1 of 46

P

ENDALAMAN MATERI

PAHLAWANKU

TEMA 5

Sumber: www.pixabay.com

2 of 46

PM

Subtema 1:

Perjuangan Para Pahlawan

T5 St1

P1

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.7 dan 4.7

Pembelajaran 1:

Menjawab Pertanyaan Berdasarkan Bacaan

Untuk dapat menjawab pertanyaan dengan tepat:

pahami isi bacaan dengan cara menemukan semua informasi penting dalam bacaan.

Informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang diolah sehingga memiliki arti dan dapat dipahami oleh pembaca.

3 of 46

Contoh kata tanya:

Apa

Untuk menanyakan benda atau peristiwa.

Siapa

Untuk menanyakan tokoh di dalam cerita.

Di mana

Untuk menanyakan tempat.

Kapan

Untuk menanyakan waktu.

Mengapa

Untuk menanyakan alasan atau sebab.

Bagaimana

Untuk menanyakan

cara, proses, atau

tahapan.

Jawaban tersurat atau tersirat di dalam teks.

  • Jawaban tersurat berarti jawaban tertulis jelas pada kalimat-kalimat dalam teks.
  • Jawaban tersirat berarti jawaban harus disimpulkan dulu berdasarkan informasi dalam teks.

4 of 46

Tokoh dan Peninggalan pada Masa Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam

T5 St1

P1

Muatan

IPS

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 1:

Beberapa tokoh beserta peninggalan Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam dan sikap kepahlawanannya.

  1. Raja Mulawarman (Kerajaan Kutai)
  2. Raja pemeluk agama Hindu yang terkenal baik budi.
  3. Raja Mulawarman menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana.

Yupa

Sumber: en.wikimedia.org

Sikap kepahlawan:

1. Adil dan bijaksana.

2. Taat menjalankan ajaran agama serta mencintai rakyatnya.

3. Dermawan.

5 of 46

Sikap kepahlawanan:

1. Pantang menyerah dalam menyatukan Nusantara.

2. Berani dan tegas menolak untuk tunduk kepada Bangsa Mongol.

Raja pemeluk agama Hindu yang berhasil menaklukkan seluruh wilayah Nusantara.

Candi Singasari

Sumber: en.wikimedia.org

  1. Raja Kertanegara (Kerajaan Singasari)

6 of 46

Raja pemeluk agama Buddha yang berhasil membuat kerajaannya sebagai pusat perdagangan, pelayaran, pendidikan, dan penyebaran agama Buddha di Nusantara.

Sikap kepahlawanan:

1. Jujur dan disiplin dalam memimpin rakyatnya.

2. Adil dan bijaksana dalam menegakkan hukum.

Prasasti Kedukan Bukit

Sumber: en.wikimedia.org

  1. Raja Balaputradewa (Kerajaan Sriwijaya)

7 of 46

Raja pemeluk agama Islam yang berhasil membuat Kerajaan Aceh mencapai puncak kejayaannya.

Masjid Raya Baiturrahman

Sikap kepahlawanan:

1. Adil dalam menegakkan hukum.

2. Selalu mengutamakan kesejahteraan rakyatnya.

Sumber: en.wikimedia.org

  1. Sultan Iskandar Muda (Kerajaan Aceh)

8 of 46

  1. Raden Patah (Kerajaan Demak)

Masjid Agung Demak

Raja pemeluk agama Islam yang menjadi penguasa pertama Kerajaan Demak.

Sumber: en.wikimedia.org

Sikap kepahlawanan:

1. Menghormati kebebasan beragama.

2. Berani melawan penjajah.

9 of 46

T5 St1

P1

Muatan

IPA

KD 3.7 dan 4.7

Pembelajaran 1:

Penerapan Sifat-Sifat Cahaya

Cahaya berguna untuk:

  • membantu manusia melihat benda-benda sekitar,
  • membedakan warna,
  • melakukan kegiatan sehari-hari.

Sifat-sifat cahaya antara lain:

  • Merambat lurus.
  • Dapat menembus

benda-benda bening.

  • Dapat dipantulkan.
  • Dapat dibiaskan.

10 of 46

  1. Merambat lurus

Saat lubang sejajar, kamu dapat melihat cahaya lilin.

Saat karton tersebut digeser dan tidak sejajar, kamu tidak dapat melihat cahaya lilin.

Percobaan sifat-sifat cahaya:

Kertas karton

11 of 46

Contoh-contoh cahaya merambat lurus

Sumber: www.pixabay.com

Sumber: www.pixabay.com

12 of 46

  1. Menembus benda-benda bening

Saat senter diarahkan ke papan melalui gelas bening, cahaya dari senter akan menembus gelas dan menyinari papan tersebut.

