MEDIA MENGAJAR
UNTUK SMA/MA KELAS X
IPA Kimia
Ikatan Kimia
Bab
3
TUJUAN PEMBELAJARAN
Kata Kunci
Kestabilan atom, Ikatan ionik,
Ikatan kovalen,
Pasangan elektron bebas, Pasangan elektron ikatan.
PENDAHULUAN
Gambar: Batu SiO2
Sumber: https://commons.wikimedia.org/
Sumber: https://www.istockphoto.com/id/foto/garam-laut-di-atas-sendok-kayu-meja-kayu-gm500188374-80632401
Gambar: Garam dapur (NaCl)
ATOM STABIL DAN ATOM TIDAK STABIL
A.
Atom-Atom Stabil | Atom-Atom Tidak Stabil | ||||
Atom | Konfigurasi Elektron | Elektron Valensi | Atom | Konfigurasi Elektron | Elektron Valensi |
2He | 2 | 2 | 3Li | 2 1 | 1 |
10Ne | 2 8 | 8 | 7N | 2 5 | 5 |
18Ar | 2 8 8 | 8 | 20Ca | 2 8 8 2 | 2 |
36Kr | 2 8 18 8 | 8 | 35Br | 2 8 18 7 | 7 |
54Xe | 2 8 18 18 8 | 8 | 56Ba | 2 8 18 18 8 2 | 2 |
Gas mulia
Di alam dalam keadaan bebas sebagai atom
Sudah stabil
ATOM STABIL DAN ATOM TIDAK STABIL
Mengurangi jumlah elektron dengan melepaskan elektron atau menambah jumlah elektron dengan menarik elektron dari atom lain.
A.
Memanfaatkan elektron valensi secara bersama-sama dengan atom lain (atom dari unsur yang sama atau atom dari unsur yang berbeda).
mencapai kestabilan dengan cara meniru konfigurasi elektron dari atom-atom gas mulia
Membentuk ikatan kimia
dengan cara
Atom-Atom Tidak Stabil
IKATAN IONIK
B.
1. Terbentuknya Ikatan Ion
11Na: 2 8 1
17Cl: 2 8 7
11Na⁺: 2 8
17Cl̄¯: 2 8 8
tarik-menarik
Terbentuknya NaCl melalui ikatan ionik
Na⁺ + Cl̄¯ → NaCl
IKATAN IONIK
B.
12Mg: 2 8 1
9F: 2 7
12Mg2⁺: 2 8
9F¯: 2 8
tarik-menarik
Terbentuknya MgF2 melalui ikatan ionik
Mg2⁺ + 2F¯ → MgF2
IKATAN IONIK
B.
Apabila Kristal senyawa ionik dipukul akan terjadi pergeseran posisi ion positif dan ion negatif.
Kristal keras tetapi rapuh
Hal ini dikarenakan ikatan ionik relatif kuat dari gaya elektrostatik yang ditimbulkan antara ion positif dan ion negatif.
Titik lebur dan titik didih yang tinggi
Saat kristal senyawa ionik dimasukkan dalam air, gaya tarik menarik elektrostatik dari ion positif dan jon negatif akan melemah dan akhirnya terpecah.
Mudah larut dalam air
Dalam keadaan cair dan larutan dapat menghantar listrik karena ion-ionnya dapat bergerak secara bebas.
Dapat menghantarkan arus listrik
2. Sifat Senyawa Ionik
IKATAN KOVALEN
Ikatan kovalen terjadi apabila atom –atom tidak stabil bergabung dengan menggunakan pasangan elektron secara bersama-sama
C.
1H: 1
17Cl: 2 8 7
Terbentuknya HCl melalui ikatan Kovalen
Cl
H
Rumus Lewis
(elektron valensinya)
Rumus Lewis
(elektron valensinya)
Titik elektron
Titik elektron
H
Cl
Kedua elektron yang tidak berpasangan membentuk pasangan elektron bersama (PEB).
H
Cl
H
Cl
Cl
H
1. Terbentuknya Ikatan Kovalen
IKATAN KOVALEN
Pasangan elektron bersama disebut juga pasangan elektron ikatan dan digambarkan dengan garis (−). Jumlah pasangan elektron ikatan memberikan informasi jumlah ikatan dalam suatu molekul kovalen.
C.
H H
H − H
O O
O = O
Ikatan tunggal pada molekul H2
Ikatan rangkap dua pada molekul O2
N N
N ≡ N
Ikatan rangkap tiga pada molekul N2
IKATAN KOVALEN
C.
2. Ikatan Kovalen Koordinasi
Pasangan elektron yang digunakan dalam pembentukan ikatan kovalen berasal dari salah satu atom yang berikatan
Ikatan kovalen koordinasi
Pasangan elektron yang digunakan bersama untuk berikatan berasal dari dua atom yang saling berikatan
Ikatan kovalen
CONTOH
O
S
Terbentuknya ikatan pada senyawa SO3
O
S
O
O S
O
Pasangan elektron bebas
O
O
Ikatan kovalen koordinasi
Ikatan kovalen
O
S
O
O
Tanda panah menunjukkan bahwa atom S memberikan pasangan elektron kepada atom O
IKATAN KOVALEN
Senyawa polar (Indonesia: kutub) artinya senyawa yang mempunyai kutub muatan listrik negatif dan positif.
C.
3. Senyawa kovalen polar dan Nonpolar
Ciri senyawa polar
4. Sifat senyawa kovalen