62-73% dan diprediksi hingga Dasarian III Juli 2024 berkisar 56-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 47-78%  serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 32-76%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 22-27°C dan diprediksi hingga Dasarian III Juli 2024 berkisar 24-29°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-28°C  dan Prediksi  suhu maksimum berkisar 28 - 34°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian I Juli 2024 pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah;  Awas : Tidak ada.

  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian I Juli 2024 pada klasifikasi: 

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, DIYogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat; Siaga : Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur; AwasBeberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

55

56 of 57

RINGKASAN

  •  Analisis Curah Hujan Dasarian III Juni 2024
    • Curah hujan pada Dasarian III Juni 2024 bervariasi dari kriteria rendah (36%), menengah (55%) dan tinggi-sangat tinggi (9%). 
    • Sifat hujan pada Dasarian III Juni 2024 bervariasi Bawah Normal (28%), Normal (19%) dan Atas Normal (53%). 

  •  Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian III Juni 2024: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 43% wilayah Indonesia masuk musim kemarau.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Yogya, Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTT dan NTB, sebagian Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, sebagian Papua Selatan

  •  Prediksi Curah Hujan Dasarian: Juli I – Juli III Tahun 2024

Pada Juli I – Juli III 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori  rendah (<50 mm/dasarian)

    • Pada Juli I 2024 meliputi sebagian besar Pulau Sumatra, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Utara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Pada Juli II 2024 meliputi sebagian besar Pulau Sumatra, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, sebagian Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Pada Juli III 2024 meliputi sebagian besar Pulau Sumatra, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, sebagian Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

  •  Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 100 mm/Bulan untuk Bulan Juli 2024 – Desember 2024 : 
      • Juli  –  September 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Bali hingga NTT, sebagian Kalimantan Selatan bagian barat dan utara, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, sebagian Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian kecil Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
      • Oktober 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Jawa Barat bagian utara, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian besar NTB dan sebagian NTT bagian selatan dan tenggara.
      • November- Desember 2024 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang kecil untuk dapat terjadi di wilayah Indonesia

56

57 of 57

TERIMA KASIH

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

57