13 of 46

Contoh-contoh cahaya menembus benda bening

Sumber: en.wikimedia.org

Sumber: www.pixabay.com

14 of 46

  1. Dapat dipantulkan

Cahaya dapat memantul ketika terkena permukaan benda. Terjadi pemantulan teratur jika cahaya mengenai benda yang memiliki permukaan rata seperti cermin.

15 of 46

Contoh-contoh cahaya dapat dipantulkan

Sumber: en.wikimedia.org

Sumber: www.clipart.com

16 of 46

  1. Dapat dibiaskan atau dibelokkan

Contoh:

pensil yang dicelupkan ke dalam air, pensil akan terlihat patah dan lebih besar.

Sumber: www.clipart.com

17 of 46

Contoh cahaya dapat dibiaskan atau dibelokkan

Dasar kolam renang tampak lebih dangkal

Sumber: www.clipart.com

18 of 46

Hubungan Simbol dengan Makna Sila Keempat Pancasila

T5 St1

P2

Muatan

PPKn

KD 3.1 dan 4.1

Pembelajaran 2:

Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia.

Sila keempat berbunyi, “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.

Banteng merupakan hewan sosial yang

suka berkumpul, sehingga sila ini mengibaratkan masyarakat Indonesia yang senang berkumpul untuk bermusyawarah dalam mendiskusikan sesuatu.

Simbol sila keempat

Pancasila adalah kepala

banteng.

19 of 46

  1. Mengutamakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah.
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Menghormati dan menghargai pendapat teman atau anggota keluarga lain.
  4. Menghargai setiap hasil keputusan musyawarah dan melaksanakannya dengan baik.

Contoh sikap sehari-hari yang mencerminkan pengamalan sila keempat Pancasila:

20 of 46

T5 St1

P2

Muatan

SBdP

KD 3.2 dan 4.2

Pembelajaran 2:

Nada

Nada diartikan sebagai bunyi yang teratur.

Nada memiliki tingkatan bunyi rendah maupun tinggi dan dapat ditulis dalam notasi balok.

Tinggi rendahnya suatu nada dalam notasi balok sesuai dengan letak bulatan hitam tersebut di garis paranada. Semakin tinggi letak bulatan hitam, maka semakin tinggi pula suatu nada dan sebaliknya.

Garis-garis untuk not balok disebut

paranada

1

do

2

re

3

mi

4

fa

5

sol

6

la

7

si

1

do

.

21 of 46

T5 St1

P2

Muatan

Matematika

KD 3.10 dan 4.10

Pembelajaran 2:

Pengertian garis

Garis adalah kumpulan titik-titik yang beraturan dan berkesinambungan.

Macam-macam bentuk garis:

  • Garis tegak atau vertikal.
  • Garis mendatar atau horizontal.

Garis vertikal

Garis horizontal

22 of 46

Contoh cara menyatakan sebuah garis

1.

A

B

a

Garis a atau garis AB, ditulis A B

2.

A

B

Sinar garis AB, ditulis A B

3.

A

B

Segmen garis AB, ditulis A B.

Segmen garis atau disebut juga ruas garis adalah garis yang dibatasi oleh dua titik. Segmen garis dapat menunjukkan jarak antara dua titik.

23 of 46

  • Sebuah garis dikatakan horizontal jika posisi garis itu mendatar.
  • Sebuah garis dikatakan vertikal jika garis tersebut tegak lurus terhadap garis horizontal.

Garis vertikal

Garis horizontal

24 of 46

T5 St1

P3

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.7 dan 4.7

Pembelajaran 3:

Menyampaikan Jawaban dan Menceritakan Kembali Isi Teks

Untuk menjawab pertanyaan dengan tepat, terlebih dahulu baca dan pahami isi bacaan dengan baik.

Cara membaca yang baik adalah dengan membaca dalam hati atau tidak bersuara.

Dengan membaca dalam hati, kita dapat lebih cermat mencari hal-hal penting di dalam teks tersebut serta menjawab pertanyaan yang diberikan.

Menyampaikan Jawaban

25 of 46

Menceritakan kembali isi teks

dapat dilakukan dengan merangkai kembali jawaban-jawaban yang ditulis menggunakan bahasa yang baik dan berurutan.

Jika menceritakan kembali dalam bentuk lisan, sebaiknya menceritakan dengan lafal dan intonasi yang jelas sehingga informasi dapat dipahami baik oleh pendengar.

Menceritakan Kembali

26 of 46

T5 St1

P3

Muatan

IPA

KD 3.7 dan 4.7

Pembelajaran 3:

Penguraian Cahaya

  • Contoh penguraian cahaya yang dapat kita lihat di kehidupan sehari-hari adalah pelangi.
  • Pelangi terjadi karena cahaya matahari mengenai titik-titik air yang ada di udara. Lalu, cahaya tersebut akan terpantul dan terurai menjadi berbagai warna.

Cahaya juga dapat diuraikan menggunakan kaca prisma.

27 of 46

Pelangi juga dapat terjadi di dekat air terjun. Cahaya matahari dipantulkan oleh titik-titik air percikan air terjun.

Sumber: www.pixabay.com

Sumber: www.pixabay.com

28 of 46

T5 St1

P4

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.7 dan 4.7

Pembelajaran 4:

Menjelaskan informasi dari teks yang dibaca

1. Perhatikan judul teks!

2. Bacalah teks dengan saksama!

3. Temukan semua kata kunci dalam tiap paragraf!

4. Pahamilah kalimat utama yang mengandung kata kunci tersebut!

5. Semua kalimat utama yang kita temukan merupakan informasi penting dari teks tersebut.

Langkah-langkah untuk

mengidentifikasi informasi dari suatu teks:

29 of 46

Sikap yang Sesuai dengan Makna Sila Keempat Pancasila

T5 St1

P4

Muatan

PPKn

KD 3.1 dan 4.1

Pembelajaran 4:

No.

Sikap yang Sesuai dengan Sila Keempat Pancasila

Sikap yang Belum Sesuai dengan Sila Keempat Pancasila

1

Melaksanakan hak memilih dan dipilih untuk menjadi ketua kelas.

Tidak mau menggunakan hak memilih dan dipilih saat pemilihan ketua kelas.

2

Tidak memaksakan kehendak kepada teman atau anggota keluarga lain.

Saat jadi pemimpin, suka memutuskan sesuatu dengan keinginan sendiri.

3

Menaati peraturan di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat.

Memaksa teman atau anggota keluarga lain untuk mengikuti pendapatnya.

30 of 46

No.

Sikap yang Sesuai dengan Sila Keempat Pancasila

Sikap yang Belum Sesuai dengan Sila Keempat Pancasila

4

Lapang dada menerima kritik dan saran yang diberikan oleh teman atau keluarga.

Melanggar peraturan yang telah dibuat, baik di lingkungan rumah, sekolah, atau masyarakat..

5

Menyampaikan pendapat dengan baik dan sopan saat melakukan diskusi.

Menyampaikan pendapat dengan nada tinggi dan tidak sopan.

6

Memutuskan sesuatu secara demokratis.

Tidak mau menerima kritik dan saran dari teman ataupun anggota keluarga lain.

Sikap yang Sesuai dengan Makna Sila Keempat Pancasila

31 of 46

Carilah contoh lain dari sikap yang sesuai dengan sila keempat Pancasila!

Carilah contoh lain dari sikap yang tidak sesuai dengan sila keempat Pancasila!

Eksplorasi

32 of 46

T5 St1

P4

Muatan

Matematika

KD 3.10 dan 4.10

Pembelajaran 4:

Mengenal Garis Sejajar dan Garis Berpotongan

Dua garis dikatakan sejajar jika kedua garis tersebut tidak akan bertemu atau berpotongan meskipun diperpanjang sampai tak terhingga.

  • Dua garis yang sejajar, jarak antara keduanya selalu sama diukur dari ujung mana pun.
  • Dua garis sejajar dilambangkan dengan “//”.

33 of 46

Dua garis disebut berpotongan jika kedua garis tersebut terletak pada satu bidang dan berpotongan di salah satu titiknya.

Perhatikan contoh berikut!

a

b

Sejajar

Berpotongan

c

d

Tidak sejajar

34 of 46

Contoh garis sejajar

Sumber: Dokumentasi pribadi

35 of 46

Contoh garis sejajar dan garis berpotongan

Tunjukkan garis sejajar dan garis berpotongan pada rel kereta api di samping!

Sumber: Dokumentasi penerbit

36 of 46

Perjuangan Tokoh Kerajaan Hindu dan Buddha

T5 St1

P5

Muatan

IPS

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 5:

Tokoh-tokoh masa kerajaan Hindu dan Buddha beserta pencapaian yang telah dilakukannya:

  1. Raja Mulawarman ( Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur)

• Seorang raja yang baik budi.

• Rakyat hidup sejahtera dan makmur pada masa pemerintahannya.

• Menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana saat upacara keagamaan.

• Membagikan emas dan tanah kepada rakyatnya.

37 of 46

  1. Raja Purnawarman (Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat)

• Membuat saluran air untuk mengairi lahan pertanian.

• Memanfaatkan sungai untuk mencegah banjir.

• Seorang raja yang bijaksana.

  1. Raja Hayam Wuruk (Kerajaan Majapahit di Jawa Timur)

• Membawa Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya.

• Menyejahterakan rakyat dengan membuka lahan pertanian dan pembuatan bendungan serta saluran pengairan.

• Rakyat hidup damai dan makmur, karena pertahanannya yang kuat dari serangan musuh.

Tokoh-tokoh masa kerajaan Hindu dan Buddha beserta pencapaian yang telah dilakukannya:

38 of 46

  1. Mahapatih Gajah Mada (Kerajaan Majapahit di Jawa Timur)

• Seorang mahapatih yang gagah berani menaklukkan wilayah lain untuk mempersatukan nusantara.

• Menjaga keamanan Kerajaan Majapahit dari serangan musuh.

• Bersumpah akan mempersatukan Nusantara, yang dikenal dengan “Sumpah Palapa”.

Relief Mahapatih Gajah Mada yang memegang keris. Relief ini berada di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Tokoh-tokoh masa kerajaan Hindu dan Buddha beserta pencapaian yang telah dilakukannya:

Sumber: www.pixabay.com

39 of 46

  1. Raja Balaputradewa (Kerajaan Sriwijaya di Sumatera Selatan)

• Berhasil membawa Kerajaan Sriwijaya mencapai kejayaannya.

• Membuat Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan maritim yang kuat dan menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara.

• Membuat Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai pusat pendidikan dan penyebaran agama Buddha.

Tokoh-tokoh masa kerajaan Hindu dan Buddha beserta pencapaian yang telah dilakukannya:

40 of 46

T5 St1

P5

Muatan

SBdP

KD 3.2 dan 4.2

Pembelajaran 5:

Menyanyikan Lagu “Maju Tak Gentar” Sesuai Nada dan Tempo

Tempo adalah cepat lambatnya suatu lagu.

  • Tempo lambat disebut largo.
  • Tempo sedang disebut moderato.
  • Tempo cepat disebut allegro.
  • Tempo marcia yang menandakan lagu tersebut dinyanyikan mengentak seperti orang berbaris.

Lagu “Maju Tak Gentar” dinyanyikan dengan tempo marcia.

41 of 46

42 of 46

T5 St1

P5

Muatan

Matematika

KD 3.10 dan 4.10

Pembelajaran 5:

Kedudukan Garis

  1. Sebuah garis dikatakan sebagai garis horizontal jika posisinya mendatar dan dikatakan vertikal jika posisinya tegak lurus terhadap garis horizontal.

Garis vertikal

Garis horizontal

43 of 46

  1. Dua garis dapat dikatakan sejajar apabila keduanya berada di satu bidang dan tidak akan bertemu atau berpotongan meskipun diperpanjang sampai tak terhingga.
  1. Dua garis dikatakan berpotongan apabila kedua garis tersebut terletak pada satu bidang dan memiliki sebuah titik potong atau titik persekutuan.

a

b

Sejajar

Berpotongan

c

d

44 of 46

  • Peta pikiran merupakan suatu cara untuk menyajikan konsep, ide, atau informasi lainnya dalam bentuk diagram.
  • Pada peta pikiran, topik utama teks biasanya dihubungkan dengan informasi lain yang ditulis dalam bentuk kata kunci atau gambar.
  • Penyajian informasi dalam bentuk peta pikiran diharapkan dapat membantu kita untuk mempelajari informasi dengan lebih cepat dan efisien.

T5 St1

P6

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.7 dan 4.7

Pembelajaran 6:

Mempresentasikan Informasi dalam Bentuk Peta Pikiran

45 of 46

Sikap Kepahlawanan

T5 St1

P6

Muatan

PPKn

KD 3.1 dan 4.1

Pembelajaran 6:

Contoh nilai-nilai kepahlawanan yang sesuai dengan pengamalan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari:

No.

Nilai-Nilai Kepahlawanan

Pengamalan dalam Kehidupan Sehari-hari

1

Jujur dan tekun

Kita harus berkata benar. Tidak menyontek ketika ujian.

2

Cinta tanah air

Belajar dengan rajin agar berguna bagi bangsa dan negara.

46 of 46

No.

Nilai-Nilai Kepahlawanan

Pengamalan dalam Kehidupan Sehari-hari

3

Pantang menyerah dan disiplin

Tidak mudah menyerah dan putus asa dalam menghadapi masalah. Selain itu, kita juga harus disiplin dalam menaati peraturan dan tata tertib.

4

Rela berkorban

Menolong orang dengan tulus dan ikhlas, serta tidak mengharapkan imbalan apapun.

5

Kerja keras

Mengerjakan tugas dengan sepenuh hati dan semangat tinggi.

Contoh nilai-nilai kepahlawanan yang sesuai dengan pengamalan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari: